Friday, August 30, 2013

Benarkah Lurah Wanita Kristen Susan Jasmine Zulkifli Dulunya Islam

Warga Muslim Lenteng Agung terus melakukan aksi penolakan terhadap lurah perempuan Kristen, Susan Jasmine Zulkifli.


Hal ini dilakukan karena permohonan peninjauan kembali yang diajukan warga Lenteng Agung tidak mendapat respon positif.

Bahkan sebaliknya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan pongahnya menolak aspirasi warga Muslim Lenteng agung yang enggan dipimpin oleh lurah perempuan beragama Kristen Protestan itu.

Ahok, Wagub Tionghoa yang juga beragama Kristen Protestan itu pun berani menyinggung soal Syiah.

"Wah saya kira kita tidak menangani penolakan Lurah Lenteng Agung hanya gara-gara dia agamanya beda. Nanti lama-lama ditolak juga gara-gara kamu masuk kelompok Syiah. Kan repot gitu lho," kata wagub yang biasa disapa Ahok ini di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/8/2013).

Ahok juga mengungkapkan ternyata ayah dari Lurah Susan Jasmine Zulkifli adalah seorang Muslim.

"Malah bapaknya Susan itu muslim loh. Saya pernah cek itu,” bebernya seperti dikutip merdeka.com, Senin (26/8/2013).

Dengan demikian, bahwa Lurah wanita, Susan Jasmine Zulkifli yang kini beragama Kristen Protestan itu kemungkinan adalah seorang murtadin.

Tuh, gambarnya pake kerudung kan...

sumber:
voa islam.
kaskus, gambarnya.

Wednesday, August 28, 2013

Subhanallah Sosok Pria Terekam CCTV Shalat Jumat di Masjid Nabawi

Sebuah rekaman CCTV di Masjid Nabawi, Madinah memperlihatkan sosok Laki-laki dengan tubuh dan wajah yang bercahaya duduk di antara para jamaah shalat jum'at di masjid Nabawi (7/12/12).


Sosok itu mengenakan jubah dan surban tampak sedang khusyu' mendengarkan khutbah jum'at yang disampaikan oleh khatib.

Tentu saja rekaman CCTV ini membuat heboh.
Banyak jamaah yang seolah tidak percaya dengan apa yang terlihat di CCTV itu.

Ada yang mengatakan sosok itu bukanlah manusia biasa, ada juga yang mengatakan sebagai wujud malaikat yang ikut shalat jum'at di masjid Nabawi.

Subhanallah.......

sumber:
on the spot trans 7.

Subhanalloh Jumlah Asmaul Husna Dalam Telapak Tangan Manusia

Subhanallah ... Allahu Akbar ... tanda 99 (Asmaul Husna) ada pada telapak tangan kita ..

Tahukah sahabat, garis utama kedua telapak tangan kita (pada umumnya manusia), bertuliskan angka dalam bahasa Arab yaitu :
|/\ pada telapak tangan kanan, artinya : 18.
dan /\| pada telapak tangan kiri, artinya : 81.

Jika kedua angka ini dijumlahkan, 18+81 = 99, 99 adalah jumlah nama/sifat Allah, Asmaul Husna yang terdapat dalam Al-Quran.

Allah SWT berfirman,

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الآفَاقِ وَفِي أَنْفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

Artinya:
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?"
(QS. Fushshilat 42: 53).


Dan sesungguhnya kita (manusia) memang dihiasi oleh Allah dengan sifat2 tersebut namun tanpa Ke-Maha'an-Nya, Seperti sifat Rahman (pengasih), Rahim (Penyayang), Malik (Raja/Pemimpin) Khalik(pencipta) dan seterusnya.

Sesungguhnya Manusia adalah makhluk Allah yg paling mulia yang merupakan sebuah pencerminan-Nya di Alam SemestaRaya ini.

sumber:
on the spot trans 7

Sunday, August 25, 2013

Shalat Sunnah Rawatib Mu'akkad Jumlah Raka'at dan Fadhilah

Para ulama berbeda pendapat tentang jumlahnya. Pendapat Syafi’iyah dan Hanabilah, jumlahnya sepuluh rakaat.

Yakni:
1. Dua rakaat sebelum Dzuhur.
2. Dua rakaat sesudah Zuhur.
3. Dua rakaat ba’da Maghrib.
4. Dua rakaat ba’da Isya’.
5.Dua rakaat sebelum Shubuh.


