Sikap phobia atau takut terhadap simbol ke-Islaman seperti syari’at cadar atau burka, ternyata tidak hanya terjadi di negara-negara Kafir diluar negeri seperti Perancis, Belanda atau Swiss.
Seperti diketahui bersama, tahun lalu Pemerintah Perancis resmi memberlakukan larangan pemakaian cadar atau hijab syar’i bagi warganya saat berada di tempat umum seperti maal, kampus, dan lain sebagainya.
Kebijakan diskriminatif ini menjadikan Perancis yang mengklaim sebagai negara Demokratis, justru sebagai negara pertama di Eropa yang melarang warganya memakai penutup wajah khas muslimah tersebut.
Setelah Perancis, negara Eropa lainnya yakni Pemerintah Belanda melarang penggunaan cadar, seperti burka dan segala bentuk hijab yang sesuai syar’i lainnya yang menutupi muka di tempat umum.
...Tanggal 21 September 2013 pada mata kuliah jam kedua, tepatnya jam 13.05 WIB, saya mendapat SMS dari Bu Siti, selaku Sekpro meminta untuk ketemuan...
“Setiap orang harus dapat melihat muka satu sama lain agar dapat dikenali ketika bertemu,” ujar Menteri Dalam Negeri Belanda. Peraturan ini, mejadikan Belanda negara Uni Eropa kedua setelah Perancis yang melarang penggunaan burka.
Kabar yang terakhir, pemerintah Swiss pada hari Minggu (22/09/2013) akan melarang pemakaian cadar yang menutupi seluruh wajah, setelah dilakukan referendum terhadap busana muslimah yang sangat mulia itu.
Pelaksanaan referendum tersebut akan menjadi pertama kalinya di salah satu wilayah di Swiss (dari 26 wilayah yang ada, setara dengan negara bagian AS) yang memberlakukan larangan penggunaan burka atau cadar.
Dan kini, langkah sejumlah orang maupun lembaga yang anti terhadap Syari’at Islam yang mulia itu ditunjukkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) Jakarta terhadap mahasiswinya.
...Awalnya mereka memperkenalkan diri sambil menjabat tangan saya. Awalnya saya di tanya kapan saya mulai memakai cadar, lalu perbincangan selanjutnya mengarah pada sikap pihak kampus terhadap cadar yang saya pakai...
Sumayyah, mahasiswi yang baru masuk pada tahun ajaran baru 2013 dikeluarkan pihak kampus yang berdiri sejak 26 Juli 2000 silam hanya karena memakai cadar yang diyakininya sebagai sebuah kewajiban bagi seorang muslimah.
“Pada tanggal 21 September 2013 pada mata kuliah jam kedua, tepatnya jam 13.05 WIB, saya mendapat SMS dari Bu Siti, selaku Sekpro (Sekretaris Program –red) meminta untuk ketemuan,” kata Summayah kepada voa-islam.com, Ahad (22/9/2013) siang.
“Sekitar jam 4 sore kurang sedikit, kemudian saya menemui Ibu Sekpro yang saat itu ditemani seorang rekannya di ruang pimpinan kampus,” imbuhnya.
Awalnya, wanita yang akrab disapa Maya ini berbincang ringan dan santai dengan Bu Siti dan rekannya. Namun kemudian, Bu Siti menyampaikan sikap kampus yang tidak bisa menerima keadaan Maya yang memakai cadar.
...Pihak kampus memberikan pilihan yang intinya apabila saya mau mengikuti perkuliahan maka saya harus membuka cadar...
“Awalnya mereka memperkenalkan diri sambil menjabat tangan saya. Awalnya saya di tanya kapan saya mulai memakai cadar, lalu perbincangan selanjutnya mengarah pada sikap pihak kampus terhadap cadar yang saya pakai,” ucapnya.
“Mereka mengatakan bahwa ini adalah kasus spesial dan mereka pribadi tidak melarang dan faham bahwa prinsip saya bersinggungan dengan hak prerogatif (hak istimewa -red) saya kepada Tuhan kata mereka. Tapi mereka menjelaskan bahwa mereka tidak berwenang atas peraturan yang berlaku,” tambahnya.
Akhirnya, pihak kampus yang beralamat di Gedung HZ Jl. Harapan No 50 RT 014/07, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta ini memberikan pilihan kepada Maya, jika dirinya ingin tetap sekolah di STIKIM, maka cadarnya harus dibuka saat berada di kampus.
...Atau jika saya memilih tetap mengenakannya, maka kemungkinan terpahit saya akan di keluarkan dan mereka akan mengembalikan administrasi yang terlanjur saya bayar, sebesar kurang lebih empat juta rupiah...
Tapi, jika Maya tidak memenuhi keinginan pihak kampus untuk mebuka cadarnya didepan banyak orang yang bukan mahramnya dan sangat bertentangan dengan Syari’at Islam tersebut, maka Maya akan dikeluarkan dari STIKIM.
“Pihak kampus memberikan pilihan yang intinya apabila saya mau mengikuti perkuliahan, maka saya harus membuka cadar," ujar Maya dengan suara lirih.
"Atau jika saya memilih tetap mengenakannya, maka kemungkinan terpahit saya akan di keluarkan dan mereka akan mengembalikan administrasi yang terlanjur saya bayar, sebesar kurang lebih empat juta rupiah,” ungkapnya.
sumber:
voa-islam.
Uswah Islam Merupakan Cerita Suri Tauladan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW Untuk dijadikan Pelajaran Buat Kita Semua
Monday, September 30, 2013
Saturday, September 28, 2013
Keutamaan Haji Mabrur
Haji adalah amalan yang teramat mulia. Sampai-sampai yang berhaji disebut dengan tamu Allah dan apa saja yang mereka panjatkan pada-Nya mudah diperkenankan. Dari Ibnu Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْغَازِى فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ
“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumroh adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri” (HR. Ibnu Majah no 2893. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Amalan haji terutama haji mabrur termasuk dalam jajaran amalan yang paling afdhol. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَبْرُورٌ »
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”
(HR. Bukhari no. 1519)
Dan haji pun termasuk jihad. Dari ‘Aisyah—ummul Mukminin—radhiyallahu ‘anha, ia berkata,
يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ « لاَ ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ »
“Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad? “Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu alaihi wa sallam. (HR. Bukhari no. 1520)
Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengatakan, “Haji dan umroh termasuk jihad. Karena dalam amalan tersebut seseorang berjihad dengan harta, jiwa dan badan. Sebagaimana Abusy Sya’tsa’ berkata, ‘Aku telah memperhatikan pada amalan-amalan kebaikan. Dalam shalat, terdapat jihad dengan badan, tidak dengan harta. Begitu halnya pula dengan puasa. Sedangkan dalam haji, terdapat jihad dengan harta dan badan. Ini menunjukkan bahwa amalan haji lebih afdhol’.”
(Lathoif Al Ma’arif, 403)
Balasan bagi haji mabrur adalah surga, ini sungguh balasan yang luar biasa. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.”
(HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).
sumber:
Muslim.Or.Id
الْغَازِى فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ
“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumroh adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri” (HR. Ibnu Majah no 2893. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Amalan haji terutama haji mabrur termasuk dalam jajaran amalan yang paling afdhol. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَبْرُورٌ »
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”
(HR. Bukhari no. 1519)
Dan haji pun termasuk jihad. Dari ‘Aisyah—ummul Mukminin—radhiyallahu ‘anha, ia berkata,
يَا رَسُولَ اللَّهِ ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ قَالَ « لاَ ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُورٌ »
“Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad? “Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu alaihi wa sallam. (HR. Bukhari no. 1520)
Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengatakan, “Haji dan umroh termasuk jihad. Karena dalam amalan tersebut seseorang berjihad dengan harta, jiwa dan badan. Sebagaimana Abusy Sya’tsa’ berkata, ‘Aku telah memperhatikan pada amalan-amalan kebaikan. Dalam shalat, terdapat jihad dengan badan, tidak dengan harta. Begitu halnya pula dengan puasa. Sedangkan dalam haji, terdapat jihad dengan harta dan badan. Ini menunjukkan bahwa amalan haji lebih afdhol’.”
(Lathoif Al Ma’arif, 403)
Balasan bagi haji mabrur adalah surga, ini sungguh balasan yang luar biasa. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ
“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.”
(HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).
sumber:
Muslim.Or.Id
Apa itu Haji Mabrur
Apa itu Haji Mabrur?
Al Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan, “Haji mabrur adalah jika sepulang haji menjadi orang yang zuhud dengan dunia dan merindukan akherat.”
Al Qurthubi rahimahullah menyimpulkan, “Haji mabrur adalah haji yang tidak dikotori oleh maksiat saat melaksanakan manasik dan tidak lagi gemar bermaksiat setelah pulang haji.”
(Tafsir Al Qurthubi, 2/408)
An Nawawi rahimahullah berkata, “Pendapat yang paling kuat dan yang paling terkenal, haji mabrur adalah haji yang tidak ternodai oleh dosa, diambil dari kata-kata ‘birr’ yang bermakna ketaatan. Ada juga yang berpendapat bahwa haji mabrur adalah haji yang diterima. Di antara tanda diterimanya haji seseorang adalah adanya perubahan menuju yang lebih baik setelah pulang dari pergi haji dan tidak membiasakan diri melakukan berbagai maksiat. Ada pula yang mengatakan bahwa haji mabrur adalah haji yang tidak tercampuri unsur riya’. Ulama yang lain berpendapat bahwa haji mabrur adalah jika sepulang haji tidak lagi bermaksiat. Dua pendapat yang terakhir telah tercakup dalam pendapat-pendapat sebelumnya.” (Syarh Shahih Muslim, 9/118-119)
Demikianlah kriteria haji mabrur. Kriteria penting pada haji mabrur adalah haji tersebut dilakukan dengan ikhlas dan bukan atas dasar riya’, bukan ingin mencari pujian, bukan ingin disebut “Pak Haji”.
sumber:
Muslim.Or.Id'
Al Hasan Al Bashri rahimahullah mengatakan, “Haji mabrur adalah jika sepulang haji menjadi orang yang zuhud dengan dunia dan merindukan akherat.”
Al Qurthubi rahimahullah menyimpulkan, “Haji mabrur adalah haji yang tidak dikotori oleh maksiat saat melaksanakan manasik dan tidak lagi gemar bermaksiat setelah pulang haji.”
(Tafsir Al Qurthubi, 2/408)
An Nawawi rahimahullah berkata, “Pendapat yang paling kuat dan yang paling terkenal, haji mabrur adalah haji yang tidak ternodai oleh dosa, diambil dari kata-kata ‘birr’ yang bermakna ketaatan. Ada juga yang berpendapat bahwa haji mabrur adalah haji yang diterima. Di antara tanda diterimanya haji seseorang adalah adanya perubahan menuju yang lebih baik setelah pulang dari pergi haji dan tidak membiasakan diri melakukan berbagai maksiat. Ada pula yang mengatakan bahwa haji mabrur adalah haji yang tidak tercampuri unsur riya’. Ulama yang lain berpendapat bahwa haji mabrur adalah jika sepulang haji tidak lagi bermaksiat. Dua pendapat yang terakhir telah tercakup dalam pendapat-pendapat sebelumnya.” (Syarh Shahih Muslim, 9/118-119)
Demikianlah kriteria haji mabrur. Kriteria penting pada haji mabrur adalah haji tersebut dilakukan dengan ikhlas dan bukan atas dasar riya’, bukan ingin mencari pujian, bukan ingin disebut “Pak Haji”.
sumber:
Muslim.Or.Id'
10 Kelebihan Shalat
KELEBIHAN ORANG YANG SELALU MELAKSANAKAN SHOLAT
1. Diberi nur pada wajah.
2. Dikurniakan ALLAH SWT akal yg cerdas & otak yang pintar.
3. Hati bercahaya & tenang jiwa.
4. Sejahtera keluarga (sakinah, mawaddah, warahmah)
5. Di padang Masyhar tidak kepanasan malah sebaliknya
6. Dapat rahmat & hidayah dari ALLAH SWT
7. Doanya sering di kabulkan
8. Diberatkan timbangan amal & menerima buku catatan amal melalui tangan kanan di akhirat kelak (baik).
9. Dipermudahkan jalan menuju ke syurga Allah.
10.Melintasi jembatan sirotol mustakim di permudah (Al-Imam Ibnu Hajar Al- Asqalani)
Ya Allah, Jadikanlah kami dan orang Yang membaca status ini agar senantiasa melaksanakan Sholat Lima waktu.
Aamiin
1. Diberi nur pada wajah.
2. Dikurniakan ALLAH SWT akal yg cerdas & otak yang pintar.
3. Hati bercahaya & tenang jiwa.
4. Sejahtera keluarga (sakinah, mawaddah, warahmah)
5. Di padang Masyhar tidak kepanasan malah sebaliknya
6. Dapat rahmat & hidayah dari ALLAH SWT
7. Doanya sering di kabulkan
8. Diberatkan timbangan amal & menerima buku catatan amal melalui tangan kanan di akhirat kelak (baik).
9. Dipermudahkan jalan menuju ke syurga Allah.
10.Melintasi jembatan sirotol mustakim di permudah (Al-Imam Ibnu Hajar Al- Asqalani)
Ya Allah, Jadikanlah kami dan orang Yang membaca status ini agar senantiasa melaksanakan Sholat Lima waktu.
Aamiin
Tuesday, September 24, 2013
Ternyata Agama Kristen Tak Punya Pegangan Syariat Puasa
Tanpa data yang jelas, penginjil Kristen membanding-bandingkan puasa versi Islam dan Kristen dengan menuduh puasa Islam hanya menunda jam makan saja:
"Puasa Kristen dan Islam Berbeda. Tentang berpuasa, Islam dan Kristen mempunyai ajaran yang berbeda. Di antaranya: puasa dalam Islam sepertinya hanya “memindahkan jam makan” dari pagi-sore menjadi sore-subuh. Sedangkan dalam ajaran Kristen, puasa meliputi siang dan malam. Bahkan kadang berjalan beberapa hari tanpa makan."
Menuding puasa Ramadhan sebagai ajaran yang hanya memindahkan jam makan adalah kebohongan dan pembohongan penginjil Kristen. Karena Rasulullah SAW mengajarkan bahwa puasa tidak cukup hanya dengan menahan diri dari makan dan minum. Orang yang berpuasa juga dituntut untuk meninggalkan omongan kotor dan perbuatan dosa:
"Barang siapa yang tidak bisa meninggalkan omongan kotor atau perbuatan dosa, maka tidak ada gunanya (di hadapan) Allah ia meninggalkan lapar dan dahaganya."
(HR Bukhari dan Muslim).
Selain itu, orang yang puasa Ramadhan juga harus meningkatkan amal shalih dan sedekah, seperti yang diteladankan Rasulullah SAW: "Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah SAW melebihi angin yang berhembus."
(HR Bukhari).
Bila puasa dalam Islam telah diatur secara jelas dalam Al-Qur'an dan hadits Nabi, sebaliknya Bibel tidak punya aturan yang jelas tentang amalan puasa.
Yesus dalam Bibel tak pernah memberikan penjelasan normatif mengenai waktu, syarat, dan amalan-amalan puasa secara detil. Akibatnya umat Kristen melakukan puasa secara variatif.
Berbagai aliran/denominasi gereja yang melakukan puasa dengan tatacara yang disusun oleh pendetanya masing-masing. Kristen Protestan tidak mewajibkan untuk berpuasa, sedangkan Kristen Katolik mewajibkan untuk berpuasa pada masa pra-paskah.
Keuskupan Surabaya mengeluarkan peraturan puasa tahun 2004 bahwa puasa Katolik adalah bebas makan apa saja, tapi hanya boleh makan kenyang sekali sehari.
Peraturan yang ditandatangani oleh Romo Julius Haryanto CM itu menyatakan bahwa berdasarkan Kitab Hukum Kanonik nomor 1249-1253 dan Statuta Keuskupan Regio Jawa No. 111, ditetapkan: Semua orang Katolik yang berusia 18 tahun sampai awal tahun ke-60 wajib berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung. Dalam arti yuridis, puasa orang Katolik ini berarti makan kenyang hanya sekali sehari.
Sementara itu, Kristen Ortodoks Syria (KOS) berpuasa “shaumil kabir” selama 40 hari berturut-turut pada tiap tahun sekitar bulan April, tanpa makan sahur. Puasa KOS lainnya adalah puasa Rabu dan Jum’at dalam rangka mengenang kesengsaraan Kristus.
Ada pula denominasi gereja yang berpuasa hanya menahan hal-hal yang disenanginya, misalnya: berpuasa merokok, berpuasa tidak makan nasi dan daging, berpuasa tidak nonton televisi dan lain sebagainya. Semuanya dijalankan dalam kurun waktu tertentu, bisa 40 hari seperti yang Yesus Kristus pernah lakukan, bisa genap sebulan, ada pula yang melakukan bersamaan waktu puasa kaum Muslim.
Frustasi dengan ketidakjelasan syariat puasa, sebuah lembaga kristiani dalam amarannya berjudul “Puasa dalam Agama Kristen” mengimbau agar jemaat berpuasa terserah sesuai seleranya:
"Bagaimana cara kita berpuasa? Terserah pribadi masing-masing. Tentukan sendiri jangka waktunya: 8 jam, 1 hari, 1 hari 1 malam, 3 hari, 7 hari, 40 hari, dst. Tentukan jenis puasanya: hanya makan sayur, tidak makan, tidak makan dan tidak minum, atau puasa kebiasaan jelek seperti nonton tv, baca koran, majalah, menahan rasa marah/benci, tidak merokok, tidak berjudi, tidak masturbasi, dll"(jesus-net).
Dengan nihilnya syariat puasa, maka pintu surga Ar-Royyan tertutup bagi orang Kristen. Surga yang mahaindah ini disediakan Allah khusus untuk ahli shaum.
sumber:
voa-islam.com
"Puasa Kristen dan Islam Berbeda. Tentang berpuasa, Islam dan Kristen mempunyai ajaran yang berbeda. Di antaranya: puasa dalam Islam sepertinya hanya “memindahkan jam makan” dari pagi-sore menjadi sore-subuh. Sedangkan dalam ajaran Kristen, puasa meliputi siang dan malam. Bahkan kadang berjalan beberapa hari tanpa makan."
