Monday, December 31, 2012

Islam Melarang Merayakan Tahun Baru

Memang ada beberapa Hal Mengapa Islam Melarang Merayakan Tahun Baru, semoga berawal dari niat masing-masing insan sendiri. Kalau niat merayakan tahun baru 2013 dengan hura-hura dan bermabuk-mabukan, Islam sangat melarangnya.


Berikut beberapa opini tentang perayaan tahun baru 2013 di dunia Islam, alasan yang melarang umat Islam merayakan.

1. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Ibadah Orang Kafir

Bahwa perayaan malam tahun baru pada hakikatnya adalah ritual peribadatan para pemeluk agama bangsa-bangsa di Eropa, baik yang Nasrani atau pun agama lainnya.

Sejak masuknya ajaran agama Nasrani ke eropa, beragam budaya paganis (keberhalaan) masuk
ke dalam ajaran itu. Salah satunya adalah perayaan malam tahun baru. Bahkan menjadi satu kesatuan dengan perayaan Natal yang dipercaya secara salah oleh bangsa Eropa sebagai hari lahir nabi Isa.

Walhasil, perayaan malam tahun baru masehi itu adalah perayaan hari besar agama kafir.
Maka hukumnya haram dilakukan oleh umat Islam.

2. Perayaan Malam Tahun Baru Menyerupai Orang Kafir

Meski barangkali ada yang berpendapat bahwa perayaan malam tahun tergantung niatnya, namun paling tidak seorang muslim yang merayakan datangnya malam tahun baru itu sudah menyerupai ibadah orang kafir. Dan sekedar menyerupai itu pun sudah haram hukumnya, sebagaimana sabda

Rasulullah SAW:
"Siapa yang menyerupai pekerjaan suatu kaum (agama tertentu), maka dia termasuk bagian dari
mereka."

3. Perayaan Malam Tahun Baru Penuh Maksiat

Sulit dipungkiri bahwa kebanyakan orang-orang merayakan malam tahun baru dengan minum khamar, berzina, tertawa dan hura-hura. Bahkan bergadang semalam suntuk menghabiskan waktu dengan sia-sia. Padahal Allah SWT telah menjadikan malam untuk berisitrahat, bukan untuk melek sepanjang malam, kecuali bila ada anjuran untuk shalat malam.

Maka mengharamkan perayaan malam tahun baru buat umat Islam adalah upaya untuk mencegah dan melindungi umat Islam dari pengaruh buruk yang lazim dikerjakan para ahli maksiat.

4. Perayaan Malam Tahun Baru Adalah Bid’ah

Syariat Islam yang dibawa oleh Rasulullah SAW adalah syariat yang lengkap dan sudah tuntas.
Tidak ada lagi yang tertinggal.

Sedangkan fenomena sebagian umat Islam yang mengadakan perayaan malam tahun baru masehi di masjid-masijd dengan melakukan shalat malam berjamaah, tanpa alasan lain kecuali karena datangnya malam tahun baru, adalah sebuah perbuatan bid’ah yang tidak pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW, para shahabat dan salafus shalih.

Maka hukumnya bid’ah bila khusus untuk even malam tahun baru digelar ibadah ritual tertentu,
seperti qiyamullail, doa bersama, istighatsah, renungan malam, tafakkur alam, atau ibadah
mahdhah lainnya. Karena tidak ada landasan syar’inya.

Saturday, December 22, 2012

12 Orang yang Didoakan Malaikat

Adakah diantara sobat semuanya termasuk salah satu golongan orang-orang yeng termasuk di bawah ini, yaitu golongan orang-orang yang didoakan malaikat. Alangkah bahagianya orang yang bisa mendapatkan doa dari malaikat ini.

Doa Malaikat



Berikut golongan-golongan yang didoakan oleh malaikat:

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci". (HR Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.

"Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia' (HR Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469)

3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib)

4. Orang-orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf" (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)



5. Para malaikat mengucapkan 'aamin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.

"Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu" (HR Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.

"Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'" (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106)

7. Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.

"Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 9140)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.

"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan' (HR Imam Muslim dari Ummud Darda', Shahih Muslim 2733)

9. Orang-orang yang berinfak.

"Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'" (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 1442 dan Shahih Muslim 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa"sunnah" (HR Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Abdullah bin Umar)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.

"Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (HR Imam Ahmad dari 'Ali bin Abi Thalib, Al Musnad 754)

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.

"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (HR Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily)

Wednesday, December 19, 2012

Masjid Pertama yang Tahan Bom Atom

Sungguh merupakan keajaiban, ada sebuah masjid yang tahan dari sebuah bom atom. Adalah masjid Kobe yang ada di Jepang dalam hal ini. Kekuatan Allah SWT memang taka ada tandingannya sama sekali di alam semesta. Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu sobat.
Bayangkan saja, di sekitar masjid itu luluh lantah, hancur lebur, tapi masjidnya tetap berdiri dengan tegak.

Masjid KOBE

Masjid Kobe.
Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan. Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. penyerangan Jepang atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam sebuah peperangan.

Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima akibatnya. Boleh dibilang Kobe menjadi rata dengan tanah.

Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian menjadi tempat pengungsian korban perang.

Pemerintah Arab Saudi dan Kuwait menyumbang dana renovasi dalam jumlah yang besar. Kaca-kaca jendela yang pecah diganti dengan kaca-kaca jendela baru yang didatangkan langsung dari Jerman. Sebuah lampu hias baru digantungkan di tengah ruang shalat utama. Sistem pengatur suhu ruangan lalu dipasang di masjid ini.



Sekolah yang hancur akibat perang kembali direnovasi dan beberapa bangunan tambahan pun mulai dibangun. Umat Islam kembali menikmati kegiatan-kegiatan keagamaan mereka di Masjid Muslim Kobe.

Krisis keuangan sering menghampiri kas komite masjid. Pajak bangunan yang tinggi membuat komite masjid harus mengeluarkan cukup banyak biaya dari kasnya. Beruntung, banyak donatur yang siap memberikan uluran tangannya untuk menyelesaikan masalah keuangan pembangunan dan renovasi masjid ini. Donasinya bahkan bisa membuat Masjid Muslim Kobe menjadi semakin berkembang.

Kekokohan Masjid Kobe diuji lagi dengan Gempa Bumi paling dahsyat tahun 1995. Tepatnya pada pukul 05.46 Selasa, 17 Januari 1995. Gempa ini sebenarnya bukan hanya menimpa Kobe saja, tapi juga kawasan sekitarnya seperti South Hyogo, Hyogo-ken Nanbu dan lainnya.

Para ahli menyebutkan bahwa gempa itu disebabkan oleh tiga buah lempeng yang saling bertabrakan, yaitu lempeng Filipina, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia. Meski hanya berlangsung 20 detik, namun gempa ini memakan korban jiwa sebanyak 6.433 orang, yang sebagian besar merupakan penduduk kota Kobe. Selain itu gempa Kobe juga mengakibatkan kerusakan besar kota seluas 20 km dari pusat gempa.

Gempa bumi besar Hanshin-Awaji merupakan gempa bumi terburuk di Jepang sejak Gempa bumi besar Kanto 1923 yang menelan korban jiwa 140.000 orang. Namun hingga kini masjid Kobe tetap berdiri kokoh dan tegak, seakan tidak tergoyahkan meski didera berbagai bencana. Semoga dakwah Islam di Jepang setegar masjid ini.

Thursday, November 15, 2012

Hak Kepemilikan Harta Bagi Kaum Wanita

Seorang suami atau ayah sering disebut sebagai penopang ekonomi keluarga, karena lewat dirinyalah umumnya seorang istri atau anggota keluarga memperoleh harta yang dikelola untuk kepentingan rumah tangga, kebutuhan bersama atau keperluan lainnya. Juga anak-anak pun didapatkan dari seorang ayah.


Menurut syariat Islam yang mulia, asal kebutuhan kaum wanita ditanggung oleh kaum laki-lakinya, sbagaimana Allah SWT berfirman,

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Artinya:
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. sebab itu Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri[289] ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)[290]. wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya[291], Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. kemudian jika mereka mentaatimu, Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya[292]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha besar."
(QS. An-Nisa': 34).

Penjelasan:
[289] Maksudnya: tidak Berlaku curang serta memelihara rahasia dan harta suaminya.
[290] Maksudnya: Allah telah mewajibkan kepada suami untuk mempergauli isterinya dengan baik.
[291] Nusyuz: Yaitu meninggalkan kewajiban bersuami isteri. nusyuz dari pihak isteri seperti meninggalkan rumah tanpa izin suaminya.
[292] Maksudnya: untuk memberi peljaran kepada isteri yang dikhawatirkan pembangkangannya haruslah mula-mula diberi nasehat, bila nasehat tidak bermanfaat barulah dipisahkan dari tempat tidur mereka, bila tidak bermanfaat juga barulah dibolehkan memukul mereka dengan pukulan yang tidak meninggalkan bekas. bila cara pertama telah ada manfaatnya janganlah dijalankan cara yang lain dan seterusnya.

Menurut Al-Hafizh Ibnu Katsir, lelaki adalah pemimpin, pembesar, pemutus urusan dan pendidik bagi kaum wanita ketika ia bengkok (menyimpang ) karena lelaki lebih baik dan lebih utama daripada wanita. Oleh karena itu, yang dijadikan Nabi hanya lelaki. Di samping itu, karena lelaki telah membelanjakan dan mengeluarkan hartanya untuk memberi mahar kepada wanita yang dinikahinya, memberi nafkah kepada keluarganya dan tanggungannya yang lain yang diwajibkan ALLAH SWT.

Salah Satu Pemuliaan Islam kepada Kaum Wanita terhadap Harta.
Meski kebutuhan hidup kaum wanita ditanggung dan mereka tidak dituntut untuk mencari harta penghidupan, akan tetapi harta wanita yang mereka peroleh pun tetap dikukuhkan sebagai hak milik mereka sendiri. Inilah salah satu pemuliaan Islam terhadap kaum wanita, ialah penetapan hak pemilikan harta bagi mereka sebagaimana ditetapkan kaum pria.

Allah SWT berfirman,

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا (٣٤)وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Artinya:
"Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi Para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu."
(QS. An-Nisa': 32).

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا (٣٤)وَلا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللَّهُ بِهِ بَعْضَكُمْ عَلَى بَعْضٍ لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبُوا وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا اكْتَسَبْنَ وَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا (٣٢)لِلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالأقْرَبُونَ وَلِلنِّسَاءِ نَصِيبٌ مِمَّا تَرَكَ الْوَالِدَانِ وَالأقْرَبُونَ مِمَّا قَلَّ مِنْهُ أَوْ كَثُرَ نَصِيبًا مَفْرُوضًا

Artinya:
"Bagi orang laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, dan bagi orang wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapa dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bahagian yang telah ditetapkan."
(QS. An-Nisa': 7)

Ayat tersebut di atas adalah pengukuhan hak kaum wanita atas harta yang menjadi hail usaha mereka dan harta tersebut mutlak menjadi miliknya pribadi secara individu.
Sedangkan ayat yang satunya merupakan pengukuhan hak kaum wanita terhadap harta warisan yang mereka dapatkan dari orang tua maupun kerabat dan juga MUTLAK menjadi milik pribadei mereka.
Dari 2 Ayat itu, ISLAM menetapkan bagi kaum wanita hak kepemilikan terhadap harta.

Friday, October 12, 2012

5 Penangkal Ampuh dari Gangguan Setan

Assalamu'alaikum Warohmah.
Setidaknya ada 5 hal yang bisa dijadikan bacaan untuk menangkal gangguan setan terhadap manusia. Apakah kelima hal tersebut.

Tapi sebelumnya saya beritahukan bahwa diantara perlindungan yang paling ampuh dari kejahatan setan adalah dengan menegakkan shalat pada waktunya, selalu melakukan zikir waktu pagi dan petang. Bertakwa kepada Allah SWT secara rahasia maupun terang-terangan.

SETAN

Berikut 5 Hal perlindungan ampuh dari gangguan setan dan iblis:
1. Memohon perlindungan Allah SWT dari godaan setan yang terkutuk.
Allah SWT berfirman,

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ ٣٦

Artinya:
36. dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, Maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha mendengar lagi Maha mengetahui.
(QS. Fushshilat: 36).

2. Membaca Surat Al-Baqarah.
Rasulullah SAW bersabda,
"Janganlah jadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan, sesunguhnya rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah tidak akan dimasuki setan."
(HR. Qurthubi dan Ibnu Katsir).



3. Membaca ayat Kursi.

اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ وَلا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ ٢٥٥

Artinya:
255. Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi[a] Allah meliputi langit dan bumi. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.
(QS. Al-Baqarah: 255).

[a] Kursi dalam ayat ini oleh sebagian mufassirin diartikan dengan ilmu Allah dan ada pula yang mengartikan dengan kekuasaan-Nya.

4. Membaca penutupan Surat Al-Baqarah.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa yang membaca dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah pada suatu malam, maka (dua ayat itu) akan mencukupinya.

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ ٢٨٥

لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ ٢٨٦

Artinya:
285. Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan Kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."

286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir."
(QS. Al-Baqarah: 285-286).


5. Membaca dua surat Mu'awidzatain (Al-Falaq dan An-Naas).
Kedua surat ini memiliki pengaruh yang besar untuk meminta perlindungan Allah SWT dari kejahatan orang dan dorongan setan serta membentengi diri darinya.

Rasulullah SAW bersabda,
"Tiada permohonan perlindungan yang menyerupainya (dua surat itu)."

Ingatlah bahwa Allah SWT telah berfirman,

أَلَمْ أَعْهَدْ إِلَيْكُمْ يَا بَنِي آدَمَ أَنْ لا تَعْبُدُوا الشَّيْطَانَ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ ٦٠
وَأَنِ اعْبُدُونِي هَذَا صِرَاطٌ مُسْتَقِيمٌ ٦١

Artinya:
60. Bukankah aku telah memerintahkan kepadamu Hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu",
61. dan hendaklah kamu menyembah-Ku. Inilah jalan yang lurus.
(QS. Yasin: 60-61).

Dari situ sangatlah jelas bahwa kita wajib mengamalkan Al-Qur'an dan Sunnah serta menjauhi hawa nafsu yang berupaya mengajak manusia untuk menyembah setan.
Kelima penangkal tersebut memang sangat mudah dibaca, tapi sangat sulit untuk mengamalkannya, terkadang malah lupa tidak dibaca suatu saat.

Saturday, October 6, 2012

Arti dan Makna Filosofi Ketupat di Tanah Jawa

ketupat tidak lepas dari perayaan Idul Fitri. Dalam perayaan idul fitri, tentunya di situ ada satu hal yang tidak pernah pisah dari perayaan ketupat lebaran. Istilah tersebut telah menjamur di semua kalangan umat islam terutama di pulau jawa.

Ketupat atau kupat sangatlah identik dengan Hari Raya Idul Fitri. Buktinya saja dimana ada ucapan selamat idul fitri tertera gambar dua buah ketupat atau lebih. Apakah ketupat ini hanya sekedar pelengkap harai raya saja ataukah ada sesuatu makna di dalamnya?

Ketupat

Sejarah Ketupat.
Adalah kanjeng Sunan Kalijaga yang pertama kali memperkenalkan pada masyarakat jawa. Sunan Kalijaga membudayakan 2 kali BAKDA, yaitu bakda lebaran dan bakda kupat. Bakda kupat dimulai seminggu sesudah lebaran. Pada hari yang disebut BAKDA KUPAT terswebujt, di tanah jawa waktu itu hampir setiap rumah terlihat menganyan ketupat dari daun kelapa muda.

Setelah selesai dianyam, ketupak diisi dengan beras kemudian dimasak. Ketupat tersebut diantarkan ke kerabat yang lebih tua, sebagai lambang kebersamaan.

Arti Kata Ketupat.
Dalam filosofi jawa, ketupat lebaran bukanlah sekedar hidangan khas hari raya lebaran. Ketupat memiliki makna khusus. Ketupat atau kupat dalam bahasa jawa merupakan kependekan dari Ngaku Lepat dan Laku Papat.
Ngaku lepat artinya mengakui kesalahan.
Laku papat artinya empat tindakan.

Ngaku Lepat.
Tradisi sungkeman menjadi implementasi ngaku lepat (mengakui kesalahan) bagi orang jawa.
Prosesi sungkeman yakni bersimpuh di hadapan orang tua seraya memohon ampun, dan ini masih membudaya hingga kini.
Sungkeman mengajarkan pentingnya menghormati orang tua, bersikap rendah hati, memohon keikhlasan dan ampunan dari orang lain, khusunya orang tua.

Laku Papat.
Laku papat artinya empat tindakan dalam perayaan Lebaran.
Empat tindakan tersebut adalah:
1. Lebaran.
2. Luberan.
3. Leburan.
4. Laburan.



Arti Lebaran, Luberan, Leburan dan Laburan.
Lebaran.
Lebaran bermakna usai, menandakan berakhirnya waktu puasa. Berasal dari kata lebar yang artinya pintu ampunan telah terbuka lebar.

Luberan.
Bermakna meluber atau melimpah. Sebagai simbol ajaran bersedekah untuk kaum miskin.
Pengeluaran zakat fitrah menjelang lebaran pun selain menjadi ritual yang wajib dilakukan umat islam, juga menjadi wujud kepedulian kepada sesama manusia.

Leburan.
Maknanya adalah habis dan melebur.
Maksudnya pada momen lebaran, dosa dan kesalahan kita akan melebur habis karena setiap umat islam dituntut untuk saling memaafkan satu sama lain.

Laburan.
Berasal dari kata labur atau kapur.
Kapur adalah zat yang biasa digunakan untuk penjernih air maupun poemutih dinding.
Maksudnya supaya manusia selalu menjaga kesucian lahir dan batin satu sama lain.

Nah, itulah arti kata ketupat yang sebenarnya.
Selanjutnya kita akan mencoba membahas filosofi dari ketupat itu sendiri.

Filosofi Ketupat:
1. Mencerminkan Beragam kesalahan manusia.
Hal ini bisa terlihat dari rumitnya bungkusan ketupat ini.

2. Kesucian hati.
Setelah ketupat dibuka, maka akan terlihat nasi putih dan hal ini mencerminkan kebersihan dan kesucian hati setelah memohon ampunan dari segala kesalahan.

3. Mencerminkan kesempurnaan.
Bentuk ketupa begitu sempurna dan hal ini dihubungkan dnegan kemenangan umat islam setelah sebulan lamanya berpuasa dan akhirnya menginjak idul fitri.

4. Karena ketupat biasanya dihidangkan dnegan lauk yang bersantan, maka dalam pantun jawa pun ada yang bilang "KUPA SANTEN", Kulo Lepat Nyuwun Ngapunten (Saya Salah Mohon Maaf).

Itulah makna, arti serta filosofi dari ketupat.
Subhanalloh...

Betapa besar peran para wali dalam memperkenalkan agama islam dengan menumbuhkembangkan tradisi budaya sekitar, seperti tradisi lebaran dan hidangan ketupat.
Oleh karena itu, kita sebagai umat muslim sudah seharusnya memuliakan budaya atau ajaran yang telah disampaikan para wali di Indonesia ini.

Tuesday, October 2, 2012

10 Sebab yang dapat Mendatangkan Kecintaan Allah SWT

Siapa ingin dicintai Allah SWt berikut 10 amalam yang dapat mendatangkan kecintaan Allah SWT kepada kita.


1. Terus-menerus zikir kepada Allah SWT dalam setiap keadaan baik lisan, hati, dan perbuatan.

2. Membaca sekaligus tadabbur Al Qur'an.

3. Mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara menjalankan semua perintah dan laranganNya.

4. Mengutamakan apa-apa yang dicintai Allah SWT daripada nafsunya.

5. Hati senantiasa menelaah dan memperhatikan nama-nama Allah SWT dan sifat-sifatnya.

6. Merasa rendah dan tunduk hatinya kepada Allah SWT.

7. Menyaksikan berbagai macam kebaikan dan nikmat Allah SWT lahir dan batin.

8. Beribadah menyendiri (shalat malam) serta membaca kitabNya diikuti istighfat=r dan tobat.

9. Mengikuti majelis dengan orang-orang yang mencintai Allah SWT.

10. Menjauhi sebab-sebab yang dapat menjauhkan diri dengan Allah SWT.

Wednesday, September 26, 2012

12 Nabi Palsu Zaman Rasulullah SAW

Sebelum membahas nabi-nabi palsu ang pernah ada, setidaknya mulai jaman Rasulullah SAW, zaman Khalifah hingga abad 20.
Pengaku nabi palsu yang disebut di bawah ini semuanya berasal dari luar negeri semua.

Berikut dalil sanggahan yang menyatakan bahwa nabi, sesudah Nabi Muhammad SAW tidak akan pernah ada. Nabi SAW penutup Rasul dan Para nabi. Tidak ada nabi setelah Nabi SAW wafat. Dari dalil ini, mereka yang mengaku nabi, pasti akan ditumpas oleh umat Islam.





Ayat Al Qur'an Surat Al Ahzab ayat 40:
Allah SWT berfirman,

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu[1223]., tetapi Dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
(QS. Al-Ahzab: 40).

Hadits.
Hadits yang menguatkan bahwa tidak ada Rasul bahkan Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.
Dari Ali Karim, keberadaan nabi palsu ini memang sudah diramalkan oleh Rasulullah SAW sebelum Beliau meninggal.

Rasulullah SAW bersabda,
"Akan muncul dari tengah umatku pendusta semuanya mengaku nabi, padahal aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku. Dan akan senantiasa ada sekelompok dalam umatku yang berada di atas kebenaran"
(HR. Abu Daud dan Ahmad).

Rasulullah SAW bersabda,
"Dalam umatku ada 27 pendusta dan pembohong, 4 diantara mereka adalah perempuan. Dan sesungguhnya aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku."
(HR. Thahawi).

Berikut ini Nabi Palsu pada Zaman Rasulullah SAW.

1. Abhalah bin Ka'ab bin Ghauts Al Kadzdzab alias Al Aswadi Al Ansi.
Pada masa Rasulullah SAW.
Berasal dari Yaman dan dia berhasil dibunuh oleh istrinya sendiri yang bekerjasama dengan kaum muslimin.

2. Thulaihah bin Khuwailid bin Naufal.
Pada zaman Rasulullah SAW.
Berasal dari Bani Asad.
Dia bersama istrinya kabur ke Syam, hingga dia akhirnya kembali ke pangkuan Islam.

3. Musailamah bin Tsumamah bin Habib Al Kadzdzab.
Berasal dari Yamamah.
Dia mati sesudah dilempar tombak oleh Musilamah bin Harb pada kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq.





4. Sajah binti Al Harits bin Suwaid.
Pada Masa Khalifah Muawiyah bin Abi Sufyan.
Seorang perempuan yang berasal dari Bani Tamim.
Dia diusir oleh sang khalifah.

5. Al Mukhtar bin Abi Ubaid.
Berasal dari Thaif, penganut Syiah yang mengaku nabi.
Dia adalah saudara ipar Abdullah bin Umar bin Khattab.
Mati dibunuh oleh Mush'ab bin Az-Zubair.

6. Mirza Ali Mohammad.
Pada abad 19.
Pendiri agama Babisme.
Dihukum mati oleh pemerintah Iran pada 1843.

7. Mirza Husein Ali.
Pendiri agama Bahaisme, penganut syiah.
Mati pada tahun 1892.
Dilanjutkan oleh anknya yang bernama Abbas Efendy yang bermarkas di Chicago, USA.

8. Mirza Ghulam Ahmad.

Berasal dari India.
Mati terkena penyakit kolera.
Pendiri agama Ahmadiyah, tapi kitabnya bukan Al Qur'an melainkan Tadzkirah.



9. Rashad Khalifa.
Dari Mesir 1835-1908.
Mati dicincang oleh pengikutnya sendiri dengan pisau dapur.

10. Asy Syaikhah Manal Wahid Manna.
Seorang wanita mengaku nabi.
Dipenjari oleh pemerintahan Mesir.

11. Tsurayya Manqus.

Seorang wanita dari Yaman.
Mati dibunuh oleh pengikutnya sendiri dan disalib.

12. Muhammad Abdur Razak Abul 'Ala.

Dari sudan.

Friday, September 21, 2012

Azab ketika Meninggalkan Shalat Berjamaah

Pada dasarnya, dan seharusnya umat islam itu kalau shalat fardhu dianjurkan shalat berjamaah di masjid. Meski demikian, kita banyak yang melalaikan berjamaah ini.
Sebenarnya shalat berjamaah itu hukumnya sunnah, sunnah muakad.

Ada sebuah hadits yang membuat bulu kuduk merinding.
Keshahihan hadits ini admin belum mengetahuinya.

Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa mengabaikan shalat secara berjamaah, maka Allah SWT akan mengenakan 12 tindakan yang berbahaya kepadanya."

12 tindakan tersebut dibagi menjadi 4 bagian.
Alam dunia, alam kubur, saat akan mati dan hari kiamat.

3 tindakan yang dirasakan di alam dunia:
1. Allah SWT akan menghilangkan barokah dari usahanya dan rezekinya.
2. Allah SWT akan mencabut nur orang mukmin.
3. Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.

3 tindakan ketika hendak mati:
1. Roh dicabut dalam keadaan sangat haus.
2. Dia akan merasa sangat pedih ketika ruh dicabut.
3. Dia akan dirisaukan oleh hilangnya iman.

3 tindakan ketika berada dalam alam kubur:
1. Dia akan merasa susah menjawab pertanyaan Malaikat Munkar Nakir.
2. Kuburnya akan cukup gelap.
3. Kuburnya akan menyempit, menghimpit.

3 tindakan di hari kiamat:
1. Hisabnya akan menjadi sangat berat (akan dosa).
2. Allah SWT akan murka kepadanya.
3. Allah SWT akan menyiksanya dengan api neraka.

Itulah 12 tindakan yang sangat menyiksa batin saya sendiri, sedih rasanya bila membacanya.
Bagaimana tidak, aku sendiri juga jarang berjamaah shalat fardhu di masjid, hanya pada waktu maghrib dan subuh saja yang sering.

Tuesday, September 18, 2012

10 Cara Ampuh Mendeteksi Aliran Sesat

Sebenarnya aliran sesat itu kalau dilihat dari sejarah Islam, sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Dan pada jaman modern ini bermunculan kembali alran sesat yang motifnya berbeda-beda.
Adanya lemahnya iman masyarakat sehingga mereka mudah dipengaruhi oleh aliran-aliran yang sesat dan tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Pada dasarnya belum tentu aliran atau cara beribadah yang baru itu sesat. Tergantung bagaimana kita menilai sebuah aliran. Karena bisa jadi mereka itu hanya berbeda pendapat saja dengan pemahaman yang sudah kita pahami.
Umat Islam harus mengakui adanya perbedaan sekaligus menghargai dan menghormati.



