Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa mempercayai peramal, maka dia terlepas dari apa yang diturunkan kepada Muhammad SAW."
(HR Bukhari).
Peramal itu mengetahui hal yang ghaib dengan perkiraan.
Peramal dan dukun memperoleh berita tentang sesuatu dari setan.
Hal itu sebagaimana diterangkan Rasulullah SAW bahwa para dukun dan ahli nujum sama sekali tidak mengetahui hal-hal yang ghaib, tetapi mereka menjadi budak setan yang menguping pembicaraan dari langit, lalu setan memberitahukan kepada dukun dan ahli nujum dan menambahinya dengan sejuta kebohongan.
"Barang siapa mendatangi peramal lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, mak tidak diterima salatnya selama 40 hari."
(HR Muslim).
Artikel keren lainnya: