Surabaya, 6 Agustus 2026
 |
| Bahkan tahun paling gelap pun punya fajarnya sendiri. 🌙 |
Malam itu, aku menutup buku sirah perlahan tapi hatiku tidak ikut menutup.
Ada satu bab yang membuatku lama terdiam: tahun ketika dua nama paling penting dalam hidup Nabi ﷺ pergi dalam waktu yang berdekatan. Khadijah rumahnya yang paling teduh. Abu Thalib perisainya yang paling kokoh.
Sejarawan menyebutnya 'Amul Huzn. Tahun Kesedihan.
Dan aku sadar: manusia paling mulia, manusia yang paling kuat imannya, ternyata juga pernah melewati tahun ketika semuanya terasa runtuh bersamaan.
Kita sering membayangkan orang-orang besar kebal terhadap duka. Padahal Nabi ﷺ menangis. Saat putranya Ibrahim wafat, air matanya jatuh, dan beliau bersabda dengan makna: "Mata menangis, hati berduka, tapi kami tidak mengucapkan kecuali apa yang diridhai Rabb kami."
Air mata tidak dilarang. Yang dijaga adalah lisan.
Di situlah aku belajar: berduka bukan tanda lemah iman. Menangis bukan berarti tidak ridha. Bahkan uswah terbaik kita pun berduka dan justru dari caranya berduka, kita belajar adab.
Lalu, seperti fajar yang tidak pernah ingkar janji, datanglah penghiburan.
Di masa ketika wahyu terasa lama terhenti dan hati semakin sesak, turunlah Surah Ad-Dhuha surat yang terbaca seperti pelukan: "Tuhanmu tidak meninggalkanmu, dan tidak pula membencimu."
Allah tidak membiarkan hamba terkasih-Nya berlama-lama di lembah.
Kalau hari ini kamu sedang berada di "tahun kesedihan" versimu sendiri kehilangan orang yang paling mengerti kamu, kehilangan sandaran, kehilangan mimpi yang kamu bangun bertahun-tahun aku hanya ingin mengingatkan satu hal:
Kamu tidak sendirian. Dan kamu tidak sedang dihukum.
Manusia terbaik yang pernah berjalan di muka bumi pun pernah ada di lembah itu. Beliau melewatinya dengan air mata yang jujur, lisan yang terjaga, dan hati yang tetap menghadap.
Dan setelah tahun kesedihan, selalu ada sesuatu yang menunggu: fajar, penghiburan, dan babak baru yang tidak pernah kita duga.
Semoga kita semua diberi kelembutan yang sama kelembutan yang dulu turun kepada beliau, di tahun paling gelap hidupnya.
Artikel keren lainnya: