Mencintai Rasulullah SAW bukanlah sekedar ucapan atau pengakuan.Telah banyak hadis Rasulullah SAW yang menceritakan tentang orang-orang yang mengaku cinta kepada Nabi SAW, tetapi mereka tidak mau mengamalkan sunnahnya.Sahabat Abdullah bin Umar ra sangat mirip bahkan nyaris tanpa beda sedikit pun dengan Rasulullah SAW dengan mengikuti cara berpakaian, makan, bahkan Rasulullah tidur di suatu tempat ia pun akan tidur di tempat tersebut.
Anas bin Malik ra cinta makan buah labu, hanya karena melihat Rasulullah SAW senang dan selalu mencari buah labu tersebut.Menghidupkan sunnah lewat pengalaman Rasulullah SAW pahalanya sangat besar, terutama ketika sunnah tersebut sudah tidak dikenal oleh masyarakat dan itulah hakikatnya.Orang yang menghidupkan sunnah ibarat pelopor.Ia akan mendapat pahala dari orang-orang yang mengikutinya.
Itulah makna hadis Nabi SAW,
"Barang siapa yang membuat sunnah yang baik dalam Islam, baginya pahala dan pahala orang yang mengamalkannya sesudahnya tanpa mengurangi pahala orang yang mengikutinya.Dan barang siapa yang melakukan sunnah yang buruk dalam Islam, baginya dosa dan dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa orang tersebut."
Rasulullah bersabda,
"Sesungguhnya di belakang kalian, wahai sahabatku, ada yang di namakan hari-hari yang membutuhkan kesabaran orang-orang yang berpegang teguh pada hari itu terhadap apa-apa yang kalian pegangi saat ini akan mendapat pahala 50."
Sahabat bertanya,
"Perbandingannya itu dengan kami atau dengan mereka?"
Rasulullah SAW menjawab,
"Dibandingkan dari kalian."
Artikel keren lainnya:
Baru tw makan buah labu bisa dpt pahala.. hhehe..
BalasHapussungguh cerita yang penuh dengan hikmah... terus berbagi sobat
BalasHapusbuah labu tuh yang kaya gimana sih sob ? pernah denger tapi belum tahu buahnya kaya apa
BalasHapusSelain brpahala buah labu jg enak dbwt pais hehe..
BalasHapusbanyak rahasia didunia ini yang tidak diketahui manusia..hal2 sepele seperti ini yg selalu membuat mata terbuka untuk selalu memuji namaNYA
BalasHapusSukses Slalu!
Sayang ane ga suka labu... gmn dunk???
BalasHapusGa dpt pahala dunk..
Hidup Sunnah Rasul...
BalasHapusSungguh2 artikel yang selalu membawa hikmah dari kita semua sobat bahkan hal sekecil apapun tanpa kita sadari dapat memberikan pahala,tetap semangat dan terus berbagi sobat...:D
BalasHapusterkadang seseorang sampai tega membuat suatu hadist palsu hanya karena dia sangat cinta rasul dan "sesuatu", sehingga sesuatu itu dihubungkan dengan rasul.
BalasHapuspakde tidak mengatakan bahwa itu hadis palsu tetapi hanya melihat urgensinya atara makan labu dan pahala yang ditawarkan.