Berikut Ciri Aliran Sesat secara Umum:
1. Menafsirkan ayat-ayat Al Qur'an sesuai keinginannya.
2. Tidak Rasional sama sekali.
3. Mementahkan hukum-hukum Islam dengan akalnya.
4. Ajarannya bersifat rahasia, tidak terbuka untuk umum.
5. Tidak berani terang-terangan menyampaikan ajarannya kepada publik.
6. Melakukan ritual-ritual yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW.
7. Ada motif finasial di balik ajarannya itu seperti iuran, membeli surga dan sebagianya.
8. Ajarannya bertentangan dengan Al Qur'an dan hadits.
9. Membebaskan hubungan seks dengan yang bukan istri atau suaminya.
10. Membebaskan kewajiban yang ada di ajaran Islam seperti shalat, puasa.

Bagaimana cara membentengi diri dari aliran sesat.
Tentunya kita harus memperkuat akidah kita, akidah keluarga sehingga menjadi kokoh dan tak goyah jika ada paham baru yang masuk. Di samping itu, pengetahuan akan keagamaan juga harusnya terus ditambah dan dipupuk.

Tuesday, July 31, 2012

3 Nabi Palsu di Indonesia

Sesungguhnya telah dilakukan beberapa penelitian bahwa orang yang mengaku nabi itu adalah orang-orang yang sesat dan tidak memahami Al Qur'an dengan sepenuhnya. Mereka berpegangan kepada ajaran Kejawen atau masyarakat Jahiliyyah sehingga mereka tersesat dalam memahami ajaran Islam.

Tujuan lain adalah mereka ingin meraih keuntungan secara ekonomi melalui pengaruhnya dan dakwahnya sebagai nabi.
Karena itu, mereka orang-orang yang mengaku nabi jelaslah sesat.

Berikut Nabi Palsu di Indonesia
1. Ahmad Musaddeq atau H. Abdul Salam.
Dia lahir pada tahun 1942 dan mengaku nabi pada tahun 2006.
Pemimpin Al Qiyadah Al Islamiyah dengan kitab suci Al Qur'an dengan pemahaman sendiri.
Dia mengaku bertobat pada 9 November 2007.

2. Lia Aminuddin.
Pendiri agama Salamullah.
Dia telah mengaku mendapatkan wahyu dari Malaikat Jibril dan mengklaim dirinya nabi dan rasul serta Imam Mahdi.
Dia divonis hukuman 3 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

3. Ahmad Mukti.
Putra dari Lia Aminuddin yang dianggap sebagai Nabi Isa as.

4. Ashriyanti Samuda.
Yang lagi gencar saat ini, umur 30 tahun dan dia mengklaim dirinya sebagai nabi.

Friday, July 27, 2012

Agar Puasa Tak Sia-Sia di Bulan Ramadhan

Pada dasarnya nilai ibadah puasa itu merupakan rahasia Allah SWT.
Seperti yang tertulis di hadits-hadits shoheh.
Rasulullah SAW bersabda,
"Setiap amal anak Adam bagi dirinya, kecuali puasa. Puasa itu untukKu dan Akulah yang menanggung pahalanya."
(HR. Bukhari).

Sesungguhnya berpuasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga, namun hendaknya seseorang yang berpuasa juga menjauhi perbuatan yang haram.
Rasulullah SAW bersabda,
"Betapa banyak yang berpuasa tetapi ia tidak mendapatkan dari puasanya itu kecuali hanya lapar dan dahaga."
(HR. Nasai dan Ibnu Majah).


Nah, sebelum diterangkan menjaga semua dari berbagai hal, agar puasa kita tidak sia-sia, maka yang harus dilakukan pertama kali adalah:
1. Memantapkan hati kapan awal puasa.
Yakinlah bahwa puasa dilaksanakan pada hari H.
Kalau masih belum yakin dan ragu, cobalah untuk yakin 100 persen hari H nya adalah hari itu.

2. Niat Berpuasa.
Tanpa niat, otomatis puasa Ramadhan tidak akan diterima, hingga sia-sialah puasanya kalau ia berpuasa. Harus mengganti pada hari yang lain.
Niat dilaksanakan sebelum subuh, dengan niat tiap hari boleh dan kalau diniatkan sebulan penuh juga boleh.

Langkah selanjutnya adalah hindari dan menjaga seperti di bawah ini.
1. Menjaga Lisan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan buruk. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah,'Aku sedang puasa, aku sedang puasa.'"
(HR. Ibnu Majah dan Hakim).

Menjaga lisan disini diantaranya berdusta, menggunjing, memaki, bertengkar, banyak bersenda gurau, berdebat serta segala hal yang bisa mengundang kebencian dan permusuhan.
Kendalikan lisan dengan diam dan lebih utama kalau lisan disibukan dengan zikir.

2. Menjaga Telinga.
Hindari telinga kita dari mendengarkan perkataan dan pembicaraan yang dibenci Allah SWT.
Ingatlah bahwa setiap yang haram diucapkan, tentu haram pulu didengarkan.

Bahkan Allah SWT berfirman bahwa mendengarkan berita bohong sama halnya dengan memakan yang haram.
Allah SWT berfirman,

سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ فَإِنْ جَاءُوكَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ أَوْ أَعْرِضْ عَنْهُمْ وَإِنْ تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَنْ يَضُرُّوكَ شَيْئًا وَإِنْ حَكَمْتَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Artinya:
"mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram. jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk meminta putusan), Maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka, atau berpalinglah dari mereka; jika kamu berpaling dari mereka Maka mereka tidak akan memberi mudharat kepadamu sedikitpun. dan jika kamu memutuskan perkara mereka, Maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil, Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil."
(QS. Al Maidah:42).

Ghibah juga tidak diperbolehkan.

3. Menjaga agar Jangan Berlebihan.
Tahukah kalian bahwa berlebih-lebihan adalah hal yang sia-sia.
Misal saja saat berbuka puasa.
Sunnah hukumnya berbukan dengan menyegerakan dan hendaknya jangan berlebihan atau terlalu kenyang. Makanlah yang manis terlebih dahulu.

4. Jangan Riya'
Meski semuanya adalah masalah hati, namun kita harus berhati-hati agar ibadah Ramadhan kita tidak teracuni dengan sifat tercela seperti riya'
Karena potensi pamer atau riya' ini bisa saja muncul pada diri seseorang tanpa kita sadari.

Misal saja hal yang sepele adalah Tadarus.
Sah-sah saja kalau kita tadarus Al Qur'an dengan berlama-lama di masjid, bahkan sangat baik sekali.
Tapi, coba kita menata hati kembali agar ikhlas tadarus dengan berburu pahala di bulan puasa, bukan untuk pamer.

Tentu saja masih banyak hal-hal lain yang perlu kita jaga selama bulan Ramadhan agar ibadah puasa kita menjadi sempurna. Namun setidaknya beberapa hal di atas dapat membantu kita meraih keutamaan ibadah di bulan mulia tersebut.
Amiin.

Monday, July 23, 2012

Ashriyanti Samuda: Nabi Palsu asal Maluku Utara

Uswah islam setelah sebelumnya dengan ulasan Seorang profesor yang berhasil membuktikan bahwa matahari akan terbit dari barat melalui analisa dan percobaannya, kembali lagi dengan kisah nabi palsu.
Terbukti Matahari Terbit dari Barat: Profesor Ukraina Masuk Islam

Astaghfirullah...
Perempuan ini statusnya PNS namun dia mengaku Nabi, Nabi palsu dan diadili pada 15 Juni 2012 yang lalu.
Untuk mencari sensasi atau bagaimana sebenarnya dia ini.

Nabi Muhammad SAW

Berikut ulasannya.
Adalah Ashriyanti Samuda yang merupakan Pegawai Negeri Sipil yang mengaku sebagai salah seorang Nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Dia berasal dari Maluku Utara.
Kontan saja, umat islam di tanah air dibuat kaget oleh pengakuannya.

Sebenarnya isu kemunculan nabi palsu, Ashriyanti Samuda ini pada bulan Mei 2012 yang lalu. Dia muncul seiring dengan buku yang berjudul Pemimpin yang Diutus Cahaya dari Indonesia Timur. Telusur punya telusur, ternyata buku tersebut tidak jelas penerbitnya. Diklaim bahwa buku tersebut merupakan hasil karya dari Ashriyanti sendiri.

MUI segera diterjunkan ke lapangan untuk menindaklanjuti agar tidak terjadi perselihan di kalangan umat islam. Ternyata dia melakukan aktivitas sembunyi-sembunyi di Sabia, merupakan sebuah kelurahan di kota Ternate Tengah.