Shalat Sunnah Rawatib adalah sebutan untuk shalat sunnah yang mengiringi shalat fardhu, baik sebelumnya atau sesudahnya. Para ulama membaginya menjadi dua: Mu’akkadah (sangat ditekankan) dan Ghairu Mu’akkadah (tidak terlalu ditekankan).




Disebut mu’akkadah karena senantiasa dikerjakan Rasulullah SAW dan hampir-hampir beliau tidak pernah meninggalkannya.
Pendapat ini didasarkan kepada hadits Ibnu Umar Radhiyallahu 'Anhuma, ia berkata:

حَفِظْتُ مِنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَشْرَ رَكَعَاتٍ : رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ اَلظُّهْرِ , وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا , وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ اَلْمَغْرِبِ فِي بَيْتِهِ , وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ اَلْعِشَاءِ فِي بَيْتِهِ , وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ اَلصُّبْحِ

"Aku menghafal dari Nabi SAW 10 rakaat yaitu: dua rakaat sebelum Dhuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah maghrib di rumahnya, dua rakaat setelah Isya' di rumahnya, dan dua rakaat sebelum Shubuh."
(Muttafaq ‘Alaih)

Sedangkan pendapat Hanafiah, jumlah rakaat shalat sunnah rawatib mu’akkadah sebanyak dua belas rakaat.
Yakni empat rakaat sebelum Dzuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat ba’da Maghrib, dua rakaat ba’da Isya’, dan dua rakaat sebelum Shubuh. Ini didasarkan hadits ‘Aisyah Radhiyallahu 'Anha,
"Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan empat rakaat sebelum Dzuhur."
(HR. Al-Bukhari).



Fadhilah Shalat Sunnah Rawatib

Diriwayatkan Ummu Habibah r.a berkata,
"Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ صَلَّى اِثْنَتَا عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي اَلْجَنَّةِ

"Barangsiapa melakukan shalat dua belas rakaat dalam sehari semalam niscaya dibangunkan sebuah rumah baginya di surga."
(HR. Muslim dan Al-Tirmidzi)




Dalam tambahan riwayat Tirmidzi ada hadits yang serupa dengan tambahan:
"mpat rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat setelahnya dan dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya', dan dua rakaat sebelum Shubuh."

Maka silahkan Anda memilih dari dua pendapat di atas. Namun jika bisa mengerjakan yang dua belas rakaat itu lebih utama.
Wallahu Ta’ala A’lam.

sumber voa islam.

Saturday, August 24, 2013

Lintah Dalam Tumis Kangkung Renggut Nyawa

HATI-HATI Makan Kangkung Tumis, dan sebagainya yang berkaitan dengan KANGKUNG, mungkin cerita ini dapat menjadi pertimbangan bagi ANDA sekalian ketika ANDA hendak makan KANGKUNG.

Di klinik yang terkenal di Malaysia, semua Dokter kebingungan karena ada seorang anak kecil yang menderita sakit perut. Anak itu dbawa ke klinik oleh Ortu nya setelah 2 hari menderita DIARE. Sudah bermacam obat sakit perut yang dberikan kepada anak itu, namun DIARE tidak kunjung sembuh.

Kemudian Ortu anak tersebut di tanya oleh Dokter, "Makanan apa yang di makan oleh anak tersebut selama 2 hari ini?"
Ortu anak itu kebingungan, karena sejak anaknya DIARE, anak tersebut tak mau makan, dia hanya minum susu putih, itu pun muntah.


Ada Lintah dalan Perut

Setelah diperiksa, ternyata sebelum menderita DIARE, malam tersebut anak itu makan Kangkung Tumis di restoran bersama Ortu nya. Dokter segera melakukan X-RAY, trnyata dalam usus anak tersebut telah berkembang biak LINTAH dengan anaknya yang kecil - kecil.

Dokter menyerah dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis apapun. Akhirnya anak kecil malang itu pun MENINGGAL DUNIA.

Setelah diperiksa ulang, ternyata Lintah itu sebelumnya berada didalam Batang Kangkung yang besar.
Memang, untuk penggemar kangkung tumis yang paling enak adalah BATANGNYA.

