Tuesday, July 31, 2012

3 Nabi Palsu di Indonesia

Sesungguhnya telah dilakukan beberapa penelitian bahwa orang yang mengaku nabi itu adalah orang-orang yang sesat dan tidak memahami Al Qur'an dengan sepenuhnya. Mereka berpegangan kepada ajaran Kejawen atau masyarakat Jahiliyyah sehingga mereka tersesat dalam memahami ajaran Islam.

Tujuan lain adalah mereka ingin meraih keuntungan secara ekonomi melalui pengaruhnya dan dakwahnya sebagai nabi.
Karena itu, mereka orang-orang yang mengaku nabi jelaslah sesat.

Berikut Nabi Palsu di Indonesia
1. Ahmad Musaddeq atau H. Abdul Salam.
Dia lahir pada tahun 1942 dan mengaku nabi pada tahun 2006.
Pemimpin Al Qiyadah Al Islamiyah dengan kitab suci Al Qur'an dengan pemahaman sendiri.
Dia mengaku bertobat pada 9 November 2007.

2. Lia Aminuddin.
Pendiri agama Salamullah.
Dia telah mengaku mendapatkan wahyu dari Malaikat Jibril dan mengklaim dirinya nabi dan rasul serta Imam Mahdi.
Dia divonis hukuman 3 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

3. Ahmad Mukti.
Putra dari Lia Aminuddin yang dianggap sebagai Nabi Isa as.

4. Ashriyanti Samuda.
Yang lagi gencar saat ini, umur 30 tahun dan dia mengklaim dirinya sebagai nabi.

Friday, July 27, 2012

Agar Puasa Tak Sia-Sia di Bulan Ramadhan

Pada dasarnya nilai ibadah puasa itu merupakan rahasia Allah SWT.
Seperti yang tertulis di hadits-hadits shoheh.
Rasulullah SAW bersabda,
"Setiap amal anak Adam bagi dirinya, kecuali puasa. Puasa itu untukKu dan Akulah yang menanggung pahalanya."
(HR. Bukhari).

Sesungguhnya berpuasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga, namun hendaknya seseorang yang berpuasa juga menjauhi perbuatan yang haram.
Rasulullah SAW bersabda,
"Betapa banyak yang berpuasa tetapi ia tidak mendapatkan dari puasanya itu kecuali hanya lapar dan dahaga."
(HR. Nasai dan Ibnu Majah).


Nah, sebelum diterangkan menjaga semua dari berbagai hal, agar puasa kita tidak sia-sia, maka yang harus dilakukan pertama kali adalah:
1. Memantapkan hati kapan awal puasa.
Yakinlah bahwa puasa dilaksanakan pada hari H.
Kalau masih belum yakin dan ragu, cobalah untuk yakin 100 persen hari H nya adalah hari itu.

2. Niat Berpuasa.
Tanpa niat, otomatis puasa Ramadhan tidak akan diterima, hingga sia-sialah puasanya kalau ia berpuasa. Harus mengganti pada hari yang lain.
Niat dilaksanakan sebelum subuh, dengan niat tiap hari boleh dan kalau diniatkan sebulan penuh juga boleh.

Langkah selanjutnya adalah hindari dan menjaga seperti di bawah ini.
1. Menjaga Lisan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan buruk. Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah,'Aku sedang puasa, aku sedang puasa.'"
(HR. Ibnu Majah dan Hakim).

Menjaga lisan disini diantaranya berdusta, menggunjing, memaki, bertengkar, banyak bersenda gurau, berdebat serta segala hal yang bisa mengundang kebencian dan permusuhan.
Kendalikan lisan dengan diam dan lebih utama kalau lisan disibukan dengan zikir.

2. Menjaga Telinga.
Hindari telinga kita dari mendengarkan perkataan dan pembicaraan yang dibenci Allah SWT.
Ingatlah bahwa setiap yang haram diucapkan, tentu haram pulu didengarkan.

Bahkan Allah SWT berfirman bahwa mendengarkan berita bohong sama halnya dengan memakan yang haram.
Allah SWT berfirman,

سَمَّاعُونَ لِلْكَذِبِ أَكَّالُونَ لِلسُّحْتِ فَإِنْ جَاءُوكَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ أَوْ أَعْرِضْ عَنْهُمْ وَإِنْ تُعْرِضْ عَنْهُمْ فَلَنْ يَضُرُّوكَ شَيْئًا وَإِنْ حَكَمْتَ فَاحْكُمْ بَيْنَهُمْ بِالْقِسْطِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ

Artinya:
"mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong, banyak memakan yang haram. jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk meminta putusan), Maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka, atau berpalinglah dari mereka; jika kamu berpaling dari mereka Maka mereka tidak akan memberi mudharat kepadamu sedikitpun. dan jika kamu memutuskan perkara mereka, Maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil, Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil."
(QS. Al Maidah:42).

Ghibah juga tidak diperbolehkan.

3. Menjaga agar Jangan Berlebihan.
Tahukah kalian bahwa berlebih-lebihan adalah hal yang sia-sia.
Misal saja saat berbuka puasa.
Sunnah hukumnya berbukan dengan menyegerakan dan hendaknya jangan berlebihan atau terlalu kenyang. Makanlah yang manis terlebih dahulu.

4. Jangan Riya'
Meski semuanya adalah masalah hati, namun kita harus berhati-hati agar ibadah Ramadhan kita tidak teracuni dengan sifat tercela seperti riya'
Karena potensi pamer atau riya' ini bisa saja muncul pada diri seseorang tanpa kita sadari.

Misal saja hal yang sepele adalah Tadarus.
Sah-sah saja kalau kita tadarus Al Qur'an dengan berlama-lama di masjid, bahkan sangat baik sekali.
Tapi, coba kita menata hati kembali agar ikhlas tadarus dengan berburu pahala di bulan puasa, bukan untuk pamer.

Tentu saja masih banyak hal-hal lain yang perlu kita jaga selama bulan Ramadhan agar ibadah puasa kita menjadi sempurna. Namun setidaknya beberapa hal di atas dapat membantu kita meraih keutamaan ibadah di bulan mulia tersebut.
Amiin.

Monday, July 23, 2012

Ashriyanti Samuda: Nabi Palsu asal Maluku Utara

Uswah islam setelah sebelumnya dengan ulasan Seorang profesor yang berhasil membuktikan bahwa matahari akan terbit dari barat melalui analisa dan percobaannya, kembali lagi dengan kisah nabi palsu.
Terbukti Matahari Terbit dari Barat: Profesor Ukraina Masuk Islam

Astaghfirullah...
Perempuan ini statusnya PNS namun dia mengaku Nabi, Nabi palsu dan diadili pada 15 Juni 2012 yang lalu.
Untuk mencari sensasi atau bagaimana sebenarnya dia ini.

Nabi Muhammad SAW

Berikut ulasannya.
Adalah Ashriyanti Samuda yang merupakan Pegawai Negeri Sipil yang mengaku sebagai salah seorang Nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Dia berasal dari Maluku Utara.
Kontan saja, umat islam di tanah air dibuat kaget oleh pengakuannya.

Sebenarnya isu kemunculan nabi palsu, Ashriyanti Samuda ini pada bulan Mei 2012 yang lalu. Dia muncul seiring dengan buku yang berjudul Pemimpin yang Diutus Cahaya dari Indonesia Timur. Telusur punya telusur, ternyata buku tersebut tidak jelas penerbitnya. Diklaim bahwa buku tersebut merupakan hasil karya dari Ashriyanti sendiri.

MUI segera diterjunkan ke lapangan untuk menindaklanjuti agar tidak terjadi perselihan di kalangan umat islam. Ternyata dia melakukan aktivitas sembunyi-sembunyi di Sabia, merupakan sebuah kelurahan di kota Ternate Tengah.





Bertentangan dengan Al Qur'an dan Hadits.
Apapun dan siapapun Rasul yang muncul setelah nabi Muhammad SAW, adalah bathil sebathil batilnya. Hal ini merujuk pada ayat Al Qur'an dan Hadits Rasulullah SAW.

Dalil Al Qur'an.
Surat Al-Ahzab ayat 40.
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

40. Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi Dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. dan adalah Allah Maha mengetahui segala sesuatu.

Dari dalil ini sangat jelas bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rasul terakhir dan juga penutup para nabi.
Ini berarti bahwa tidak ada lagi nabi atau rasul setelahnya.

Perhatikan hadits berikut:
Rasulullah SAW bersabda,
"Akan muncul dari tengah umatku 30 pendusta, semuanya mengaku nmenjadi nabi, padahal aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi baru sesudahku. Dan akan senantiasa ada sekelompok dalam umatku yang berada di atas kebenaran."
(HR. Abu Daud dan Ahmad).

Sementara itu, dalam riwayat hadits yang lain menyebutkan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Dalam umatku ada 27 pendusta dan pembohong, 4 diantaranya mereka adalah perempuan. Dan sesungguhnya aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku."
(HR. Thahawi).

Saturday, July 21, 2012

Terbukti Matahari Terbit dari Barat: Profesor Ukraina Masuk Islam

Seorang ilmuwan fisika yang sebelumnya beragama Nasrani akhirnya masuk islam setelah dia membuktikan sebuah hadits yang mengatakan bahwa matahari akan terbit dari barat. Ilmuwan Fisika tersebut adalah Demitri Bolykov, seorang ahli Fisika yang sangat menggandrungi kajian serta riset-riset ilmiah.

Bagaimana kisah dan kejadiannya.
Berikut sedikit tentang kisahnya.
Demitri bersama dengan Profesor Nicolai Kosinikov sebagai pimpinannya, melakukan sebuah sample yang diuji di laboratorium untuk mempelajari teori modern yang menjelaskan perputaran bumi pada porosnya.
Mereka berhasil menetapkan teori tersebut.


Poros Bumi.
Teori yang dikemukakan sang profesor merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomenan perputaran bumi dan porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sample berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan, kemudian ditempatkan pada badan bermagnet yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Pada saat arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut, maka timbullah gaya magnet dan bola yang dipenuhi dengan papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya. Fenomenan ini dinamakan Gerak Integral Elektro Magno Dinamika.
Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya tarik matahari merupakan kekuatan penggerak yang bisa melahirkan arean magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya.
Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya intensitas daya matahari.

Atas dasar ini pula, posisi dan arah kutub utara bergantung.
Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan kurang dari 10 km/tahun. Dan bertambah lagi menjadi 40km.tahun pada tahun selanjutnya. Bahkan tahun 2001 mencapai 200 km/tahun.

Hal ini membuktikan bahwa bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat.
Itu artinya bahwa gerak perputaran bumi akan mengarah pada arah berlawanan. Ketika itu, matahari akan terbit dari barat.

Hanya Terdapat dalam Hadits Rasulullah SAW.
Informasi dan ilmu pengetahuan ini telah dicari oleh demitri kemanapun, namun dia tak berhasil mendapatkannya. Buku-buku dipelajarinya namun tidak menemukan.
Kaget bukan kepalang Prof. Demitri ini setelah menbaca sebuah hadits yang menyatakan cocok dengan analisanya.

Dalam islam, informasi itu tertulis sebuah hadits riwayat Bukhari dan Muslim.
Sejak dari 1.400 tahun yang lalu ternyata sudah ada. Tiada seorang pun yang mengetahui kecuali Sang Pencipta lewat RasulNya.

Berikut hadits yang menyatakan:
Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dab semua manusia melihat hal itu maka semua manusia akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu."
(HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam jarak beberapa jam saja, Demitri sang ahli fisika telah menyatakan syahadat pertama kalinya. Sungguh Benar Allah dengan segala FirmanNya, Sungguh Benar Rasulullah SAW dengan segala Sabdanya.

Sunday, July 15, 2012

Tanda-Tanda Mati Khusnul Khatimah

Meninggal dunia dalam keadaan Khusnul Khatimah atau akhir yang baik merupakan dambaan setiap insan.
Setidaknya ada 4 buah hadits dan 1 ayat Al Qur'an yang dijadikan rujukan untuk menentukan tanda mati yang baik ini.

