Uswah Islam

Uswah Islam Merupakan Cerita Suri Tauladan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW Untuk dijadikan Pelajaran Buat Kita Semua

  • Home
  • Sitemap
  • Tentang
  • Hubungi
Beranda » Islam » Apakah Duduk Bersila tapi Bersandar pada Tembok Membatalkan Wudhu? Penjelasan Fiqih Lengkap

Apakah Duduk Bersila tapi Bersandar pada Tembok Membatalkan Wudhu? Penjelasan Fiqih Lengkap

Sby, Kamis 9 Juli 2026 - Uswah Islam

Pertanyaan yang sering muncul di kalangan umat Muslim: "Apakah duduk bersila sambil bersandar pada tembok atau dinding membatalkan wudhu?" Artikel ini akan mengupas tuntas jawaban berdasarkan pandangan empat mazhab fiqih dan dalil-dalil yang shahih.

Memahami Posisi Duduk Bersila sambil Bersandar

Duduk bersila sambil bersandar pada tembok atau dinding adalah posisi duduk yang sering dilakukan ketika:
  • Istirahat setelah beraktivitas
  • Menunggu waktu shalat di masjid
  • Bersantai di rumah
  • Mengikuti pengajian atau majelis ilmu
Posisi ini sebenarnya adalah duduk iftirasy (duduk di atas kaki kiri dan menegakkan kaki kanan) atau duduk bersila biasa, dengan tambahan bersandar pada dinding atau tembok.

Pertanyaan Penting: Apakah Posisi Ini Membatalkan Wudhu?

Jawaban singkatnya: TIDAK MEMBATALKAN WUDHU, dengan penjelasan sebagai berikut:

Posisi Duduk Tidak Membatalkan Wudhu

Semua posisi duduk - baik duduk bersila, duduk iftirasy, duduk tawarruk, duduk bersandar, atau posisi duduk lainnya - TIDAK MEMBATALKAN WUDHU selama tidak disertai hal-hal yang membatalkan wudhu.
Yang perlu dipahami adalah:
  • Posisi duduk itu sendiri bukan pembatal wudhu
  • Yang membatalkan wudhu adalah hal-hal tertentu yang telah ditetapkan dalam syariat

Hal-Hal yang Secara Ijma' (Sepakat) Membatalkan Wudhu

Para ulama telah sepakat (ijma') tentang hal-hal yang membatalkan wudhu:

1. Keluar Sesuatu dari Dua Jalan (Qubul dan Dubur)

  • Buang air kecil (BAK)
  • Buang air besar (BAB)
  • Kentut (buang angin)
  • Keluar mani (dengan syahwat)
  • Keluar madzi (cairan pre-ejakulasi)
  • Keluar wadi (cairan putih kental setelah BAK)
Dalil: "Wahai Rasulullah, bagaimana dengan seseorang yang merasa ada sesuatu di perutnya, apakah dia harus menghentikan shalatnya? Beliau bersabda: 'Jangan, sampai dia mendengar suara atau mencium bau.'" (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Hilang Akal (Hilangnya Kesadaran)

  • Tidur nyenyak yang menyebabkan hilang kesadaran
  • Pingsan
  • Gila
  • Mabuk (karena obat atau lainnya)
Dalil: "Mata adalah tali anus. Barangsiapa tidur, maka wajib atasnya berwudhu." (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

3. Bersentuhan Kulit Laki-Laki dan Perempuan yang Bukan Mahram

(Menurut mazhab Syafi'i dengan syarat tertentu)
Dalil: "Atau kalian menyentuh perempuan..." (QS. Al-Maidah: 6)

4. Menyentuh Kemaluan dengan Telapak Tangan

Dalil: "Apabila salah seorang di antara kalian menyentuh kemaluannya, maka hendaklah dia berwudhu." (HR. Ibnu Majah)

5. Makan Daging Unta

(Menurut sebagian ulama berdasarkan hadits)
Dalil: "Berwudhulah kalian dari daging unta." (HR. Muslim)

Lalu, Bagaimana dengan Tidur sambil Bersandar?

Perbedaan antara "Bersandar" dan "Tidur"

Ini adalah poin penting yang perlu dipahami:

A. Bersandar (Tanpa Tidur)

Hukum: TIDAK MEMBATALKAN WUDHU
Jika seseorang duduk bersila sambil bersandar pada tembok tetapi masih sadar dan tidak tidur, maka wudhunya TIDAK BATAL.
Alasan:
  • Hilangnya kesadaran adalah yang membatalkan wudhu
  • Selama masih sadar, wudhu tetap sah

B. Tidur sambil Bersandar

Hukum: MEMBATALKAN WUDHU (jika tidur nyenyak)
Jika seseorang duduk bersila sambil bersandar lalu tertidur, maka wudhunya BATAL menurut mayoritas ulama.
Namun, ada perbedaan pendapat tentang tidur seperti apa yang membatalkan wudhu:

Perbedaan Pendapat Ulama tentang Tidur yang Membatalkan Wudhu

Pendapat Pertama: Semua Tidur Membatalkan Wudhu

Mazhab: Syafi'i dan Hambali
Menurut mazhab ini, semua jenis tidur membatalkan wudhu, baik:
  • Tidur nyenyak
  • Tidur ringan (mengantuk)
  • Tidur sambil duduk
  • Tidur sambil bersandar
  • Tidur sambil berdiri (jika mungkin)
Dalil: Hadits umum: "Mata adalah tali anus. Barangsiapa tidur, maka wajib atasnya berwudhu." (HR. Abu Daud)
Imam Nawawi (mazhab Syafi'i) menyatakan: "Tidur yang membatalkan wudhu adalah semua jenis tidur, baik sedikit maupun banyak, karena tidur adalah hilang akal."

Pendapat Kedua: Hanya Tidur Nyenyak yang Membatalkan Wudhu

Mazhab: Hanafi dan Maliki
Menurut mazhab ini, hanya tidur yang sangat nyenyak (hilang kesadaran total) yang membatalkan wudhu. Jika seseorang tidur ringan tetapi masih sadar (misalnya masih mendengar suara di sekitarnya), maka wudhunya TIDAK BATAL.
Dalil:
  • Hadits para sahabat Rasulullah SAW yang pernah tidur kemudian shalat tanpa berwudhu lagi
  • Atsar dari Ibnu Abbas: "Tidur yang membatalkan wudhu adalah tidur yang membuat seseorang tidak sadar."
Imam Abu Hanifah menyatakan: "Jika seseorang tidur dalam posisi duduk dan tidak jatuh, maka wudhunya tidak batal, karena dia masih memiliki kesadaran."

Pendapat Ketiga: Tidur dalam Posisi Tertentu

Beberapa Ulama Kontemporer
Sebagian ulama membedakan berdasarkan posisi tidur:
1. Tidur sambil duduk tegak (tidak bersandar)
  • Wudhu TIDAK batal jika tidak jatuh
  • Karena masih ada kesadaran
2. Tidur sambil bersandar
  • Wudhu BATAL jika tidur nyenyak
  • Karena kemungkinan besar hilang kesadaran
3. Tidur sambil berbaring
  • Wudhu BATAL
  • Karena pasti hilang kesadaran

Kapan Tidur Membatalkan Wudhu? Tanda-Tandanya

Untuk mengetahui apakah tidur Anda membatalkan wudhu atau tidak, perhatikan tanda-tanda berikut:

Tidur yang MEMBATALKAN Wudhu:

✅ Tidak sadar sama sekali ✅ Tidak mendengar suara di sekitar ✅ Mimpi ✅ Tubuh rileks total ✅ Jatuh dari posisi duduk ✅ Air liur keluar tanpa sadar ✅ Sulit dibangunkan

Tidur yang TIDAK MEMBATALKAN Wudhu:

✅ Masih mendengar suara sekitar ✅ Masih sadar jika dipanggil ✅ Tidak jatuh dari posisi ✅ Hanya mengantuk berat ✅ Mata terpejam tetapi masih sadar ✅ Bisa langsung merespons jika ada panggilan

Kesimpulan Hukum Duduk Bersila sambil Bersandar

1. DUDUK BERSILA + BERSANDAR (TANPA TIDUR)

Hukum: TIDAK MEMBATALKAN WUDHU
Selama Anda masih sadar dan tidak tidur, wudhu Anda TETAP SAH.

