Friday, June 11, 2010

Kisah Sahabat Sa'ad ibn Abi Waqqash

Seorang penunggang kuda yang menghela kudanya dengan kencang sehingga debu beterbangan di atas kepalanya.

Ia hanya ingin melihat Sa'ad ibn Abi Waqqash yang saat itu sedang mendirikan kemah di tengah-tengah padang pasir, jauh dari perhatian orang-orang.

Di dalam kemah itu ia sendiri, hanya ditemani beberapa ekor kambing.
Si penunggang kuda itu pun mendekati kemah.
Ternyata dia adalah anaknya, Umar.

Si anak itu pun kemudian mengiba kepada bapaknya,
"Ayahanda, orang-orang sedang berebut kekuasaan tapi engkau malah menggembalakan kambing."

Sa'ad, si ayah menjawab:
"Aku berlindung kepada Allah dari keburukan diriku.
Sesungguhnya, aku lebih berhak memegang jabatan khalifah daripada aku hidup dengan selendang yang menggantung di tubuh ini.

Namun aku pernah mendengar Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya Allah sangat menyenangi seorang hamba yang kaya, yang takwa, dan yang tidak menonjolkan diri."

14 comments:

  1. ceritanya bagus2 nih sob, menginspirasi

    ReplyDelete
  2. intinya jangan sombong :D

    ReplyDelete
  3. terimaksih cerita dan renunganya

    ReplyDelete
  4. menyapa pagi sembari membaca....sukses slalu

    ReplyDelete
  5. low profile emang keren . .
    salam kenal . . :)

    ReplyDelete
  6. Mampir siang smbil baca artikel yg mendidik..thnxs

    ReplyDelete
  7. yang penting tak boleh mencolok... biasa-biasa aja..
    tapi kalau luar biasa boleh... he he he..

    ReplyDelete
  8. kunjungan sore .. sambil baca artikel yang penuh manfaat dunia akherat

    ReplyDelete
  9. selalu update terus kereen....

    artikel yang benar2 memberimakna ke semuaorang. mantaap

    ReplyDelete
  10. kunjungan balik disini

    ReplyDelete
  11. Zaman sekarang mah ga ada kali ya yg seperti saad..

    ReplyDelete
  12. Wah bener2 menginspirasi......pokoknya berlindung kepada Yang Maha Segalanya aja lah ..... Sukses slalu Sob...

    ReplyDelete