Menurut Al Imam Al Abani ra dalam kitabnya, Ahkamul Jana'iz Wa Bida'uha, setidaknya tanda-tanda meninggal khusnul khatimah antara lain sebagai berikut:

1. Mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal.
Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat Laa ilaaha Illallah ia akan masuk surga.
(HR. Al Hakim).



2.Dahi berkeringat.
Rasulullah SAW bersabda,
"Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi."
(HR. Ahmad).

3. Meninggal pada malam atau siang hari Jum'at.
Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak ada seorang muslim pun yang meninggal pada hari jum'at, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur."
(HR. Ahmad, At Tirmidzi).

4. Meninggal syahid di medan perang.
Allah SWT berfirman,


وَلا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ قُتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمْوَاتًا بَلْ أَحْيَاءٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ يُرْزَقُونَ
فَرِحِينَ بِمَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ وَيَسْتَبْشِرُونَ بِالَّذِينَ لَمْ يَلْحَقُوا بِهِمْ مِنْ خَلْفِهِمْ أَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ
يَسْتَبْشِرُونَ بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ وَأَنَّ اللَّهَ لا يُضِيعُ أَجْرَ الْمُؤْمِنِينَ




Artinya:
169. janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[1] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki.
170. mereka dalam Keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka[2], bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
171. mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.

Penjelasan ayat:
[1] Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat kenikmatan-kenikmatan di sisi Allah, dan hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana Keadaan hidup itu.
[2] Maksudnya ialah teman-temannya yang masih hidup dan tetap berjihad di jalan Allah s.w.t.

5. Meninggal dalam keadaan beramal saleh.
Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah karena mengaharapkan wajah Allah, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga. Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah SWT, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga. Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah SWT, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga."
(HR. Ahmad).

Friday, July 6, 2012

Kisah Balasan dari Sesuap Nasi

Allah SWT memiliki sifat Ar-Rahman, yang artinya Dzat Yang Maha Pengasih.
Kasih sayang dan RahmatNya meliputi seluruh hamba-hambaNya tanpa terkecuali, baik di dunia maupun di akhirat.
Allah SWT akan senantiasa melimpahkan kasih sayangnya kepada kita, juga mengasihi seluruh makhluk ciptaanNya, tanpa kecuali.

Berikut ini ada kisah yang bisa membuktikan bahwa Allah SWT Maha Pengasih.

Kisah: Balasan Sesuap Nasi.

Alkisah, pada jaman dahulu ada seorang fakir yang datang meminta-minta kepada seorang perempuan yang kebetulan sedang menyuap nasi. Maka diberikanlah sesuap makanan itu kepada si fakir.

Selang lama waktunya, akhirnya perempuan itu dikarunia seorang anak. Dan saat anak sudah mulai bisa merangkak, tiba-tiba saja bayinya dibawa lari oleh seekor macan, sehingga membuat perempuan itu sedih.

Lalu dikejarlah macam tersebut, berlari, berjalan bergantian tanpa kenal capek seraya memanggil-manggil anaknya "Anakku...anakku..."

Kemudian Allah SWT mengutus seorang malaikat, meskipun sebenarnya semua itu adalah atas Kehendak dan PengawasanNya, untuk mengejar macan itu serta mengambil bocah dari genggaman macan tersebut.

Malaikat kemudian menyerahkan bocah tersebut kepada ibunya serta berkata,
"Allah SWT kirim salam untukmu. Dia berfirman: "Inilah sesuap dibalas dengan sesuap."

Demikianlah balasan Allah SWT bagi orang yang suka mengasihi sesamanya yang sedang dalam kesusahan, hanya semata-mata mengharap RidhaNya.
Dari itu, jelaslah bahwa Allah SWT itu bersifat Ar-Rahman, Maha Pengasih terhadap makhluk-makhluknya, selama hamba itu mengasihi sesamanya meski hanya sesuap nasi saja yang diberikan kepada si fakir yang meminta pertolongan.