2. DUDUK BERSILA + BERSANDAR + TIDUR

Hukum: MEMBATALKAN WUDHU (menurut mayoritas ulama)
Jika Anda tertidur, maka wudhu batal menurut:
  • Mazhab Syafi'i (mayoritas Indonesia): Semua tidur membatalkan wudhu
  • Mazhab Hambali: Semua tidur membatalkan wudhu
  • Mazhab Hanafi dan Maliki: Hanya tidur nyenyak yang membatalkan

Fatwa Ulama tentang Duduk sambil Bersandar

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)

MUI menegaskan bahwa: "Duduk dalam posisi apapun tidak membatalkan wudhu. Yang membatalkan wudhu adalah tidur yang menyebabkan hilang kesadaran. Jika seseorang duduk sambil bersandar tetapi masih sadar, maka wudhunya tidak batal."

Fatwa Lajnah Daimah (Arab Saudi)

"Posisi duduk tidak mempengaruhi wudhu. Tidur yang membatalkan wudhu adalah tidur yang membuat seseorang hilang kesadaran. Jika seseorang masih sadar meskipun mengantuk, wudhunya tidak batal."

Syaikh Ibnu Utsaimin

"Tidur yang membatalkan wudhu adalah tidur yang membuat seseorang tidak sadar. Jika seseorang duduk dan tertidur tetapi tidak jatuh dari posisinya, maka wudhunya tidak batal menurut pendapat yang kuat."

Tips Praktis untuk Umat Muslim

1. Jika Hanya Bersandar (Tidak Tidur)

✅ Wudhu tetap sah ✅ Boleh langsung shalat ✅ Tidak perlu berwudhu lagi

2. Jika Tertidur sambil Bersandar

Untuk kehati-hatian (ihtiyath): ✅ Lebih baik berwudhu lagi sebelum shalat ✅ Terutama jika tidur nyenyak ✅ Jika ragu apakah tidur atau tidak, lebih baik berwudhu

3. Menjaga Wudhu saat Istirahat

  • Jika ingin istirahat tetapi ingin menjaga wudhu:
    • Duduk tegak tanpa bersandar
    • Jangan terlalu santai
    • Tetap fokus dan sadar
    • Perbanyak dzikir

4. Di Masjid

  • Jika menunggu shalat:
    • Boleh duduk bersila
    • Boleh bersandar jika lelah
    • Tetapi jangan sampai tertidur
    • Jika mengantuk, lebih baik berwudhu lagi

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Apakah duduk bersila membatalkan wudhu?

A: Tidak. Duduk bersila tidak membatalkan wudhu. Yang membatalkan wudhu adalah hal-hal tertentu seperti keluar angin, BAK, BAB, atau tidur nyenyak.

Q: Apakah bersandar pada tembok membatalkan wudhu?

A: Tidak. Bersandar pada tembok tidak membatalkan wudhu selama tidak disertai tidur yang menyebabkan hilang kesadaran.

Q: Bagaimana jika saya duduk bersila, bersandar, lalu tertidur sebentar?

A: Menurut mazhab Syafi'i (mayoritas Indonesia), tidur membatalkan wudhu. Lebih baik berwudhu lagi sebelum shalat.

Q: Apakah tidur ringan (mengantuk) membatalkan wudhu?

A:
  • Menurut mazhab Syafi'i: Ya, semua tidur membatalkan wudhu
  • Menurut mazhab Hanafi: Tidak, jika masih sadar
  • Untuk kehati-hatian, lebih baik berwudhu lagi

Q: Bagaimana cara mengetahui apakah saya tidur atau hanya mengantuk?

A: Tanda-tanda tidur yang membatalkan wudhu:
  • Tidak sadar sama sekali
  • Tidak mendengar suara sekitar
  • Mimpi
  • Tubuh sangat rileks
  • Sulit dibangunkan

Q: Apakah tidur sambil duduk di kursi membatalkan wudhu?

A: Sama seperti duduk bersila, jika tertidur maka wudhu batal menurut mayoritas ulama.

Q: Berapa lama tidur yang membatalkan wudhu?

A: Menurut mazhab Syafi'i, semua durasi tidur membatalkan wudhu, meskipun hanya beberapa detik. Menurut mazhab Hanafi, yang penting adalah tingkat kesadaran, bukan durasi.

Q: Apakah menguap membatalkan wudhu?

A: Tidak. Menguap tidak membatalkan wudhu selama tidak disertai tidur.

Q: Apakah melamun membatalkan wudhu?

A: Tidak. Melamun (berkhayal) tidak membatalkan wudhu selama masih sadar.