Lintah yang brada di dalam batang kangkung itu tidak akan mati walau dimasak slama 20 menit, apalagi untuk kangkung tumis proses memasak tidak terlalu lama agar menghasilkan rasa kangkung yang sedap.
Lintah hanya akan MATI jika DI BAKAR.

Didalam usus anak kecil tadi, lintah hanya butuh waktu 1-2 hari untuk berkembang biak.

Pencegahan dan Penanganan

Jika ada keluarga, teman-teman yang mengalami hal tersebut, lakukan tindakan dengan memberi minum air Rendaman Tembakau (bisa diambil dari rokok kretek) biasanya lintah akan keluar dan dalam keadaan mati.

Ini jangan di remehkan dan disarankan bila anda memasak kangkung, harap belah batangnya.

Subhanalloh...
Semoga bermanfaat dan penuh Kebarokahan dari Allah ...

sumber:
on the spot trans 7.

Benarkah Ini Kitab Injil Asli yang Menghebohkan itu

Subhanallaah....

Inilah Injil Asli yang Menggemparkan Dunia Itu, 12 Tahun Dirahasiakan, Menjelaskan Nabi Isa Tidak Disalib dan Membenarkan Nabi Muhammad SAW, Mengguncang Vatikan dan Kristen di Seluruh Dunia.

Para agamawan menyatakan bahwa jika Alkitab Barnabas tersebut terbukti asli, maka akan mengakibatkan rusaknya kredibilitas Gereja, dan akan menimbulkan revolusi agama Nasrani besar-besaran di seluruh Dunia.

Tentu saja penemuan ini cukup menarik, sama menariknya dengan penemuan dan fakta sejarah bahwa Benua Amerika pertama kali di temukan oleh para pelaut tangguh Islam.

Penampakannya:


sumber:
facebook fan page.

8 Macam Azab Kaum Wanita di Neraka serta Sebabnya

Saudara dan saudari kaum Muslimin dan Muslimat, renungan khususnya untuk para wanita, (HAWA).

Sayidina Ali r.a menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah saw menangis manakala ia datang bersama Fatimah.
Lalu keduanya bertanya mengapa Rasulullah saw, mengapa beliau menangis.

Beliau menjawab, "Pada malam aku di isra'kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis.

Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya. Putri Rasulullah saw kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.


Rasulullah saw menjawab, seperti ini:

1. Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, Otaknya mendidih.
2. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, Tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.
3. Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kala jengking.
4. Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka.
5. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.
6. Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.
7. Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya.
8. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti (mengumpat, dll), sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,"





Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan, "Mengapa mereka disiksa seperti itu?"

*Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, Adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.

Perempuan yang digantung (maaf) p*y*d*r* adalah isteri yang 'mengotori' tempat tidurnya.

Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan
perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.

Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

Perempuan yang memotong sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.

Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena dia meninggalkan solat dan tidak mahu mandi junub.

Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. Perempuan yang menyerupai anjingialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."

Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.

sumber:
kaligrafi.

Friday, August 23, 2013

Ternyata Kopi Bisa Menangkal Bid'ah

Ini adalah cerita dari seorang sahabat ketika di pesantren dulu.
Tahukah apa itu bid'ah....
Bid'ah adalah perbuatan dalam ber ibadah yang dikerjakan tidak menurut contoh yang sudah ditetapkan, termasuk menambah atau mengurangi ketetapan.


Al-Kisah ada salah seorang penganut Wahabi bertamu kepada salah seorang kiai yang bertujuan ingin mempermasalahkan amalan warga nahdiyyin tentang menggerakan kepala saat membaca kalimat thayyibah (laa ilaa ha illallah).

Si Wahabi berargumen bahwa amalan tersebut tidak diajarkan oleh Nabi saw.

Singkat cerita, kiai menyuguhkan secangkir kopi tanpa diaduk untuk tamu Wahabi tersebut.

"Monggo diunjuk (diminum)," kiai mempersilakan.

Jawab Wahabi, "Na’am Ustadz."

Saat Wahabi menyeruput kopi, tiba-tiba ia berhenti. Ia berkata, "Afwan Ustadz, kok rasa kopinya pahit ya!"

"Oh ia tadi saya sengaja tidak mengaduknya," jawab Kiai.

Tanya wahabi, "Loh kenapa Ustadz?"