Bertentangan dengan Al Qur'an dan Hadits.
Apapun dan siapapun Rasul yang muncul setelah nabi Muhammad SAW, adalah bathil sebathil batilnya. Hal ini merujuk pada ayat Al Qur'an dan Hadits Rasulullah SAW.

Dalil Al Qur'an.
Surat Al-Ahzab ayat 40.
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

40. Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi Dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. dan adalah Allah Maha mengetahui segala sesuatu.

Dari dalil ini sangat jelas bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rasul terakhir dan juga penutup para nabi.
Ini berarti bahwa tidak ada lagi nabi atau rasul setelahnya.

Perhatikan hadits berikut:
Rasulullah SAW bersabda,
"Akan muncul dari tengah umatku 30 pendusta, semuanya mengaku nmenjadi nabi, padahal aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi baru sesudahku. Dan akan senantiasa ada sekelompok dalam umatku yang berada di atas kebenaran."
(HR. Abu Daud dan Ahmad).

Sementara itu, dalam riwayat hadits yang lain menyebutkan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Dalam umatku ada 27 pendusta dan pembohong, 4 diantaranya mereka adalah perempuan. Dan sesungguhnya aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku."
(HR. Thahawi).

Saturday, July 21, 2012

Terbukti Matahari Terbit dari Barat: Profesor Ukraina Masuk Islam

Seorang ilmuwan fisika yang sebelumnya beragama Nasrani akhirnya masuk islam setelah dia membuktikan sebuah hadits yang mengatakan bahwa matahari akan terbit dari barat. Ilmuwan Fisika tersebut adalah Demitri Bolykov, seorang ahli Fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah.

Bagaimana kisah dan kejadiannya.
Berikut sedikit tentang kisahnya.
Demitri bersama dengan Profesor Nicolai Kosinikov sebagai pimpinannya, melakukan sebuah sample yang diuji di laboratorium untuk mempelajari teori modern yang menjelaskan perputaran bumi pada porosnya.
Mereka berhasil menetapkan teori tersebut.


Poros Bumi.
Teori yang dikemukakan sang profesor merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomenan perputaran bumi dan porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sample berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan, kemudian ditempatkan pada badan bermagnet yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Pada saat arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut, maka timbullah gaya magnet dan bola yang dipenuhi dengan papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya. Fenomenan ini dinamakan Gerak Integral Elektro Magno Dinamika.
Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya tarik matahari merupakan kekuatan penggerak yang bisa melahirkan arean magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya.
Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya intensitas daya matahari.

Atas dasar ini pula, posisi dan arah kutub utara bergantung.
Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan kurang dari 10 km/tahun. Dan bertambah lagi menjadi 40km.tahun pada tahun selanjutnya. Bahkan tahun 2001 mencapai 200 km/tahun.

Hal ini membuktikan bahwa bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat.
Itu artinya bahwa gerak perputaran bumi akan mengarah pada arah berlawanan. Ketika itu, matahari akan terbit dari barat.

Hanya Terdapat dalam Hadits Rasulullah SAW.
Informasi dan ilmu pengetahuan ini telah dicari oleh demitri kemanapun, namun dia tak berhasil mendapatkannya. Buku-buku dipelajarinya namun tidak menemukan.
Kaget bukan kepalang Prof. Demitri ini setelah menbaca sebuah hadits yang menyatakan cocok dengan analisanya.

Dalam islam, informasi itu tertulis sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim.
Sejak dari 1.400 tahun yang lalu ternyata sudah ada. Tiada seorang pun yang mengetahui kecuali Sang Pencipta lewat RasulNya.

Berikut hadits yang menyatakan:
Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dab semua manusia melihat hal itu maka semua manusia akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu."
(HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam jarak beberapa jam saja, Demitri sang ahli fisika telah menyatakan syahadat pertama kalinya. Sungguh Benar Allah dengan segala FirmanNya, Sungguh Benar Rasulullah SAW dengan segala Sabdanya.

Sunday, July 15, 2012

Tanda-Tanda Mati Khusnul Khatimah

Meninggal dunia dalam keadaan Khusnul Khatimah atau akhir yang baik merupakan dambaan setiap insan.
Setidaknya ada 4 buah hadits dan 1 ayat Al Qur'an yang dijadikan rujukan untuk menentukan tanda mati yang baik ini.

Menurut Al Imam Al Abani ra dalam kitabnya, Ahkamul Jana'iz Wa Bida'uha, setidaknya tanda-tanda meninggal khusnul khatimah antara lain sebagai berikut:

1. Mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal.
Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat Laa ilaaha Illallah ia akan masuk surga.
(HR. Al Hakim).



2.Dahi berkeringat.
Rasulullah SAW bersabda,
"Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi."
(HR. Ahmad).

3. Meninggal pada malam atau siang hari Jum'at.
Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak ada seorang muslim pun yang meninggal pada hari jum'at, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur."
(HR. Ahmad, At Tirmidzi).

4. Meninggal syahid di medan perang.
Allah SWT berfirman,


وَلا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ
فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُوا بِهِمْ مِنْ خَلْفِهِمْ أَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ
يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللَّهَ لا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ




Artinya:
169. janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[1] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki.
170. mereka dalam Keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka[2], bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
171. mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.

Penjelasan ayat:
[1] Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat kenikmatan-kenikmatan di sisi Allah, dan hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana Keadaan hidup itu.
[2] Maksudnya ialah teman-temannya yang masih hidup dan tetap berjihad di jalan Allah s.w.t.

5. Meninggal dalam keadaan beramal saleh.
Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah karena mengaharapkan wajah Allah, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga. Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah SWT, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga. Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah SWT, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga."
(HR. Ahmad).

Friday, July 6, 2012

Kisah Balasan dari Sesuap Nasi

Allah SWT memiliki sifat Ar-Rahman, yang artinya Dzat Yang Maha Pengasih.
Kasih sayang dan RahmatNya meliputi seluruh hamba-hambaNya tanpa terkecuali, baik di dunia maupun di akhirat.
Allah SWT akan senantiasa melimpahkan kasih sayangnya kepada kita, juga mengasihi seluruh makhluk ciptaanNya, tanpa kecuali.

Berikut ini ada kisah yang bisa membuktikan bahwa Allah SWT Maha Pengasih.

Kisah: Balasan Sesuap Nasi.

Alkisah, pada jaman dahulu ada seorang fakir yang datang meminta-minta kepada seorang perempuan yang kebetulan sedang menyuap nasi. Maka diberikanlah sesuap makanan itu kepada si fakir.

Selang lama waktunya, akhirnya perempuan itu dikarunia seorang anak. Dan saat anak sudah mulai bisa merangkak, tiba-tiba saja bayinya dibawa lari oleh seekor macan, sehingga membuat perempuan itu sedih.

Lalu dikejarlah macam tersebut, berlari, berjalan bergantian tanpa kenal capek seraya memanggil-manggil anaknya "Anakku...anakku..."

Kemudian Allah SWT mengutus seorang malaikat, meskipun sebenarnya semua itu adalah atas Kehendak dan PengawasanNya, untuk mengejar macan itu serta mengambil bocah dari genggaman macan tersebut.

Malaikat kemudian menyerahkan bocah tersebut kepada ibunya serta berkata,
"Allah SWT kirim salam untukmu. Dia berfirman: "Inilah sesuap dibalas dengan sesuap."

Demikianlah balasan Allah SWT bagi orang yang suka mengasihi sesamanya yang sedang dalam kesusahan, hanya semata-mata mengharap RidhaNya.
Dari itu, jelaslah bahwa Allah SWT itu bersifat Ar-Rahman, Maha Pengasih terhadap makhluk-makhluknya, selama hamba itu mengasihi sesamanya meski hanya sesuap nasi saja yang diberikan kepada si fakir yang meminta pertolongan.

Wednesday, June 6, 2012

7 Keistimewaan Puasa Bulan Rajab

Bulan Rajab merupakan salah satu bulan Asyhurul Hurum, sebuah bulan yang dimuliakan selain Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram.

Puasa dalam bulan Rajab sebagaimana bulan mulia lain, hukumnya adalah sunnah.
Diriwayatkan dari mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah SAW bersabda,
"Puasalah pada bulan-bulan haram (mulia)."
(HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Banyak sekali keistimewaan yang diperoleh apabila kita mau menunaikan puasa Rajab, Salah Satunya adalah sebagai berikut:

1. Laksana puasa sebulan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka jahanam. Bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga. Dan bila puasa 10 hari maka Allah akan mengabulkan semua permintaannya."
HR. At-Thabrani

2. Mencatat Amalnya selama 60 Bulan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa puasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatatnya sebagaimana orang yang puasa selama 60 bulan."
Abu Hurairah.




3. Puasa 7 hari pada bulan Rajab akan menutup pintu neraka baginya.

4. Puasa 8 hari pada bulan Rajab akan membuka 8 pintu surga untuknya.

5. Puasa 10 hari pada bulan Rajab maka akan menghapus dosa-dosanya dan diganti dengan kebaikan.

6. Puasa sehari pada bulan Rajab akan mendapatkan air susu yang berasal dari sungai Rajab di surga.
Rasanya manis melebihi madu.



Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barang siapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikarunia minum dari sungai tersebut."

Monday, June 4, 2012

Akhlak Mencari Rezeki yang Halal

Dalam mencari rezeki itu ada yang termasuk kategori fisabilillah dab juga fisabilisysyaithan. Kedua jalan tersebut termasuk bertentangan. Jalan yang pertama jelas bahwa membawa keberkahan dan kebahagiaan,

Sedangkan jalan yang kedua tersebut jelaslah akan membuahkan kecelakaan dan kesengsaraan. Maka dari itu, hendaknya mencari rezeki itu haruslah mengikuti akhlak yang telah diajarkan oleh Allah SWT dan Rasulnya.

Setidaknya ada 4 macam yang telah diajarkan Allah dan Rasulnya.
1. Niat yang benar.
Rasulullah SAW bersabda,
"Seluruh amal tergantung pada niatnya."

Sebagai seorang muslim dalam melakukan aktivitas termasuk mencari rezeki hendaknya secara ikhlas, yakni semata-mata karena Allah SWT. Termasuk di dalamnya larangan mencari rezeki dengan bersekutu bersama setan.

2. Bekerja yang benar.
Artinya bahwa seorang muslim yang niatnya benar, yaitu karena dan untuk Allah SWT, maka ia pantang bekerja dengan menzalimi orang lain.

Tidak dibenarkan juga bekerja dengan cara yang haram seperti mendatangi dukun, menganut pesugihan dan sebagaianya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya tidak akan masuk surga daging yang tumbuh dari harta yang haram. Neraka lebih pantas untuknya."
(HR. Ahmad dan Ad Darimi).

3. Bersyukur.
Setelah harta benda atau rezeki ada di tangan, seseorang harus yakin bahwa semuanya itu hanyalah semata-mata anugerah dari Allah SWT.
Dari itu kita wajib bersyukur.

4. Bersedekah.
Salah satu bentuk bersyukur adalah dengan bersedekah.
Pergunakanlah rezeki itu untuk tujuan-tujuan yang diridhai oleh Allah SWT.

Termasuk diantaranya adalah dengan berbagi dengan sesama, khususnya kepada orang-orang yang diwajibkan kepada pemilik rezeki untu mengeluarkan sebagian rezeki untuk mereka.

Friday, May 25, 2012

Museum Islam Pertama di Australia

Sejarah islam selalu menarik untuk ditelusuri sampai kapanpun, oleh karena itu museum islam yang menguak sejarah islam banyak dibangun. Dan salah satunya adalah Museum Islam di negara Australia ini.

Tepatnya pada tanggal 17 Februari yang lalu SekJen OKI (Organisasi Kerjasama Islam) yang bernama Ekmeleddin Ihsanoglu telah meresmikan Museum Islam yang pertama di Australia.


Fokus pada Sejarah Islam.
Museum yang dibangun ini akan berfokus kepada sejarah umat islam dan kontribusinya di negara Australi serta sejarah dan peradaban Islam pada umumnya. Hal ini terlihat sebagai upaya untuk bantu kekompakan masyarakat multikultural di negara bagian Victoria, khususnya Melbourne.

Tujuan Dibangun.
Dalam pidatonya, Sekjen OKI mengatakan bahwa peradaban Islam telah memberikan kontribusi terhadap peradaban lain, seni budaya dan beragama. Dan Museum Islam Australia ini didirikan dengan prinsip-prinsip toleransi dan perdamaian.

Selain itu, museum dibangun dalam rangka meningkatkan pemahaman Australia tentang Islam dan membantu jembatan komunikasi. Dukungan datang dari berbagai pihak termasuk dana dan sebagainya.

Thursday, May 3, 2012

Doa Minta Pertolongan kepada Allah Super Ampuh

Uswah islammembagikan sebuah doa yang diambil langsung dari Al Qur'an.
Doa ini tujuannya adalah mohon pertolongan kepada Allah SWT dalam segala hal, janganlah sampai beban-beban yang berat ditimpakan kepada kita.

Perlu diketahui bahwa Allah SWT tidak akan membebai seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Seseorang akan mendapatkan pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia akan mendapat siksa dari kejahatan yang telah dikerjakannya.

Meski kita semua sudah mengetahui bahwa Allah SWT takkan membebani manusia yang tak kuasa manusia itu menerimanya, namun perlulah kita selalu bermohon agar beban-beban berat tidak ditimpakan kepada kita.

Berikut doanya.


رَبَّنَا لا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ




Artinya:
"Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir."
 (QS. Al-Baqarah ayat 286).

Doa ini sudah biasa kita baca setiap kali kita membaca tahlil.
Jadi tak mungkinlah kita tidak mengetahuinya, karena setiap muslim tentunya psatilah sudah hafal dan lihai dalam pengucapannya. Cuma, mungkin kita jarang saja membacanya karena kesibukan ynag kita jalani.

Semoga kita dapat mengamalkannya setiap hari sob.

Friday, April 27, 2012

Tanda-Tanda Orang Beriman menurut Al-Qur'an

Uswah Islam pada hari ini kita akan belajar mengetahui apa sih sebenarnya tanda-tanda orang yang beriman itu. Karena ingin tahu yang sebenarnya, maka kita bisa mengambil ayat-ayat Al Qur'an yang memperkenalkan tanda dan ciri yang disebut dengan orang yang beriman.

Kita semuanya kalau ditanya Apakah Anda termasuk orang yang beriman?
Tentu saja kita jawab iya kan. Ya minimal kita akan menjawab Insya Alloh dan sebagainya yang pada intinya memang kita orang yang beriman.




Kata beriman di sini tentulah ada hubungannya dengan rukun iman yang ada 6 point yang wajib kita yakini dan tidak boleh tidak. Bisa saja seseorang mengaku beriman, tapi belum tentu juga, hanya Alloh SWT saja yang mengetahui isi hati seseorang.
Kita hanya bisa mengetahuinya lewat ciri-ciri atau tanda-tanda atau kebiasaan dan kelakuan orang tersebut.

Saudaraku yang seiman,
Peringatan Allah SWT telah jelas dan sangat menakutkan, karena kebalikan atau lawan kata dari orang beriman adalah orang kafir.
Masih ada satu lagi sebenarnya yang lebih menakutkan, yaitu musuh dalam selimut, orang munafik.

Kelompok orang munafik ini adalah orang-orang yang berpura-pura menunjukkan perilaku keislaman, namun hatinya tidak ada sama sekali rasa iman.
Coba perhatikan Suart Al-Baqarah ayat 8 di bawah ini.





وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللَّهِ وَبِالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِينَ

Artinya:
Di antara manusia ada yang mengatakan: "Kami beriman kepada Allah dan hari kemudian, padahal mereka itu Sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman."

Sangat jelas sekali bahwa Allah SWT mengetahui isi hati setiap insan, terbukti Allah SWT membantah dengan keras pernyataan orang-orang munafik itu.

Lalu apa tanda-tanda orang beriman yang disebutkan dalam Al-Qur'an.
Berikut tanda-tanda orang yang beriman kepada Allah SWT.

1. Sangat mencintai Allah SWT.
Ketahuilah bahwa orang kalau sudah mencintai pastinya akan sangat trengginas, cekatan dan aktif, dan dalam hal ini melakukan berbagai macam kebajikan sebagai wujud akan rasa cintanya.

Dalilnya, Suarat Al-Baqarah ayat 165.

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَتَّخِذُ مِنْ دُونِ اللَّهِ أَنْدَادًا يُحِبُّونَهُمْ كَحُبِّ اللَّهِ وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ وَلَوْ يَرَى الَّذِينَ ظَلَمُوا إِذْ يَرَوْنَ الْعَذَابَ أَنَّ الْقُوَّةَ لِلَّهِ جَمِيعًا وَأَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعَذَابِ

Artinya:
dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman Amat sangat cintanya kepada Allah. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah Amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).

2. Menjadi Kader Perjuangan Islam.
Dalil SUrat Al-Anfaal ayat 64-65
 
فَكَذَّبُوهُ فَأَنْجَيْنَاهُ وَالَّذِينَ مَعَهُ فِي الْفُلْكِ وَأَغْرَقْنَا الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا عَمِينَ
وَإِلَى عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ أَفَلا تَتَّقُونَ

Artinya:
64. Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan Dia dan orang-orang yang bersamanya dalam bahtera, dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (mata hatinya).
65. dan (kami telah mengutus) kepada kaum 'Aad saudara mereka, Hud. ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dari-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?"

3. Selalu Komitmen dalam Syahadatnya.
Dalil Surat Al-Fath ayat 18
 
لَقَدْ رَضِيَ اللَّهُ عَنِ الْمُؤْمِنِينَ إِذْ يُبَايِعُونَكَ تَحْتَ الشَّجَرَةِ فَعَلِمَ مَا فِي قُلُوبِهِمْ فَأَنْزَلَ السَّكِينَةَ عَلَيْهِمْ وَأَثَابَهُمْ فَتْحًا قَرِيبًا

Artinya:
18. Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, Maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi Balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya).

 4. Tiap Pekerjaan selalu didasari Ilmu.
Dalil Surat Al-Isar' ayat 36

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا

Artinya:
36. dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.

5. Mentaati Aturan.
Dalilnya Surat AN-Nisa' ayat 60, 65.
Surat An-Nur ayat 51
Surat Al-Ahzab ayat 36.

6. Hidup Berjamaah
Surat An-Nisa' ayat 59.
 
إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

Artinya:
59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), Maka jadilah Dia.
  
7.  Senantiasa Bersyukur.
Dalinya SUrat Saba ayat 13.

يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ اعْمَلُوا آلَ دَاوُدَ شُكْرًا وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Atinya:
13. Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakiNya dari gedung-gedung yang Tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah Hai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). dan sedikit sekali dari hamba-hambaKu yang berterima kasih.

DAN masih banyak lagi dalil-dalil lainnya.

Wednesday, April 4, 2012

Shalat Tahajud Haruskah Tidur Dulu

Uswah Islam dengan sedikit Tips Ibadah di hari ini.

Shalat Tahajud merupakan salah satu shalat malam yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Namun begitu, masih banyak juga yang menanyakan, apakah harus tidur terlebih dahulu kalau ingin melaksanakan shalat tahajud.

Makna Shalat Tahajud.
Shalat tahajud merupakan shalat yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur, walaupun tidurnya hanya sebentar saja. Hal ini sesuai dengan makna kata "Tahajjud" yang artinya "Bangun dari Tidur"

Jadi, syarat utama untuk melaksanakan shalat tahajud adalah telah tidur sebelumnya walaupun hanya sebentar. Pendapat ini merupakan pendapat mayoritas ulama Fiqih seperti Imam Nawawi, Syekh Dr Said Ali bin Wahf, Ibnu Faris dan sebagainya.
Meski ada yang membolehkan mengerjakan shalat tahajud tanpa tidur terlebih dahulu asal sudah shalat isyak.

Wallahu A'lam.

Saturday, March 17, 2012

Arti Makna Shalawat

Shalawat Nabi.
Sholalloh 'ala Muhammad.
Allohuma Sholli 'alaihi.

Jika nama Nabi Muhammad maka jawablah dengan doa. Di atas contoh shalawat dan bacaan tuk menjawabnya. Paling simpel.

Sungguh suatu keganjilan dan memprihatinkan sekali bila ada seorang muslim yang mengaku rajin bershalawat, baik itu saat beribadah maupun pada saat berdoa, tidak mengetahui arti makna shalawat itu sendiri.

Namun,
belumlah terlambat, tiada kata terlambat untuk belajar dan mengetahui maknanya.
Oleh karena itu, admin mencoba menjelaskan arti dan makna shalawat, Insya Alloh post lebih lanjut akan dijelaskan macam shalawat dan fadhilahnya.

Arti Shalawat.
Kalau mengacu definisi dalam bahasa Arab, termaktub dalam ensiklopedia, ditulis KH. Syarief Muhammad, shalawat adalah doa, rahmat Alloh SWT, berkah dan ibadah.


Secara istilah,
shalawat adalah menyampaikan permohonan doa keselamatan dan keberkahan kepada Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW dan yang membacanya akan mendapatkan pahala.

Itulah arti shalawat secara bahasa dan istilah.

Tuesday, March 6, 2012

Beberapa Hadits Seputar Imam Mahdi

Assalamu'alaikum Saudaraku sekali yang seagama dan seiman.
Tetap yakin Islam adalah agama yang benar dan Allah SWT telah merestuinya dan diwahyukan langsung kepada Rasulullah SAW kala Haji Wada'.

Ucapan Rasulullah SAW adalah selalu benar, meski Beliau hanya seorang manusia biasa. Namun meskipun manusia Beliaulah yang telah terpilih untuk menjadi Utusan Allah SWT. Ingat juga kan saat-saat detik-detik terakhir meninggalnya Nabi Muhammad SAW yang mana Malaikat Jibril datang dengan menyebut Beliau dengan nama Ahmad, yang berarti Ahmad itu ya Nabi Muhammad SAW. Insya Allah akan diposting juga nantinya tentang saat-saat terakhir perjumpaannya dengan kaum Muslimin di dunia ini.
Sungguh Kisah yang sangat mengharukan dan pastilah air mata menetes sendiri tanpa kita sadari.

Satu lagi, kita-kita ini yang imannya masih biasa-biasa saja, tetaplah berpegang teguh pada ajaran Islam. Tetap belajar dan belajar dari para Ulama yang ada di Indonesia bahkan dari Luar Negeri. Ulam-ulama itulah para pewaris ajaran Nabi Muhammad SAW. Aku tidak tahu lagi bagaimana kalau di dunia ini tidak ada ulama sama sekali. Belajar berwudhu saja akan sangat kesulitan mencari dalil, hadits dan surat yang menyatakan hal tersebut.

Lewat perantaraan ulama lah kita menjadi tahu cara berwudhu, shalat dan sebagainya. Ulama itulah pewaris ilmunya para Nabi sejagat saudaraku. Bayangkan saja bila kita harus mencari sendiri ayat yang menyatakan tentang puasa di dalam Al Qur'an, pastinya akan terasa lama. Karena ada ulama, mereka-mereka telah mengumpulkan jadi satu bab tentang puasa dan sebagainya.

Riwayat Abu Hurairah ra.
Beberapa hadits, menyebutkan bahwa Imam Mahdi atau ada yang menyebut Nabi Isa as akan turun ke bumi dan akan membunuh manusia terlaknat yang bernama DAJJAL.

Riwayat dari Abu Hurairah ra.a menyampaikan sebagai berikut, Abu Hurairah ra berkata,
Kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah SAW pada saat turunnya surat Al-Jum'ah yang terdapat ayat yang berbunyi,
"Dan ada lagi golongan lainnya yang belum bertemu dengan golongan mereka itu."

Lalu para sahabat bertanya,
"Siapakah mereka (golongan) itu Ya Rasululah?"
Beliau Rasulullah SAW tidak menjawab pertanyaan tersebut meskipun sudah ada yang bertanya sebanyak tiga kali. Saat itu Salman al-Farisi (duduk) di tengah kami, lalu Rasulullah SAW meletakkan tangannya pada pundak Salman dan berkata,
"Sekiranya iman kelak menggantung di bintang Suraya, niscaya akan dicapai oleh laki-laki atau seorang lelaki dari keturunan kaum ini."
(HR. Bukhari dalam kitab Tafsir Surat Jum'ah).


Menurut Ibn Sulaiman.
Dalam bukunya Mahdi atau Isa akan datang.
Dijelaskan bahwa akan ada sebuah kelompok yang bangkit di akhir zaman seperti golongan umat masa dahulu, tetapi belum pernah sama-sama bertemu. Dengan kata lain, ayat itu sebenarnya mengandung penjelasan tentang golongan Mahdi yang akan berjuang menghidupkan ajaran Islam kembali yang pada akhirnya membuat umat beragama seluruhnya mejadi enganut Islam.

Hadits Mengenai Imam Mahdi.
Sebenarnya hadits mengenai Imam Mahdi ini banyak riwayat sampai mencapai ribuan. Ada pula yang berpendapat bahwa jumlahnya ratusan. Dan sebagian lagi mengatakan puluhan.

Berikut hadits-hadits yang menjelaskan tentang Imam Mahdi.
1. HR. Abu Nu'aim dan Biharul Anwar.
Mahdi itu akan keluar dari sebuah desa bernama Kar'ah.

2. HR. Abu Nu'aim
Mahdi itu bernama Muhammad.

3. Dari Hudzaifah diriwaytakan Arrayani dan ABu Nu'aim.
Mahdi adalah seorang laki-laki dari keturunanku, mukanya bagaikan bintang bercahaya.

4. Riwayat Abu Nu'aim.
Diceritakan dari Ibn Umar bahwa Mahdi akan keluar, di atas kepalanya ada satu Malaikat yang berseru," Inilah dia Mahdi, ikutilah dia."

5. HR. Abu Nu'aim.
Ibn Umar berkata.
Mahdi akan keluar memakai soraban pada kepalanya dan disertai seorang penyeru yang menyerukan," Inilah dia Mahdi, Khalifah Allah SWT, maka ikutilah dia."

6. HR. Abu Nu'aim.
Abu Tufail dari Rasululah SAW berkata bahwa Mahdi itu lidahnya besar (agak sukar berbicara), dia suka memukulkan tangan kirinya pada paha kanannya bilamana merasa lambat berbicara. Namanya sama dengan bapakku.

7. HR. Abu Nu'aim.
Aisyah ra mengatakan bahwa Rasululah SAW pernah bersabda,
"Mahdi itu seorang laki-laki dari keturunanku atau keluargaku, dia akan memperjuanagkan sunnahku seperti halnya aku memperjuangkan wahyu."