Q: Bagaimana jika saya ragu apakah tidur atau tidak?

A: Jika ragu, lebih baik berwudhu lagi untuk kehati-hatian (ihtiyath). Prinsip dalam fiqih: "Keyakinan tidak bisa dihilangkan dengan keraguan."

Perbandingan Pendapat Empat Mazhab

Kondisi
Syafi'i
Hanafi
Maliki
Hambali
Duduk bersila
✅ Tidak Batal
✅ Tidak Batal
✅ Tidak Batal
✅ Tidak Batal
Bersandar (tanpa tidur)
✅ Tidak Batal
✅ Tidak Batal
✅ Tidak Batal
✅ Tidak Batal
Tidur nyenyak
❌ Batal
Batal
❌ Batal
Batal
Tidur ringan
❌ Batal
✅ Tidak Batal
✅ Tidak Batal
❌ Batal
Tidur sambil duduk tegak
❌ Batal
✅ Tidak Batal (jika tidak jatuh)
✅ Tidak Batal
❌ Batal
Tidur sambil bersandar
❌ Batal
❌ Batal
❌ Batal
Batal
Keterangan:
  • ✅ = Tidak membatalkan wudhu
  • ❌ = Membatalkan wudhu

Rekomendasi untuk Umat Muslim di Indonesia

Mengingat mayoritas umat Islam di Indonesia mengikuti mazhab Syafi'i, maka:

1. Untuk Kehati-hatian (Ihtiyath)

  • Jika tertidur (meskipun sebentar), lebih baik berwudhu lagi
  • Ini sesuai dengan mazhab Syafi'i yang lebih ketat

2. Jika Masih Sadar

  • Jika hanya bersandar tanpa tidur, wudhu tetap sah
  • Boleh langsung shalat

3. Saat di Masjid

  • Jika menunggu shalat dan merasa mengantuk:
    • Lebih baik berwudhu lagi
    • Atau tetap duduk tegak agar tidak tertidur
    • Perbanyak dzikir dan bacaan Al-Quran

4. Saat di Rumah

  • Jika istirahat sambil bersandar:
    • Pasang alarm agar tidak tertidur
    • Jika tertidur, berwudhu lagi sebelum shalat

Keutamaan Menjaga Wudhu

Meskipun posisi duduk tidak membatalkan wudhu, menjaga wudhu tetap penting karena:

1. Syarat Sah Shalat

"Allah tidak menerima shalat salah seorang di antara kalian jika dia berhadats sampai dia berwudhu." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Mendapat Cinta Allah

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan mencintai orang-orang yang mensucikan diri." (QS. Al-Baqarah: 222)

3. Dihapus Dosa-dosa

"Barangsiapa berwudhu dan membaguskan wudhunya, lalu shalat, maka diampuni dosanya antara shalat tersebut hingga shalat berikutnya." (HR. Muslim)

4. Ditinggikan Derajatnya

Rasulullah SAW bersabda tentang Bilal bin Rabah: "Aku mendengar suara sandalmu di surga." (HR. Bukhari) Ini karena Bilal selalu menjaga wudhu.

5. Masuk Surga dari Pintu Khusus

"Barangsiapa berwudhu dan membaguskan wudhunya, maka dibukakan baginya delapan pintu surga, dia boleh masuk dari pintu mana saja yang dia kehendaki." (HR. Muslim)

Kesimpulan Akhir

DUDUK BERSILA SAMBIL BERSANDAR PADA TEMBOK:

1. TIDAK MEMBATALKAN WUDHU

✅ Jika hanya duduk bersila sambil bersandar tanpa tidur ✅ Wudhu tetap sah ✅ Boleh langsung shalat

2. MEMBATALKAN WUDHU

❌ Jika disertai tidur (menurut mayoritas ulama) ❌ Terutama menurut mazhab Syafi'i (semua tidur membatalkan wudhu) ❌ Perlu berwudhu lagi sebelum shalat

3. Rekomendasi:

  • Jika masih sadar: Wudhu tetap sah, tidak perlu berwudhu lagi
  • Jika tertidur: Lebih baik berwudhu lagi untuk kehati-hatian
  • Jika ragu: Berwudhu lagi (prinsip ihtiyath)

4. Yang Perlu Diingat:

  • Posisi duduk tidak mempengaruhi wudhu
  • Yang membatalkan wudhu adalah hal-hal yang telah ditetapkan dalam syariat
  • Tidur adalah salah satu pembatal wudhu (menurut mayoritas ulama)
  • Selalu utamakan kehati-hatian dalam ibadah
Wallahu a'lam bish-shawab.