Menuding puasa Ramadhan sebagai ajaran yang hanya memindahkan jam makan adalah kebohongan dan pembohongan penginjil Kristen. Karena Rasulullah SAW mengajarkan bahwa puasa tidak cukup hanya dengan menahan diri dari makan dan minum. Orang yang berpuasa juga dituntut untuk meninggalkan omongan kotor dan perbuatan dosa:
"Barang siapa yang tidak bisa meninggalkan omongan kotor atau perbuatan dosa, maka tidak ada gunanya (di hadapan) Allah ia meninggalkan lapar dan dahaganya."
(HR Bukhari dan Muslim).
Selain itu, orang yang puasa Ramadhan juga harus meningkatkan amal shalih dan sedekah, seperti yang diteladankan Rasulullah SAW: "Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al-Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah SAW melebihi angin yang berhembus."
(HR Bukhari).
Bila puasa dalam Islam telah diatur secara jelas dalam Al-Qur'an dan hadits Nabi, sebaliknya Bibel tidak punya aturan yang jelas tentang amalan puasa.
Yesus dalam Bibel tak pernah memberikan penjelasan normatif mengenai waktu, syarat, dan amalan-amalan puasa secara detil. Akibatnya umat Kristen melakukan puasa secara variatif.
Berbagai aliran/denominasi gereja yang melakukan puasa dengan tatacara yang disusun oleh pendetanya masing-masing. Kristen Protestan tidak mewajibkan untuk berpuasa, sedangkan Kristen Katolik mewajibkan untuk berpuasa pada masa pra-paskah.
Keuskupan Surabaya mengeluarkan peraturan puasa tahun 2004 bahwa puasa Katolik adalah bebas makan apa saja, tapi hanya boleh makan kenyang sekali sehari.
Peraturan yang ditandatangani oleh Romo Julius Haryanto CM itu menyatakan bahwa berdasarkan Kitab Hukum Kanonik nomor 1249-1253 dan Statuta Keuskupan Regio Jawa No. 111, ditetapkan: Semua orang Katolik yang berusia 18 tahun sampai awal tahun ke-60 wajib berpuasa pada hari Rabu Abu dan Jumat Agung. Dalam arti yuridis, puasa orang Katolik ini berarti makan kenyang hanya sekali sehari.
Sementara itu, Kristen Ortodoks Syria (KOS) berpuasa “shaumil kabir” selama 40 hari berturut-turut pada tiap tahun sekitar bulan April, tanpa makan sahur. Puasa KOS lainnya adalah puasa Rabu dan Jum’at dalam rangka mengenang kesengsaraan Kristus.
Ada pula denominasi gereja yang berpuasa hanya menahan hal-hal yang disenanginya, misalnya: berpuasa merokok, berpuasa tidak makan nasi dan daging, berpuasa tidak nonton televisi dan lain sebagainya. Semuanya dijalankan dalam kurun waktu tertentu, bisa 40 hari seperti yang Yesus Kristus pernah lakukan, bisa genap sebulan, ada pula yang melakukan bersamaan waktu puasa kaum Muslim.
Frustasi dengan ketidakjelasan syariat puasa, sebuah lembaga kristiani dalam amarannya berjudul “Puasa dalam Agama Kristen” mengimbau agar jemaat berpuasa terserah sesuai seleranya:
"Bagaimana cara kita berpuasa? Terserah pribadi masing-masing. Tentukan sendiri jangka waktunya: 8 jam, 1 hari, 1 hari 1 malam, 3 hari, 7 hari, 40 hari, dst. Tentukan jenis puasanya: hanya makan sayur, tidak makan, tidak makan dan tidak minum, atau puasa kebiasaan jelek seperti nonton tv, baca koran, majalah, menahan rasa marah/benci, tidak merokok, tidak berjudi, tidak masturbasi, dll"(jesus-net).
Dengan nihilnya syariat puasa, maka pintu surga Ar-Royyan tertutup bagi orang Kristen. Surga yang mahaindah ini disediakan Allah khusus untuk ahli shaum.
sumber:
voa-islam.com
Monday, September 23, 2013
Apakah 11 September Adalah Hari Kelahiran Yesus Kristus
Sebelas September dikenal sebagai peringatan yang menyedihkan buat Amerika, dimana pesawat udara menabrak Gedung WTC.
Namun ternyata menurut Joseph Dumond, penulis "Remembering the Sabbatical Years of 2016, 2023, 2030, 2037, 2044" mengatakan bahwa kemungkinan Yesus juga lahir di tanggal yang sama, 11 September, tepatnya tahun ketiga Sebelum Masehi (SM).
Pernyataannya ini didasarkan pada tabel astronomi, berbagai tulisan yang ada di Kitab Wahyu dan kenyataan bahwa tanggal dalam penanggalan Yahudi diartikan sebagai Puasa Tabernakel atau Sukot, hari suci yang sering diasosiasikan dengan kelahiran Yesus dan kedatangan-Nya yang kedua kali.
Dumond merujuk pada Wahyu 12:1-5, sebuah pasal yang kelihatannya menceritakan tentang kelahiran Yesus. Bintang Virgo (yang artinya perawan) satu-satunya bintang yang diasosiasikan dengan wanita.
Untuk masa selama beberapa jam pada tanggal 11 September 3 SM, Virgo terlihat dekat dengan bintang Leo, yang mewakili singa Yehuda, dengan matahari yang menyinari wanita tersebut dan terlihatnya 12 bintang mengelilingi kepala Virgo, menurut Dumond.
Hingga kini orang-orang Kristen terus berselisih soal kapan Tuhan mereka Yesus dilahirkan.
Perselisihan tersebut tentu tak mungkin terelakkan sebab di dalam kitab suci mereka sendiri memang tak pernah dijelaskan tanggal, bulan dan tahun berapa Yesus dilahirkan. Bahkan dalam bible tak pernah ada satu ayat pun perintah merayakan natal.
sumber:
voa islam.
Namun ternyata menurut Joseph Dumond, penulis "Remembering the Sabbatical Years of 2016, 2023, 2030, 2037, 2044" mengatakan bahwa kemungkinan Yesus juga lahir di tanggal yang sama, 11 September, tepatnya tahun ketiga Sebelum Masehi (SM).
Pernyataannya ini didasarkan pada tabel astronomi, berbagai tulisan yang ada di Kitab Wahyu dan kenyataan bahwa tanggal dalam penanggalan Yahudi diartikan sebagai Puasa Tabernakel atau Sukot, hari suci yang sering diasosiasikan dengan kelahiran Yesus dan kedatangan-Nya yang kedua kali.
Dumond merujuk pada Wahyu 12:1-5, sebuah pasal yang kelihatannya menceritakan tentang kelahiran Yesus. Bintang Virgo (yang artinya perawan) satu-satunya bintang yang diasosiasikan dengan wanita.
Untuk masa selama beberapa jam pada tanggal 11 September 3 SM, Virgo terlihat dekat dengan bintang Leo, yang mewakili singa Yehuda, dengan matahari yang menyinari wanita tersebut dan terlihatnya 12 bintang mengelilingi kepala Virgo, menurut Dumond.
Hingga kini orang-orang Kristen terus berselisih soal kapan Tuhan mereka Yesus dilahirkan.
Perselisihan tersebut tentu tak mungkin terelakkan sebab di dalam kitab suci mereka sendiri memang tak pernah dijelaskan tanggal, bulan dan tahun berapa Yesus dilahirkan. Bahkan dalam bible tak pernah ada satu ayat pun perintah merayakan natal.
sumber:
voa islam.
Sunday, September 22, 2013
Ada Apa Dosa di Balik Jilbab
Loh berjilbab kok ada dosab di baliknya....
Kesadaran memakai jilbab sudah semakin meningkat di kalangan remaja muslim negeri ini. Satu sisi, bahagia kita melihatnya. Di sisi lain kita juga miris. Sebab, jilbab di salah artikan.
Yang semula tujuan awalnya untuk menutup aurat, namun sekarang memakai jilbab lebih karena mengikuti tren, atau agar terlihat lebih anggun dan cantik, atau hanya ikut-ikutan saja. Coba kita tengok lagi Q.S Al-Ahzab : 59, masih ingatkah isi dari ayat tersebut ?? Yuk,kita simak !!
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمً
“Wahai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak di ganggu, dan Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang.” (Q.S Al-Ahzab :59)
Bagaimana pendapat kalian mengenai firman Allah di atas??
Ya,berjilbab itu suatu keharusan bagi seluruh muslimah. Jika kita cermati, jilbab yang dipakai oleh wanita muslimah itu bermacam-macam. Bisa kita bagi secara umum menjadi tiga macam jilbab; yaitu jilbab besar, jilbab biasa, dan jilbab gaul atau jilbab “funky bin jilbab nyekek leher” saja.
Jika yang dianjurkan dalam surat Al-Ahzab:59 tadi ialah “mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka” pasti yang ada di fikiran kalian mengenai jilbab lebar yang kaya gorden itu kan?? Hehe. . eits,tunggu dulu, boleh dikatakan sebagai gorden, namun itu adalah yang benar sesuai perintah Allah, bukan Jilbab yang transparan.
Pakaian wanita yang tipis akan menjadi fitnah bagi dirinya dan menfitnah laki-laki sehingga muncul pikiran kotornya. Keberadaanya menjadi sebab terjadinya perbuatan-perbuatan jelek lagi nista. Maka pantaslah jika Nabi kita Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyebutkan ancaman yang keras atas wanita demikian.
“Dua golongan dari ahli Neraka yang tidak pernah aku lihat: seorang yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang dia memukul orang-orang, dan perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepalanya bagai punuk unta yang bergoyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapat baunya, padahal bau surga didapatkan sejak perjalanan sekian dan sekian.” (Riwayat Muslim)
Pakaian wanita dan jilbabnya yang menutupi dada dan tidak membentuk tubuhnya akan mendatangnya keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Karenanya, salah besar yang ngetain kalau jilbab lebar itu ga keren. Ya kalau patokannya mata manusia bisa jadi tidak, tapi kalau menurut pandangan sang pencipta yang menghidupkan dan mematikan kita, pasti itu keren banget… Hayoo?? Pilih keren di mata siapa???
Ga perlu bingung ko girls, kan sudah di perintahkan oleh Allah di dalam Al-Qur’an tadi. Buat para akhwat,yang masih berjilbab tipis dan tdk menutupi dada atau yang belum tergerak hatinya untuk berjilbab, atau bahkan yang masi ingin menghijabkan hatinya dulu. Yuk,coba sejenak kita cermati perintah Allah di atas. Saya hanya sedikit khawatir, jika kita memakai jilbab, tapi pakaian kita masih ketat, lekuk tubuh masih terpampang jelas, masih berpakaian menyerupai pakaian lelaki dan masih memakai wewangian ketika keluar rumah atau bahkan yang masih mempertontonkan auratnya. masyaAllah. . saya khawatir ini justru menjadi melanggar syari’at.
Bukankah di antara tujuan jilbab adalah melindungi diri dari godaan lelaki dan menghindari fitnah, namun jilbab gaul justru malah menarik perhatian kaum lelaki??? Wallahu a’lam.
Sumber:
saya kutip dari tulisannya Sdri. Annisa Asysyifa Hayfa.
Kesadaran memakai jilbab sudah semakin meningkat di kalangan remaja muslim negeri ini. Satu sisi, bahagia kita melihatnya. Di sisi lain kita juga miris. Sebab, jilbab di salah artikan.
Yang semula tujuan awalnya untuk menutup aurat, namun sekarang memakai jilbab lebih karena mengikuti tren, atau agar terlihat lebih anggun dan cantik, atau hanya ikut-ikutan saja. Coba kita tengok lagi Q.S Al-Ahzab : 59, masih ingatkah isi dari ayat tersebut ?? Yuk,kita simak !!
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمً
“Wahai nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak di ganggu, dan Allah Mahapengampun lagi Mahapenyayang.” (Q.S Al-Ahzab :59)
Bagaimana pendapat kalian mengenai firman Allah di atas??
Ya,berjilbab itu suatu keharusan bagi seluruh muslimah. Jika kita cermati, jilbab yang dipakai oleh wanita muslimah itu bermacam-macam. Bisa kita bagi secara umum menjadi tiga macam jilbab; yaitu jilbab besar, jilbab biasa, dan jilbab gaul atau jilbab “funky bin jilbab nyekek leher” saja.
Jika yang dianjurkan dalam surat Al-Ahzab:59 tadi ialah “mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka” pasti yang ada di fikiran kalian mengenai jilbab lebar yang kaya gorden itu kan?? Hehe. . eits,tunggu dulu, boleh dikatakan sebagai gorden, namun itu adalah yang benar sesuai perintah Allah, bukan Jilbab yang transparan.
Pakaian wanita yang tipis akan menjadi fitnah bagi dirinya dan menfitnah laki-laki sehingga muncul pikiran kotornya. Keberadaanya menjadi sebab terjadinya perbuatan-perbuatan jelek lagi nista. Maka pantaslah jika Nabi kita Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam menyebutkan ancaman yang keras atas wanita demikian.
“Dua golongan dari ahli Neraka yang tidak pernah aku lihat: seorang yang membawa cemeti seperti ekor sapi yang dia memukul orang-orang, dan perempuan yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepalanya bagai punuk unta yang bergoyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapat baunya, padahal bau surga didapatkan sejak perjalanan sekian dan sekian.” (Riwayat Muslim)
Pakaian wanita dan jilbabnya yang menutupi dada dan tidak membentuk tubuhnya akan mendatangnya keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Karenanya, salah besar yang ngetain kalau jilbab lebar itu ga keren. Ya kalau patokannya mata manusia bisa jadi tidak, tapi kalau menurut pandangan sang pencipta yang menghidupkan dan mematikan kita, pasti itu keren banget… Hayoo?? Pilih keren di mata siapa???
Ga perlu bingung ko girls, kan sudah di perintahkan oleh Allah di dalam Al-Qur’an tadi. Buat para akhwat,yang masih berjilbab tipis dan tdk menutupi dada atau yang belum tergerak hatinya untuk berjilbab, atau bahkan yang masi ingin menghijabkan hatinya dulu. Yuk,coba sejenak kita cermati perintah Allah di atas. Saya hanya sedikit khawatir, jika kita memakai jilbab, tapi pakaian kita masih ketat, lekuk tubuh masih terpampang jelas, masih berpakaian menyerupai pakaian lelaki dan masih memakai wewangian ketika keluar rumah atau bahkan yang masih mempertontonkan auratnya. masyaAllah. . saya khawatir ini justru menjadi melanggar syari’at.
Bukankah di antara tujuan jilbab adalah melindungi diri dari godaan lelaki dan menghindari fitnah, namun jilbab gaul justru malah menarik perhatian kaum lelaki??? Wallahu a’lam.
Sumber:
saya kutip dari tulisannya Sdri. Annisa Asysyifa Hayfa.
Saturday, September 21, 2013
Namanya Zakat itu Tak Ada Paksaan
Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut mempertanyakan adanya Peraturan Daerah (Perda) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara yang mewajibkan pemotongan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 2,5 persen dengan dalih pembayaran zakat.
Ketua Bidang Fatwa MUI, KH.Ma'ruf Amin saat dihubungi JPNN, Sabtu (21/9) malam mengatakan, boleh-boleh saja suatu pemerintah daerah membuat aturan tentang zakat. Namun tidak boleh ada unsur pemaksaan.
"Zakat itu bisa saja (diatur). Kan satu tahun. Ada nishab-nya. Kalau penghasilan cukup, wajib zakat. Tapi sebenarnya tidak boleh ada unsur pemaksaan dan harus ada hitung-hitungannya," kata Ma'ruf Amin.
Kebijakan pemotongan gaji itu berlaku setelah Pemerintah Kota Kendari mulai memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2008 dan Peraturan Walikota Nomor 10 Tahun 2010 tentang Pengelolaan zakat, Infaq dan sedekah. Pungutan itu efektif diberlakukan mulai 1 Oktober 2013 mendatang.
Nah, Ma'ruf Amin menyebutkan bahwa aturan itu juga harus mengatur siapa-siapa saja pegawai yang wajib zakat. Karena kalau mereka sudah membayar zakat, maka tidak wajib lagi dipungut.
Namun demikian, Ma'ruf belum mau berkomentar terlalu jauh karena harus melihat dulu seperti apa aturan dalam Perda dan Perwali itu. "Tapi kita mintalah MUI setempat mengkaji dan mempelajari seperti apa Perdanya," pungkas Maruf Amin.
sumber:
jpnn.
Ketua Bidang Fatwa MUI, KH.Ma'ruf Amin saat dihubungi JPNN, Sabtu (21/9) malam mengatakan, boleh-boleh saja suatu pemerintah daerah membuat aturan tentang zakat. Namun tidak boleh ada unsur pemaksaan.
"Zakat itu bisa saja (diatur). Kan satu tahun. Ada nishab-nya. Kalau penghasilan cukup, wajib zakat. Tapi sebenarnya tidak boleh ada unsur pemaksaan dan harus ada hitung-hitungannya," kata Ma'ruf Amin.
Kebijakan pemotongan gaji itu berlaku setelah Pemerintah Kota Kendari mulai memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2008 dan Peraturan Walikota Nomor 10 Tahun 2010 tentang Pengelolaan zakat, Infaq dan sedekah. Pungutan itu efektif diberlakukan mulai 1 Oktober 2013 mendatang.
Nah, Ma'ruf Amin menyebutkan bahwa aturan itu juga harus mengatur siapa-siapa saja pegawai yang wajib zakat. Karena kalau mereka sudah membayar zakat, maka tidak wajib lagi dipungut.
Namun demikian, Ma'ruf belum mau berkomentar terlalu jauh karena harus melihat dulu seperti apa aturan dalam Perda dan Perwali itu. "Tapi kita mintalah MUI setempat mengkaji dan mempelajari seperti apa Perdanya," pungkas Maruf Amin.
sumber:
jpnn.
Friday, September 20, 2013
7 Kedahsyatan Ayat Kursi
Berikut ini 7 Kedahsyatan Ayat Kursi.
1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dlm lindungan ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala hingga sholat yang lain.
2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya,ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.
3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap sembahyang, tidak menegah akan dia daripada masuk syurga kecuali maut dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur,ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya dan ahli rumah-rumah disekitarnya.
4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap2 sholat fardhu,ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala menganugerahkandia setiap hati orang yg bersyukur, setiap perbuatan orang yg benar, pahala nabi2 serta Allah melimpahkan padanya rahmat.
5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya,maka ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya - mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.
6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir sholat ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi ALLAH sehingga mati syahid.
7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berkenan memberi pertolongan kepadanya.
Semoga bermanfaat
1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dlm lindungan ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala hingga sholat yang lain.
2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya,ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.
3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap sembahyang, tidak menegah akan dia daripada masuk syurga kecuali maut dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur,ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya dan ahli rumah-rumah disekitarnya.
4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap2 sholat fardhu,ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala menganugerahkandia setiap hati orang yg bersyukur, setiap perbuatan orang yg benar, pahala nabi2 serta Allah melimpahkan padanya rahmat.
5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya,maka ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya - mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.
6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir sholat ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi ALLAH sehingga mati syahid.
7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala berkenan memberi pertolongan kepadanya.
Semoga bermanfaat
Wednesday, September 18, 2013
Bacaan Doa Istighfar Penghapus Dosa Besar Tempat Membaca dan Keutamaan
Setiap diri kita dipenuhi dosa dan kesalahan; bisa berupa tidak menunaikan kesyukuran, tidak menunaikan perintahnya, tidak meninggalkan larangan-Nya, menyia-nyiakan kesempatan yang dibeirkan-Nya, lalai dari mengingat-Nya, dan sebagainya.
Tersebut akan membuat sesak dada, menghilangkan keberkahan hidup, mempersempit rizki, membuat berat menjalankan ketaatan, menjadi sebab datangnya berbagai kesulitan, dan di akhirat menjadi sebab kegelapan dan kesengsaraan.
Karenanya setiap kita membutuhkan ampunan Allah setiap saat. Doa istighfar ini menjadi salah satu alternatif dan saranan meraih ampunan-Nya.
Inilah doanya:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Asataghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi
Artinya:
“Aku mohon ampun dan bertaubat kepada Allah yang tiada tuhan (berhak disembah) kecuali hanya Dia, Dzat Maha hidup kekal dan berdiri sendiri”
Dalil hadits:
Dari Zaid bin Haritsah –maula Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam- berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ غُفِرَ لَهُ وَإِنْ كَانَ قَدْ فَرَّ مِنْ الزَّحْفِ
“Siapa yang membaca Asataghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi maka akan diampuni dosanya walaupun ia pernah lari dari medan perang.” (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, al-Thabrani, Al-Hakim dan Ibnu Abi Syaibah. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani Rahimahullah di Shahih Abi Dawud dan Shahih al-Tirmidzi)
Terdapat tambahan dalam sebagian riwayat –seperti dalam Sunan Al-Tirmidzi & al-Hakim-, “Astaghfirullah Al-‘Adzim”.
Tempat Khusus Membacanya?
Telah datang beberapa riwayat yang menerangkan tempat khusus untuk membaca doa istighfar ini, seperti sesudah shalat, bangun tidur, dan di pagi hari Jum’at. Namun tak satupun dari keterangan-keterangan tersebut yang shahih sehingga tidak bisa diamalkan dengan kekhususannya tersebut.
Ada hadits yang berstatus maqbul –sebagian ulama menghasankannya dan sebagian lain menshahihkannya- menyebutkan istighfar tersebut tanpa mengaitkannya dengan waktu-waktu tertentu. Bisa dibaca pada waktu yang bebas tanpa mengkhususkannya dengan waktu dan tempat.
Al-Hakim mengeluarkannya dalam Mustadraknya dari hadits Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ ثَلَاثًا غُفِرَتْ ذُنُوْبُهُ وَإِنْ كَانَ قَدْ فَارًّا مِنْ الزَّحْفِ
“Siapa yang membaca Asataghfirullaah Alladzii Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi maka diampuni dosa-dosanya walaupun ia pernah lari dari medan perang.” (HR. Al-Hakim, beliau berkata: “ini adalah hadits shahih sesuai syarat Muslim namun Al-Bukhari dan Muslim tidak mengeluarkannya.” Hadits ini juga dikeluarkan oleh Al-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, no. 8541. Abu Nu’aim meriwayatkan yang serupa dalam Akhbar Ashbahan dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu)
Keutamaannya
Doa ini mengandung istighfar (permohonan ampunan) yang sangat agung dan memakai wasilah (sarana) yang sangat mulia dengan menyebut nama-nama Allah yang Maha Indah –Allah, Al-Adzim, Al-Hayyu, dan Al-Qayyum-, ikrar akan uluhiyah Allah dan tekad bertaubat saat itu juga.
Astaghfirullah memiliki makna meminta ampunan kepada Allah, memohon agar Allah menutupi dosa-dosanya, dan tidak menghukumnya atas dosa-dosa tersebut.
Disebut kalimat tauhid setelah kalimat “Aku meminta ampun kepada Allah” memberikan makna bahwa hamba tersebut mengakui kewajibannya untuk ibadah kepada Allah semata yang itu menjadi hak Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ini menuntut agar orang yang beristighfar untuk membuktikan ubudiyahnya kepada Allah dengan mengerjakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Al-Hayyul Qayyum: dua nama Allah yang agung ini disebut sesudahnya memiliki kaitan dengan permintaan ampunan karena semua nama Allah dan sifat-Nya yang Maha tinggi yang Dzatiyah dan Fi’liyah kembali kepada keduanya. Sifat Dzatiyah merujuk kepada nama Al-Hayyu (Maha hidup kekal). Sedangkan sifat fi’liyah kembali kepada nama Al-Qayyum (Tegak berdiri sendiri dan mengurusi semua makhluk-Nya)
Ditutup doa tersebut dengan Waatubu Ilaihi (Aku bertaubat kepada-Nya) mengandung keinginan kuat dari hamba untuk bertaubat (kembali) kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala. Karenanya jika hamba mengucapkan kalimat ini hendaknya ia jujur dalam melafadzkannya pada dzahir & batinnya. Jika ia dusta, dikhawatirkan ia tertimpa kemurkaan Allah. (Lihat al-Fuuthaat al-Rabbaniyah: 3/701)
Allah siapkan balasan terbaik untuknya, yakni ampunan untuknya sehingga dihapuskan dosa-dosanya, ditutupi aib-aibnya, dilapangkan rizkinya, dijaga fisiknya, dipelihara hartanya, mendapat kucuran barakah, semakin meningkat kualitas agamanya, menjapatkan jaminan keamanan di dunia dan akhirat, dan mendapat keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Dosa yang akan diampuni dengan doa istighfar ini bukan hanya dosa-dosa kecil, tapi juga dosa besar. Bahkan dosa yang terkategori min akbaril dzunub (dosa paling besar), yaitu lari dari medan perang, “. . . walaupun ia pernah lari dari medan perang.”
Lari dari medan perang adalah lari meninggalkan medan jihad fi sabilillah saat berkecamuk peperangan melawan orang kafir. Ini menunjukkan bahwa melalui doa istighfar yang agung ini Allah akan mengampuni dosa-dosa terbesar yang tidak memiliki konsekuensi hukuman jiwa dan harta seperti lari dari medan perang dan dosa-dosa semisalnya.
Jika hamba mengucapkan doa di atas dengan ikhlash, jujur, memahami makna-maknanya; niscaya ia akan mendapatkan kabar gembira maghfirah yang agung ini.
sumber:
voa islam
Tersebut akan membuat sesak dada, menghilangkan keberkahan hidup, mempersempit rizki, membuat berat menjalankan ketaatan, menjadi sebab datangnya berbagai kesulitan, dan di akhirat menjadi sebab kegelapan dan kesengsaraan.
Karenanya setiap kita membutuhkan ampunan Allah setiap saat. Doa istighfar ini menjadi salah satu alternatif dan saranan meraih ampunan-Nya.
Inilah doanya:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Asataghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi
Artinya:
“Aku mohon ampun dan bertaubat kepada Allah yang tiada tuhan (berhak disembah) kecuali hanya Dia, Dzat Maha hidup kekal dan berdiri sendiri”
Dalil hadits:
Dari Zaid bin Haritsah –maula Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam- berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ غُفِرَ لَهُ وَإِنْ كَانَ قَدْ فَرَّ مِنْ الزَّحْفِ
“Siapa yang membaca Asataghfirullaah Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi maka akan diampuni dosanya walaupun ia pernah lari dari medan perang.” (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, al-Thabrani, Al-Hakim dan Ibnu Abi Syaibah. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani Rahimahullah di Shahih Abi Dawud dan Shahih al-Tirmidzi)
Terdapat tambahan dalam sebagian riwayat –seperti dalam Sunan Al-Tirmidzi & al-Hakim-, “Astaghfirullah Al-‘Adzim”.
Tempat Khusus Membacanya?
Telah datang beberapa riwayat yang menerangkan tempat khusus untuk membaca doa istighfar ini, seperti sesudah shalat, bangun tidur, dan di pagi hari Jum’at. Namun tak satupun dari keterangan-keterangan tersebut yang shahih sehingga tidak bisa diamalkan dengan kekhususannya tersebut.
Ada hadits yang berstatus maqbul –sebagian ulama menghasankannya dan sebagian lain menshahihkannya- menyebutkan istighfar tersebut tanpa mengaitkannya dengan waktu-waktu tertentu. Bisa dibaca pada waktu yang bebas tanpa mengkhususkannya dengan waktu dan tempat.
Al-Hakim mengeluarkannya dalam Mustadraknya dari hadits Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
مَنْ قَالَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ ثَلَاثًا غُفِرَتْ ذُنُوْبُهُ وَإِنْ كَانَ قَدْ فَارًّا مِنْ الزَّحْفِ
“Siapa yang membaca Asataghfirullaah Alladzii Laa Ilaaha Illaa HuwalHayyal Qayyuma wa Atuubu Ilaihi maka diampuni dosa-dosanya walaupun ia pernah lari dari medan perang.” (HR. Al-Hakim, beliau berkata: “ini adalah hadits shahih sesuai syarat Muslim namun Al-Bukhari dan Muslim tidak mengeluarkannya.” Hadits ini juga dikeluarkan oleh Al-Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir, no. 8541. Abu Nu’aim meriwayatkan yang serupa dalam Akhbar Ashbahan dari hadits Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu)
Keutamaannya
Doa ini mengandung istighfar (permohonan ampunan) yang sangat agung dan memakai wasilah (sarana) yang sangat mulia dengan menyebut nama-nama Allah yang Maha Indah –Allah, Al-Adzim, Al-Hayyu, dan Al-Qayyum-, ikrar akan uluhiyah Allah dan tekad bertaubat saat itu juga.
Astaghfirullah memiliki makna meminta ampunan kepada Allah, memohon agar Allah menutupi dosa-dosanya, dan tidak menghukumnya atas dosa-dosa tersebut.
Disebut kalimat tauhid setelah kalimat “Aku meminta ampun kepada Allah” memberikan makna bahwa hamba tersebut mengakui kewajibannya untuk ibadah kepada Allah semata yang itu menjadi hak Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Ini menuntut agar orang yang beristighfar untuk membuktikan ubudiyahnya kepada Allah dengan mengerjakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.
Al-Hayyul Qayyum: dua nama Allah yang agung ini disebut sesudahnya memiliki kaitan dengan permintaan ampunan karena semua nama Allah dan sifat-Nya yang Maha tinggi yang Dzatiyah dan Fi’liyah kembali kepada keduanya. Sifat Dzatiyah merujuk kepada nama Al-Hayyu (Maha hidup kekal). Sedangkan sifat fi’liyah kembali kepada nama Al-Qayyum (Tegak berdiri sendiri dan mengurusi semua makhluk-Nya)
Ditutup doa tersebut dengan Waatubu Ilaihi (Aku bertaubat kepada-Nya) mengandung keinginan kuat dari hamba untuk bertaubat (kembali) kepada Allah Tabaraka wa Ta’ala. Karenanya jika hamba mengucapkan kalimat ini hendaknya ia jujur dalam melafadzkannya pada dzahir & batinnya. Jika ia dusta, dikhawatirkan ia tertimpa kemurkaan Allah. (Lihat al-Fuuthaat al-Rabbaniyah: 3/701)
Allah siapkan balasan terbaik untuknya, yakni ampunan untuknya sehingga dihapuskan dosa-dosanya, ditutupi aib-aibnya, dilapangkan rizkinya, dijaga fisiknya, dipelihara hartanya, mendapat kucuran barakah, semakin meningkat kualitas agamanya, menjapatkan jaminan keamanan di dunia dan akhirat, dan mendapat keridhaan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Dosa yang akan diampuni dengan doa istighfar ini bukan hanya dosa-dosa kecil, tapi juga dosa besar. Bahkan dosa yang terkategori min akbaril dzunub (dosa paling besar), yaitu lari dari medan perang, “. . . walaupun ia pernah lari dari medan perang.”
Lari dari medan perang adalah lari meninggalkan medan jihad fi sabilillah saat berkecamuk peperangan melawan orang kafir. Ini menunjukkan bahwa melalui doa istighfar yang agung ini Allah akan mengampuni dosa-dosa terbesar yang tidak memiliki konsekuensi hukuman jiwa dan harta seperti lari dari medan perang dan dosa-dosa semisalnya.
Jika hamba mengucapkan doa di atas dengan ikhlash, jujur, memahami makna-maknanya; niscaya ia akan mendapatkan kabar gembira maghfirah yang agung ini.
sumber:
voa islam
Tuesday, September 17, 2013
6 Dalil Hadits Bahwa Nabi Muhammad SAW Memakai Cincin
Berikut beberapa hadis yang menceritakan cicin Rasulullah SAW,
1. Pertama, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
كان خاتم النبي صلى الله عليه وسلم من ورق وكان فصه حبشيا
Cincin Nabi SAW terbuat dari perak, dan mata cincinnya berasal dari Habasyah (ethiopia).
(HR. Muslim 2094, Turmudzi 1739, dan yang lainnya).
2. Kedua, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma,
أن النبي صلى الله عليه وسلم اتخذ خاتما من فضة فكان يختم به
Nabi SAW menggunakan cincin dari perak, dan beliau gunakan untuk menstempel suratnya.
(HR. Ahmad 5366, Nasai 5292, dan sanadnya dinilai shahih oleh Syuaib al-Arnauth).
3. Ketiga, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
كان خاتم النبي صلى الله عليه وسلم من فضة فصه منه
”Cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari perak, dan mata cincin juga dari bahan perak.”
(HR. Bukhari 5870, Nasai 5198, dan yang lainnya).
4. Keempat, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan
كان نقش خاتم رسول الله صلى الله عليه وسلم ( محمد ) سطر و ( رسول ) سطر و ( الله ) سطر
Ukiran mata cincin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertuliskan: Muhammad [محمد] satu baris, Rasul [رسول] satu baris, dan Allah [الله] satu baris. (HR. Turmudzi 1747, Ibn Hibban 1414, dan semakna dengan itu diriwayatkan oleh Bukhari 5872)
Dalam riwayat lain dijelaskan,
أن النبي صلى الله عليه وسلم أراد أن كتب إلى كسرى وقيصر والنجاشي فقيل له : إنهم لا يقبلون كتابا إلا بخاتم فصاغ رسول الله صلى الله عليه وسلم خاتما حلقته فضة ونقش فيه محمد رسول الله فكأني أنظر إلى بياضه في كفه
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak menulis surat ke Kisra (persi), Kaisar (romawi), dan Najasyi (Ethiopia). Kemudian ada yang mengatakan, ’Mereka tidak mau menerima surat, kecuali jika ada stempelnya.’ Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat cincin dari perak, dan diukir tulisan Muhammad Rasulullah. Saya melihat putihnya cincin itu di tangan beliau. (HR. Ahmad 12738, Bukhari 5872, Muslim 2092, dan yang lainnya).
5. Kelima, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,
اتخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم خاتما من ورق فكان في يده ثم كان في يد أبي بكر ويد عمر ثم كان في يد عثمان حتى وقع في بئر أريس نقشه : محمد رسول الله
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat cincin dari perak. Pertama beliau yang memakai, kemudian dipakai Abu Bakar, kemudian Umar, kemudian dipakai Utsman, hingga akhirnya kecemplung di sumur air Arisy. Ukirannya bertuliskan: Muhammad Rasulullah. (HR. Bukhari 5873, Muslim 2091, Nasai 5293, dan yang lainnya)
6. Keenam, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ، وَنَقَشَ فِيهِ: مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ، وَقَالَ: «إِنِّي اتَّخَذْتُ خَاتَمًا مِنْ وَرِقٍ، وَنَقَشْتُ فِيهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ، فَلاَ يَنْقُشَنَّ أَحَدٌ عَلَى نَقْشِهِ»
Bahwa Rasulullah SAW membuat cincin dari perak, dan diukir: Muhammad Rasulullah. Kemduian Beliau bersabda, “Sesungguhnya aku membuat cincin dari perak, dan aku ukir Muhammad Rasulullah. Karena itu, jangan ada seorangpun yang mengukir dengan tulisan seperti ini.” (HR. Bukhari 5877)
(Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, 10/322)
1. Pertama, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
كان خاتم النبي صلى الله عليه وسلم من ورق وكان فصه حبشيا
Cincin Nabi SAW terbuat dari perak, dan mata cincinnya berasal dari Habasyah (ethiopia).
(HR. Muslim 2094, Turmudzi 1739, dan yang lainnya).
2. Kedua, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma,
أن النبي صلى الله عليه وسلم اتخذ خاتما من فضة فكان يختم به
Nabi SAW menggunakan cincin dari perak, dan beliau gunakan untuk menstempel suratnya.
(HR. Ahmad 5366, Nasai 5292, dan sanadnya dinilai shahih oleh Syuaib al-Arnauth).
3. Ketiga, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
كان خاتم النبي صلى الله عليه وسلم من فضة فصه منه
”Cincin Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari perak, dan mata cincin juga dari bahan perak.”
(HR. Bukhari 5870, Nasai 5198, dan yang lainnya).
4. Keempat, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan
كان نقش خاتم رسول الله صلى الله عليه وسلم ( محمد ) سطر و ( رسول ) سطر و ( الله ) سطر
Ukiran mata cincin Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertuliskan: Muhammad [محمد] satu baris, Rasul [رسول] satu baris, dan Allah [الله] satu baris. (HR. Turmudzi 1747, Ibn Hibban 1414, dan semakna dengan itu diriwayatkan oleh Bukhari 5872)
Dalam riwayat lain dijelaskan,
أن النبي صلى الله عليه وسلم أراد أن كتب إلى كسرى وقيصر والنجاشي فقيل له : إنهم لا يقبلون كتابا إلا بخاتم فصاغ رسول الله صلى الله عليه وسلم خاتما حلقته فضة ونقش فيه محمد رسول الله فكأني أنظر إلى بياضه في كفه
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak menulis surat ke Kisra (persi), Kaisar (romawi), dan Najasyi (Ethiopia). Kemudian ada yang mengatakan, ’Mereka tidak mau menerima surat, kecuali jika ada stempelnya.’ Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat cincin dari perak, dan diukir tulisan Muhammad Rasulullah. Saya melihat putihnya cincin itu di tangan beliau. (HR. Ahmad 12738, Bukhari 5872, Muslim 2092, dan yang lainnya).
5. Kelima, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau menceritakan,
اتخذ رسول الله صلى الله عليه وسلم خاتما من ورق فكان في يده ثم كان في يد أبي بكر ويد عمر ثم كان في يد عثمان حتى وقع في بئر أريس نقشه : محمد رسول الله
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membuat cincin dari perak. Pertama beliau yang memakai, kemudian dipakai Abu Bakar, kemudian Umar, kemudian dipakai Utsman, hingga akhirnya kecemplung di sumur air Arisy. Ukirannya bertuliskan: Muhammad Rasulullah. (HR. Bukhari 5873, Muslim 2091, Nasai 5293, dan yang lainnya)
6. Keenam, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّخَذَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ، وَنَقَشَ فِيهِ: مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ، وَقَالَ: «إِنِّي اتَّخَذْتُ خَاتَمًا مِنْ وَرِقٍ، وَنَقَشْتُ فِيهِ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ، فَلاَ يَنْقُشَنَّ أَحَدٌ عَلَى نَقْشِهِ»
Bahwa Rasulullah SAW membuat cincin dari perak, dan diukir: Muhammad Rasulullah. Kemduian Beliau bersabda, “Sesungguhnya aku membuat cincin dari perak, dan aku ukir Muhammad Rasulullah. Karena itu, jangan ada seorangpun yang mengukir dengan tulisan seperti ini.” (HR. Bukhari 5877)
(Fathul Bari Syarh Shahih Bukhari, 10/322)
Apa Dibalik Kocaknya Vicky Prasetyo Berdasarkan Dalil Al Quran
Baiklah, artikel saya kali saya buat karena telah muncul kegemparan di masyarakat, khususnya masyarakat dunia maya, di mana video wawancara super kocak seorang Vicky Prasetyo, tunangannya Zaskia Gotik yang merupakan pedangdut terkenal, muncul di YouTube dan telah ditonton oleh lebih dari 1 juta penonton sampai 10 September 2013.
Video ini cukup luar biasa kocak, karena penggunaan kata dalam dia berbicara sungguh di luar nalar masyarakat. Seperti “labil ekonomi”, “kontroversi hati”, “twenty nine my age”, “konspirasi kemakmuran”, dll.
Jujur saja, pertama kali saya menontonnya bersama seorang teman pun ikut tertawa terbahak-bahak dan ikut berkomentar “koplak bener bahasanya dah, hahahaha”.
Memang video dari Vicky ini sangat sangat kocak, sampai muncul kamus Vicky dan akun twitter @vickyprasetyo_ yang menambah lucu wawancara itu, akan tetapi…….
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ ١١
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ ١٢
Baiklah saya akan memulainya dengan surat Al Hujurat ayat 11.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zhalim. (QS Al-Hujurat: 11)
Kemudian akan lampirkan juga ayat ke 12 nya yang tak kalah membuat hati tertusuk.
“Wahai orang-orang yang beriman, jauhkanlah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging (bangkai) saudaranya yang sudah mati? Maka, tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (Al-Quran Surat Al-Hujurat [49] ayat 12).
Ya Allah… Cukup jelas, makna yang dapat kita tangkap dari 2 ayat di atas. Namun yang menjadi masalah terbesar adalah hati-hati kita sendiri, apakah hati kita cukup lembut untuk menerima sentuhan Allah lewat 2 ayat d atas.
Apakah hati kita cukup terbuka untuk menerima hidayah Allah yang datang lewat 2 ayat di atas. Kadang kita berceletuk, “yaelah serius amat dah, inikan hanya bercanda doank”. Memang kita hanya bercanda, dan alasan ini lah yang membuat hal yang sebenarnya dilarang Allah menjadi lumrah dan diterima masyarakat. Padahal Allah sangat melarang candaan yang seperti itu.
Hal ini sebenarnya sama seperti kasusnya Norman Kamaru, yang juga menghasilkan video joget India super kocak. Tapi Norman membuat video itu dengan tujuan agar orang lain tertawa, lain halnya dengan Vicky, saya coba cari2 hasil wawancara dengan Zaskia Gotik mengenai terkenalnya video wawancara Vicky, saya mendapatkan komentar Zaskia yang mengkonfirmasi bahwa komentar itu serius dan dia beralasan karena Vicky terlalu cerdas sehingga menggunakan kata-kata yang digunakan di luar nalar masyarakat biasa.
Sudahlah pembaca yang dirahmati Allah, kita hidup ini memang butuh tertawa, dan kita butuh bercanda dengan orang agar hidup tidak terlalu stress, tapi apa kita mau mengorbankan kedekatan kita kepada Allah, apa kita mau membuat Allah marah dengan ucapan kita, padahal kita bisa hidup di dunia ini karena nikmat dari Allah, dan nasib kita di akhirat semua di tangan Allah, karena hanya dengan ridha-Nya lah kita akan memasuki surga-Nya kelak.
Semoga Allah meluruskan niat-niat kita dalam berkata, semoga kita tidak lagi menggunakan kata-kata yang Vicky lontarkan agar orang lain tertawa, semoga Allah selalu melindungi segala ucapan kita dari yang membuat orang menertawakan orang lain. Dan semoga Allah selalu lembutkan hati kita, agar dapat menerima hidayah dari Allah dengan mudah.
Dan semoga kita termasuk orang-orang yang selalu kembali kepada-Nya, karena kita percaya, kelak di akhirat, di tangan-Nya lah nasib kita akan ditentukan, masuk neraka dan menerima azab yang pedih, atau masuk ke surga-Nya, di mana bergelimang kenikmatan dan diberikan bidadari-bidadari yang cantik jelita.
sumber:
dakatuna.
kompas.
liputan6.
Video ini cukup luar biasa kocak, karena penggunaan kata dalam dia berbicara sungguh di luar nalar masyarakat. Seperti “labil ekonomi”, “kontroversi hati”, “twenty nine my age”, “konspirasi kemakmuran”, dll.
Jujur saja, pertama kali saya menontonnya bersama seorang teman pun ikut tertawa terbahak-bahak dan ikut berkomentar “koplak bener bahasanya dah, hahahaha”.
Memang video dari Vicky ini sangat sangat kocak, sampai muncul kamus Vicky dan akun twitter @vickyprasetyo_ yang menambah lucu wawancara itu, akan tetapi…….
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ ١١
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ ١٢
Baiklah saya akan memulainya dengan surat Al Hujurat ayat 11.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, Maka mereka Itulah orang-orang yang zhalim. (QS Al-Hujurat: 11)
Kemudian akan lampirkan juga ayat ke 12 nya yang tak kalah membuat hati tertusuk.
“Wahai orang-orang yang beriman, jauhkanlah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kalian menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kalian memakan daging (bangkai) saudaranya yang sudah mati? Maka, tentulah kalian merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (Al-Quran Surat Al-Hujurat [49] ayat 12).
Ya Allah… Cukup jelas, makna yang dapat kita tangkap dari 2 ayat di atas. Namun yang menjadi masalah terbesar adalah hati-hati kita sendiri, apakah hati kita cukup lembut untuk menerima sentuhan Allah lewat 2 ayat d atas.
Apakah hati kita cukup terbuka untuk menerima hidayah Allah yang datang lewat 2 ayat di atas. Kadang kita berceletuk, “yaelah serius amat dah, inikan hanya bercanda doank”. Memang kita hanya bercanda, dan alasan ini lah yang membuat hal yang sebenarnya dilarang Allah menjadi lumrah dan diterima masyarakat. Padahal Allah sangat melarang candaan yang seperti itu.
Hal ini sebenarnya sama seperti kasusnya Norman Kamaru, yang juga menghasilkan video joget India super kocak. Tapi Norman membuat video itu dengan tujuan agar orang lain tertawa, lain halnya dengan Vicky, saya coba cari2 hasil wawancara dengan Zaskia Gotik mengenai terkenalnya video wawancara Vicky, saya mendapatkan komentar Zaskia yang mengkonfirmasi bahwa komentar itu serius dan dia beralasan karena Vicky terlalu cerdas sehingga menggunakan kata-kata yang digunakan di luar nalar masyarakat biasa.
Sudahlah pembaca yang dirahmati Allah, kita hidup ini memang butuh tertawa, dan kita butuh bercanda dengan orang agar hidup tidak terlalu stress, tapi apa kita mau mengorbankan kedekatan kita kepada Allah, apa kita mau membuat Allah marah dengan ucapan kita, padahal kita bisa hidup di dunia ini karena nikmat dari Allah, dan nasib kita di akhirat semua di tangan Allah, karena hanya dengan ridha-Nya lah kita akan memasuki surga-Nya kelak.
Semoga Allah meluruskan niat-niat kita dalam berkata, semoga kita tidak lagi menggunakan kata-kata yang Vicky lontarkan agar orang lain tertawa, semoga Allah selalu melindungi segala ucapan kita dari yang membuat orang menertawakan orang lain. Dan semoga Allah selalu lembutkan hati kita, agar dapat menerima hidayah dari Allah dengan mudah.
Dan semoga kita termasuk orang-orang yang selalu kembali kepada-Nya, karena kita percaya, kelak di akhirat, di tangan-Nya lah nasib kita akan ditentukan, masuk neraka dan menerima azab yang pedih, atau masuk ke surga-Nya, di mana bergelimang kenikmatan dan diberikan bidadari-bidadari yang cantik jelita.
sumber:
dakatuna.
kompas.
liputan6.
Monday, September 16, 2013
Sebelum Meninggal Habib Munzir Mimpi Bertemu Rasulullah SAW
MERDEKA.COM, Al-Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa atau lebih dikenal dengan Munzir bin Fuad bin Abdurrahman Almusawa meninggal di RSCM pada Minggu (15/9) kemarin sekitar pukul 15.30 WIB. Rencananya jenazah Habib Munzir akan dimakamkan di pemakaman Habib Kuncung, Kalibata, Jakarta Selatan.
Belum diketahui secara pasti penyebab Habib Munzir meninggal dunia. Hingga kini pihak keluarga belum memberikan penjelasan tentang sakit yang diderita habib kelahiran Cianjur itu.
Namun jauh sebelum meninggal, Habib Munzir pernah menulis dalam blognya tentang mimpinya yang akan 'dijemput' oleh Nabi Muhammad SAW saat berusia 40 tahun. Seperti diketahui, Habib Munzir lahir di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, 23 Februari 1973. Itu artinya umur Habib Munzir genap 40 tahun 7 bulan kurang.
Mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad tersebut dia tulis di blognya http://majeliskecil.wordpress.com/ pada tanggal 6 Mei 2011 lalu. Mungkinkan mimpi tersebut sebuah pertanda?
Berikut petikan tulisan Habib Munzir tentang mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW yang akan menjemputnya saat dirinya berusia 40 tahun:
"Aku teringat mimpiku beberapa minggu yg lalu, aku berdiri dg pakaian lusuh bagai kuli yg bekerja sepanjang hari, dihadapanku Rasulullah saw berdiri di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda : "semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai munzir, aku lebih tak tega lagi…, kembalilah padaku, masuklah kedalam kemahku dan istirahatlah…
Ku jenguk dalam kemah mewah itu ada guru mulia, seraya berkata :kalau aku bisa keluar dan masuk kesini kapan saja, tapi engkau wahai munzir jika masuk kemah ini kau tak akan kembali ke dunia..
Maka Rasul saw terus mengajakku masuk, "masuklah.. kau sudah kelelahan.., kau tak punya rumah di dunia(memang saya hingga saat ini masih belum punya rumah) , tak ada rumah untukmu di dunia, karena rumahmu adalah disini bersamaku.., serumah denganku.., seatap dg ku…, makan dan mium bersamaku .. masuklah,,,
Lalu aku berkata : lalu bagaimana dg Fatah Jakarta? (Fatah tegaknya panji kedamaian Rasul saw), maka beberapa orang menjawab dibelakangku : wafatmu akan membangkitkan ribuan hati utk meneruskan cita citamu,..!!, masuklah,,,!
Lalu malaikat Izrail as menggenggamku dari belakang, ia memegang dua pundakku, terasa seluruh uratku sudah digenggamannya, seraya berkata : mari… kuantar kau masuk.. mari…
Maka kutepis tangannnya, dan aku berkata, saya masih mau membantu guru mulia saya…, maka Rasul saw memerintahkan Izrail as untuk melepaskanku..
Aku terbangun…
Semalam ketika aku rebah dalam kegelapan kulihat dua tamu bertubuh cahaya, namun wajahnya tidak bertentuk kecuali hanya cahaya, ia memperkenalkan bahwa ia adalah Izrail as..
Kukatakan padanya : belum… belum.. aku masih ingin bakti pada guru muliaku.. pergilah dulu, maka ia pun menghilang raib begitu saja.
Tahun 1993 aku bermimpi berlutut dikaki Rasul saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa, maka Sang Nabi saw menepu pundakku… tenang dan sabarlah..sebelum usiamu mencapaii 40 tahun kau sudah kumpul bersamaku"
Usia saya kini 37 tahuh pada 23 feb 73, dan usia saya 38 tahun pada 19 muharram ini.
Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku, aku senang wafat dg penyakit ini, karena Rasul saw beberapa bulan sebelum wafatnya terus nebgeluhkan sakit kepala..
Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis Rasulullah saw kelak, jika terjadi sesuatu padaku maka teruskan perjuanganku.. ampuni kesalahanku.., kita akab jumpa kelak dg perjumpaan yg abadi..
Amiin..
Kalau usiaku ditakdirkan lebih maka kita terus berjuang semampunya, tapi mohon jangan siksa hari hariku.. hanya itu yg kuminta..
Semoga Allah panjangkan umur beliau untuk berdakwah di jalan Allah dan Rasulullah. Amin.
sumber:
merdeka.com
Belum diketahui secara pasti penyebab Habib Munzir meninggal dunia. Hingga kini pihak keluarga belum memberikan penjelasan tentang sakit yang diderita habib kelahiran Cianjur itu.
Namun jauh sebelum meninggal, Habib Munzir pernah menulis dalam blognya tentang mimpinya yang akan 'dijemput' oleh Nabi Muhammad SAW saat berusia 40 tahun. Seperti diketahui, Habib Munzir lahir di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, 23 Februari 1973. Itu artinya umur Habib Munzir genap 40 tahun 7 bulan kurang.
Mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad tersebut dia tulis di blognya http://majeliskecil.wordpress.com/ pada tanggal 6 Mei 2011 lalu. Mungkinkan mimpi tersebut sebuah pertanda?
Berikut petikan tulisan Habib Munzir tentang mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW yang akan menjemputnya saat dirinya berusia 40 tahun:
"Aku teringat mimpiku beberapa minggu yg lalu, aku berdiri dg pakaian lusuh bagai kuli yg bekerja sepanjang hari, dihadapanku Rasulullah saw berdiri di pintu kemah besar dan megah, seraya bersabda : "semua orang tak tega melihat kau kelelahan wahai munzir, aku lebih tak tega lagi…, kembalilah padaku, masuklah kedalam kemahku dan istirahatlah…
Ku jenguk dalam kemah mewah itu ada guru mulia, seraya berkata :kalau aku bisa keluar dan masuk kesini kapan saja, tapi engkau wahai munzir jika masuk kemah ini kau tak akan kembali ke dunia..
Maka Rasul saw terus mengajakku masuk, "masuklah.. kau sudah kelelahan.., kau tak punya rumah di dunia(memang saya hingga saat ini masih belum punya rumah) , tak ada rumah untukmu di dunia, karena rumahmu adalah disini bersamaku.., serumah denganku.., seatap dg ku…, makan dan mium bersamaku .. masuklah,,,
Lalu aku berkata : lalu bagaimana dg Fatah Jakarta? (Fatah tegaknya panji kedamaian Rasul saw), maka beberapa orang menjawab dibelakangku : wafatmu akan membangkitkan ribuan hati utk meneruskan cita citamu,..!!, masuklah,,,!
Lalu malaikat Izrail as menggenggamku dari belakang, ia memegang dua pundakku, terasa seluruh uratku sudah digenggamannya, seraya berkata : mari… kuantar kau masuk.. mari…
Maka kutepis tangannnya, dan aku berkata, saya masih mau membantu guru mulia saya…, maka Rasul saw memerintahkan Izrail as untuk melepaskanku..
Aku terbangun…
Semalam ketika aku rebah dalam kegelapan kulihat dua tamu bertubuh cahaya, namun wajahnya tidak bertentuk kecuali hanya cahaya, ia memperkenalkan bahwa ia adalah Izrail as..
Kukatakan padanya : belum… belum.. aku masih ingin bakti pada guru muliaku.. pergilah dulu, maka ia pun menghilang raib begitu saja.
Tahun 1993 aku bermimpi berlutut dikaki Rasul saw, menangis rindu tak kuat untuk ingin jumpa, maka Sang Nabi saw menepu pundakku… tenang dan sabarlah..sebelum usiamu mencapaii 40 tahun kau sudah kumpul bersamaku"
Usia saya kini 37 tahuh pada 23 feb 73, dan usia saya 38 tahun pada 19 muharram ini.
Peradangan otak ini adalah penyakit terakhirku, aku senang wafat dg penyakit ini, karena Rasul saw beberapa bulan sebelum wafatnya terus nebgeluhkan sakit kepala..
Salam rinduku untuk kalian semua jamaah Majelis Rasulullah saw kelak, jika terjadi sesuatu padaku maka teruskan perjuanganku.. ampuni kesalahanku.., kita akab jumpa kelak dg perjumpaan yg abadi..
Amiin..
Kalau usiaku ditakdirkan lebih maka kita terus berjuang semampunya, tapi mohon jangan siksa hari hariku.. hanya itu yg kuminta..
Semoga Allah panjangkan umur beliau untuk berdakwah di jalan Allah dan Rasulullah. Amin.
sumber:
merdeka.com
Sunday, September 15, 2013
Kontes Miss World Berdasarkan Dalil Al Quran
Syetan memiliki kendengkian yang dalam terhadap manusia.
Dia berusaha menyesatkan dan menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan nista.
Tujuannya, agar manusia menemui kesengsaraan dan di akhirat menjadi temannya di neraka yang menyala-nyala.
Allah SWT berfirman,
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ
"Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala."
(QS. Faathir: 6)
Salah satu kehinaan yang diinginkan syetan adalah agar aurat manusia tersingkap (terbuka) dan menjadi telanjang sehingga satu dengan lainnya bisa saling melihat.
Dan ini adalah anak panah mematikan syetan untuk menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan nista seperti zina dan turunannya.
Allah SWT berfirman,
يَا بَنِي آَدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآَتِهِمَا
"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya."
(QS. Al-A’raf: 27)
Maka setiap aksi buka-bukaan untuk memamerkan aurat adalah dari bisikan dan dorongan syetan, seperti kontes pamer aurat dalam bingkai Miss World.
Jelasnya, syetan sangat suka bentuk-bentuk kontes semacam ini dan mendukungnya.
Syetan akan menghiasi aksi bejat semacam ini (tazyin) agar pendukungnya memandang baik & indah perbuatan maksiat. Syetan juga menutupi akibat buruknya dan menjadikannya terlihat remeh di mata pelakunya sehingga ia terlena dan mati dalam keadaan hina.
Allah SWT berfirman,
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
"Iblis berkata: ‘Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya’."
(QS. Al-Hijr: 39)
Ibnu Katsir berkata dalam tafsir ayat di atas, “Aku jadikan mereka suka dan gemar kepada maksiat, menguatkan dan membantu mereka dengan sungguh-sungguh.”
Ringkasnya, bahwa kontes Miss World yang rencananya diselenggarakan di Bali dan Bogor merupakan jerat syetan untuk menimpakan fitnah terhadap manusia agar rusak hidup mereka.
Fitnah ini semakin berbahaya karena disokong para pengikut syetan dari jenis manusia kafir yang saling menguatkan satu dengan lainnya melalui propaganda dan kampanye menyesatkan. Sehingga banyak manusia tertipu dan ikut menikmati suguhan haram lagi merusak tersebut. Maka kita lihat, salah satu ormas yang mengaku berbasis Islam ikut-ikutan memberi dukungan pelaksanaan kampanye syetan “Miss World”.
Allah SWT menerangkan kolaborasi Syetan jin dan manusia –semoga Allah menghinakan dan melaknat mereka- dalam menipu manusia,
وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا
"Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)."
(QS. Al-An’’am: 112)
Ya, Syetan jin & manusia saling membisikkan ide, kalimat dan argument kesesatan.
Lalu mereka saling menghiasinya kepada manusia, melalui jalur zahir dan batin. Sehingga perbuatan hina tersebut dipandang indah dan disanjung, dengan ratu kecantikan, memiliki jiwa sosial tinggi dan intelektual yang tajam.
Akibatnya, orang-orang dungu tertipu. Pemilik hobi syahwat mengekornya. Mereka-mereka yang tertipu tersebut adalah orang yang tak kenal hakikat kebenaran, keindahan, dan nilai.
Mereka mudah tertipu dengan celotehan syetan yang murahan sehingga meyakini kehinaan sebagai kemuliaa, perbuatan nista sebagai sesuatu yang mengangkat derajat manusia, kesesatan sebagai kebenaran. Wal’iyadhu billah.
Maka siapa yang menolak, menggagalkan, dan memerangi kontes umbar aurat Miss World sesungguhnya ia sedang berjihad melawan syetan. Semoga Allah hancurkan musuh-musuh-Nya dari kalangan Jin dan manusia.
sumber:
voa Islam ndonesia.
Dia berusaha menyesatkan dan menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan nista.
Tujuannya, agar manusia menemui kesengsaraan dan di akhirat menjadi temannya di neraka yang menyala-nyala.
Allah SWT berfirman,
إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ
"Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala."
(QS. Faathir: 6)
Salah satu kehinaan yang diinginkan syetan adalah agar aurat manusia tersingkap (terbuka) dan menjadi telanjang sehingga satu dengan lainnya bisa saling melihat.
Dan ini adalah anak panah mematikan syetan untuk menjerumuskan manusia ke dalam perbuatan nista seperti zina dan turunannya.
Allah SWT berfirman,
يَا بَنِي آَدَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ الشَّيْطَانُ كَمَا أَخْرَجَ أَبَوَيْكُمْ مِنَ الْجَنَّةِ يَنْزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْآَتِهِمَا
"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya."
(QS. Al-A’raf: 27)
Maka setiap aksi buka-bukaan untuk memamerkan aurat adalah dari bisikan dan dorongan syetan, seperti kontes pamer aurat dalam bingkai Miss World.
Jelasnya, syetan sangat suka bentuk-bentuk kontes semacam ini dan mendukungnya.
Syetan akan menghiasi aksi bejat semacam ini (tazyin) agar pendukungnya memandang baik & indah perbuatan maksiat. Syetan juga menutupi akibat buruknya dan menjadikannya terlihat remeh di mata pelakunya sehingga ia terlena dan mati dalam keadaan hina.
Allah SWT berfirman,
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
"Iblis berkata: ‘Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya’."
(QS. Al-Hijr: 39)
Ibnu Katsir berkata dalam tafsir ayat di atas, “Aku jadikan mereka suka dan gemar kepada maksiat, menguatkan dan membantu mereka dengan sungguh-sungguh.”
Ringkasnya, bahwa kontes Miss World yang rencananya diselenggarakan di Bali dan Bogor merupakan jerat syetan untuk menimpakan fitnah terhadap manusia agar rusak hidup mereka.
Fitnah ini semakin berbahaya karena disokong para pengikut syetan dari jenis manusia kafir yang saling menguatkan satu dengan lainnya melalui propaganda dan kampanye menyesatkan. Sehingga banyak manusia tertipu dan ikut menikmati suguhan haram lagi merusak tersebut. Maka kita lihat, salah satu ormas yang mengaku berbasis Islam ikut-ikutan memberi dukungan pelaksanaan kampanye syetan “Miss World”.
Allah SWT menerangkan kolaborasi Syetan jin dan manusia –semoga Allah menghinakan dan melaknat mereka- dalam menipu manusia,
وَكَذَلِكَ جَعَلْنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَاطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا
"Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)."
(QS. Al-An’’am: 112)
Ya, Syetan jin & manusia saling membisikkan ide, kalimat dan argument kesesatan.
Lalu mereka saling menghiasinya kepada manusia, melalui jalur zahir dan batin. Sehingga perbuatan hina tersebut dipandang indah dan disanjung, dengan ratu kecantikan, memiliki jiwa sosial tinggi dan intelektual yang tajam.
Akibatnya, orang-orang dungu tertipu. Pemilik hobi syahwat mengekornya. Mereka-mereka yang tertipu tersebut adalah orang yang tak kenal hakikat kebenaran, keindahan, dan nilai.
Mereka mudah tertipu dengan celotehan syetan yang murahan sehingga meyakini kehinaan sebagai kemuliaa, perbuatan nista sebagai sesuatu yang mengangkat derajat manusia, kesesatan sebagai kebenaran. Wal’iyadhu billah.
Maka siapa yang menolak, menggagalkan, dan memerangi kontes umbar aurat Miss World sesungguhnya ia sedang berjihad melawan syetan. Semoga Allah hancurkan musuh-musuh-Nya dari kalangan Jin dan manusia.
sumber:
voa Islam ndonesia.
Saturday, September 14, 2013
7 Macam Peringkat Nafsu Dalam Islam
sahabat Termasuk yang mana...
1.Nafsu Kamilah
Merupakan peringkat tertinggi dari segala peringkat nafsu. Nafsu ini hanya dimiliki oleh para rasul, nabi.
2.Nafsu Ammarah
Nafsu pertama yang harus ditakluki yang cenderung mengajak manusia kepada perkara negatif. Ciri-cirinya adalah seperti iri hati, dengki, takbur, pemarah, sombong dengan kemewahan dan mencari nama untuk kepentingan diri sendiri.
3.Nafsu Lawwamah
Ciri-cirinya adalah suka akan perbuatan baik tetapi masih lagi melakukan maksiat, suka membantah pada nilai-nilai positif dan suka menceritakan kebaikan diri sendiri agar dikagumi oleh orang lain. Sifatnya hampir sama dengan peringkat pertama namun ada perbezaan walaupun hanya sedikit.
4.Nafsu Mulhamah
Merupakan hasil positif dari penaklukan dua peringkat nafsu sebelumnya. Ciri-ciri positifnya adalah sabar, bersikap tenang, pemurah, merasa bersyukur dan suka mengajak orang lain untuk berbuat kebajikan serta beramal baik.
5.Nafsu Muthmainnah
Nafsu yang memiliki ciri-ciri mulia seperti tawakal, murah hati, suka mensyukuri nikmat tuhan meskipun hanya sebahagian kecil atau sederhana dan sabar atas bencana. Impak positif dari nafsu peringkat ini adalah munculnya sifat-sifat arif bijaksana manusia.
6.Nafsu Radliyyah
Dengan munculnya sifat-sifat kebijaksanaan maka seseorang itu akan dapat memanjat peringkat ke 5 ini. Ciri-ciri seseorang yang berada diperingkat nasfu ini adalah hidupnya diabdikan sepenuhnya hanya kepada tuhan, takut kepada tuhan bukan sebagai tuhan yang menyiksakan, tetapi kerana sifat Rahman dan Rahim-Nya
7.Nafsu Mardliyyah
Peringkat dimana jiwa sentiasa dihiasi dengan kesucian, kemuliaan dan kesempurnaan. Baik perkataan mahupun perbuatan, semuanya diredhai tuhan kerana jiwa, hati, perasaan, gerak-geri, penglihatan, pendengaran, dan perjalanan hanya untuk-Nya. Pada peringkat ini, seseorang insyaalah dapat memiliki kehebatan dan keistimewaan luar biasa.
sumber:
syariah.com
1.Nafsu Kamilah
Merupakan peringkat tertinggi dari segala peringkat nafsu. Nafsu ini hanya dimiliki oleh para rasul, nabi.
2.Nafsu Ammarah
Nafsu pertama yang harus ditakluki yang cenderung mengajak manusia kepada perkara negatif. Ciri-cirinya adalah seperti iri hati, dengki, takbur, pemarah, sombong dengan kemewahan dan mencari nama untuk kepentingan diri sendiri.
3.Nafsu Lawwamah
Ciri-cirinya adalah suka akan perbuatan baik tetapi masih lagi melakukan maksiat, suka membantah pada nilai-nilai positif dan suka menceritakan kebaikan diri sendiri agar dikagumi oleh orang lain. Sifatnya hampir sama dengan peringkat pertama namun ada perbezaan walaupun hanya sedikit.
4.Nafsu Mulhamah
Merupakan hasil positif dari penaklukan dua peringkat nafsu sebelumnya. Ciri-ciri positifnya adalah sabar, bersikap tenang, pemurah, merasa bersyukur dan suka mengajak orang lain untuk berbuat kebajikan serta beramal baik.
5.Nafsu Muthmainnah
Nafsu yang memiliki ciri-ciri mulia seperti tawakal, murah hati, suka mensyukuri nikmat tuhan meskipun hanya sebahagian kecil atau sederhana dan sabar atas bencana. Impak positif dari nafsu peringkat ini adalah munculnya sifat-sifat arif bijaksana manusia.
6.Nafsu Radliyyah
Dengan munculnya sifat-sifat kebijaksanaan maka seseorang itu akan dapat memanjat peringkat ke 5 ini. Ciri-ciri seseorang yang berada diperingkat nasfu ini adalah hidupnya diabdikan sepenuhnya hanya kepada tuhan, takut kepada tuhan bukan sebagai tuhan yang menyiksakan, tetapi kerana sifat Rahman dan Rahim-Nya
7.Nafsu Mardliyyah
Peringkat dimana jiwa sentiasa dihiasi dengan kesucian, kemuliaan dan kesempurnaan. Baik perkataan mahupun perbuatan, semuanya diredhai tuhan kerana jiwa, hati, perasaan, gerak-geri, penglihatan, pendengaran, dan perjalanan hanya untuk-Nya. Pada peringkat ini, seseorang insyaalah dapat memiliki kehebatan dan keistimewaan luar biasa.
sumber:
syariah.com
Friday, September 13, 2013
Doa dan Ucapan Selamat Untuk Anak yang Baru Lahir
Sering bingung mau mengucapkan apa ketika mendengar ada ikhwah yang baru mendapatkan bayi? Saya juga.
Maunya sih mengucapkan doa tertentu, tapi tidak tahu ada atau tidaknya dalil syar’i dalam perkara ini. Terkadang hanya mengucapkan doa umum, “Selamat ya, barakallahu fiikum”. Tapi sekarang alhamdulillah, sudah ketemu atsar dari salaf, bagaimana ucapan selamat mereka kepada orang tua yang baru dianugerahi bayi oleh Allah ta’ala.
Di dalam buku Menyambut si Buah Hati yang ditulis oleh Salim Rasyid As-Sibli dan Muhammad Khalifah (terbitan Ash-Shaf Media, halaman 30-31), penulis buku tersebut mengatakan,
“Tidak terdapat satu hadits pun dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang ucapan selamat, dan tidak ada sesuatu pun kecuali atsar yang diriwayatkan dari para tabi’in. Di antaranya:
Dari Hasan Al-Bashri rahimahullah, bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepadanya, “Bagaimana cara saya mengucapkan ucapan selamat (kelahiran)?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah olehmu,
جَعَلَ اللهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَ عَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
“Ja’alallahu mubaarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin”
Artinya, “Semoga Allah menjadikannya anak yang diberkahi atasmu dan atas umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam”
(Atsar ini hasan, dikeluarkan oleh Imam Thabrani).” >>nukilan sampai di sini.
Sebenarnya masih ada atsar lain dari Ayyub As-Sikhtiyani, namun karena lafazhnya sama, kita cukupkan dengan atsar Hasan Al-Bashri. Untuk melihat atsar tersebut serta takhrij atsar yang lebih komplit bisa dilihat di buku terjemahannya.
Kemudian, penulis juga berkata,
“Atsar-atsar seperti ini jauh lebih baik daripada apa yang kami lihat berupa ucapan yang diada-adakan yang bisa digunakan pada hari ini. Dan tidak seorang pun di antara ahlul ilmi yang memperbolehkannya. Akan tetapi bersamaan dengan itu kami tidak melazimkan (membiasakan) memberi ucapan selamat seperti di atas, layaknya amalan itu disebutkan oleh sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tidak juga kami menjadikannya seperti dzikir-dzikir yang lain yang telah pasti di dalam as-sunnah. Maka barangsiapa yang mengucapkannya pada suatu kali, tidak mengapa. Adapun yang tidak mengucapkannya maka tidak ada ruginya.” >> Sampai di sini nukilan dari buku tersebut.
Demikianlah apa yang bisa kita bagi pada kesempatan kali ini.. Semoga bisa bermanfaat. Walhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Diposting di Blog Anak Muslim www.anakmuslim.wordpress.com.
TAMBAHAN :
Selain dari ucapan tersebut, ada ucapan lainnya yang shahih,
بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ. وَيَرُدُّ عَلَيْهِ الْمُهَنَّأُ فَيَقُوْلُ: بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، وَرَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ، وَأَجْزَلَ ثَوَابَكَ
‘Baarokallohu laka fil mauhuubi laka wa sayakartal Waahib wa balagho asyuddahu wa ruziqta birrohu’.”
“Semoga Allah memberkahimu dalam anak yang diberikan kepadamu. Kamu pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta kamu dikaruniai kebaikannya.”
Sedang orang yang diberi ucapan selamat membalas dengan mengucapkan:
“Baarokallohu laka wa baaroka ‘alaika wa jazaakallohu khoiron wa rozaqokallohu mitslahu aw ajzalallohu tsawaabak.
“Semoga Allah juga memberkahimu dan melimpahkan kebahagiaan untukmu. Semoga Allah membalasmu dengan sebaik-baik balasan, mengaruniakan kepadamu sepertinya dan melipat gandakan pahalamu.”
