Monday, August 31, 2015

7 Amalan Favorit Nabi SAW

Sunnah-sunnah Rasulullah SAW sangatlah banyak sekali. Ada yang amat sangat diutamakan dan ada juga yang tidak diutamakan meskipun memiliki pahala yang luar biasa besarnya.

Setelah diamatai dan dipelajari,setidaknya ada tujuh amalan sunnah yang bisa dilakukan oleh kita sehari-hari.


Dang yang paling jelas, paling mencolok di mata kita adalah dengan melaksanaka shalat tahajud serta tadabbur Al Qur'an.

Setiap dari kita ini, tentunya sangat menginginkan bimbingan dalam hidup agar kita mendapatkan ridha Allah SWT. Dalam mencari keberkahan tersebut, tentu ada contohnya. Siapa lagi kalau bukan mencontoh Rasulullah SAW.

Namun, dengan begitu banyaknya sunnah-sunnah Nabi SAW, kita menjadi sulit untuk memulainya dari mana, manakah amalan sunnah yang banyak ganjarannya.





Ada minimal tujuh yang bisa kita amalkan di tengah-tengah kesibukan kita sehari-hari. Ketujuh amalan ini, tak pernah Beliau tinggalkan barang sehari pun.

7 Amalan Favorit Nabi SAW


1. Shalat tahajud.

Subhanallah...dan Subhanallah...
Inilah salah satu shalat sunnah yang tak pernah ditinggalkan Nabi SAW, shalat Tahajud. Rasulullah SAW tetap istiqomah menjalankan shalat tahajud meskipun Allah SWT menjaminnya masuk surga.

2. Tadabbur Al Qur'an.

Artinya kita tidak saja hanya membaca, namun juga memahami makna-makna lafal-lafal Al Qur'an serta memikirkan apa yang ayat-ayat itu tunjukkan tatkala tersusun di dalamnya, apa yang terkandung, dan seterusnya.

3. Shalat subuh berjamaah.

Kita paling malas shalat shubuh dan isyak, padahal pahalanya sangat luar biasa bagi kita. Mari kita mulai sekarang beranjak mencoba rutin shalat berjamaah subuh.




4. Shalat Duha.

Mari luangkan waktu sejenak untuk mengerjakan shalat Duha meskipun hanya dua rakaat.

5. Sedekah.

Terlihat sederhana saja, sdekah, namun manfaatnya sungguh sangat luar biasa.

6. Menjaga wudu.

Dengan amalan ini, menjaga wudu, surgalah jaminannya. Baca HR Bukhari.

7. Berzikir.

Ringan diucapkan, namun pahalanya sangat besar.

Rasulullah SW mengumpamakannya dengan sebuah rumah.

Rumah orang yang berzikir kepada Allah SWT adalah rumah manusia hidup, dan rumah orang yang tidak berzikir, sepertirumah orang mati atau kuburan.

Wallahu A'lam...
Maaf kalau ada yang salah dalam penulisan kata.

Saturday, August 1, 2015

5 Akhlak Rasulullah saat Menjamu Tamu

Rasulullah SAW sangat menghormati tamu-tamunya tak peduli agama yang dianut oleh tamunya.

Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa memberi makan saudaranya hingga kenyang dan memberinya minum hingga segar, maka Allah menjauhkannya dari neraka dengan tujuh parit yang antara dua parit itu prjalanan lima ratus tahun."
(HR. Thabrani).

Nah, berikut ini beberapa akhlak Rasulullah SAW dalam menjamu tamu dan patut kita contoh.

1. Ucapan yang baik.

Jika ada tamu yang datang, segeralah sambut dengan ucapan selamat datang.

2. Makanan terbaik.

Selanjtnya sediakan hidangan yang terbaik.

3. Menu buah dulu.

Menu yang sebaiknya didahulukan untuk tamu adalah buah, jika memang kita memilikinya.

4. Tamu lebih tua dahulu.

Selain pilihan menu, cara menjamu terbaik adalah dengan mendahulukan yang tua daripada yang muda.

5. Jangan buru-buru.

Selanjutnya, jika tamu sedang menikmati hidangan, jangan buru-buru ditarik. Tunggulah sampai tamu benar-benar menikmati hidangannya.

Dan tak kalah penting juga untuk menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan pembicaraaan yang menyenangkan, tidak mengeluhkan kehadiran mereka.

Yang terakhir adalah hendaknya mengantarkan tamu yang mau pulang sampai ke depan rumah, tentu jika hal itu memungkinkan.