8. HR. Ahmad dan Hakim.
Disampaikan oelh Tsauban bahwa Nabi SAW bersabda,
"Apabila kamu melihat panji-panji berwarna hitam muncul dari Khurasan maka hendaknya kamu datangi, meskipun merangkak di atas salju karena di situ ada khalifah Allah yaitu Mahdi."

9. HR. Ibnu Majah dan Tabrani.
Disampaikan oleh Abdullah bin al-Haris, Ibn Jaiz Zubaidi mengatakan bahwa Rasululah SAW bersabda,
"Akan keluar dari Timur orang-orang yang menyediakan kekuasaan bagi Mahdi."

10. Dari Ali bahwasanya Nabi SAW bersabda,
"Dari negeri di balik sungai (seperti negeri Bukhara dan Samarqand) akan lahir seorang lelaki bernama al-Harits bin Harran dengan bala tentara yang dipimpin seorang laki-laki bernama Mansur yang mendukung keturunan Muhammad sebagaiman para sahabat dari kaum Quraisy mendukung Rasulullah SAW. Setiap mukmin wajib membantunya dan mendengarkan seruannya.

Dan masih banyak lagi yang belum ditulis.
Ada yang menyebutkan bahwa Imam Mahdi adalah seorang laki-laki yang snagat tampan, pemuda berasal dari Irak dan sebagainya. Namun, dari beberapa versi riwayat yang telah ada, sebagai seorang muslim harus percaya bahwa Imam mahdi akan hadir di tengah kita karena banyak hadits sokheh yang menyatakan demikian. Cuma, perbedaan terjadi tentang kapan, bagaimana wajahnya, dari mana datangnya, banyak riwayat tentang itu.

Wallohu A'lam.

Sunday, February 12, 2012

Etika Bercakap-Cakap Islami

Pada dasarnya manusia tidak akan pernah lepas dari yang namanya komunikasi antara yang satu dnegan yang lainnya. Terkadang pula untuk suatu keperluan, atau hanya sekedar berbasa-basi saja.
Kadang kala adab dalam bercakap-cakap ini diabaikan saja, sehingga tidak sedikit telah membuat kesal dan tersinggung lawan bicaranya.

Oleh karena itu, agama Islam mengajarkan cara bercakap-cakap yang baik.
Ada beberapa etika yang perlu diperhatikan agar percakapan kita menjadi berfaedah dan penuh hikmah.

Etika Bercakap-cakap.
1. Berbicara dengan santun.
Tak jarang ada seorang yang banyak berbicara mengenai segala hal tanpa ada faedahnya sama sekali, seolah hanya dialah yang paling tahu dan ahli dalam segala bidang.

Ia menganggap diamnya seseorang yang ada di depannya menandakan bahwa ia kagum dengan pembicaraannya, sehingga ia pun memperpanjangnya.
Dari Abu Tsa'labah al-Khusyani bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya orang yang paling aku cintai dan paling dekat denganku di kahirat adalah yang terbaikakhlaknya di antara kalian, dan yang paling jauh dariku di akhirat adalah yang paling jelek akhlaknya, yang banyak bicara, yang sombong lagi suka mengejek orang."
(HR. Ahmad).

Dengan kata lain, bila ingin dekat dengan Rasulullah SAW di akhirat kelak, maka baguskanlah akhlak, jangan banyak bicara dan jangan sombong apalagi suka mengejek orang lain.

Sesungguhnya adab dan kesopanan menurut kebiasaan orang adalah dengan memberi kesempatan yang lain berbicara, karena mereka semua memiliki bagian untuk itu.
Kecuali bagi anak-anak kecil dengan orang tua, hendaknya mereka memlihara adab dengan tidak banyak berbicara kecuali sebagai petunjuk jawaban untuk lainnya.
(Ar-Riyadhah).


2. Tidak Memuji Diri Sendiri atau keluarga.
Islam melarang berbicara mengangkat diri sendiri hanya sekedar untuk suatu kebanggaan. Termasuk dalam hal ini adalah membicarakan kecerdasan anaknya, kekayaan, atau tentang kegesitan istrinya mengatur rumah tangga.

Pada dasarnya memuji diri sendiri adalah terlarang, sebagaimana Firman Allah SWT dalam Surat An-Najm ayat 32.
Allah SWT berfirman,
الَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ الإثْمِ وَالْفَوَاحِشَ إِلا اللَّمَمَ إِنَّ رَبَّكَ وَاسِعُ الْمَغْفِرَةِ هُوَ أَعْلَمُ بِكُمْ إِذْ أَنْشَأَكُمْ مِنَ الأرْضِ وَإِذْ أَنْتُمْ أَجِنَّةٌ فِي بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ فَلا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى

Artinya:
"(yaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan keji yang selain dari kesalahan-kesalahan kecil. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas ampunanNya. dan Dia lebih mengetahui (tentang keadaan)mu ketika Dia menjadikan kamu dari tanah dan ketika kamu masih janin dalam perut ibumu; Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa."

Memuji diri sendiri menurut An-Nawawi dibagi menjadi 2 macam:
Yang Tercela, yaitu ia menceritakannya untuk kebanggaan, menampakkan kelebihan dan tampil beda dengan yang lain.
Yang Terpuji, jika hal itu diceritakan untk suatu kemaslahatan agama seperti amar ma'ruf nahi munkar dan sebagainya.

3. Hati-hati ketika Bicara
Ketika berbicara berhati-hatilah agar tidak menyinggung perasaan orang yang diajak bicara.
Amr bin Al-Ash berkata,
"Ketergelinciran kaki adalah tulang yang bisa diluruskan, sedangkan ketergelinciran lisan tidak meninggalkan (orang yang hidup kecuali akan dibinasakan) dan membiarkan (orang mati kecuali pasti akan dihidupkan kembali).
(Bahjatul Majalis).

4. Tidak Terlalu Banyak Bertanya yang tidak Perlu.
Terlalu banyak bertanya yang tak perlu serta terlalucepat menjawab suatu pertanyaan juga merupakan hal yang harus direnungkan untuk dilaksanakan dalam adab bercakap-cakap.

Bukankah termasuk aib juga jika seseorang terlalu cepat menjawabsuatu pertanyaan sebelum yang bertanya tadi menyelesaikan peratanyaannya.
Umar bin Abdul Aziz berkata,
"ada dua perangai yang tidak akan menjauhkanmu dari kebodohannya, yaitu terlalu cepat berpaling dan menjawab.
(Uyunul Akhbar).


5. Tidak Melayani Pe,bicara Rendahan dan Pandir.
Dari Ibnu Abbas ra berkata,
"Janganlah engkau bertengkar dengan orang penyantun dan orang pandir, karena ornag penyantun akan membencimu dan orang pandir akan menyakitimu."
(Kitab Al-Uzlah).

أَفَأَمِنُوا مَكْرَ اللَّهِ فَلا يَأْمَنُ مَكْرَ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ

Artinya:
Maka Apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.
(Al-A'raf: 99).

6. Bicara Sesuai dengan Situasi dan Kondisi.
Tidaklah layak sama sekali jika seseorang bergurau di kala tema pembicaraan sangat serius atau berusaha membuat orang tertawa.
(kitab Ar-Riyadha an Nadhirah).

7. Ketahui jika Lawan Bicara Bosan.
Ibnu Mas'ud berkata,
"Ajaklah bicara orang selama ia menghadapkan diri kepadamu dengan pendengarannya dan memperhatikanmu dengan pandangannya. Jika engkau melihat mereka bosan, maka berhentilah bicara."
(Zahrul Adab).

8. Menghargai Pembicaraan Seseorang sekalipun lebih tahu.
Mu'adz bin Sa'ad Al-A'war berkata,
"Saya pernah duduk di samping Atha bin Abi Rabah, lalu ada seseorang yang yang menyampaikan suatu hadits. Atha pun marah dan berkata, Perangai apa ini. Sungguh saya mendengar hadits dari orang lain sedangkan saya lebih mengetahui tentang hadits tersebut, tetapi saya perhatikan kepada orang itu seolah-olah saya tidak tahu apa-apa."
(Raudhatul Uqola).

9. Tidak meninggalkan Teman duduknya hingga menyelesaikan pembicaraan.

10. Janagn terlalu cepat Memvonis.


11. Berusaha bercakap-cakap dengan anak-anak kecil.
Berguna untuk melatihnya berbicara, menambah pengalaman dan pengetahuan mereka, meguatkan akal serta menambah keberanian dan kepercayaan diri.

12. Tidak mengeraskan suara ketika berada di Majelis.

13. Hindari Membicarakn wanita dan makanan.
Dalam kitab Siyar A'lam an nubala bahwa Ahnaf bin Qais berwasiat,
"Jauhkanlah majelis kita dari membicarakan waita dan makanan. Saya tidak suka orang yang gemar menyifati kemaluan dan perutnya."