“Ya itu jawaban untuk sampean yang mempermasalahkan membaca kalimat thayyibah (laa ilaaha illallah) dengan menggerakan kepala, sama dengan kopi tadi, jika tidak diaduk ya rasanya pahit,” kata kiai sambil tersenyum.

Tamu Wahabi diam dan tidak lama langsung pamit pulang.

sumber:
abudini76.files.
nu online.

Wednesday, August 21, 2013

Alasan Ilmiah Kenapa Ayam Bisa Melihat Malaikat

Banyak sudah penelitian ilmiah yang membuktikan kebenaran sabda-sabda Nabi Muhammad SAW secara ilmiah mencari kebenaran secara akal tentang ayam yang bisa melihat malaikat dan keledai yang mampu melihat setan.
Apa alasannya.

Berikut ini adalah salah satunya.


Nabi Muhammad SAW bersabda,

ﺇﺫﺍ ﺳﻤﻌﺘﻢ ﺻﻴﺎﺡ ﺍﻟﺪﻳﻜﺔ، ﻓﺎﺳﺄﻟﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﻓﻀﻠﻪ، ﻓﺈﻧﻬﺎ ﺭﺃﺕ ﻣﻠﻜﺎ
ﻭﺇﺫﺍ ﺳﻤﻌﺘﻢ ﻧﻬﻴﻖ ﺍﻟﺤﻤﺎﺭ، ﻓﺘﻌﻮﺫﻭﺍ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﻴﻄﺎﻥ، ﻓﺈﻧﻪ ﺭﺃﻯ
ﺷﻴﻄﺎﻧﺎ

Arrtinya:
"Bila engkau mendengar suara ayam jantan maka mintalah karunia kepada ALLAH karena ia melihat malaikat, sedangkan bila engkau mendengar ringkikan keledai, maka berlindunglah kepada ALLAH dari Setan karena dia melihat setan."
(Shahih, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim).

Kita sering kali mendengar hadits ini tetapi bisa jadi jarang memikirkannya dan tidak terlintas dalam benak kita untuk meneliti secara ilmiah mengapa itu terjadi.

Kemampuan sistem visual manusia di dunia ini terbatas.
Dalam hal ini justru kalah dengan sistem visual keledai dan ayam jantan.
Pandangan mata manusia terbatas dan tidak dapat melihat apa yang berada di bawah sinar infra merah atau di atas sinar ultraviolet.

Tapi kemampuan indera ayam jantan dan keledai melewati batas itu.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana keledai dan ayam bisa melihat setan dan malaikat, bukan sebaliknya?

Keledai itu dapat melihat dengan sinar infra merah, sedangkan setan sendiri berasal dari jin yang diciptakan dari api.
Artinya, setan termasuk dalam lingkup infra merah.
Karena itulah, keledai dapat melihat setan, tetapi tidak bisa melihat malaikat.

Adapun ayam jantan, ia mampu melihat sinar ultraviolet, sedangkan malaikat diciptakan dari cahaya, artinya dari sinar ultraviolet.
Karena itulah, malaikat dapat dilihat oleh ayam jantan.
Hal ini menjelaskan kepada kita mengapa setan melarikan diri saat disebutkan Nama ALLAH.
Penyebabnya adalah karena para malaikat datang ke tempat yang disebut Nama ALLAH itu, sehingga setan melarikan diri.

Mengapa setan menghindar bila ada malaikat?

Jawabannya adalah karena setan terganggu bila melihat cahaya malaikat.
Dengan kata lain, jika sinar ultraviolet bertemu dengan sinar inframerah di satu tempat, maka sinar merah memudar.

Jadi,
setan = infra red = api = malam.
malaikat = ultraviolet = cahaya = siang hari (matahari akan segera muncul, subuh).
Itulah kenapa setan suka sekali berkeliaran di malam hari, karena di siang harinya sifatnya akan memudar karena adanya sinar ultra violet dari matahari.

sumber:
facebook.

Tuesday, August 20, 2013

Penyebab Ustadz Solmed Gagal ke Hongkong

Bacalah hingga akhir maka Anda akan menemukan penyebabnya, uangnya kurang, duitya masih kuang dan minta dinaikkan. Apakah Beliau tidak Lillahi Ta'ala....hanya Tuhan yang Maha Mengetahui.

Suatu hal yang menarik ketika media Indonesia dihiasi berita tentang ustadz Solmed. Saya katakan menarik karena berisi tentang statement beliau yang mengatakan bahwa mengagalkan ceramah ke Hong Kong karena tidak mau ceramahnya dibisniskan.

Jujur saya sempat salut ketika membaca berita tersebut, dan dalam hati berkata “kali ini saya mendukung beliau jika pernyataannya benar.” Namun perlu saya garis bawahi, hanya mendukung statement beliau tentang ini, bukan mendukung hal lainnya, terutama masalah akidah.


Ustadz yang satu ini memang sangat tenar di tanah air lantaran berangkat dari latar belakang seorang aktivis sebelum namanya setenar sekarang. Sebagai seorang muslim, yang juga eks BMI (Buruh Migran Indonesia) di Hong Kong, sangat wajib bagi saya mencerna sebuah berita dari dua pihak, apalagi ini berkaitan dengan berita tentang BMI, yang sebenarnya mereka itu berjasa pada pemerintah, karena telah mengurangi pengangguran ditanah air, dan mereka itu adalah wanita-wanita yang seharusnya menjadi tanggungan negara, namun sangat disayangkan, mereka justru dijadikan semacam sapi perah oleh pemerintah, devisa dari pengiriman kerja mereka keluar negeri di ambil pemerintah, namun hak-haknya sebagai pekerja banyak yang dizolimi.

Akhirnya saya benar-benar mencari berita valid ini dari para rekan-rekan di Hong Kong dan dari pihak-pihak yang terikat akad dengan ustadz Solmed akan keberangkatannya ke Hong Kong. Dan di sanalah akhirnya saya temukan sebuah jawaban memuaskan dari banyak pihak, bahwasanya yang dikatakan ustadz Solmedz membatalkan ceramah di Hong Kong itu tidak benar, panitia penyelenggara telah memberi klarifikasi bahwa panitialah yang membatalkan ustadz Solmed untuk ceramah ke Hong Kong.

Bukan tanpa alasan pembatalan ini. Pihak penyelenggara telah menjelaskan pada media, pembatalan ini terkait dengan permintaan ustadz Solmed yang berat. Ketika awal akad ustadz sudah setuju dengan pemberian honor HKD 6000, tiket PP pesawat perjalanan Jakarta-Hong Kong untuk 2 orang, namun ternyata akhirnya ustadz meminta penyelenggara untuk menaikkan honor menjadi HKD 10.000.

Teruntuk Bapak Solmed yang telah digelari “ustadz” oleh sebagian masyarakat Indonesia, dan teruntuk semua pendakwah, saya sarankan, jika ingin berdakwah ke Hong Kong agar menggunakan biaya pribadi. Semua masyarakat tahu, para BMI ini nekat meninggalkan keluarga, suami, anak, orang tua demi mencari penghidupan yang layak. Sangat disayangkan jika pendakwah tidak mau menggunakan biaya pribadi untuk mendakwahi mereka, apalagi jika sampai pendakwah mau menerima uang amplod dalam jumlah besar.

sumber:
voa islam.
kapanlagi.

Saturday, August 17, 2013

Apakah janin wajib dizakati?

Janin tidak wajib dizakati. Karena Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mewajibkan zakat fitrah kepada anak kecil, sedangkan janin tidak disebut anak kecil, baik dari sisi bahasa maupun adat.

Bahkan Ibnul Mundzir rahimahullah menukilkan ijma' tidak diwajibkannya zakat fitrah atas janin. Walaupun juga, ada yang berpendapat bahwa janin tetap dizakati. Seperti sebagian riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Hazm dengan catatan bahwa janin tersebut sudah berumur 120 hari.

Pendapat lain dari Imam Ahmad adalah sunnah.
Namun dua pendapat terakhir ini lemah, karena tidak sesuai dengan hadits.

Friday, August 16, 2013

Orang Tidak Mampu Apa Wajib Zakat

Mungkin ada yang bertanya-tanya akan hal ini.

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan:
"Bila kewajiban itu melekat ketika ia mampu melaksanakannya kemudian setelah itu ia tidak mampu, maka kewajiban tersebut tidak gugur darinya. Dan tidak menjadi kewajibannya (yakni gugur) jika ia tidak mampu semenjak kewajiban itu mengenainya."
(Badai'ul Fawaid 4/33).

