Thursday, January 29, 2015

Hati Manusia Sekeras Batu

Pada zaman dahulu kala, ada seorang nabi yang bertemu dengan sebuah batu kecil di tengah jalan. Sang Nabi sangat heran dan tercengang melihat air mata terus keluar dari serat-serat batu itu.
Dengan izin Allah SWT, batu itu bisa berkata-kata,
"Sejak aku mendengan Firman Allah SWT bahwa bahan bakar neraka adalah manusia dan batu, aku selalu menangis ketakutan."

Sang Nabi itu bermohon supaya batu itu terlepas dari api neraka.




Tak lama kemudian, nabi menjumpai batu itu sekali lagi dalam keadaan yang seperti jumpa pertama kali, menangis. Beliau bertanya kepada batu, sedangkan dia sudah didoakan selamat dari neraka.

Batu yang tidak memiliki akal saja takut dibakar dalam manusia, lalu bagaimana dengan manusia yang telah diberi akal?

Batu menjawab,
"Dulu aku menangis karena ketakutan, tetapi sekarang aku menangis karena syukur dan bergembira."

Batu juga makhluk Allah SWT yang mempunyai perasaan. Batu menjadi bahan bakar neraka selain manusia. Makhluk jumud boleh berkata yaitu jika diizinkan Allah SWT, orang yang kasyaf yaitu mereka yang dibukakan oleh Allah pintu hijab dapat mendengar dan melihat perkara yang tersirat.




Hati manusia itu seperti batu yang keras, sukar menerima nasehat dan petunjuk kecuali mereka yang diizinkan. Hati manusia bisa dilembutkan dengan cara tangisan seperti batu tadi. Menangis karena takut akan azab Allah SWT dan juga karena rasa syukur dan gembira akan nikmat Allah SWT.

Batu yang tidak memiliki akal saja takut dibakar dalam manusia, lalu bagaimana dengan manusia yang telah diberi akal? Manusia yang berhati batu tidak akan mendapat karunia dan rahmat dari Allah SWT.

Wednesday, January 28, 2015

Cara Nabi Zakaria Memohon Keturunan

Nabi Zakaria bersedih karena hingga usianya yang lanjut, ia belum dikarunia keturunan sebagai penerus dakwahnya. Namun ia tak kenal putus asa, setiap waktu ia senantiasa bermunajat kepada Allah SWT agar segera diberi keturunan.

Dikisahkan dalam Al Qur'an, Hannah, istri Nabi Zakaria ketika hamil bernazar, bila melahirkan anak akan dikhidmatkan untuk Baitulmaqdis. Ketika lahir seorang anak perempuan, ia berkata,
"Y Tuhanku, sesungguhnya aku telah melahirkan seorang anak perempuan, meskipun aku berharap ia adalah laki-laki. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada Engkau daripada setan yang terkutuk."
Allah SWT pun menerima nazarnya. Nabi Zakaria as membangunkan sebuah mihrab untuknya di dalam masjid sehingga Maryam dapat beribadah di dalamnya dengan tenang. Nabi Zakaria as setiap kali mengunjungi Maryam, ia menyaksikan di sisi Maryam terdapat makanan buah-buahan segar yang bukan musimnya

Nabi Zakaria as bertanya,
"Hai Maryam, darimana kamu memperoleh makanan ini?"
"Makanan ini dari sisi Allah, sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki tanpa hisab, "jawab Maryam.

Doa Nabi Zakaria

Ketika itulah Nabi Zakaria as berkata,
"Alangkah indahnya memiliki keturunan seperti ini."

Tanpa menunggu lama, dia mengangkat tangan dan berdoa,

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Artinya:
di sanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: "Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa".
(QS. Ali Imran [3]: 38).



Kemudian ketika Nabi Zakaria as sedang melakukan shalat di mihrab, Malaikat Ilahi memberikan kabar gembira kepadanya bahwa Allah SWT akan menganugerahkan kepadanya seorang putra yang bernama Yahya, yang di kemudian hari nanti akan menjadi besar, suci dan menjadi nabi.

Istri yang Mandul

Subhanallah...padahal sebelumnya Nabi Zakaria as mengaku bahwa istrinya mandul alias tidap dapat hamil. Disebutkan dalam Al Qur'an di permulaan Surat Maryam, Ingatlah rahmat Allah SWT kepada Nabi Zakaria as tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengn suara perlahan dan mengatakan:

قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا ٤
وَإِنِّي خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَرَائِي وَكَانَتِ امْرَأَتِي عَاقِرًا فَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا ٥
يَرِثُنِي وَيَرِثُ مِنْ آلِ يَعْقُوبَ وَاجْعَلْهُ رَبِّ رَضِيًّا ٦

Artinya:
4. ia berkata "Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku.
5. dan Sesungguhnya aku khawatir terhadap mawaliku[898] sepeninggalku, sedang isteriku adalah seorang yang mandul, Maka anugerahilah aku dari sisi Engkau seorang putera,
6. yang akan mewarisi aku dan mewarisi sebahagian keluarga Ya'qub; dan Jadikanlah ia, Ya Tuhanku, seorang yang diridhai".
(QS. Maryam[19]: 4-6).




Penjelasan:
[898] Yang dimaksud oleh Zakaria dengan mawali ialah orang-orang yang akan mengendalikan dan melanjutkan urusannya sepeninggalnya.Yang dikhawatirkan Zakaria ialah kalau mereka tidak dapat melaksanakan urusan itu dengan baik, karena tidak seorangpun diantara mereka yang dapat dipercayainva, oleh sebab itu Dia meminta dianugerahi seorang anak.

Subhanallah...
Doa Nabi Zakaria as didengar dan dikabulkan Allah SWT seraya berfirman di ayat selanjutnya, Surat Maryam ayat 7-8.

Subhanallah, pertanyaan itu langsung dijawab Allah SWT berfirman,

قَالَ كَذَلِكَ قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ وَقَدْ خَلَقْتُكَ مِنْ قَبْلُ وَلَمْ تَكُ شَيْئًا ٩

Artinya:
Tuhan berfirman: "Demikianlah". Tuhan berfirman: "Hal itu adalah mudah bagi-Ku; dan sesunguhnya telah aku ciptakan kamu sebelum itu, Padahal kamu (di waktu itu) belum ada sama sekali".
(QS. Maryam: 9).

Subhanallah...
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya. Allah SWT menganugerahkan seorang anak yang juga menjadi nabi, yaitu Nabi Yahya as.

Tuesday, January 27, 2015

Adam Tercipta dari 14 Unsur Tanah

Setelah tiga malaikat di tolak oleh bumi, akhirnya Allah SWT menyuruh Malaikat Izrail untuk mengambil sedikit tanah yang ada di bumi untuk dijadikan manusia pertama.
Maka Izrail pun turun ke bumi dan mengatakan bahwa kedatangannya adalah atas perintah Allah SWT dan memberi mandat kepada bumi untuk tidak membantah yang bisa memungkinkah bumi durhaka kepada Allah SWT.

Menurut Ibnu Abbas, tanah bumi dan surga digunakan untuk bahan mencipta Adam. Apaa saja tanah tersebut?




Berikut 14 Tanah Bahan Pembentuk Adam as:

1. Tanah Baitulmuqaddis.
- Kepala sebagai tempat kemuliaan untuk diletakkan otak dan akal.

2. Tanah Bukit Tursina (Mesir).
- Telinga sebagai tempat mendengar dan menerima nasehat.

3. Tanah Irak.
- Dahi sebagai tempat sujud kepada Allah SWT.

4. Tanah Aden (Yaman).
- Muka sebagai tempat berhias dan kecantikan.

5. Tanah Telaga Al Kautsar.
- Mata sebagai tempat menarik perhatian.

6. Tanah Al Kautsar.
- Gigi sebagai tempat untuk memanis-manis.

7. Tanah Ka'bah (Mekkah).
- Tangan kanan sebagai tempat mencari nafkah dan bekerjasama.




8. Tanah paris (Prancis).
- Tangan kiri sebagai anggota untuk melakukan istinja.

9. Tanah Khurasan (Iran).
- Perut sebagai tempat berlapar.

10. Tanah Babylon (Irak).
Kelamin sebagai organ seks dan tempat bernafsu serta godaan setan.

11. Tanah Tursina (Mesir).
- Tulang sebagai penguat tubuh manusia.

12. Tanah India.
- Kaki sebagai anggota berdiri dan berjalan.

13. Tanah Firdaus (surga).
- Hati sebagai tempat keyakinan, keimanan, dan kemauan.

14. Tanah Taif (Arab Saudi).
- Lidah sebagai tempat untuk mengucap syahasat, syukur dan doa.

Wallahu A'lam....

Monday, January 26, 2015

3 Malaikat Ditolak Bumi Mentah-mentah

Manusia pertama yang menghuni surga sekaligus sebagai manusia pertama ciptaan Allah SWT adalah Nabi Adam as bersama istrinya, Hawa. Penciptaan Adam diriwayatkan sebagai satu daripada ciptaan Allah SWT yang kontroversi atau paling disebut-sebut oleh makhluk Allah yang lain.
Peristiwa tersebut disebut dalam Al Qur'an ketika para malaikat mempersoalkan kejadian manusia sebagai khalifah di muka bumi.

Allah SWT berfirman,

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لا تَعْلَمُونَ

Artinya:
Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
(QS. Al Baqarah: 30).





3 Malaikat Ditolak Bumi Mentah-mentah:

Kemudian Allah SWT memerintahkan Malaikat Jibril turun ke bumi untuk mengambil sebagian tanah sebagai bahan untuk menjadikan Adam. Walaupun demikian, bumi enggan membiarkan tanahnya diambil, malah bersumpah dengan nama Allah yang tidak rela untuk menyerahkannya karena keraguannya seperti yang diragukan para malaikat.

Setelah mendengar sumpah tersebut, Malaikat Jibril kembali menghadap Allah SWT dengan tangan hampa. Kemudian Allah SWT mengutus Malaikat Mikail dan kemudian Malaikat Isrofil, namun keduanya tidak mampu berbuat apa-apa atas sumpah yang dibuat oleh bumi.




Lantas Allah SWT memerintahkan Malaikat Izrail untuk melakukan tugas tersebut dan memaksa bumi agar mundur walaupun bumi bersumpah, karena tugas tersebut dijalankan atas perintah dan nama Allah SWT Yang Maha Tinggi.

Karena paksaan Malaikat Izrail tersebut, akhirnya bumi menyerah dan memberikan tanahnya unyuk diambil.

