1). Panggilan pertama adalah Adzan,
'Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar. Ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah. Tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap kita. Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas.
Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmat Nya, masih memberikan kebahagiaan bagi umat Nya, baik umat Nya itu menjawab panggilan Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas umat Nya ketika hari Kiamat nanti'.
2). Panggilan yang kedua adalah Panggilan Umrah/Haji ..
Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hambaNya dengan panggilan yang halus dan sifatnya 'bergiliran' . Hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain. Jalannya bermacam-macam. Yang tidak punya uang menjadi punya uang, yang tidak merencanakan, ternyata akan pergi, ada yang memang merencanakan dan terkabul. Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan 'Labaik Allahuma Labaik/Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang ke dua. Saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali.
3). Dan panggilan ke-3',
' Adalah KEMATIAN. Panggilan yang kita jawab dengan amal kita. Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung, dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Kerana itu , manfaatkan waktumu sebaik-baiknya.
Subhanallah.....
“Ya ALLAH! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah “Lailahaillallah..” ketika sakaratul maut menghampiri kami.
Aamiin ya Rabbal ‘alamiin
Ya Allah,
Berikanlah kami selalu hidayah-Mu agar kami tetap berada du dalam ridha-Mu. Aamiin
Uswah Islam Merupakan Cerita Suri Tauladan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW Untuk dijadikan Pelajaran Buat Kita Semua
Tuesday, January 28, 2014
Sunday, January 26, 2014
7 Dasar Ajaran Kos Mirip Islam
Jangan kaget bila anda menemukan orang yang shalat, berjilbab atau berbaju muslim dg jubah atau peci, berbahasa arab, kaligrafi arab, dan lainnya yang sangat mirip dengan budaya Islam. Itulah sekte Kristen Ortodox Syiria (KOS). Ini cirinya...
1. KOS berpuasa bulan April, 40 hari (shaumil kabir) Untuk mengenang kesengsaraan Kristus.(Meniru Puasa Ramadhan)
2. KOS memiliki puasa sunnah Rabu & Jum’at (Meniru Puasa Senin Kamis Islam)
3. KOS wajib zakat 10% dari penghasilan kotor (Meniru Zakat Fitrah)
4. KOS mewajibkan perempuan berjilbab & jubah menutup aurat hingga mata kaki. Dan yang pria berpeci dan bersarung
5. Kitab Injil yang dipertahankan adalah terjemahan Injil Aramic-Arabic bahasa Indonesia.
6. Pengajian KOS juga menggunakan tikar (lesehan), (Meniru gaya tradisional Islam)
7. Cara Shalat persis Islam, hanya waktunya ada 7 yaitu sa'atul awwal (shubuh), sa'atuts tsalis (dhuha), sa'atus sadis (Zhuhur), sa'atut tis'ah (ashar), sa'atul ghurub (maghrib), sa'atun naum (Isya'), dan sa'atul layl (tengah malam/tahajud).
sumber:
sukorejo.com
DASAR-DASAR AJARAN KOS MIRIP ISLAM
1. KOS berpuasa bulan April, 40 hari (shaumil kabir) Untuk mengenang kesengsaraan Kristus.(Meniru Puasa Ramadhan)
2. KOS memiliki puasa sunnah Rabu & Jum’at (Meniru Puasa Senin Kamis Islam)
3. KOS wajib zakat 10% dari penghasilan kotor (Meniru Zakat Fitrah)
4. KOS mewajibkan perempuan berjilbab & jubah menutup aurat hingga mata kaki. Dan yang pria berpeci dan bersarung
5. Kitab Injil yang dipertahankan adalah terjemahan Injil Aramic-Arabic bahasa Indonesia.
6. Pengajian KOS juga menggunakan tikar (lesehan), (Meniru gaya tradisional Islam)
7. Cara Shalat persis Islam, hanya waktunya ada 7 yaitu sa'atul awwal (shubuh), sa'atuts tsalis (dhuha), sa'atus sadis (Zhuhur), sa'atut tis'ah (ashar), sa'atul ghurub (maghrib), sa'atun naum (Isya'), dan sa'atul layl (tengah malam/tahajud).
sumber:
sukorejo.com
Monday, January 6, 2014
5 Macam Sunnah Setelah Bangun Tidur
Di ISLAM, semua hal bisa menjadi ibadah. Tentu, apabila kita niatkan untuk beribadah kepada Allah SWT.