Referensi:
  1. Al-Quran Al-Karim
  2. Shahih Bukhari dan Muslim
  3. Al-Majmu' Syarah Al-Muhadzdzab - Imam Nawawi
  4. Mughni Al-Muhtaj - Al-Khatib Asy-Syirbini
  5. Bidayatul Mujtahid - Ibnu Rusyd
  6. Al-Mughni - Ibnu Qudamah
  7. Fatawa Ibnu Utsaimin
  8. Fatwa MUI
  9. Fiqih Sunnah - Sayyid Sabiq
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi. Untuk pertanyaan spesifik, silakan konsultasikan dengan ulama atau ahli fiqih yang kompeten.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pemahaman kita tentang hukum fiqih Islam. Barakallahu fiikum!
Tweet

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Uswah Islam. Berlangganan melalui email sekarang juga:

Artikel keren lainnya:

Ditulis oleh Uswah Islam pada tanggal Kamis, 09 Juli 2026
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Lihat versi seluler

Translate

RSS Feeds Uswah Islam

  • RSS Feeds Uswah Islam

Popular Posts

  • 7 Keistimewaan Puasa Bulan Rajab
    Bulan Rajab merupakan salah satu bulan Asyhurul Hurum, sebuah bulan yang dimuliakan selain Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram. Puasa ...
  • Urutan Surat Al Qur'an | Jumlah Surat Al Quran
    No. Surat Jml. ayat 1 Al Faatihah 7 2 Al Baqarah 286 3 Ali 'Imran 200 4 An Nisaa' 176 5 Al Maa-idah 1...
  • 7 Keistimewaan Bulan Sya'ban
    Setelah Bualan Rajab, akan datang bulan Sya'ban. Bulan Sya'ban juga termasuk salah satu bulan yang diagungkan dalam Islam. Pada mala...
  • Doa dan Ucapan Selamat Untuk Anak yang Baru Lahir
    Sering bingung mau mengucapkan apa ketika mendengar ada ikhwah yang baru mendapatkan bayi? Saya juga. Maunya sih mengucapkan doa tertentu,...
  • Kisah Lengkap Ashabul Kahfi
    Kisah ashabul kahfi merupakan cerita 7 pemuda yang menjadi salah satu bukti kebenaran yang diabadikan di dalam al quran. Kalau dipikir den...
  • 20 Kisah Teladan Rasulullah SAW
    20 Kisah Rasulullah Yang Menunjukkan Tingginya Kasih Sayang Baginda: Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Kisah hidup Rasulullah SAW yang men...
  • 7 Mukjizat dan Keistimewaan Al Quran
    Setidaknya ada 7 keistimewaan Al Qur'an yang patut diketahui oleh umat Islam sendiri maupun pihak non Islam. Bahwa sesungguhnya Al Qur...
  • 7 Dalil Tawakal dalam Al Quran
    Barangsiapa mengenal dan yakin bahwa Allah swt sebagai Rahman (Maha Pengasih), Rahim (Maha Penyayang), ‘Aziz (Maha Perkasa), Hakim (Maha Bij...
  • Alasan Dilarang Tidur Setelah Shalat Subuh
    Imam Ibnul Qayyim mengatakan dalam kitabnya Zaadul Ma’aad, bahwasannya orang yang tidur di pagi hari akan menghalanginya dari mendapatkan ri...