Saturday, January 24, 2015

3 Kebohongan Nabi Ibrahim as

Seperti yang dituturkan dalam kitab Tanbihul Ghafilin karya Imam Abi Laits as-Samarqandi, dikisahkan pada Hari Kiamat nanti ada sekelompok manusia ada yang merasa sangat kesusahan dengan keadaan yang dialaminya, bahkan para nabi pun terlalu memikirkan kesalahan yang telah diperbuat.

Kecuali hanya seorang nabi saja yang bisa menolong manusia agar memintakan ampunan kepada Allah SWT melalui syafaatnya yang tidak dimiliki oleh nabi dan rasul yang lain.
Nah, salah satu nabi yang tidak mampu memberikan syafaat kepada manusia adalah Nabi Ibrahim as. Beliau tidak bisa dikarenakan tengah memikul, memikirkan dosa-dosa yang telah beliau perbuat.




Apa saja dosa dan kesalahan Nabi Ibrahim as?

Nabi Ibrahim as pernah "berbohong" tiga kali yaitu:

1. Ketika diajak untuk pergi ke kuil, kemudian ia berbohong bisa sakit kalau berangkat ke kuil.

2. Usai menghancurkan berhala, kemudian ditanya raja Namrud, siapa yang menghacurkan berhala, dijawab : yang menjawab berhala adalah berhala yang paling besar.

3. Ketika ditanya Raja Namrud, perihal istrinya, dijawab : ini saudara perempuan saya.

Haaa...
Cuma itu saja dosanya....
Astaghfirullah....
Subhanallah....

sumber: nu.or.id

Monday, January 19, 2015

Hebatnya Pengetahuan Adam

Allah SWT hendak menghilangkan aanggapan rendah malaikat terhadap Adam dan meyakinkan mereka akan kebenaran hikmahnya menunjuk Adam sebagai penguasa bumi, maka diajarkanlah kepada Adam tentang nama-nama benda yang berada di alam semesta.

Kemudian diperagakanlah benda-benda itu di depan para malaikat seraya berkata,
"Coba sebutkan kepadaku nama benda-benda itu, jika kamu merasa lebih mengetahui dan lebih mengerti daripada Adam."
Para malaikat tidak mampu memenuhi tantangan Akkah SWT untuk menyebutkan nama-nama benda yang berada di depan mereka. Mereka mengakui ketidaksanggupan mereka dan berkata,
"Maha Agung Engkau, sesungguhnya kami tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu kecuali apa yng Tuhan ajarkan kepada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana."

Kemudian Adam diperintahkan Allah SWT untuk memberitahu nama-nama itu kepada para malaikat. Setelah Adam menyebutkan nama-nama benda tersebut, kemudiah Allah SWT berfirman,
"Bukankah Aku telah katakan kepadamu bahwa Aku mengetahui rahasia langit dan bumi, dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan."

Subhanallah...
Malaikat mengakui kecerdasan dan pengetahuan yang dimiliki Adam, sehingga mereka menjatuhkan diri dan bersujud (untuk menghormati) di depan Adam.

Dari tulisan di atas, pernahkah kalian bertanya-tanya, sebenarnya benda apa saja yang ada di depan Adam dan malaikat itu, berapa jumlahnya, apakah benda yang ada di surga ataukah benda yang ada di bumi, hanya Allah SWT saja Yang Maha Mengetahui.

Yang jelas, Adam memiliki pengetahuan yang hebat, malaikat saja yang lebih dulu diciptakan ternyata tidak mengetahui nama-nama benda di alam semesta. Sedangkan Adam yang baru tercipta (terlahir) saja sudah mampu menyebutkan nama-nama benda yang ada di hadapan mereka dengan lancar.

Subhanallah....

Mari kita gunakan pengetahuan dengan bijaksana dan terkendali. Allah SWT sudah mempercayakan kepada manusia sebagai penguasa di bumi ini.

Saturday, January 17, 2015

Indahnya 2 Bentuk Taman di Surga

Allah SWT menciptakan perkara-perkara yang sangat luar biasa indah dan nikmatnya kepada orang-orang yang bertakwa, sehingga Nabi Muhammad SAW menggambarkan surga itu terdapat apa-apa yang belum pernah dilihat oleh mata kita dan belum pernah didengar oleh telinga kita serta tidak pernah terlintas di hati manusia.
Kalau di dunia ini kita selalu melihat bermacam-macam taman yang dihias dengan aneka macam tumbuhan dan bermacam-macam bunga, di situ kita boleh menghabiskan waktu berjam-jam sambil menikmati keindahannya juga mencari ketenangan. Maka, begitu juga surga, Allah SWT menciptakan taman-taman bagi penghuninya.

Sebagaimana hadits Rasulullah SAW, maka taman di surga dibagi menjadi dua macam, yaitu:
1. Dua taman yang diciptakan Allah SWT dari perak dengan segala apa yang ada padanya.
2. Dua taman yang diciptakan Allah SWT dari emas dengan segala yang ada padanya.
(HR. Muslim).



Pada tman-taman itu terdapat bermacam-macam buah-buahan seperti kurma atau delima, mata air sungai yang terus menerus mengalir airnya dengan tenang.

At-Tabrani meriwayatkan bahwa di taman-taman tersebut ada pohon-pohon yang rindang, besar, tinggi dan luas. Apabila bidadari-bidadari bernyanyi di bawah pohon tersebut, maka daun-daun dan ranting-rantingnya akan bergerak sambil mengeluarkan bunyi-bunyian yang sangat merdu sekali.




Apabila angin berhembus, lalu menyentuh daun dan rantingnya, maka akan terdengar desiran yang amat merdu pula. Sehingga tidak dapat dibandingkan manakah yang lebih merdu, apakah suara-suara bidadari itu ataukah bunyi desiran pohon-pohon tersebut.

Subhanallah...

Semoga yang membaca artikel ini akan masuk surganya Allah SWT dan bisa berteduh di bawah pohon besar yang ada di Taman Surga.
Amiiin...

Thursday, January 15, 2015

Indahnya Wafat Nabi dan Hari Pertama di Surga

Aisyah ra menceritakan bahwa Rasulullah SAW tatkala menjelang wafat telah disediakan satu bekas air, lalu Baginda memasukkan tangannya ke dalam air lalu mengusap wajahnya seraya berkata,
"Laa Ilaha Illallah, sesungguhnya di dalam kematian ada sakaratul maut."
Kemudian Baginda menengadahkan tangannya lalu berkata,
"Fir Rafiqil A'la."

Lalu beliau wafat dan tangannya tergeletak lemas.

Para malaikat berkeliling (takziah) jenazah Rasulullah SAW yang terbujur kaku, tapi ruhnya hidup mulia di sisi Allah SWT. Beliau adalah satu-satunya insan bumi ini yang paling indah kematiannya dan paling indah pula hari pertamanya di Surga.

Wednesday, January 14, 2015

3 Golongan yang Disalami oleh Malaikat

Pada suatu saat nanti ketika semua makhluk hidup dimatikan oleh Allah SWT, kemudian dihidupkan kembali dengan cara via malaikatNya dengan tiupan terompet. Pada saat terompet Sangkakala ditiup, maka akan muncullah semua manusia yang sudah mati dari kuburannya satu persatu.

Dan disabdakan Nabi Muhammad SAW, ada sebanyak tiga golongan yang akan mendapati dirinya dijabat tangannya sebagai ucapan selamat oleh malaikat. Siapakah ketiga golongan itu?
Rasulullah SAW bersabda,
"Tiga kelompok manusia yang akan dijabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya, yaitu:
1. Orang-orang yang mati sahid.
2. Orang-orang yang melakukan shalat malam dalam bulan Ramadan.
3. Orang-orang yang berpuasa pada hari Arafah."

Semoga kita nanti termasuk salah satu dari ketiga golongan di atas.
Amiiin...

Sunday, January 11, 2015

11 Golongan yang Akan Celaka

Suatu hari nanti setelah kita umat Islam dihidupkan kembali, maka akan ada beberapa golongan, dimana ada yang celaka ada yang selamat dan ada juga yang disalami oleh para malaikat.
Allah SWT berfirman,

يَوْمَ يُنْفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا

Artinya:
"Yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangsakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,"
(QA. An Naba': 18).

Diriwayatkan bahwa ayat tersebut di atas pernah ditanyakan oleh Muaz bin Jalal, katanya,
"Ya Rasulullah, apa maksud dari ayat ini?"




Maka Rasulullah SAW menangis sebelum menjawab pertanyaan tersebut karena inilah yang ditakutkan oleh Rasulullah SAW selama ini.
Kemudian Baginda Rasul bersabda,
"Ya Muaz, umatku kelak apabila bangkit dari kubur akan menjadi 12 golongan. 11 golongan akan memasuki neraka dan hanya satu golongan saja yang akan memasuki surga."

Adapun 11 golongan yang akan memasuki neraka adalah sebagai berikut:

1. Mereka yang tidak mempunyai kaki dan tangan.
Ini karena mereka suka menyakiti tetangga.

2. Mereka yang menyerupai babi.
Ini adalah balasan bagi orang yang suka melengah-lengahkan shalat lima waktu.

3. Mereka yang perutnya besar seperti gunung dan dipenuhi ular dan kala.
Ini adalah balasan bagi mereka yang enggan mengeluarkan zakat.

4. Mereka yang mengeluarkan darah dari mulutnya.
Ini adalah balasan bagi mereka yang berdusta.




5. Mereka yang seluruh badannya berbau busuk.
Ini adalah balasan bagi mereka yang mencari keuntungan dalam jual beli atas penipuan.

6. Mereka yang dicincang-cincang pada tengkuk dan bahu.
Inilah balasan bagi mereka yang menyaksikan maksiat atau perbuatan jahat.

7. Mereka yang keluar dengan tidak berlidah dan keluar nanah dan darah dari mulut.
Ini balasan bagi mereka yang tidak mau menyaksikan kebenaran.

8. Mereka yang keluar dalam keadaan terbalik.
Maksudnya adalah kaki di atas dan kepala di bawah. Ini balasan mereka yang berzina serta mati sebelum bertaubat.

9. Mereka yang berwajah hitam, bermata biru dan perutnya penuh api.
Ini balasan mereka yang memakan harta anak yatim secara zalim.

10. Mereka yang kulitnya penuh kudis dan penyakit lain yang menjijikkan.
Ini balasan bagi mereka yang berani melawan orang tua.

11. Mereka yang buta mata dan hatinya, giginya seperti tanduk, bibirnya menjuntai hingga ke perut, dari perut dan pahanya mengeluarkan kotoran.
Ini adalah balasan bagi mereka yang meminum minuman keras.

Friday, January 9, 2015

10 Amalan Pembuka Pintu Rezeki

Sibuk, sibuk dan sibuk....
Mungkin itulah alasan kita yang sedikit lalai dengan ibadah, padahal ibadah itu justru mempermudah aliran rezeki. Lakukanlah minimal istighfar dan stop maksiat.

Manusia yang paling baik adalah mereka yang banyak memberikan manfat untuk orang lain. Subhanallah, ternyata rahasianya di situ. Dengan berbagi dan memberi manfaat untuk orang lain, kehidupan kita dijamin tidak akan kekurangan.
Ibadah tentu sangat luas maknanya, seluas samudera kehidupan kita ini. Namun ada ibadah ringan yang Insya Allah bisa kita lakukan. Nah, berikut ini ada 10 amalan yang memperbanyak peluang pembuka pintu rezeki dari Allah SWT.

10 Amalan Pembuka Pintu Rezeki:


1. Menyempatkan diri untuk Ibadah.
Bahasanya aneh ya kelihatannya, ibadah kok disempat-sempatkan sih, Tapi itulah kenyataannya. Tanpa sadar, kita lebih antusias mengejar dunia, sampai-sampai ibadah terabaikan. Makanya sangat beruntung sekali jika kita mampu menyempatkan diri untuk beribadah di tengah-tengah kesibukan kita.

Sungguh Allah SWT tidak akan menyia-nyiakan pengabdian kita seperti firmannya dalam hadits Qudsi,
"Wahai anak Adam, sempatkanlah untuk menyembahKu, maka Aku akan membuat hatimu kaya dan menutup kefakiranmu. Jika tidak melakukannya, maka Aku akan penuhi tanganmu dengan kesibukan, dan aku tidak menutup kefakiranmu."
(HR. Ahmad, Tirmizi, Ibnu Majah, dan Al Hakim dari Abu Hurairah ra).

2. Perbanyak Istighfar.
Apa hubungan antara istighfar dan rezeki? Mungkin ada yang bertanya seperti itu, padahal dengan istighfar kita berarti mengaku salah dan lemah di hadapan Allah SWT. Kalau menyadari kelemahan, berarti otomatis kita yakin dengan kehebatan Allah SWT menghadirkan rezeki.

Dijamin pula olah Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa memperbanyak istighfar, maka Allah SWT akan menghapuskan segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."
(HR. Ahmad, Abu Daud, An Nasa'i, Ibnu Majah dan Al Hakim dari Abdullah bin Abbas ra).

Dalam hadits lain diperjelas, Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang selalu beristighfar, maka Allah akan menjadikan keluh kesah menjadi kegembiraan, kesempitan menjadi keleluasaan."
(HR. Ahmad dan Abu Daud).

Berapa jumlah istighfarnya? Tentu saja sebanyak-banyaknya, sekuat kita. Minimal seperti uswah atau contoh Nabi Muhammad SAW, setidaknya 70-100 kali setiap hari.

3. Stop maksiat.
Ternyata masih ada yang berfikir soal uang atau rezeki urusan usaha. Tak hanya itu, masih ada yang berani berkesimpulan urusan maksiat itu soal balasan akhirat. Padahal kemaksiatan menghalangi aliran rezeki dari Allah SWT. Kemaksiatan pun menjadi tembok yang menghalangi permohonan ampun kita kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda,
"Dan seorang lelaki akan diharamkan baginya rezeki karena dosa yang diperbuatnya."
(HR. Tirmizi).

Bentuk-bentuk kemaksiatan tentunya sangat banyak, mulai dari kemaksiatan mata, maksiatnya lisan, maksiatnya hati, pikiran dan sebagainya.

4. Ingat terus kepada Allah SWT.
Dalam bahasa agama dikenal dengan berzikir. Sungguh dengan banyak mengingat Allah SWT, akan membuat hati tenang dan kehidupan terasa lapang.

Nah, kelapangan itu bagian dari rezeki yang tak ternilai karena hanya orng yang beriman saja yang mendapatkannya.
Allah SWT berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya:
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram."
(QA. Ar Ra'd: 28).

Misalnya saja sambil sempatkan untuk berzikir meski hanya dalam hati. Selalu bertahmid sebagai ucapan syukur setiap waktu. Bisa juga memulai setiap aktivitas dengan membaca Basmallah.

5. Berbakti pada Orang Tua.
Berbahagialah bagi yang masih mempunyai orang tua. Sebab, terbuka kesempatan mendulang fadulah taat dan berbakti kepada keduanya. Sungguh, amalan yang satu ini tiada yang mengelak fadilahnya. Dalam hadits riwayat dari Imam Ahmad, Nabi Muhammad SAW berpesan, siapa yang ingin panjang umur dan ditambahkan rezekinya, maka hendaklah berbakti kepada ibu bapaknya dan menyambung tali kekeluargaan.

Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa berbakti kepada ibu bapaknya, maka kebahagianlah untuknya, dan Allah akan memanjangkan umurnya."
(HR. Abu Ya'ala, At Tabrani, Al Asybahani dan Al Hakim).

Minimal menyempatkan diri mendoakannya setelah shalat fardhu.
Subhanallah....mendoakan ibu bapak juga menjadi sebab mengalirnya rezeki.
Rasulullah SAW bersabda,
"Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya, niscaya terputuslah rezeki daripadanya."
(HR. Al Hakim dan Ad Dailami).

6. Suka menolong.
Berbuat baik kepada orang yang lemah, termasuk juga menggembirakan dan membahagiakan orang tua, orang yang sakit, anak yatim dan fakir miskin juga termasuk istri dan anak-anak kecil.

Rasulullah SAW bersabda,
"Tidaklah kamu diberi pertolongan dan diberi rezeki, melainkan karena orang-orang lemah di kalangan kamu.
(HR. Bukhari).

7. Peduli sesama.
Maksudnya adalah betapa indahnya jika kita yidak hanya memenuhi kebutuhan keluarga kita saja, namun juga mampu memenuhi kebutuhan orang lain. Subhanallah...
Jika bisa menjadi seperti itu, Insya Allah akan menjadi sebab Allah melapangkan rezeki.

Rasulullah SAW bersabda,
"Siapa yang menunaikan hajat saudaranya, maka Allah akan menunaikan hajatna...,"
(HR. Muslim).

8. Rajin Silaturrahmi.

Subhanallah...amalan yang satu ini juga sangat luar biasa fadilahnya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya, maka hendaklah dia menghubungi sanak saudaranya."
(HR. Bukhari).

Tetapi, silaturahim bukanlah memberi atau mengunjungi orang yang biasa mengunjungi kita. Namun silaturahim lebih aktif, menyambung hubungan yang terputus agar embali bersatu lagi.
Rasulullah SAW bersabda,
"Yang disebut bersilaturrahmi itu bukanlah seseorang yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilarurrahmi itu ialah menyambungkan apa yang telah putus."
(HR. Bukhari).

9. Bersedekah.
Amalan yang satu ini tak terbantahkan lagi barokahnya. Sedekah mengundang rahmat Allah SWT dan menjadi sebab Allah membuka pintu rezeki.
Nabi Muhammad SAW berkata kepada Zubair bin Al Awwam, Rasulullah SAW bersabda,
"Hai Zubair, ketahuilah bahwa kunci rezeki hamba itu ditentang Arsy, yang dikirim oleh Allah Azza Wajalla kepada setiap hamba sekadar nafkahnya. Maka siapa yang memperbanyak pemberian kepada orang lain, niscaya Allah memperbanyakkan juga baginya. Dan siapa yang menyedikitkan, niscaya Allah menyedikitkan baginya."
(HR. Ad Daruquthni dari Anas ra).

10. Rajin Shalat Dhuha dan Tahajud.
Kedua ibadah ini memang sangat dahsyat pengaruhnya dalam kesuksesan hidup kita. Banyak sekali hadits yang menunjukkan fadilah tahajud untuk memudahkan memperoleh rezeki, menjadi sebab seseorang itu dipercayai dan dihormati orang dan doanya dikabulkan. Begitu pila dengan shalat dhuha.

Firman Allah dalam hadits Qudsi,
"Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada permulaan siang (shalat dhuha), nanti pasti akan Aku cukupkan keperluanmu pada petang harinya."
(HR. Al Hakim dan Thabrani).

Tuesday, January 6, 2015

Keistimewaan Surga Al Firdaus

Sahabat...pernahkah kalian melihat Allah SWT secara langsung dengan mata kalian... Kalau pernah berarti itu susuatu hal yang sangat luar biasa. Hanya satu manusia yang pernah melihat Allah SWT yaitu Nabi Musa as. Entah riwayatnya sudah melihatnya langsung atau masih akan melihatnya?

Saya lebih condong dengan pemikiran kedua yang menyatakan bahwa Nabi Musa as yang ingin melihat Tuhan, namun belum sampai melihatnya, Sang Nabi dipingsankan oleh TuhanNya karena begitu Agungnya Allah SWT sehingga Nabi Musa as masih selamat karena hanya pingsan saja.

Lain halnya dengan benda-benda mati yang ada di sekitar Nabi Musa as, mereka semua menjadi hancur luluh lantar lantaran Tuhan akan memenuhi permintaan Rasul kesayanganNya tersebut yang dalam hal ini Nabi Musa as. Gunung saja masih akan (belum melihat langsung) sudah hancur berkeping-keping.

Ini membuktikan bahwa gunung saja yang begitu kuat serta kokoh akan hancur jika Tuhan menunjukkan diriNya, apalagi manusia yang begitu lemah...
Subhanallah...

Surga Firdaus

Surga itu bertingkat-tingkat dan setiap tingkatan berbeda pula, jarak antar tingkat bagai langit dan bumi jaraknya. Adapun tingkatan surga yang paling tinggi derajatnya dinamakan "Firdaus", dan di atas Firgaus inilah terletak "Arsy Rahman (Mahligai Tuhan).

Keistimewaan surga Al Firdaus adalah para penghuninya akan dapat melihat wajah Allah SWT 2x dalam sehari, pagi dan petang. Sedangkan nikmat yang lebih tinggi lagi di dalam surga ini adalah apabila manusia dapat menatap wajah Allah SWT.

Adapun cara melihat Allah SWT bukanlah halnya kita melihat dengan mata biasa yang lazim berlaku, namun caranya adalah dengan penglihatan mata yang telah ditentukan Allah SWT buat para penduduk surga.

Segala yang ada di surga itu indah-indah saja, jauh lebih indah dari apa yang ada di atas bumi. Akan tetapi yang terindah di surga adalah pandangan terhadap Allah SWT, tak ada sesuatupun yang dapat melebihi keistimewaannya.