Apalagi tidur. Selain akan membuat kita jadi segar, tidur juga merupakan sebuah karunia besar untuk kita.
Dan luar biasanya Islam, tidak hanya ketika, dan sedang, bahkan bangun tidur pun bisa menjadi pahala. Ada beberapa hal yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW kepada kita untuk kita tiru.
Beberapa ini di antaranya adalah di bawah ini.
1. Mengucapkan do'a sebagai berikut,
"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan." (HR. Al-Bukhari)
2. Mengusap wajah dengan tangan agar hilang kantuk
"Saat Rasulullah SAW bangun dari tidur, beliau duduk dan mengusap wajahnya dengan tangannya untuk menghilangkan kantuk."
(HR. Imam Muslim)
3. Bersiwak
"Apabila bangun dari tidur di malam hari, Rasulullah SAW menggosok gigi dengan siwak."
(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim)
4. Mendenguskan angin dari lubang hidung
Rasulullah SAW bersabda: "Apa-bila salah seorang diantara kalian bangun tidur, hendaknya ia mendenguskan angin melalui lubang hidungnya sebanyak 3 kali. Karena syetan biasanya mendekam di lubang hidung."
(HR. Muttafaq `Alaih)
5. Membasuh kedua tangan sebanyak 3 kali
Rasulullah SAW bersabda :
"Apa-bila salah seorang diantara kalian bangun tidur, jangan langsung mencelupkan tangannya ke dalam bejana wudhu sebelum membasuhnya sebanyak 3 kali."
(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim).
sumber:
islampos.com
Apalagi tidur. Selain akan membuat kita jadi segar, tidur juga merupakan sebuah karunia besar untuk kita.
Dan luar biasanya Islam, tidak hanya ketika, dan sedang, bahkan bangun tidur pun bisa menjadi pahala. Ada beberapa hal yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW kepada kita untuk kita tiru.
Beberapa ini di antaranya adalah di bawah ini.
5 Macam Sunnah Sebelum Tidur:
1. Mengucapkan do'a sebagai berikut,
"Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan." (HR. Al-Bukhari)
2. Mengusap wajah dengan tangan agar hilang kantuk
"Saat Rasulullah SAW bangun dari tidur, beliau duduk dan mengusap wajahnya dengan tangannya untuk menghilangkan kantuk."
(HR. Imam Muslim)
3. Bersiwak
"Apabila bangun dari tidur di malam hari, Rasulullah SAW menggosok gigi dengan siwak."
(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim)
4. Mendenguskan angin dari lubang hidung
Rasulullah SAW bersabda: "Apa-bila salah seorang diantara kalian bangun tidur, hendaknya ia mendenguskan angin melalui lubang hidungnya sebanyak 3 kali. Karena syetan biasanya mendekam di lubang hidung."
(HR. Muttafaq `Alaih)
5. Membasuh kedua tangan sebanyak 3 kali
Rasulullah SAW bersabda :
"Apa-bila salah seorang diantara kalian bangun tidur, jangan langsung mencelupkan tangannya ke dalam bejana wudhu sebelum membasuhnya sebanyak 3 kali."
(HR. Al-Bukhari dan Imam Muslim).
sumber:
islampos.com
Saturday, January 4, 2014
Ahok Ancang-Ancang Pindah Agama Islam
SELAIN membuka pintu bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang beniat untuk pindah partai dari Gerindra.
Para pimpinan partai politik di Jakarta pun apresiasi terhadap sikap Ahok tersebut. "Kami dari PPP memberikan apresiasi terhadap sikap Ahok yang menyatakan siap pindah partai karena tertekan dengan intervensi Gerindra terhadapnya," ujar Wakil Ketua DPW PPP Jakarta Maman Firmansyah.

Menurut Maman, Ahok adalah figur Wakil Gubernur yang tegas. Terbukti setiap kebijakan yang dikeluarkannya bersama dengan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur Jakarta berhasil. "Dari mulai penertiban PKL sampai dengan penertiban rumah di pinggiran danau berhasil dilakukan Ahok.
Jadi bagi kami Ahok merupakan figur wakil gubernur yang sangat berani, seharusnya Gerindra bisa memberikan keleluasaan Ahok untuk bergerak jangan diintervensi," jelasnya.
Diakui Maman, kendati langkahnya selalu mengundang kontroversi, namun PPP melihat itu sudah menjadi karakter Ahok. "Gerindra harus sadar itu. Jangankan diintervensi, dihujat aja Ahok tetap jalan dengan kebijakannya," tukasnya.
Dengan demikian, menurut Maman, ketika Ahok mengutarakan akan hengkang dari Partai Gerindra, itu bisa jadi ungkapan yang sebenarnya. "Kita tahu sikap Ahok, apa yang diungkapkan itulah yang sebenarnya," jelasnya.
Lantas apakah PPP akan merekrut Ahok ketika benar-benar menyatakan keluar? Sebagai partai Islam, kata Maman, PPP punya mekanisme perekrutan kader yang berbeda dengan partai Islam yang ada di Indonesia.
Disebutkan Maman, mekanisme itu salah satunya adalah kader PPP harus lah beragama Islam. "Ahok bisa masuk PPP asalkan Ahok masuk Islam terlebih dahulu. Sebab saat ini Ahok menganut agama Kristiani. Seperti motto PPP saat ini, kembali ke rumah besar umat Islam. Jadi memang kader PPP harus umat Islam," pungkasnya. sumber jpnn.com
Para pimpinan partai politik di Jakarta pun apresiasi terhadap sikap Ahok tersebut. "Kami dari PPP memberikan apresiasi terhadap sikap Ahok yang menyatakan siap pindah partai karena tertekan dengan intervensi Gerindra terhadapnya," ujar Wakil Ketua DPW PPP Jakarta Maman Firmansyah.

Menurut Maman, Ahok adalah figur Wakil Gubernur yang tegas. Terbukti setiap kebijakan yang dikeluarkannya bersama dengan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur Jakarta berhasil. "Dari mulai penertiban PKL sampai dengan penertiban rumah di pinggiran danau berhasil dilakukan Ahok.
Jadi bagi kami Ahok merupakan figur wakil gubernur yang sangat berani, seharusnya Gerindra bisa memberikan keleluasaan Ahok untuk bergerak jangan diintervensi," jelasnya.
Diakui Maman, kendati langkahnya selalu mengundang kontroversi, namun PPP melihat itu sudah menjadi karakter Ahok. "Gerindra harus sadar itu. Jangankan diintervensi, dihujat aja Ahok tetap jalan dengan kebijakannya," tukasnya.
Dengan demikian, menurut Maman, ketika Ahok mengutarakan akan hengkang dari Partai Gerindra, itu bisa jadi ungkapan yang sebenarnya. "Kita tahu sikap Ahok, apa yang diungkapkan itulah yang sebenarnya," jelasnya.
Lantas apakah PPP akan merekrut Ahok ketika benar-benar menyatakan keluar? Sebagai partai Islam, kata Maman, PPP punya mekanisme perekrutan kader yang berbeda dengan partai Islam yang ada di Indonesia.
Disebutkan Maman, mekanisme itu salah satunya adalah kader PPP harus lah beragama Islam. "Ahok bisa masuk PPP asalkan Ahok masuk Islam terlebih dahulu. Sebab saat ini Ahok menganut agama Kristiani. Seperti motto PPP saat ini, kembali ke rumah besar umat Islam. Jadi memang kader PPP harus umat Islam," pungkasnya. sumber jpnn.com