Arsip Blog

  • ▼  2026 (68)
    • ▼  Juli (43)
      • 5 Cara Sederhana Menjaga Iman di Tengah Kesibukan ...
      • 6 Keutamaan Surat Al-Waqi'ah: Surah Pelindung dari...
      • Keutamaan Surat Al-Mulk: Surat Penjaga dari Azab K...
      • Siapa Wali Songo Itu? Mengenal Sembilan Wali Penye...
      • Kisah Nabi Idris AS - Nabi Pertama yang Diangkat k...
      • Kisah Nabi Adam AS: Manusia Pertama dan Bapak Umat...
      • Kisah Nabi Muhammad SAW Lengkap - Cahaya yang Meng...
      • 5 Keutamaan Bulan Safar dalam Islam - Mengungkap K...
      • Jawaban Adzan Lengkap - Panduan Lengkap Beserta Ar...
      • 7 Keutamaan Wudhu Sebelum Tidur - Sunnah Nabi yang...
      • Kisah Nabi Isa Al-Masih - Mukjizat Kelahiran, Risa...
      • Salat Sunnah Muakad - Panduan Lengkap, Keutamaan, ...
      • 10 Mukjizat dan Keistimewaan Nabi Muhammad SAW - T...
      • 5 Keutamaan Sholat Tahajud 40 Hari Berturut turut ...
      • 5 Keutamaan Sholat Tahajud - Rahasia Malam yang Me...
      • Usia Berapa Nabi Isa AS Saat Diangkat Menjadi Rasul
      • 5 Keutamaan Ayat Kursi - Pelindung Spiritual dan S...
      • Umur Nabi Isa AS Saat Diangkat ke Langit - Kajian ...
      • Ciri-Ciri Istri Salehah Menurut Islam - Panduan Le...
      • Ziarah Kubur Menurut Islam - Hukum, Keutamaan, dan...
      • TAHUN BERAPA NABI ADAM AS TURUN KE BUMI - Mengungk...
      • Peristiwa Penting di Bulan Muharam - Bulan Suci Pe...
      • AMALAN DI HARI JUMAT: Keutamaan dan Ibadah Sunnah ...
      • Kisah Nabi Adam AS: Manusia Pertama dan Bapak Umat...
      • Perbedaan Ar-Rahman dan Ar-Rahim: Memahami Dua Nam...
      • Hal-Hal yang Membatalkan Wudhu: Penjelasan Lengkap...
      • Apakah Duduk Bersila tapi Bersandar pada Tembok Me...
      • Apakah Makan Camilan dan Minum Membatalkan Wudhu? ...
      • Bolehkah Salat Sunnah Rawatib Ketika Khotbah Jumat...
      • Kisah Adam dan Hawa - Pertama Kali Bertemu di Bumi
      • Kisah Nabi Adam Bertemu Iblis - Pertemuan Pertama ...
      • NAMA-NAMA SURAT PENDEK AL-QURAN: Makna, Keutamaan,...
      • Khasiat dan Manfaat Ayat Kursi: Perisai Spiritual ...
      • Manfaat Zikir untuk Kehidupan: Menenangkan Hati, M...
      • Kisah Nabi Adam Menangis - Penyesalan dan Taubat B...
      • JABAL NUR: Kisah Gunung Cahaya dan Momen Wahyu Per...
      • Keutamaan Shalat Tarawih Malam 1-30 Ramadhan: Pand...
      • Kapan Lebaran 2027? Simak Tanggal, Jadwal, dan Per...
      • Kapan Ramadan 2027? Simak Tanggal Mulai, Perhitung...
      • Manusia Purba atau Nabi Adam Lebih Dulu? Mengungka...
      • Keutamaan Puasa: Pahala Tanpa Batas dan Manfaat Sp...
      • Keutamaan Sholat Dhuha: Rahasia Rezeki dan Ketenan...
      • Nabi Muhammad Keturunan Nabi Siapa? Menelusuri Sil...
    • ►  Juni (19)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2025 (26)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (11)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2022 (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2021 (7)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (2)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2020 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (14)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (30)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (9)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (14)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2016 (15)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (4)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2015 (51)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Januari (17)
  • ►  2014 (175)
    • ►  Desember (15)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (26)
    • ►  September (18)
    • ►  Agustus (24)
    • ►  Juli (25)
    • ►  Juni (11)
    • ►  Mei (12)
    • ►  April (12)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2013 (132)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (11)
    • ►  Oktober (12)
    • ►  September (27)
    • ►  Agustus (16)
    • ►  Juli (4)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (5)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (19)
    • ►  Februari (9)
    • ►  Januari (15)
  • ►  2012 (55)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (3)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (2)
    • ►  Februari (10)
    • ►  Januari (21)
  • ►  2011 (309)
    • ►  Desember (34)
    • ►  November (29)
    • ►  Oktober (22)
    • ►  September (8)
    • ►  Agustus (24)
    • ►  Juli (17)
    • ►  Juni (30)
    • ►  Mei (32)
    • ►  April (32)
    • ►  Maret (22)
    • ►  Februari (25)
    • ►  Januari (34)
  • ►  2010 (270)
    • ►  Desember (13)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (25)
    • ►  September (28)
    • ►  Agustus (30)
    • ►  Juli (32)
    • ►  Juni (31)
    • ►  Mei (52)
    • ►  April (34)
    • ►  Maret (3)

Label

Nabi Uswah islam sahabat nabi

Pengikut

Teman Uswah Islam

  • Hikmah Teladan
  • Jangka Jawa
  • Kejawen Wetan
  • Obat Sakit 2011
  • Ponsel HP
  • Ruana Sagita
  • Tahtadun
  • violia sagita blog

Update Teman Uswah Islam

  • Jangka Jawa
    Adol Kringet: Filosofi Kerja Keras Wong Jawa kang Ngemot Makna Jero - Surabaya, 2026 – Pagi-pagi buta, nalika kabut isih nyelimuti desa, Pak Slamet wis siyap-siyap nganggo klambi lusuh lan blangkon ing sirahé. Dhèwèké njupuk ...
    5 jam yang lalu
  • violia sagita blog
    Film Bollywood 2026: 5 Movie Terbaru yang Lagi Hype dan Wajib Tonton! - Sby, Juli 2026 Jujur deh, siapa di sini yang kangen banget sama film-film Bollywood dengan tarian epik, drama romantis yang bikin baper, dan aksi laga yang ...
    6 jam yang lalu
  • violia sagita blog
    Film Bollywood 2026: 5 Movie Terbaru yang Lagi Hype dan Wajib Tonton! - Sby, Juli 2026 Jujur deh, siapa di sini yang kangen banget sama film-film Bollywood dengan tarian epik, drama romantis yang bikin baper, dan aksi laga yang ...
    6 jam yang lalu
  • Obat Sakit 2011
    15 Cara Alami Agar Cepat Tidur Tanpa Obat: Solusi Insomnia di Tengah Kesibukan 2026 - Surabaya, Juli 2026 Pernah nggak sih, badan udah remuk redam setelah seharian beraktivitas, tapi pas kepala nyentuh bantal... mata malah melek lebar? Kamu b...
    9 jam yang lalu
  • Kejawen Wetan
    Capek Pura-Pura Kuat? Ini Seni Curhat yang Beneran Bikin Lega (Bukan Sekadar Ngeluh) - Surabaya, Juli 2026 Pernah nggak sih ngerasa dada sesak, tapi senyum di luar tetap lebar? Pengen banget cerita, tapi takut dibilang lebay. Takut merepotkan....
    11 jam yang lalu
  • Hikmah Teladan
    8 Hikmah Isra Mi'raj: Pelajaran Berharga dari Perjalanan Agung Nabi Muhammad SAW - Sby, Juli 2026 Hikmah Isra Mi'raj: Pelajaran Berharga dari Perjalanan Agung Nabi Muhammad SAWPendahuluan Peristiwa Isra Mi'raj merupakan salah satu mukjizat...
    1 hari yang lalu
  • Ponsel HP
    HP Pertama di Dunia: Motorola DynaTAC 8000X dan Sejarah Revolusi Komunikasi - Sby, Juli 2026 HP Pertama di Dunia: Motorola DynaTAC 8000X dan Sejarah Revolusi Komunikasi Temukan sejarah HP pertama di dunia, Motorola DynaTAC 8000X buatan...
    1 hari yang lalu
  • Ruana Sagita
    Letak Lokasi Asli Kerajaan Singasari: Jejak Sejarah di Lereng Gunung Arjuna, Malang - Sby, Juli 2026 Dimana Letak Lokasi Asli Kerajaan Singasari: Jejak Sejarah di Lereng Gunung Arjuna, MalangPendahuluan Kerajaan Singasari merupakan salah satu...
    1 hari yang lalu
  • Tahtadun
    Apakah Nabi Khidir Masih Hidup? Mengungkap Misteri Figur Misterius dalam Islam - Sby, 5 Juli 2026 - Tahtadun Nabi Khidir (atau Khidhr) adalah salah satu figur paling misterius dalam sejarah Islam. Kisahnya yang abadi dalam Al-Qur'an Sur...
    3 minggu yang lalu
Copyright © 2026 Uswah Islam - Powered by Blogger
Template by Mas Sugeng - Versi Seluler