Coba kita bayangkan saja di dunia ini, kalau kita diberi kesempatan untuk bertemu dan bercerita tantang salah satu pemimpin negara, tentu kita akan sangat gembira dan bahagia dengan pengalaman indah tersebut. Inilah yang akan terjadi dengan penghuni surga, betapa bahagianya bisa bertemu dengan Sang Pencipta-Nya.




Allah SWT berfirman,

وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ
إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ

Artinya:
22. Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.
23. kepada Tuhannyalah mereka melihat.
(QS. Al-Qiyamah: 21-22).

Rasulullah SAW pernah suatu ketika bertanya kepada Malaikat Jibril,
"Wahai Jibril, pernahkah engkau melihat Allah?"
Jibril menjawab,
"Bahwa antara saya dan Tuhan ada 79 tutup yang terdiri dari lapisan-lapisan cahaya. Bila terbuka tutup yang paling luar, maka akan terbakarlah aku memandan-Nya. Sedangkan antara engkau dan Tuhan ada 71 lapisan tutup dari cahaya. Bila terbuka tutup yang paling luar, maka engkau akan terbakar memandangNya.

Monday, January 5, 2015

Buah-Buahan dan Tanaman Surga

Buah-buahan yang terdapat di surga banyak yang serupa dengan buah-buahan di dunia, dilihat dari bentuk dan namanya. Bedanya adalah buah-buahan di surga tersebut tidak akan layu, busuk, tua atau berkurang sebagaimana buah-buahan yang ada di dunia.
Subhanallah...
Di antara nama buah-buahan yang disebut dalam Al Qur'an adalah buah delima, anggur dan buah kurma.
Allah SWT berfirman,

فِيهِمَا فَاكِهَةٌ وَنَخْلٌ وَرُمَّانٌ

Artinya:
"Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima."
(QS, Ar-Rahman: 68).

Ibnu Abbas berkata,
"Apabila penghuni surga tertarik untuk memetik buah-buahan surga, maka buah-buahan tersebut mendekat kepadanya hingga ia dapat mengambil buah mana yang ia suka."
Subhanallah...



Rasulullah SAW bersabda,
"Buah-buahan di surga seperti anggur, ia lebih putih dari susu, lebih manis dai madu, lebih lembut dari tepung dan tidak berbiji. Adapun tanaman di surga, setelah benihnya disebar, maka ia tumbuh dalam sekejap dan siap panen saat itu juga."
(HR. Bukhari).

Subhanallah...


Saturday, January 3, 2015

Kehebatan Air Sungai Al Kautsar di Surga

Sungai-sungai di surga memancar dari bawah bukit. Di dalam Al Qur'an, Allah SWT banyak menyebutkan tentang macam-macam sungai di surga, di antaranya adalah sungai Al Kautsar.

Allah SWT berfirman,

مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِي وُعِدَ الْمُتَّقُونَ فِيهَا أَنْهَارٌ مِنْ مَاءٍ غَيْرِ آسِنٍ وَأَنْهَارٌ مِنْ لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ وَأَنْهَارٌ مِنْ خَمْرٍ لَذَّةٍ لِلشَّارِبِينَ وَأَنْهَارٌ مِنْ عَسَلٍ مُصَفًّى وَلَهُمْ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَمَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِي النَّارِ وَسُقُوا مَاءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَاءَهُمْ

Artinya:
"(apakah) perumpamaan (penghuni) jannah yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada beubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tidak beubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam Jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?"
(QS. Muhammad: 15).
Dari ayat tersebut di atas memberikan pengertian bahwa sungai-sungai di surga bukanlah mengandung air-air biasa seperti di dunia ini, sebaliknya ada sungai yang mengalir air susu, anggur (arak) yang tidak memabukkan, ada yang dari air madu dan sebagainya. Sungai-sungai ini semuanya mengalir dengan tenang melalui rumah-rumah di surga, di kebun-kebun dan di celah=celah pohon. Bahkan terdapat juga mata-mata air yang mengalir.




Ciri Air Sungai di Surga

Jadi Allah SWT telah menjanjikan kepada orang-orang yang bertakwa itu, sungai yang airnya bisa diminum dengan ciri-ciri sebagai berikut:
1. Airnya tidak berubah rasa dan baunya.
2. Air susu yang tidak berubah rasa dan warna.
3. Air anggur (arak) yang lezat dan tidak memabukkan.
4. Madu yang disaring.




Minum Air Surga Tidak Akan Haus Selamanya

Pada waktu Rasulullah SAW melakukan Isra Mi'raj, Beliau pernah melihat sungai yang dinamakan Al Kautsar. Sungai ini dilingkari oleh bukit-bukit yang terdiri dari permata-permata dan tanahnya dari wewangian yang paling wangi. Sedangkan tepian dari sungai ini terdiri dari emas dan anak-anak batu dari mutiara.

Barangsiapa yang meminum air dari sungai Al Kautsar ini, walaupun hanya sekali saja, maka dia tidak akan merasakan haus untuk selama-lamanya. Subhanallah...

Bukan main kehebatan sungai Al Kautsar ini, bayangkan saja kalau orang tidak akan haus seumur-umurnya sampai tak bisa ditentukan waktunya karena disebutkan selama-lamanya.

Friday, January 2, 2015

15 Ciri-Ciri Wanita Ahli Surga

Apakah hanya orang-orang beriman dari kalangan laki-laki dan bidadari saja yang akan menjadi penduduk surga? Lalu bagaimana dengan istri-istri kaum mukminin di dunia, wanita-wanita penduduk bumi?

