Uswah Islam

Uswah Islam Merupakan Cerita Suri Tauladan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW Untuk dijadikan Pelajaran Buat Kita Semua

  • Home
  • Sitemap
  • Tentang
  • Hubungi
Beranda » islam » Uswah » Tradisi Muharam di Indonesia

Tradisi Muharam di Indonesia

Uswah Islam pagi ini ingin beberapa tradisi Suroan.
Di Indonesia, untuk menyambut 10 Muharam, orang-orang terkadang tidak saja melakukan puasa Sura, namun juga menyelenggarakan berbagai tradisi.

Inilah beberapa tradisi Muharam yang ada di Indonesia:
1. Tradisi Sunda.
Antara tradisi dan puasa itu bisa berjalan seirama.
Di Tasikmalaya Jawa Barat misalnya, tiap tanggal 10 Muharam mereka memasak bubur merah dan putih yang disimpan terpisah. Bubur itu kemudian dikenal dengan "Bubur Suro".




Yang uniknya itu, saat membuat bubur suro tersebut, mereka terkadang sambil berpuasa. Selanjutnya, makanan itu dibawa ke masjid bersama dengan hahampangan atau makanan ringan. Di masjid telah berkumpul para warga yang duduk bersila membentuk lingkaran. Orang yang dituakan atau imam masjid akan memimpin acara tersebut.

Dalam acara itu juga diisi dengan pembacaan shalawat dan Kitab Barzanji.
Dalam dialek Sunda bunyinya menjadi "BERJANJI".
Kitab Barzanji ini hasil karya Syeikh Ja'far al-Barzanji bin Husein bin Abdul Karim yang lahir di Madinah pada tahun 1690 M.

2. Tradisi Jawa.
Dalam tradisi Jawa, biasanya peringatan Asyura dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat magis.
Pada hari itu sering dilakukan pencucian benda-benda yang dianggap keramat. Selain itu terdapat pula ritual khusus untuk menyambutnya.




3. Tradisi Bengkulu.
Di Bengkulu ini perayaan hari Asyura jauh lebih meriah dan menjadi agenda pariwisata tahunan yang menyedot banyak pengunjung.

Upacara tradisional "Tabot" atau "Tabut".
Di wilayah ini perayaan Asyura sudah diperingati lebih dari 2 abad yang lalu.
Tabut ini berasal dari bahasa Arab yang artinya "Kotak Kayu".

Tradisi Tabut ini dibawa ke Bengkulu oleh orang-orang Madras, India.
Mereka adalah para pekerja yang membangun benteng Marlborought di Bengkulu dan mengamalkan Mazhab Syi'ah. Tradisi Tabut menggambarkan para pengikut Imam Husein bekerja keras mengumpulkan bagian-bagian jenazah pemimpin mereka dan memakamkannya di Karbala.
Tweet

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Uswah Islam. Berlangganan melalui email sekarang juga:

Artikel keren lainnya:

Ditulis oleh Violia Sagita pada tanggal Selasa, 06 Desember 2011
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda

Popular Posts

  • 7 Keistimewaan Puasa Bulan Rajab [UPDATE 2026: Dalil Shahih + Meluruskan Hadits Palsu]
  • Urutan 114 Surat Al-Qur'an Lengkap: Arti, Jumlah Ayat & Fakta Unik [UPDATE 2026]
  • 7 Keistimewaan Bulan Sya'ban [UPDATE 2026: Dalil Shahih & Panduan Amalan]
  • Doa dan Ucapan Selamat Untuk Anak yang Baru Lahir
  • Kisah Lengkap Ashabul Kahfi

Teman Uswah Islam

  • Hikmah Teladan

Label

Nabi Uswah islam sahabat nabi
Copyright © 2026 Uswah Islam - Powered by Blogger
Template by Mas Sugeng - Versi Seluler