[Lihat Al-Adzkar, karya An-Nawawi, hal. 349, dan Shahih Al-Adzkar lin Nawawi, oleh Salim Al-Hilali 2/713
sumber:
http://sunniy.wordpress.com/2009/01/29/kabar-gembira-dengan-kelahiran-anak/
Maunya sih mengucapkan doa tertentu, tapi tidak tahu ada atau tidaknya dalil syar’i dalam perkara ini. Terkadang hanya mengucapkan doa umum, “Selamat ya, barakallahu fiikum”. Tapi sekarang alhamdulillah, sudah ketemu atsar dari salaf, bagaimana ucapan selamat mereka kepada orang tua yang baru dianugerahi bayi oleh Allah ta’ala.
Di dalam buku Menyambut si Buah Hati yang ditulis oleh Salim Rasyid As-Sibli dan Muhammad Khalifah (terbitan Ash-Shaf Media, halaman 30-31), penulis buku tersebut mengatakan,
“Tidak terdapat satu hadits pun dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang ucapan selamat, dan tidak ada sesuatu pun kecuali atsar yang diriwayatkan dari para tabi’in. Di antaranya:
Dari Hasan Al-Bashri rahimahullah, bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepadanya, “Bagaimana cara saya mengucapkan ucapan selamat (kelahiran)?” Beliau menjawab, “Ucapkanlah olehmu,
جَعَلَ اللهُ مُبَارَكًا عَلَيْكَ وَ عَلَى أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
“Ja’alallahu mubaarokan ‘alaika wa ‘ala ummati Muhammadin”
Artinya, “Semoga Allah menjadikannya anak yang diberkahi atasmu dan atas umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam”
(Atsar ini hasan, dikeluarkan oleh Imam Thabrani).” >>nukilan sampai di sini.
Sebenarnya masih ada atsar lain dari Ayyub As-Sikhtiyani, namun karena lafazhnya sama, kita cukupkan dengan atsar Hasan Al-Bashri. Untuk melihat atsar tersebut serta takhrij atsar yang lebih komplit bisa dilihat di buku terjemahannya.
Kemudian, penulis juga berkata,
“Atsar-atsar seperti ini jauh lebih baik daripada apa yang kami lihat berupa ucapan yang diada-adakan yang bisa digunakan pada hari ini. Dan tidak seorang pun di antara ahlul ilmi yang memperbolehkannya. Akan tetapi bersamaan dengan itu kami tidak melazimkan (membiasakan) memberi ucapan selamat seperti di atas, layaknya amalan itu disebutkan oleh sebuah hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam. Tidak juga kami menjadikannya seperti dzikir-dzikir yang lain yang telah pasti di dalam as-sunnah. Maka barangsiapa yang mengucapkannya pada suatu kali, tidak mengapa. Adapun yang tidak mengucapkannya maka tidak ada ruginya.” >> Sampai di sini nukilan dari buku tersebut.
Demikianlah apa yang bisa kita bagi pada kesempatan kali ini.. Semoga bisa bermanfaat. Walhamdulillahi rabbil ‘alamin.
Diposting di Blog Anak Muslim www.anakmuslim.wordpress.com.
TAMBAHAN :
Selain dari ucapan tersebut, ada ucapan lainnya yang shahih,
بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي الْمَوْهُوْبِ لَكَ، وَشَكَرْتَ الْوَاهِبَ، وَبَلَغَ أَشُدَّهُ، وَرُزِقْتَ بِرَّهُ. وَيَرُدُّ عَلَيْهِ الْمُهَنَّأُ فَيَقُوْلُ: بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا، وَرَزَقَكَ اللهُ مِثْلَهُ، وَأَجْزَلَ ثَوَابَكَ
‘Baarokallohu laka fil mauhuubi laka wa sayakartal Waahib wa balagho asyuddahu wa ruziqta birrohu’.”
“Semoga Allah memberkahimu dalam anak yang diberikan kepadamu. Kamu pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa, serta kamu dikaruniai kebaikannya.”
Sedang orang yang diberi ucapan selamat membalas dengan mengucapkan:
“Baarokallohu laka wa baaroka ‘alaika wa jazaakallohu khoiron wa rozaqokallohu mitslahu aw ajzalallohu tsawaabak.
“Semoga Allah juga memberkahimu dan melimpahkan kebahagiaan untukmu. Semoga Allah membalasmu dengan sebaik-baik balasan, mengaruniakan kepadamu sepertinya dan melipat gandakan pahalamu.”
[Lihat Al-Adzkar, karya An-Nawawi, hal. 349, dan Shahih Al-Adzkar lin Nawawi, oleh Salim Al-Hilali 2/713
sumber:
http://sunniy.wordpress.com/2009/01/29/kabar-gembira-dengan-kelahiran-anak/
Ini Akibat Kalau Meninggalkan Shalat Jum’at
Laki-laki muslim hukumnya wajib menjalankan shalat jumat, tidak boleh tidak kecuali kalau ada halangan yang dibolehkan untuk meninggalkan sesuai dengan hukum agama.
Meninggalkan shalat Jum’at sudah menjadi hal biasa bagi sebagian orang. Sampai seringkali meninggalkannya. Padahal shalat ini adalah kewajiban yang tidak perlu lagi disangsikan. Dalil pendukungnya pun dari Al Qur’an, As Sunnah dan kesepakatan para ulama (baca: ijma’). Maka sudah barang tentu yang meninggalkannya akan menuai petaka yang menimpa jasad dan lebih parah lagi akan merusak hatinya.
Kewajiban shalat Jum’at ditunjukkan dalam ayat,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِي لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah.” (QS. Al Jum’ah: 9). Kata kebanyakan pakar tafsir, yang dimaksud ‘dzikrullah’ atau mengingat Allah di sini adalah shalat Jum’at. Sa’id bin Al Musayyib mengatakan bahwa yang dimaksud adalah mendengar nasehat (khutbah) pada hari Jum’at.
(Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, 8: 265)
Dikuatkan lagi dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِى جَمَاعَةٍ إِلاَّ أَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوِ امْرَأَةٌ أَوْ صَبِىٌّ أَوْ مَرِيضٌ
“(Shalat) Jum’at adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim dalam jama’ah kecuali bagi empat orang: budak yang dimiliki, wanita, anak kecil dan orang yang sakit.” (HR. Abu Daud no. 1067. Kata Syaikh Al Albani, hadits ini shahih)
Begitu pula disebutkan dalam sabda lainnya,
رَوَاحُ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ
“Pergi (shalat) Jum’at adalah wajib bagi setiap orang yang telah mimpi basah.” (HR. An Nasai no. 1371. Kata Syaikh Al Albani, hadits ini shahih)
Lalu bagaimana jika seseorang meninggalkan shalat Jum’at? Apa akibat yang menimpa dirinya?
Guru kami, Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir Al Barrok hafizhohullah ditanya, “Apa akibat yang diperoleh orang yang tidak menghadiri shalat Jumat? Apa hadits yang menerangkan hal tersebut?
Jawab Syaikh hafizhohullah,
Shalat Jum’at adalah shalat yang wajib bagi orang yang tidak memiliki uzur. Barangsiapa meninggalkannya, ia terjerumus dalam dosa besar. Barangsiapa yang meninggalkan shalat Jum’at sebanyak tiga kali karena meremehkannya, hatinya akan tertutupi. Dan ia termasuk orang-orang yang lalai. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab shahihnya dari Abu Hurairah dan Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, keduanya mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata ketika beliau memegang tongkat di mimbarnya,
لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ الْجُمُعَاتِ أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنَ الْغَافِلِينَ
“Hendaklah orang yang suka meninggalkan shalat jumat menghentikan perbuatannya. Atau jika tidak Allah akan menutup hati-hati mereka, kemudian mereka benar-benar akan tergolong ke dalam orang-orang yang lalai.” (HR. Muslim no. 865)
Dalam hadits lain disebutkan,
مَنْ تَرَكَ ثَلاَثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ
“Barangsiapa meninggalkan shalat Jum’at sebanyak tiga kali karena lalai terhadap shalat tersebut, Allah akan tutupi hatinya.” (HR. Abu Daud no. 1052, An Nasai no. 1369, dan Ahmad 3: 424. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih).
Ini akibat yang menimpa hati. Musibah ini lebih bahaya dari akibat yang menimpa jasad atau kulit seseorang.
Sedangkan hukuman duniawi, hendaklah ulil amri (penguasa) memberi hukuman pula bagi orang yang meninggalkan shalat Jum’at tanpa ada uzur agar mencegah tindak kejahatan mereka. Hendaklah setiap muslim bertakwa pada Allah, janganlah sampai ia melalaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan. Jika seseorang lalai dalam demikian, maka ia akan menuai petaka dari Allah. Jagalah perintah Allah, niscaya pahala Allah akan diraih. Dan Allah akan beri karunia kepada siapa saja yang Dia kehendaki.
[Sumber: ahlalhdeeth.com]
Meninggalkan shalat Jum’at sudah menjadi hal biasa bagi sebagian orang. Sampai seringkali meninggalkannya. Padahal shalat ini adalah kewajiban yang tidak perlu lagi disangsikan. Dalil pendukungnya pun dari Al Qur’an, As Sunnah dan kesepakatan para ulama (baca: ijma’). Maka sudah barang tentu yang meninggalkannya akan menuai petaka yang menimpa jasad dan lebih parah lagi akan merusak hatinya.
Kewajiban shalat Jum’at ditunjukkan dalam ayat,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِي لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ
“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah.” (QS. Al Jum’ah: 9). Kata kebanyakan pakar tafsir, yang dimaksud ‘dzikrullah’ atau mengingat Allah di sini adalah shalat Jum’at. Sa’id bin Al Musayyib mengatakan bahwa yang dimaksud adalah mendengar nasehat (khutbah) pada hari Jum’at.
(Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, 8: 265)
Dikuatkan lagi dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِى جَمَاعَةٍ إِلاَّ أَرْبَعَةً عَبْدٌ مَمْلُوكٌ أَوِ امْرَأَةٌ أَوْ صَبِىٌّ أَوْ مَرِيضٌ
“(Shalat) Jum’at adalah suatu kewajiban bagi setiap muslim dalam jama’ah kecuali bagi empat orang: budak yang dimiliki, wanita, anak kecil dan orang yang sakit.” (HR. Abu Daud no. 1067. Kata Syaikh Al Albani, hadits ini shahih)
Begitu pula disebutkan dalam sabda lainnya,
رَوَاحُ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ
“Pergi (shalat) Jum’at adalah wajib bagi setiap orang yang telah mimpi basah.” (HR. An Nasai no. 1371. Kata Syaikh Al Albani, hadits ini shahih)
Lalu bagaimana jika seseorang meninggalkan shalat Jum’at? Apa akibat yang menimpa dirinya?
Guru kami, Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir Al Barrok hafizhohullah ditanya, “Apa akibat yang diperoleh orang yang tidak menghadiri shalat Jumat? Apa hadits yang menerangkan hal tersebut?
Jawab Syaikh hafizhohullah,
Shalat Jum’at adalah shalat yang wajib bagi orang yang tidak memiliki uzur. Barangsiapa meninggalkannya, ia terjerumus dalam dosa besar. Barangsiapa yang meninggalkan shalat Jum’at sebanyak tiga kali karena meremehkannya, hatinya akan tertutupi. Dan ia termasuk orang-orang yang lalai. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab shahihnya dari Abu Hurairah dan Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, keduanya mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata ketika beliau memegang tongkat di mimbarnya,
لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ الْجُمُعَاتِ أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللَّهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنَ الْغَافِلِينَ
“Hendaklah orang yang suka meninggalkan shalat jumat menghentikan perbuatannya. Atau jika tidak Allah akan menutup hati-hati mereka, kemudian mereka benar-benar akan tergolong ke dalam orang-orang yang lalai.” (HR. Muslim no. 865)
Dalam hadits lain disebutkan,
مَنْ تَرَكَ ثَلاَثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ
“Barangsiapa meninggalkan shalat Jum’at sebanyak tiga kali karena lalai terhadap shalat tersebut, Allah akan tutupi hatinya.” (HR. Abu Daud no. 1052, An Nasai no. 1369, dan Ahmad 3: 424. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih).
Ini akibat yang menimpa hati. Musibah ini lebih bahaya dari akibat yang menimpa jasad atau kulit seseorang.
Sedangkan hukuman duniawi, hendaklah ulil amri (penguasa) memberi hukuman pula bagi orang yang meninggalkan shalat Jum’at tanpa ada uzur agar mencegah tindak kejahatan mereka. Hendaklah setiap muslim bertakwa pada Allah, janganlah sampai ia melalaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan. Jika seseorang lalai dalam demikian, maka ia akan menuai petaka dari Allah. Jagalah perintah Allah, niscaya pahala Allah akan diraih. Dan Allah akan beri karunia kepada siapa saja yang Dia kehendaki.
[Sumber: ahlalhdeeth.com]
Wednesday, September 11, 2013
Hary Tanoe Tak Mau Dibilang Cina Kafir
Delegasi Forum Umat Islam (FUI) merasa heran dengan sikap pongah CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo yang tak menggubris penolakan umat Islam di Indonesia atas kontes kecantikan Miss World.
FUI pun geram dengan sikap Hary Tanoe yang tetap menggelar Miss World, sehingga melukai perasaan umat Islam.
"Dia ini bisa sepongah itu? Padahal dia Cina Kafir, kalau ini tetap dilaksanakan ini berarti arogansi yang luar biasa, melukai dan mencedirai perasaan umat Islam," kata Sekjen Front Pembela Islam (FPI), KH Ahmad Shabri Lubis kepada voa-islam.com, Selasa (3/9/2013).
saya sedih dibilang Cina Kafir. Jadi ternyata dia tidak mau dibilang Cina Kafir, lalu dia maunya dibilang Cina apa?
Ustadz Shabri Lubis yang menjadi salah satu delegasi FUI tersebut mengungkapkan bahwa Hary Tanoe hanya bisa curhat bahwa dirinya sedih dibilang Cina Kafir.
“Lalu dia bilang; saya sedih dibilang Cina Kafir. Jadi ternyata dia tidak mau dibilang Cina Kafir, lalu dia maunya dibilang Cina apa?” ungkap ustadz Shabri.
Seperti diketahui, Hary Tanoesoedibjo Cawapres yang diusung partai Hanura mendampingi Wiranto sebagai Capres di tahun 2014 ini beragama Kristen.
Pria keturunan Tionghoa kelahiran Surabaya, 26 September 1965 itu menikah dengan Liliana Tanaja Tanoesoedibjo yang kini menjabat sebagai Ketua Yayasan Miss World.
Meski mendapatkan penolakan luas dari umat Islam, kontes kecantikan Miss World tetap nekat digelar di Bali. [Ahmed Widad]
sumber:
voa islam.
gambarnya metrotvnews.
FUI pun geram dengan sikap Hary Tanoe yang tetap menggelar Miss World, sehingga melukai perasaan umat Islam.
"Dia ini bisa sepongah itu? Padahal dia Cina Kafir, kalau ini tetap dilaksanakan ini berarti arogansi yang luar biasa, melukai dan mencedirai perasaan umat Islam," kata Sekjen Front Pembela Islam (FPI), KH Ahmad Shabri Lubis kepada voa-islam.com, Selasa (3/9/2013).
saya sedih dibilang Cina Kafir. Jadi ternyata dia tidak mau dibilang Cina Kafir, lalu dia maunya dibilang Cina apa?
Ustadz Shabri Lubis yang menjadi salah satu delegasi FUI tersebut mengungkapkan bahwa Hary Tanoe hanya bisa curhat bahwa dirinya sedih dibilang Cina Kafir.
“Lalu dia bilang; saya sedih dibilang Cina Kafir. Jadi ternyata dia tidak mau dibilang Cina Kafir, lalu dia maunya dibilang Cina apa?” ungkap ustadz Shabri.
Seperti diketahui, Hary Tanoesoedibjo Cawapres yang diusung partai Hanura mendampingi Wiranto sebagai Capres di tahun 2014 ini beragama Kristen.
Pria keturunan Tionghoa kelahiran Surabaya, 26 September 1965 itu menikah dengan Liliana Tanaja Tanoesoedibjo yang kini menjabat sebagai Ketua Yayasan Miss World.
Meski mendapatkan penolakan luas dari umat Islam, kontes kecantikan Miss World tetap nekat digelar di Bali. [Ahmed Widad]
sumber:
voa islam.
gambarnya metrotvnews.
Hary Tanoe Akui Ayahnya Seorang Muslim Taat Berarti Apakah Dia Murtad
Dia bilang lagi, ayah saya Muslim taat shalat, begitu katanya.
Delegasi Forum Umat Islam (FUI) geram dengan sikap arogan CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo yang tetap menggelar kontes kecantikan Miss World dan mengabaikan penolakan umat Islam.
Padahal, Hary Tanoe yang merupakan keturunan Tionhoa dan beragama Kristen ini seharusnya bisa bersikap bijak terhadap aspirasi umat Islam yang merupakan mayoritas di negeri ini.
"Dia ini bisa sepongah itu? Padahal dia Cina Kafir, kalau ini tetap dilaksanakan ini berarti arogansi yang luar biasa, melukai dan mencedirai perasaan umat Islam," kata Sekjen Front Pembela Islam (FPI), KH Ahmad Shabri Lubis kepada voa-islam.com, Selasa (3/9/2013).
Hary Tanoe enggan disebut sebagai Cina Kafir sebab ia mengaku bahwa ternyata ayahnya adalah seorang Muslim yang taat. “Dia bilang lagi, ayah saya Muslim taat shalat,” ujar ustadz Shabri menirukan.
Ustadz Shabri pun menyimpulkan bahwa berarti Hary Tanoe seorang murtad. Namun meski enggan dibilang Cina Kafir, tetapi ketika ditanya agama apa yang dianutnya, Hary Tanoe justru bungkam.
“Berarti ternyata dia orang murtad, sebab dia bilang begitu. Lalu ditanya KH Khaththath; lalu anda agamanya apa? Tapi dia hanya bilang saya sangat mengerti muslim,” ungkapnya.
Berarti ternyata dia orang murtad, sebab dia bilang begitu, Wallahu A'lam..
Selain itu, alasan lain Hary Tanoe enggan disebut Cina kafir lantaran ia telah membangun masjid, mushalla dan memberangkatkan ratusan orang untuk umroh dan menunaikan ibadah haji.