Adapun kriteria tidak mampu dalam hal ini, Imam asy-Syaukani rahimahullah menjelaskan:
"Barangsiapa yang tidak mendapatkan sisa dari makanan pokoknya untuk malam hari raya dan siangnya, maka tidak berkewajiban membayar zakat fitrah.
Apabila ia memiliki sisa dari makanan pokok hari itu, ia harus mengeluarkannya bila sisa itu mencapai ukurannya (zakat fitrah)."
(ad-Darari 1/365, ar-Raudhatun Nadiyyah 1/553, lihat pula fatawa Lajnah Daimah 9/369).

Wednesday, August 7, 2013

Siapa Saja yang Wajib Mengeluarkan Zakat

Dari Ibnu Umar Radliyallahu 'Anhu, berkata:

فَرَضَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – زَكَاةَ اَلْفِطْرِ, صَاعًا مِنْ تَمْرٍ, أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ: عَلَى اَلْعَبْدِ وَالْحُرِّ, وَالذَّكَرِ, وَالْأُنْثَى, وَالصَّغِيرِ, وَالْكَبِيرِ, مِنَ اَلْمُسْلِمِينَ, وَأَمَرَ بِهَا أَنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوجِ اَلنَّاسِ إِلَى اَلصَّلَاةِ

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha' kurma atau satu sha' gandum, atas budak dan orang merdeka, laki-laki dan perempuan, anak kecil dan orang besar dari kalangan orang Islam. Dan beliau memerintahkan agar ditunaikan sebelum orang-orang pergi menunaikan shalat ('idul Fitri)."
(Muttafaq Alaih)

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah menerangkan dalam hadits di atas bahwa zakat fitrah diwajibkan atas semua orang Islam, besar ataupun kecil, laki-laki atau perempuan, dan orang merdeka atau hamba sahaya. Akan tetapi untuk anak kecil ditanggung zakatnya oleh walinya.

Ibnu Hajar rahimahullah berkata:
"Yang nampak dari hadits itu bahwa kewajiban zakat dikenakan atas anak kecil, namun perintah tersebut tertuju pada walinya. Dengan demikian, kewajiban tersebut ditunaikan dari harta anak kecil tersebut. Jika tidak punya, maka menjadi kewajiban yang menanggung nafkahnya, ini merupakan pendapat jumhur ulama." (Fathul Bari 3/369; lihat at-Tamhid 14/326-328, 335-336).

Nafi' radliyallahu 'anhu mengatakan: "Dahulu Ibnu 'Umar menunaikan zakat anak kecil dan dewasa, sehingga dulu, dia benar-benar menunaikan zakat anakku." (Shahih, HR. Bukhari)

Sementara budak –yang pada dasarnya tidak memiliki sesuatu sehingga Jumhur ulama berpendapat tidak wajib atasnya- ditanggung oleh tuannya, berdasarkan hadits Ibnu Umar Radhiyallahu 'Anhuma: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha' kurmadan satu sha' gandum atas setiap budak atau orang merdeka, anak kecil atau orang dewasa."

Demikian juga bagi budak/hamba sahaya, zakatnya diwakilkan oleh tuannya. (Fathul Bari 3/369).

Tuesday, August 6, 2013

Alasan Larangan Melukis Wajah Nabi Muhammad SAW

Saat Nabi Muhammad SAW hidup, tidak ada seorang pun yang pernah melukis wajahnya, dan juga kamera foto belum lagi ditemukan.

Jadi itulah sebenarnya duduk masalahnya. Dan dengan masalah itu sebenarnya kita harus bangga.

Sebab keharaman menggambar wajah nabi SAW justru merupakan bukti otentik betapa Islam sangat menjaga ashalah (originalitas) sumber ajarannya.


Larangan melukis Nabi Muhammad SAW terkait dengan keharusan menjaga kemurnian ‘aqidah kaum muslimin.

Sebagaimana sejarah permulaan timbulnya paganisme atau penyembahan kepada berhala adalah dibuatnya lukisan orang-orang sholih, yaitu Wadd, Suwa’, Yaguts, Ya’uq dan Nasr oleh kaum Nabi Nuh ‘alaihis salam. Memang pada awal kejadian, lukisan tersebut hanya sekedar digunakan untuk mengenang kesholihan mereka dan belum disembah.

