Sby, Juli 2026
Jawaban Adzan Lengkap: Panduan Lengkap Beserta Arti dan Keutamaannya
Pelajari jawaban adzan lengkap dengan bahasa Arab, latin, dan artinya. Temukan keutamaan menjawab adzan dan doa setelah adzan sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Pendahuluan
Adzan merupakan panggilan suci yang dikumandangkan lima waktu sehari semalam untuk mengajak umat Islam menunaikan shalat berjamaah. Sebagai Muslim, penting bagi kita untuk mengetahui cara menjawab adzan dengan benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Menjawab adzan bukan sekadar tradisi, melainkan sunnah yang memiliki keutamaan besar. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap jawaban adzan untuk setiap kalimatnya, disertai dengan tulisan Arab, latin, arti, serta doa setelah adzan yang mustajab.
Pengertian Adzan dan Hukumnya
Adzan berasal dari bahasa Arab yang berarti "pemberitahuan" atau "seruan". Secara istilah, adzan adalah seruan yang dikumandangkan pada waktu shalat fardhu untuk memberitahukan masuknya waktu shalat dan mengajak kaum Muslimin untuk berjamaah.
Hukum adzan adalah fardhu kifayah untuk shalat fardhu lima waktu. Artinya, jika sebagian orang di suatu wilayah telah melaksanakannya, gugurlah kewajiban bagi yang lain.
Jawaban Adzan Lengkap untuk Setiap Kalimat
Ketika mendengar adzan, umat Islam disunnahkan untuk menjawab dengan kalimat yang sama dengan muadzin, kecuali pada dua kalimat tertentu. Berikut adalah panduan lengkapnya:
1. Ketika Muadzin Mengucapkan "Allahu Akbar" (4 kali)
Muadzin:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
(Allahu Akbar, Allahu Akbar)
Jawaban:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
(Allahu Akbar, Allahu Akbar)
Artinya: "Allah Maha Besar"
Jawablah dengan mengucapkan kalimat yang sama. Ulangi sebanyak 2 atau 4 kali sesuai dengan yang diucapkan muadzin.
2. Ketika Muadzin Mengucapkan "Asyhadu An Laa Ilaaha Illallah" (2 kali)
Muadzin:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
(Asyhadu an laa ilaaha illallah)
Jawaban:
أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
(Asyhadu an laa ilaaha illallah)
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah"
Ulangi kalimat syahadat ini mengikuti muadzin.
3. Ketika Muadzin Mengucapkan "Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah" (2 kali)
Muadzin:
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
(Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah)
Jawaban:
أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ
(Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah)
Artinya: "Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah"
Kembali ucapkan kalimat yang sama seperti muadzin.
4. Ketika Muadzin Mengucapkan "Hayya 'alash Shalah" (2 kali)
Muadzin:
حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ
(Hayya 'alash shalah)
Jawaban:
لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ
(La hawla wa la quwwata illa billah)
Artinya: "Marilah mendirikan shalat"
Jawaban kita: "Tidak ada daya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah"
Pada kalimat ini, kita tidak mengulang seperti muadzin, tetapi menjawab dengan kalimat tahlil di atas.
5. Ketika Muadzin Mengucapkan "Hayya 'alal Falah" (2 kali)
Muadzin:
حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ
(Hayya 'alal falah)
Jawaban:
لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ
(La hawla wa la quwwata illa billah)
Artinya: "Marilah menuju kepada kemenangan"
Sama seperti sebelumnya, jawab dengan kalimat tahlil.
6. Ketika Muadzin Mengucapkan "Allahu Akbar" (2 kali)
Muadzin:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
(Allahu Akbar, Allahu Akbar)
Jawaban:
اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ
(Allahu Akbar, Allahu Akbar)
Artinya: "Allah Maha Besar"
Kembali ucapkan takbir seperti muadzin.
7. Ketika Muadzin Mengucapkan "La Ilaaha Illallah" (1 kali)
Muadzin:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
(La ilaaha illallah)
Jawaban:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ
(La ilaaha illallah)
Artinya: "Tiada tuhan selain Allah"
Ucapkan kalimat tauhid ini sebagai penutup adzan.
Doa Setelah Adzan yang Mustajab
Setelah adzan selesai, disunnahkan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian membaca doa berikut:
Bacaan Arab:
اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ
Latin:
Allahumma Rabba hadzihid da'watit taammah, wash shalaatil qaa'imah, aati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqaamam mahmuudanil ladzi wa'adtah
Artinya:
"Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini, shalat yang akan didirikan, berikanlah kepada Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, dan bangkitkanlah dia pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan kepadanya." (HR. Bukhari)
Doa ini sangat mustajab dan barangsiapa membacanya setelah adzan, maka ia akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di hari kiamat.
Keutamaan Menjawab Adzan
Menjawab adzan memiliki banyak keutamaan yang besar, di antaranya:
1. Mendapatkan Cinta Allah dan Rasulullah
Rasulullah SAW bersabda: "Dua orang yang saling mencintai karena Allah, salah satunya mengatakan kepada yang lain: Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah, maka yang lain menjawab: Aku pun mencintaimu karena Allah. Kemudian salah satunya mengucapkan adzan, lalu yang lain menjawab adzan..." (HR. Ahmad)
2. Diampuni Dosanya
Dari Jabir bin Abdullah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang ketika mendengar muadzin mengucapkan: Asyhadu an laa ilaaha illallah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasulullah, lalu ia mengucapkan: Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad..." maka ia akan mendapatkan syafaatku di hari kiamat. (HR. Bukhari)
3. Masuk Surga
Barangsiapa yang menjawab adzan dengan penuh keyakinan, maka ia akan masuk surga. (HR. Abu Daud)
4. Doa Mustajab
Waktu antara adzan dan iqamah adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Jangan sia-siakan momen berharga ini.
Adab-Adab Ketika Mendengar Adzan
- Diam dan Fokus: Berhentikan aktivitas sejenak dan fokus pada adzan
- Jawab dengan Pelan: Ucapkan jawaban adzan dengan suara pelan, tidak perlu dikeraskan
- Berdiri dan Bersiap: Siapkan diri untuk berwudhu dan pergi ke masjid
- Jangan Berbicara: Hindari percakapan saat adzan berkumandang
- Perbanyak Doa: Manfaatkan waktu antara adzan dan iqamah untuk berdoa
Kesimpulan
Menjawab adzan adalah sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Dengan mengetahui jawaban adzan yang lengkap dan benar, kita dapat mengamalkan sunnah Rasulullah SAW dengan sempurna. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, karena setiap kali kita menjawab adzan dengan ikhlas, kita mendapatkan pahala, pengampunan dosa, dan janji surga dari Allah SWT.
Mari biasakan diri untuk selalu menjawab adzan, membaca shalawat, dan berdoa setelah adzan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan untuk istiqamah dalam mengamalkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW.
Kata Kunci Utama: jawaban adzan lengkap, jawaban adzan, cara menjawab adzan, doa setelah adzan, keutamaan adzan, bacaan adzan Arab latin
Semoga bermanfaat.