“Kemudian dia bilang; saya di MNC ini bangun masjid, bangun mushalla, ratusan orang pada umroh, naik haji seperti itulah. Dengan alasan-alasan itu seolah dia sudah pantas untuk tidak disebut Cina kafir,” tutupnya.
Untuk diketahui, di beberapa pemberitaan Hary Tanoesoedibjo merupakan putra dari Ahmad Tanoesoedibjo. Ayahnya dikenal dekat dengan mendiang Gus Dur dan sudah berbisnis bersama lewat PT Adhikarya Sejati Abadi.
Di sisi lain, Ahmad Tanoesoedibjo pernah menjadi Ketua Persatuan China Muslim se-Jawa Timur. Namun, berbeda dengan sang ayah, Hary Tanoesoedibjo justru beragama Kristen.
sumber:
voa islam.
Delegasi Forum Umat Islam (FUI) geram dengan sikap arogan CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo yang tetap menggelar kontes kecantikan Miss World dan mengabaikan penolakan umat Islam.
Padahal, Hary Tanoe yang merupakan keturunan Tionhoa dan beragama Kristen ini seharusnya bisa bersikap bijak terhadap aspirasi umat Islam yang merupakan mayoritas di negeri ini.
"Dia ini bisa sepongah itu? Padahal dia Cina Kafir, kalau ini tetap dilaksanakan ini berarti arogansi yang luar biasa, melukai dan mencedirai perasaan umat Islam," kata Sekjen Front Pembela Islam (FPI), KH Ahmad Shabri Lubis kepada voa-islam.com, Selasa (3/9/2013).
Hary Tanoe enggan disebut sebagai Cina Kafir sebab ia mengaku bahwa ternyata ayahnya adalah seorang Muslim yang taat. “Dia bilang lagi, ayah saya Muslim taat shalat,” ujar ustadz Shabri menirukan.
Ustadz Shabri pun menyimpulkan bahwa berarti Hary Tanoe seorang murtad. Namun meski enggan dibilang Cina Kafir, tetapi ketika ditanya agama apa yang dianutnya, Hary Tanoe justru bungkam.
“Berarti ternyata dia orang murtad, sebab dia bilang begitu. Lalu ditanya KH Khaththath; lalu anda agamanya apa? Tapi dia hanya bilang saya sangat mengerti muslim,” ungkapnya.
Berarti ternyata dia orang murtad, sebab dia bilang begitu, Wallahu A'lam..
Selain itu, alasan lain Hary Tanoe enggan disebut Cina kafir lantaran ia telah membangun masjid, mushalla dan memberangkatkan ratusan orang untuk umroh dan menunaikan ibadah haji.
“Kemudian dia bilang; saya di MNC ini bangun masjid, bangun mushalla, ratusan orang pada umroh, naik haji seperti itulah. Dengan alasan-alasan itu seolah dia sudah pantas untuk tidak disebut Cina kafir,” tutupnya.
Untuk diketahui, di beberapa pemberitaan Hary Tanoesoedibjo merupakan putra dari Ahmad Tanoesoedibjo. Ayahnya dikenal dekat dengan mendiang Gus Dur dan sudah berbisnis bersama lewat PT Adhikarya Sejati Abadi.
Di sisi lain, Ahmad Tanoesoedibjo pernah menjadi Ketua Persatuan China Muslim se-Jawa Timur. Namun, berbeda dengan sang ayah, Hary Tanoesoedibjo justru beragama Kristen.
sumber:
voa islam.
Tuesday, September 10, 2013
Haruskah Dicerai Istri yang Selingkuh
Seringkali dalam kasus perzinaan, yang lebih disalahkah adalah pihak lelaki. Padahal perempuan yang berzina, tidak lebih baik dari pada lelaki yang berzina. Terlebih ketika sudah menikah, dosa jauh lebih besar, karena Allah sudah memberikan pilihan yang halal untuknya.
Ketika seorang istri selingkuh, ulama memberikan rincian sebagai berikut,
Pertama, istri bertaubat dan sangat menyesali perbuatannya, bahkan dia berusaha meminta maaf kepada suaminya, mengubah cara pergaulannya dan cara berpakaiannya. Dia menjadi wanita yang dekat dengan Allah, menutup aurat dan menghindari pergaulan dengan lelaki yang bukan mahram.
Untuk kondisi ini, suami boleh mempertahankan istrinya dan tidak menceraikannya.
Dengan dua syarat,
1. Suami harus siap memaafkan istrinya dan tidak mengungkit masa lalunya, setelah dia bertaubat.
2. Suami siap merahasiakan kasus istrinya dan tidak menceritakannya kepada siapapun.
Dengan sikap ini, insya Allah akan menjadi sumber pahala bagi suami, karena ini termasuk bentuk kesabaran.
Pernyataan kami ‘suami boleh mempertahankan istrinya’ artinya bukan kewajiban.
Suami bisa mempertimbangkan dampak baik dan buruknya, untuk menentukan pilihan, cerai ataukah dipertahankan. (Fatwa Islam, no. 162851)
Ada sebagian suami yang tak kuasa menceraikan istrinya, namun sangat sulit baginya memaafkan perselingkuhan yang dilakukan istrinya. Sehingga yang terjadi, suami hanya bisa marah dan marah, bahkan menzalimi istrinya. Dalam kondisi ini, pilihan cerai insyaaAllah lebih baik, dari pada mempertahankan istrinya, agar tidak menimbulkan perbuatan maksiat yang baru.
Kedua, sang istri belum bertaubat dan tidak menunjukkan penyesalan, bahkan pergaulannya masih bebas seperti sebelumnya, meskipun bia jadi dia hanya meminta maaf kepada suaminya.
Untuk kondisi ini, ulama berbeda pendapat, apakah suami wajib menceraikan istrinya atakah boleh mempertahankannya.
Pendapat pertama, suami boleh mempertahankannya.
Ini adalah pendapat mayoritas ulama. Dr. Muhammad Ali Farkus mengatakan,
فالمعلوم شرعا أنّ زنى أحـــد الزوجين يوجب الرجم، لكنّه إذا انتفى بانـتـفاء شروطه فلا ينفسخ النـكاح بزنا أحدهما ولا يوجب فسخه سـواء قبل الدخول أو بعده عند عامة أهل العلم
"Seperti yang telah dipahami dalam aturan syariat, bahwa zina yang dilakukan salah satu diantara suami istri, menjadi sebab ditegakkannya hukum rajam. Namun jika hukuman ini tidak bisa ditegakkan, karena persyaratan untuk itu tidak terpenuhi, ikatan nikah tidak difasakh (dibubarkan) disebabkan zina yang dilakukan salah satunya. Dan tidak wajib difasakh, baik kasus zina itu terjadi sebelum hubungan badan atau sesudahnya, menurut pendapat mayoritas ulama."
(http://www.ferkous.com)
Pendapat kedua, suami tidak boleh mempertahankan istrinya dan harus menceraikannya. Karena ketika sang suami mempertahankan istrinya, dia dianggap tidak memiliki rasa cemburu, dan tergolong suami dayuts. Dan sikap ini termasuk dosa besar.
Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah SAW bersabda,
ثَلَاثَةٌ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ : الْعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ ، وَالْمَرْأَةُ الْمُتَرَجِّلَةُ ، وَالدَّيُّوثُ
"Tiga orang yang tidak akan Allah lihat mereka pada hari kiamat: Orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita tomboi, dan lelaki dayuts."
(HR. Ahmad 5372, Nasai 2562, dan dishahihkan Syuaib Al-Arnauth).
Dalam Musnad Imam Ahmad terdapat penjelasan siapakah Dayuts,
وَالدَّيُّوثُ الَّذِي يُقِرُّ فِي أَهْلِهِ الْخَبَثَ
"Lelaki dayuts yang membiarkan perbuatan keji pada keluarganya."
(Musnad Ahmad no. 6113).
Syaikhul Islam pernah ditanya: ada seorang suami yang masuk rumahnya, tiba-tiba dia memergoki istrinya sedang bersama lelaki yang bukan mahram. Apa yang harus dilakukan si suami?
Jawaban Syaikhul Islam,
في الحديث عنه صلى الله عليه وسلم {أن الله سبحانه وتعالى لما خلق الجنة قال: وعزتي وجلالي لا يدخلك بخيل ولا كذاب ولا ديوث} ” والديوث ” الذي لا غيرة له. وفي الصحيح عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: {إن المؤمن يغار وإن الله يغار وغيرة الله أن يأتي العبد ما حرم عليه}
Dalam hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Bahwa Allah ta’ala ketika menciptakan surga, Dia berfirman: ‘Demi keagungan dan kebesaran-Ku, tidak akan ada yang bisa memasukimu (surga), orang yang bakhil, pendusta, dan dayuts.” Dayuts adalah orang yang tidak memiliki rasa cemburu. Dalam hadis shahih, Nabi SAW bersabda,
"Sesungguhnya seorang mukmin memliki rasa cemburu, dan Allah juga cemburu. Cemburunya Allah adalah ketika ada seorang hamba melakukan apa yang Dia haramkan untuknya."
Kemudian Syaikhul Islam melanjutkan penjelasannya,
وقد قال تعالى: {الزاني لا ينكح إلا زانية أو مشركة والزانية لا ينكحها إلا زان أو مشرك وحرم ذلك على المؤمنين} . ولهذا كان الصحيح من قولي العلماء: أن الزانية لا يجوز تزوجها إلا بعد التوبة وكذلك إذا كانت المرأة تزني لم يكن له أن يمسكها على تلك الحال بل يفارقها وإلا كان ديوثا
Dan Allah telah berfirman:
الزَّانِي لَا يَنْكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لَا يَنْكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ
Artinya:
"Lelaki yang berzina tidak boleh menikahi melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dinikahi kecuali oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin."
(QS. An-Nur: 3).
Oleh karena itu, pendapat yang kuat di antara pendapat ulama, bahwa wanita pezina, tidak boleh dinikahi kecuali setelah dia bertaubat. Demikian pula ketika seorang istri berzina, tidak boleh bagi sang suami untuk tetap mempertahankannya, selama dia belum bertaubat dari zina, dan dia harus menceraikannya. Jika tidak, dia termasuk dayuts.
(Majmu’ Fatawa, 32/141).
Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari tipuan Iblis yang membinasakan.
Amin...
oleh Ustadz Ammi Nur Baits, Dewan Pembina Konsultasi Syariah.
Ketika seorang istri selingkuh, ulama memberikan rincian sebagai berikut,
Pertama, istri bertaubat dan sangat menyesali perbuatannya, bahkan dia berusaha meminta maaf kepada suaminya, mengubah cara pergaulannya dan cara berpakaiannya. Dia menjadi wanita yang dekat dengan Allah, menutup aurat dan menghindari pergaulan dengan lelaki yang bukan mahram.
Untuk kondisi ini, suami boleh mempertahankan istrinya dan tidak menceraikannya.
Dengan dua syarat,
1. Suami harus siap memaafkan istrinya dan tidak mengungkit masa lalunya, setelah dia bertaubat.
2. Suami siap merahasiakan kasus istrinya dan tidak menceritakannya kepada siapapun.
Dengan sikap ini, insya Allah akan menjadi sumber pahala bagi suami, karena ini termasuk bentuk kesabaran.
Pernyataan kami ‘suami boleh mempertahankan istrinya’ artinya bukan kewajiban.
Suami bisa mempertimbangkan dampak baik dan buruknya, untuk menentukan pilihan, cerai ataukah dipertahankan. (Fatwa Islam, no. 162851)
Ada sebagian suami yang tak kuasa menceraikan istrinya, namun sangat sulit baginya memaafkan perselingkuhan yang dilakukan istrinya. Sehingga yang terjadi, suami hanya bisa marah dan marah, bahkan menzalimi istrinya. Dalam kondisi ini, pilihan cerai insyaaAllah lebih baik, dari pada mempertahankan istrinya, agar tidak menimbulkan perbuatan maksiat yang baru.
Kedua, sang istri belum bertaubat dan tidak menunjukkan penyesalan, bahkan pergaulannya masih bebas seperti sebelumnya, meskipun bia jadi dia hanya meminta maaf kepada suaminya.
Untuk kondisi ini, ulama berbeda pendapat, apakah suami wajib menceraikan istrinya atakah boleh mempertahankannya.
Pendapat pertama, suami boleh mempertahankannya.
Ini adalah pendapat mayoritas ulama. Dr. Muhammad Ali Farkus mengatakan,
فالمعلوم شرعا أنّ زنى أحـــد الزوجين يوجب الرجم، لكنّه إذا انتفى بانـتـفاء شروطه فلا ينفسخ النـكاح بزنا أحدهما ولا يوجب فسخه سـواء قبل الدخول أو بعده عند عامة أهل العلم
"Seperti yang telah dipahami dalam aturan syariat, bahwa zina yang dilakukan salah satu diantara suami istri, menjadi sebab ditegakkannya hukum rajam. Namun jika hukuman ini tidak bisa ditegakkan, karena persyaratan untuk itu tidak terpenuhi, ikatan nikah tidak difasakh (dibubarkan) disebabkan zina yang dilakukan salah satunya. Dan tidak wajib difasakh, baik kasus zina itu terjadi sebelum hubungan badan atau sesudahnya, menurut pendapat mayoritas ulama."
(http://www.ferkous.com)
Pendapat kedua, suami tidak boleh mempertahankan istrinya dan harus menceraikannya. Karena ketika sang suami mempertahankan istrinya, dia dianggap tidak memiliki rasa cemburu, dan tergolong suami dayuts. Dan sikap ini termasuk dosa besar.
Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah SAW bersabda,
ثَلَاثَةٌ لَا يَنْظُرُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ : الْعَاقُّ لِوَالِدَيْهِ ، وَالْمَرْأَةُ الْمُتَرَجِّلَةُ ، وَالدَّيُّوثُ
"Tiga orang yang tidak akan Allah lihat mereka pada hari kiamat: Orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, wanita tomboi, dan lelaki dayuts."
(HR. Ahmad 5372, Nasai 2562, dan dishahihkan Syuaib Al-Arnauth).
Dalam Musnad Imam Ahmad terdapat penjelasan siapakah Dayuts,
وَالدَّيُّوثُ الَّذِي يُقِرُّ فِي أَهْلِهِ الْخَبَثَ
"Lelaki dayuts yang membiarkan perbuatan keji pada keluarganya."
(Musnad Ahmad no. 6113).
Syaikhul Islam pernah ditanya: ada seorang suami yang masuk rumahnya, tiba-tiba dia memergoki istrinya sedang bersama lelaki yang bukan mahram. Apa yang harus dilakukan si suami?
Jawaban Syaikhul Islam,
في الحديث عنه صلى الله عليه وسلم {أن الله سبحانه وتعالى لما خلق الجنة قال: وعزتي وجلالي لا يدخلك بخيل ولا كذاب ولا ديوث} ” والديوث ” الذي لا غيرة له. وفي الصحيح عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: {إن المؤمن يغار وإن الله يغار وغيرة الله أن يأتي العبد ما حرم عليه}
Dalam hadis dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Bahwa Allah ta’ala ketika menciptakan surga, Dia berfirman: ‘Demi keagungan dan kebesaran-Ku, tidak akan ada yang bisa memasukimu (surga), orang yang bakhil, pendusta, dan dayuts.” Dayuts adalah orang yang tidak memiliki rasa cemburu. Dalam hadis shahih, Nabi SAW bersabda,
"Sesungguhnya seorang mukmin memliki rasa cemburu, dan Allah juga cemburu. Cemburunya Allah adalah ketika ada seorang hamba melakukan apa yang Dia haramkan untuknya."
Kemudian Syaikhul Islam melanjutkan penjelasannya,
وقد قال تعالى: {الزاني لا ينكح إلا زانية أو مشركة والزانية لا ينكحها إلا زان أو مشرك وحرم ذلك على المؤمنين} . ولهذا كان الصحيح من قولي العلماء: أن الزانية لا يجوز تزوجها إلا بعد التوبة وكذلك إذا كانت المرأة تزني لم يكن له أن يمسكها على تلك الحال بل يفارقها وإلا كان ديوثا
Dan Allah telah berfirman:
الزَّانِي لَا يَنْكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لَا يَنْكِحُهَا إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ
Artinya:
"Lelaki yang berzina tidak boleh menikahi melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dinikahi kecuali oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin."
(QS. An-Nur: 3).
Oleh karena itu, pendapat yang kuat di antara pendapat ulama, bahwa wanita pezina, tidak boleh dinikahi kecuali setelah dia bertaubat. Demikian pula ketika seorang istri berzina, tidak boleh bagi sang suami untuk tetap mempertahankannya, selama dia belum bertaubat dari zina, dan dia harus menceraikannya. Jika tidak, dia termasuk dayuts.
(Majmu’ Fatawa, 32/141).
Semoga Allah melindungi kaum muslimin dari tipuan Iblis yang membinasakan.
Amin...
oleh Ustadz Ammi Nur Baits, Dewan Pembina Konsultasi Syariah.
Monday, September 9, 2013
Tangisan Aisyah Begitu Menyentuh Hati
Ketika Ali bin Abi Thalib menjabat sebagai khalifah ketiga menggantikan Utsman, Aisyah terlibat dalam gerakan orang-orang yang menuntut balas atas pembunuhan khalifah kedua itu. Sesuatu yang belum dilakukan oleh pemerintahan Ali. Konflik inilah yang kelak dikenal dengan Perang Jamal (unta).
Pada saat terjadi pertempuran, pasukan Aisyah kalah. Setelah itu, Ali memerintahkan Muhammad bin Abu Bakar, saudara Aisyah, untuk mengantarkan Ummul Mukminin.
Muhammad mengantar Aisyah ke rumah Abdullah bin Khalaf Al-Khuza’i, salah seorang yang gugur dalam pertempuran hari itu. Kemudian Ali menyiapkan segala sesuatu, berupa tunggangan, perbekalan, dan makanan untuk Aisyah.