Tetapi setelah generasi ini musnah, muncul generasi berikutnya yang tidak mengerti tentang maksud dari generasi sebelumnya membuat gambar-gambar tersebut, kemudian syetan menggoda mereka agar menyembah gambar-gambar dan patung-patung orang sholih tersebut.

Melukis Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dilarang karena bisa membuka pintu paganisme atau berhalaisme baru, padahal Islam adalah agama yang paling anti dengan berhala.

Demikian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mencela kelakuan orang-orang ahli kitab yang mengkultuskan orang-orang sholih mereka dengan membuat gambar-gambarnya agar dikagumi lalu dipuja.

Rasulullah SAW melarang menyerupai mereka :
"Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka."
(HR. Abu Dawud)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah SAW bersabda,
"Janganlah kalian menyanjungku berlebihan sebagaimana orang-orang Nashrani menyanjung Putera Maryam, karena aku hanya hamba-Nya dan Rasul utusan-Nya."
(HR. Ahmad dan Al-Bukhori)

Itulah sebab utama kenapa Umat Islam dilarang melukis Rasulullah SAW, yaitu dalam rangka menjaga kemurnian aqidah tauhid.

sumber:
voa Islam.

Sunday, August 4, 2013

Betapa Dahsyatnya Siksa Untuk Para Pendusta

Berdusta atau bohong adalah sifat yang tidak disukai olah Allah SWT dan Rasul-Nya.
Merekalah para pembohong dan pendusta. Kelak mereka akan mendapatkan siksa yang tiada tara sakitnya.


Siksa yang diancamkan atas pendusta sangat berat. Dalam hadits Samurah bin Jundab yang sangat panjang, dijelaskan akibat yang akan ditanggung oleh pendusta yang kebohongannya sudah sampai ke ufuk.
Rasulullah SAW menceritakan apa yang beliau temui dalam mimpinya,

فَانْطَلَقْنَا فَأَتَيْنَا عَلَى رَجُلٍ مُسْتَلْقٍ لِقَفَاهُ، وَإِذَا آخَرُ قَائِمٌ عَلَيْهِ بِكَلُّوِبٍ مِنْ حَدِيْدٍ، وَإِذَا هُوَ يَأْتِي أَحَدَ شِقَّيْ وَجْهِهِ فَيُشَرْشِرُ شِدْقَهُ إِلَى قَفَاهُ، وَمِنْخَرَهُ إِلَى قَفَاهُ، وَعَيْنَهُ إِلَى قَفَاهُ. (قَالَ : وَرُبَّمَا قَالَ أبو رَجَاء: فَيَشُقُّ). قَالَ: ثُمَّ يَتَحَوَّلُ إِلَى الْجَانِبِ الآخَرِ فَيَفْعَلُ بِهِ مِثْلَ مَا فَعَلَ بالجَانِبِ الأَوَّلِ، فَمَا يَفْرُغُ مِنْ ذَلِكَ الْجَانِبِ حَتَّى يَصِحَّ ذَلِكَ الْجَانِبُ كَمَا كَانَ، ثُمَّ يَعُوْدُ عَلَيْهِ فَيَفْعَلَ مِثْلَ مَا فَعَلَ الْمَرَّةَ الأُوْلَى. قَالَ: قُلْتُ لَهُمَا : سُبْحَانَ الله، مَا هَذَانِ؟ قَالَ: قَالاَ لِي : اِنْطَلِقْ اِنْطَلِقْ.

Artinya:
"Kemudian kami berangkat lagi mendatangi orang yang terlentang pada tengkuknya. Ternyata ada orang lain yang berdiri di atasnya sambil membawa kait (yang terbuat) dari besi. Tiba-tiba ia datangi sebelah wajah orang yang terlentang itu, lalu ia robek (dengan kait besi tersebut) mulai dari sebelah mulutnya hingga tengkuknya, mulai dari lubang hidungnya hingga tengkuknya, dan mulai dari matanya hingga tengkuknya."

Rasulullah SAW kemudian bersabda:
"Selanjutnya orang itu berpindah ke sebelah wajah lainnya dari orang yang terlentang tersebut dan melakukan seperti yang dilakukannya pada sisi wajah yang satunya. Belum selesai ia berbuat terhadap sisi wajah yang lain itu, sisi wajah pertama sudah sehat kembali seperti sedia kala. Maka ia mengulangi perbuatannya, ia lakukan seperti yang dilakukannya pada kali pertama."