Istri-istri kaum mukminin yang beriman kepada Allah SWT dan RasulNya tersebut akan tetap menjadi pendamping suaminya kelak di surga dan akan memperoleh kenikmatan yang sama debgan yang diperoleh penduduk surga lainnya, tentunya sesuai dengan amalan selama hidup di dunia.
Pastinya setiap wanita muslimah ingin menjadi ahli surga.
Pada dasarnya wanita ahli surga adalah wanita yang taat kepada Allah SWT dan RasulNya, seluruh ciri-cirinya merupakan cerminan ketaatan yang dia miliki.

Diantara ciri-ciri wanita ahli surga adalah sebagai berikut.

15 Ciri-Ciri Wanita Ahli Surga:


1. Bertakwa.

2. Beriman kepada Allah SWT, malaikat-malaikatNya, Kitab-kitabNya, Rasul-rasulNya, hari kiamat dan beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.





3. Bersaksi bahwa tidak ada sesuatu yang patut disembah kecuali Allah SWT, bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulNya, mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadan, dan naik haji apabila mampu.

4. Ihsan.
Yaitu beribadah kepada Allah SWT seakan-akan melihat Allah, jika dia tidak melihat dia, dia mengetahui bahwa Allah melihat dia.

5. Ikhlas.
Ikhlas beribadah semata-mata karena Allah, tawakal kepada Allah, mencintai Allah dan Rasul-Nya, takut kepada azab Allah, mengharap rahmat Allah, bertaubat kepadaNya, bersabar atas segala takdir-takdir Allah sertan mensyukuri kenikmatan yang diberikan kepadanya.

6. Suka membaca Al Qur'an dan berusaha untuk memahaminya, berzikir mengingat Allah ketika sendiri atau bersama banyak orang dan berdoa semata-mata kepada Allah SWT.



7. Menghidupkan amar ma'ruf dan nahi munkar pada keluarga dan masyarakat.

8. Berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, fakir miskin dan seluruh makhluk, termasuk kepada hewan dan tumbuhan.

9. Menyambung tali persaudaraan.
Terhadap orang yang memutuskannya, memberi kepada orang, menahan pemberian kepada dirinya dan memaafkan orang yang menzaliminya.

10. Berinfak.
Baik pada waktu lapang maupun dalam waktu sempit, menahan amarah dan memaafkan manusia.

11. Adil.
Adil dalam segala hal bahkan terhadap seluruh makhluk.

12. Menjaga lisan.
Menjaga lisannya dari perkataan dusta, bersaksi palsu dan menceritakan kejelekan orang lain atau ghibah.

13. Menepati janji dan amanah yang diberikan kepadanya.

14. Berbakti kepada orang tua.

15. Menyambung silaturrahmi dengan teman, kerabatnya yang dekat atau yang jauh.

Ciri-ciri tersebut di atas bukan merupakan suatu batasn, akan tetapi ciri-ciri wanita ahli surga semuanya masuk dalam kerangka taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya dan sebagainya seperti yang dijelaskan dalam Al Qur'an Surat An-Nisaa' ayat 13.

Allah SWT berfirman,

تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Artinya:
"(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam syurga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah kemenangan yang besar."
(QS. An-Nisaa': 13).

Wallahu A'lam...

sumber: kitab Majmu’ Fatawa karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah juz 11 halaman 422-423

Thursday, January 1, 2015

Dimanakah Letak Surga Sesungguhnya Serta Luasnya

Para ulama telah sepakat bahwa surga itu terletak di atas langit ketujuh.

Letak Surga

Dalam Al Qur'an, Allah SWT berfirman dalam Surat An-Najm ayat 13-15,

وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى
عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى
عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى

Artinya:
13. dan Sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain,
14. (yaitu) di Sidratil Muntaha[1430].
15. di dekatnya ada syurga tempat tinggal,

[1430] Sidratul Muntaha adalah tempat yang paling tinggi, di atas langit ke-7, yang telah dikunjungi Nabi ketika mi'raj.




Ketika Rasulullah SAW dalam perjalanan mi'raj, Beliau telah berhenti di Sidratul Muntaha. Menurut beliau Sidratul Muntaha itu berada jauh di luar alam langit (di luar ruang angkasa). Di situlah beliau mendapati letaknya surga.

Luas Surga


Kemudian dikatakan bahwa surga itu luasnya seluas langit dan bumi. Sebagaimana firman Allah SWT dalan Surat Ali Imran ayat 133.

Allah SWT berfirman,

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Artinya:
133. dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

Udara Surga


Di surga juga udaranya nyaman, tidak panas membakar juga tidak dingin menggigil, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat al-insan ayat 13.

Allah SWT berfirman,

مُتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الأرَائِكِ لا يَرَوْنَ فِيهَا شَمْسًا وَلا زَمْهَرِيرًا

Artinya:
13. di dalamnya mereka duduk bertelakan di atas dipan, mereka tidak merasakan di dalamnya (teriknya) matahari dan tidak pula dingin yang bersangatan.

Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Bahwa dinding-dinding di surga terbuat dari batu-batu emas dan perak. Lantainya dari pohon kimkuma (Za'faran) dan buminya emas."
(HR. Al Bazzar).

Sedangkan dalam hadits yang lain diceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tanah surga itu licin, putih, kasturi murni."
(HR. Muslim).

Dan harumnya bau surga ini dapat dicium dari jarak 100 tahun perjalanan.

Subhanallah...