Di penghujung hadits dijelaskan dosa yang diperbuat oleh laki-laki tadi,
"Sesungguhnya laki-laki itu setiap keluar dari rumahnya ia berdusta (berbohong) yang kebohongannya sampai ke kaki-kaki langit (tersebar ke mana-mana)"
(HR. Al-Bukhari).

Siksa dahsyat yang ditimpakan kepada pendusta di atas terjadi di alam kuburnya sebagai adzab kubur. Ini terus disiksakan atasnya sampai terjadinya hari kiamat.
Semoga Allah menyelamatkan kita darinya.

Thursday, August 1, 2013

15 Bukti Bahwa Yesus Bukan Tuhan

Post kali ini saya sadur dari buah tangan DR. H. Insan LS Mokoginta (Wenseslaus), seorang mantan Kristen, Peraih Muallaf Award tahun 2006 dan 2007 yang tertulis dalam buku "101 Bukti Yesus Bukan Tuhan" yang diterbitkan oleh Birrul Walidain Jakarta, dan tebal buku sebanyak 68 halaman.


Para Penginjil dan Pendeta yang hobi memurtadkan umat Islam, biasanya menyelewengkan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits untuk membuktikan bahwa Yesus itu benar-benar Tuhan dan Juruselamat berdasarkan semua kitab suci. Padahal, dalam Bibel sendiri Yesus menyangkal doktrin yang mempertuhankan dirinya.

Karenanya, untuk menyudahi polemik teologi tentang kedudukan ketuhanan Yesus, Alkitab bisa dijadikan solusi. Karena dalam banyak ayat yang bertaburan dalam Injil, bisa dibuktikan bahwa Yesus bukan Tuhan.

Inilah cara yang cepat dan tepat, dengan menggunakan dalil dan logika bahwa Yesus bukan Tuhan. Ayat-ayat Alkitab (Bibel) yang diimani oleh umat Kristiani justru menyangkal ketuhanan Yesus.
Misalnya, Dalam Alkitab diceritakan bahwa Yesus berseru memanggil Tuhannya:
"Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Matius 27:46).
Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
  1. Jika Yesus itu Tuhan, Tuhan mana lagi yang dia panggil?
  2. Jika Yesus Tuhan, siapa yg berani mencabut nyawa Tuhan?
  3. Jika Yesus dipersiapkan oleh Tuhan untuk mati di kayu salib dalam rangka untuk menebus dosa, tentu tidak perlu dia harus berteriak-teriak minta tolong kepada Tuhan, dia harus ikhlash.
  4. Jika di dalam diri Yesus ada Tuhan, mengapa dia masih memanggil-manggil Tuhan lagi? Ini membuktikan Yesus dan Tuhan tidaklah menyatu.
  5. Jika Yesus Tuhan, ketika dia mati selama 3 hari 3 malam, siapa yang mengendalikan alam semesta ini?
  6. Setiap yang berseru memanggil Tuhan, pasti bukan Tuhan.
  7. Yesus berseru memanggil-manggil Tuhannya, berarti Yesus bukan Tuhan!!!
Alkitab juga menyebutkan bahwa Yesus ketakutan kepada Malaikat:
"Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepadanya untuk memberi kekuatan kepadanya. Ia (Yesus) sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluhnya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah"      (Lukas 22:43-44).
Dari ayat ini dapatlah dianalisa bahwa:
  1. Setiap yang takut kepada malaikat Tuhan, pasti bukan Tuhan.
  2. Yesus ketakutan kepada malaikat Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  3. Setiap yang menerima kekuatan dari malaikat, pasti bukan Tuhan.
  4. Yesus menerima kekuatan dari malaikat, berarti Yesus bukan Tuhan.
  5. Setiap yang ber-sungguh2 berdoa kepada Tuhan, pasti bukan Tuhan.
  6. Yesus ber-sungguh2 berdoa kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan.
  7. Setiap yang mengeluarkan peluh seperti titik-titik darah ke tanah saking takutnya, pasti bukan Tuhan.
  8. Yesus mengeluarkan peluh seperti titik-titik darah ke tanah saking takutnya, berarti Yesus bukan Tuhan.
Bukti-bukti lainnya masih banyak, baca langsung dalam buku ini.

sumber:
Ahmad Hizbullah