Pada hari Aisyah hendak meninggalkan kota Basrah, Ali datang padanya dan berdiri di sampingya. Banyak pula orang yang datang, lalu Aisyah keluar menemui mereka untuk mengucapkan salam perpisahan.
Aisyah berkata,
"Wahai anak-anakku, kita saling menegur satu sama lain dengan santun dan sopan untuk mencari kebenaran, maka janganlah kalian saling bermusuhan satu sama lainnya yang dapat menimbulkan perpecahan. Sungguh demi Allah, apa yang terjadi antara diriku dan Ali di masa lalu merupakan sesuatu yang terjadi antara perempuan dan kawan karibnya. Sesungguhnya bagi diriku merupakan teguran dari orang-orang yang terpilih."
Ali menambahkan,
"Wahai manusia, benar ucapan Aisyah, demi Allah apa yang disampaikannya merupakan kebenaran yang sesungguhnya. Apa yang telah terjadi antara diriku dan dirinya sebagaimana yang telah diucapkannya. Sesungguhnya dia adalah istri Nabi kalian di dunia dan akhirat."
Ketika Amirul Mukminin Ali bin Abu Thalib terbunuh, berita duka tersebut sampai ke Madinah. Kesedihan melanda kota Madinah, persis saat kesedihan mereka menghadapi wafatnya Rasulullah SAW. Aisyah juga teramat sedih dan berlinang air mata, bukan tangisan yang dibuat-buat.
Keesokan harinya, dikatakan Aisyah pergi menuju makam Rasulullah.
Wahai Rasulullah, dan juga para sahabatmu," kata Aisyah.
""Aku datang membawa berita duka padamu. Orang yang paling kau sayangi, orang yang selalu kau ingat sepanjang hidupmu, orang yang paling mulia di sisimu telah terbunuh. Demi Allah, orang yang mempunyai istri terbaik diantara para wanita itu telah terbunuh. Demi Allah, orang yang beriman dan memegang teguh amanah telah wafat. Sungguh diriku merasa sedih dan banyak orang yang menangis karena kepergiannya."
sumber:
ROL.
Pada saat terjadi pertempuran, pasukan Aisyah kalah. Setelah itu, Ali memerintahkan Muhammad bin Abu Bakar, saudara Aisyah, untuk mengantarkan Ummul Mukminin.
Muhammad mengantar Aisyah ke rumah Abdullah bin Khalaf Al-Khuza’i, salah seorang yang gugur dalam pertempuran hari itu. Kemudian Ali menyiapkan segala sesuatu, berupa tunggangan, perbekalan, dan makanan untuk Aisyah.
Pada hari Aisyah hendak meninggalkan kota Basrah, Ali datang padanya dan berdiri di sampingya. Banyak pula orang yang datang, lalu Aisyah keluar menemui mereka untuk mengucapkan salam perpisahan.
Aisyah berkata,
"Wahai anak-anakku, kita saling menegur satu sama lain dengan santun dan sopan untuk mencari kebenaran, maka janganlah kalian saling bermusuhan satu sama lainnya yang dapat menimbulkan perpecahan. Sungguh demi Allah, apa yang terjadi antara diriku dan Ali di masa lalu merupakan sesuatu yang terjadi antara perempuan dan kawan karibnya. Sesungguhnya bagi diriku merupakan teguran dari orang-orang yang terpilih."
Ali menambahkan,
"Wahai manusia, benar ucapan Aisyah, demi Allah apa yang disampaikannya merupakan kebenaran yang sesungguhnya. Apa yang telah terjadi antara diriku dan dirinya sebagaimana yang telah diucapkannya. Sesungguhnya dia adalah istri Nabi kalian di dunia dan akhirat."
Ketika Amirul Mukminin Ali bin Abu Thalib terbunuh, berita duka tersebut sampai ke Madinah. Kesedihan melanda kota Madinah, persis saat kesedihan mereka menghadapi wafatnya Rasulullah SAW. Aisyah juga teramat sedih dan berlinang air mata, bukan tangisan yang dibuat-buat.
Keesokan harinya, dikatakan Aisyah pergi menuju makam Rasulullah.
Wahai Rasulullah, dan juga para sahabatmu," kata Aisyah.
""Aku datang membawa berita duka padamu. Orang yang paling kau sayangi, orang yang selalu kau ingat sepanjang hidupmu, orang yang paling mulia di sisimu telah terbunuh. Demi Allah, orang yang mempunyai istri terbaik diantara para wanita itu telah terbunuh. Demi Allah, orang yang beriman dan memegang teguh amanah telah wafat. Sungguh diriku merasa sedih dan banyak orang yang menangis karena kepergiannya."
sumber:
ROL.
Sunday, September 8, 2013
Subhanallah Kobaran Api ini Menyerupai Orang Shalat
Subhanallah... subhanallah.. subhanallah...
Lagi-lagi Allah menunjukan kekuasaannya kepada kita semua , meski yang terkecil sekalipun.
Kekuasaan Allah memang tidak pernah kita duga-duga datangnya dan pada siapa akan datang dan dimana, entah Foto ini rekayasa atau tidak gambar yang menunjukan Kobaran api yang menyerupai Seseorang yang sedang melakukan ibadah Sholat ini sudah patut kita jadikan pelajaran untuk kita agar selalu menyebut dan menyembah kepada-Nya.
Terlepas dari itu sesungguhnya Kekuasaan Allah memang Ada dan atas Kuasanyalah Bumi Ini masih Ada dan Udara yang setiap hari kita rasakan tidak luput dari Kekuasaan-Nya.
wallahu a,lam..
Terlepas dari banar atau tidaknya foto tersebut, tetaplah Allah SWT Yang Maha Tahu Segalanya.
Lagi-lagi Allah menunjukan kekuasaannya kepada kita semua , meski yang terkecil sekalipun.
Kekuasaan Allah memang tidak pernah kita duga-duga datangnya dan pada siapa akan datang dan dimana, entah Foto ini rekayasa atau tidak gambar yang menunjukan Kobaran api yang menyerupai Seseorang yang sedang melakukan ibadah Sholat ini sudah patut kita jadikan pelajaran untuk kita agar selalu menyebut dan menyembah kepada-Nya.
Terlepas dari itu sesungguhnya Kekuasaan Allah memang Ada dan atas Kuasanyalah Bumi Ini masih Ada dan Udara yang setiap hari kita rasakan tidak luput dari Kekuasaan-Nya.
wallahu a,lam..
Terlepas dari banar atau tidaknya foto tersebut, tetaplah Allah SWT Yang Maha Tahu Segalanya.
Friday, September 6, 2013
7 Keutamaan Mati Syahid Jenazah Wangi dan Tersenyum
Subhanallah..
Seseorang yang mati syahid tidak hanya akan masuk surga tapi juga mereka tidak merasakan sakit seperti yang terjadi pada orang yang meninggal biasa. Hal ini didasarkan pada hadits At-Termidzi.
Lihat gambar di bawah ini. Mereka tersenyum-senyum seolah-olah melihat kenikmatan yang luar biasa.
Jangan lupa ucapkan Subhanallah...
1. Bau darahnya seperti aroma misk.
"Demi dzat yang jiwaku ditanganNya! Tidaklah seseorang dilukai dijalan Allah-dan Allah lebih tahu siapa yang dilukai dijalanNya-melainkan dia akan datang pada hari kiamat : berwarna merah darah sedangkan baunya bau misk."
(HR. Ahmad dan Muslim)
Dr. Abdullah Azzam menyampaikan,
"Subhanallah ...! Sungguh kita telah menyaksikan hal ini pada kebanyakan orang yang mati syahid. Bau darahnya seperti aroma misk (minyak kasturi). Dan sungguh di sakuku ada sepucuk surat di atasnya ada tetesan darah Abdul wahid (Asy Syahid, insya Allah)- dan telah tinggal selama 2 bulan, sedangkan baunya wangi seperti misk."
2. Tetesan darahnya merupakan salah satu tetesan yang paling dicintai Allah.
"Tidak ada sesuatu yang dicintai Allah dari pada dua macam tetesan atau dua macam bekas : tetesan air mata karena takut kepada Allah dan tetesan darah yang tertumpah di jalan Allah; dan adapun bekas itu adalah bekas (berjihad) dijalan Allah dan bekas penunaian kewajiban dari kewajiban-kewajiban Allah."
(HR. At Tirmidzi – hadits hasan).
3. Ditempatkan di surga firdaus yang tertinggi
4. Ingin di kembalikan lagi kedunia (untuk syahid lagi).
5. Arwah Syuhada ditempatkan di tembolok burung hijau.
6. Orang yang mati syahid itu hidup.
7. Syahid itu tidak merasakan sakitnya pembunuhan.
"Orang yang mati syahid itu tidak merasakan (kesakitan) pembunuhan kecuali sebagaimana seorang diantara kalian merasakan (sakitnya) cubitan."
(HR. Ahmad, At Tirmidzi, An Nasa’i – hadits hasan)
dan di riwayat lain yang shahih :
"Orang yang mati syahid itu tidak mendapatkan sentuhan pembunuhan kecuali sebagaimana salah seorang diantara kalian mendapatkan cubitan yang dirasakannya."
Dr. Abdullah Azzam menceritakan,
" Kami melihat hal ini pada saudara kami, Khalid al-kurdie dari madinah al Munawwaroh ketika ranjau meledak mengenainya, sehingga terbang kakinya, terbelah perutnya, keluar ususnya dan terkena luka ringan pada tangan luarnya. Datanglah Dr. Shalih al-Laibie mengumpulkan ususnya dan mengembalikan kedalam perutnya seraya menangislah Dr. Shalih. Maka bertanyalah Khalid al-Kurdie kepadanya : “Mengapa engkau menangis, dokter? Ini adalah luka ringan pada tanganku.” dan tinggalah dia berbincang-bincang dengan meraka selama 2 jam hingga akhirnya ia menjumpai Allah. Dia tidak merasakan bahwasanya kakinya telah terpotong dan perutnya terbuka."
Seseorang yang mati syahid tidak hanya akan masuk surga tapi juga mereka tidak merasakan sakit seperti yang terjadi pada orang yang meninggal biasa. Hal ini didasarkan pada hadits At-Termidzi.
Lihat gambar di bawah ini. Mereka tersenyum-senyum seolah-olah melihat kenikmatan yang luar biasa.
Jangan lupa ucapkan Subhanallah...
Allah SWT memberikan kepada orang yang mati syahid dengan 7 keutamaan, yaitu:
1. Bau darahnya seperti aroma misk.
"Demi dzat yang jiwaku ditanganNya! Tidaklah seseorang dilukai dijalan Allah-dan Allah lebih tahu siapa yang dilukai dijalanNya-melainkan dia akan datang pada hari kiamat : berwarna merah darah sedangkan baunya bau misk."
(HR. Ahmad dan Muslim)
Dr. Abdullah Azzam menyampaikan,
"Subhanallah ...! Sungguh kita telah menyaksikan hal ini pada kebanyakan orang yang mati syahid. Bau darahnya seperti aroma misk (minyak kasturi). Dan sungguh di sakuku ada sepucuk surat di atasnya ada tetesan darah Abdul wahid (Asy Syahid, insya Allah)- dan telah tinggal selama 2 bulan, sedangkan baunya wangi seperti misk."
2. Tetesan darahnya merupakan salah satu tetesan yang paling dicintai Allah.
"Tidak ada sesuatu yang dicintai Allah dari pada dua macam tetesan atau dua macam bekas : tetesan air mata karena takut kepada Allah dan tetesan darah yang tertumpah di jalan Allah; dan adapun bekas itu adalah bekas (berjihad) dijalan Allah dan bekas penunaian kewajiban dari kewajiban-kewajiban Allah."
(HR. At Tirmidzi – hadits hasan).
3. Ditempatkan di surga firdaus yang tertinggi
4. Ingin di kembalikan lagi kedunia (untuk syahid lagi).
5. Arwah Syuhada ditempatkan di tembolok burung hijau.
6. Orang yang mati syahid itu hidup.
7. Syahid itu tidak merasakan sakitnya pembunuhan.
"Orang yang mati syahid itu tidak merasakan (kesakitan) pembunuhan kecuali sebagaimana seorang diantara kalian merasakan (sakitnya) cubitan."
(HR. Ahmad, At Tirmidzi, An Nasa’i – hadits hasan)
dan di riwayat lain yang shahih :
"Orang yang mati syahid itu tidak mendapatkan sentuhan pembunuhan kecuali sebagaimana salah seorang diantara kalian mendapatkan cubitan yang dirasakannya."
Dr. Abdullah Azzam menceritakan,
" Kami melihat hal ini pada saudara kami, Khalid al-kurdie dari madinah al Munawwaroh ketika ranjau meledak mengenainya, sehingga terbang kakinya, terbelah perutnya, keluar ususnya dan terkena luka ringan pada tangan luarnya. Datanglah Dr. Shalih al-Laibie mengumpulkan ususnya dan mengembalikan kedalam perutnya seraya menangislah Dr. Shalih. Maka bertanyalah Khalid al-Kurdie kepadanya : “Mengapa engkau menangis, dokter? Ini adalah luka ringan pada tanganku.” dan tinggalah dia berbincang-bincang dengan meraka selama 2 jam hingga akhirnya ia menjumpai Allah. Dia tidak merasakan bahwasanya kakinya telah terpotong dan perutnya terbuka."
73 Khasiat dan Manfaat Zikir Bagi Para Pembacanya
Dzikir atau mengucapkan kata-kata pujian yang mengingat kebesaran Allah SWT, adalah amalan istimewa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.
Dzikir merupakan media yang membuat kehidupan Nabi SAW dan para sahabat benar-benar hidup.
Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki 73 manfaat yaitu:
1. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa.
2. Membuat Allah ridha.
3. Menghilangkan rasa sedih,dan gelisah dari hati manusia.
4. Membahagiakan dan melapangkan hati.
5. Menguatkan hati dan badan.
6. Menyinari wajah dan hati.
7. Membuka lahan rezeki.
8. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan, disenangi dan dicintai manusia.
9. Melahirkan kecintaan.
10. Mengangkat manusia ke maqam ihsan.
11. Melahirkan inabah, ingin kembali kepada Allah.
12. Orang yang berdzikir dekat dengan Allah.
13. Pembuka semua pintu ilmu.
14. Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah.
15. Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah.
16. Menghidupkan hati.
17. Menjadi makanan hati dan ruh.
18. Membersihkan hati dari kotoran.
19. Membersihkan dosa.
20. Membuat jiwa dekat dengan Allah.
21. Menolong hamba saat kesepian.
22. Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi.
23. Penyelamat dari azab Allah.
24. Menghadirkan ketenangan.
25. Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang.
26. Majlis dzikir adalah majlis malaikat.
27. Mendapatkan berkah Allah dimana saja.
28. Tidak akan merugi dan menyesal di hari kiamat.
29. Berada dibawah naungan Allah dihari kiamat.
30. Mendapat pemberian yang paling berharga.
31. Dzikir adalah ibadah yang paling afdhal.
32. Dzikir adalah bunga dan pohon surga.
33. Mendapat kebaikan dan anugerah yang tak terhingga.
34. Tidak akan lalai terhadap diri dan Allah pun tidak melalaikannya.
35. Dalam dzikir tersimpan kenikmatan surga dunia.
36. Mendahului seorang hamba dalam segala situasi dan kondisi.
37. Dzikir adalah cahaya di dunia dan ahirat.
38. Dzikir sebagai pintu menuju Allah.
39. Dzikir merupakan sumber kekuatan qalbu dan kemuliaan jiwa.
40. Dzikir merupakan penyatu hati orang beriman dan pemecah hati musuh Allah.
41. Mendekatkan kepada ahirat dan menjauhkan dari dunia.
42. Menjadikan hati selalu terjaga.
43. Dzikir adalah pohon ma’rifat dan pola hidup orang shalih.
44. Pahala berdzikir sama dengan berinfak dan berjihad dijalan Allah.
45. Dzikir adalah pangkal kesyukuran.
46. Mendekatkan jiwa seorang hamba kepada Allah.
47. Melembutkan hati.
48. Menjadi obat hati.
49. Dzikir sebagai modal dasar untuk mencintai Allah.
50. Mendatangkan nikmat dan menolak bala.
51. Allah dan Malaikatnya mengucapkan shalawat kepada pedzikir.
52. Majlis dzikir adalah taman surga.
53. Allah membanggakan para pedzikir kepada para malaikat.
54. Orang yang berdzikir masuk surga dalam keadaan tersenyum.
55. Dzikir adalah tujuan prioritas dari kewajiban beribadah.
56. Semua kebaikan ada dalam dzikir.
57. Melanggengkan dzikir dapat mengganti ibadah tathawwu’.
58. Dzikir menolong untuk berbuat amal ketaatan.
59. Menghilangkan rasa berat dan mempermudah yang susah.
60. Menghilangkan rasa takut dan menimbulkan ketenangan jiwa.
61. Memberikan kekuatan jasad.
62. Menolak kefakiran.
63. Pedzikir merupakan orang yang pertama bertemu dengan Allah.
64. Pedzikir tidak akan dibangkitkan bersama para pendusta.
65. Dengan dzikir rumah-rumah surga dibangun, dan kebun-kebun surga ditanami tumbuhan dzikir.
66. Penghalang antara hamba dan jahannam.
67. Malaikat memintakan ampun bagi orang yang berdzikir.
68. Pegunungan dan hamparan bumi bergembira dengan adanya orang yang berdzikir.
69. Membersihkan sifat munafik.
70. Memberikan kenikmatan tak tertandingi.
71. Wajah pedzikir paling cerah didunia dan bersinar di ahirat.
72. Dzikir menambah saksi bagi seorang hamba di ahirat.
73. Memalingkan seseorang dari membincangkan kebathilan.
Sungguh luar biasa manfaatnya, tetapi orang tidak akan yakin dengan manfaat-manfaat diatas kecuali yang telah merasakan dan menikmatinya.
Mari kita coba memulainya dari sekarang.
Dzikir merupakan media yang membuat kehidupan Nabi SAW dan para sahabat benar-benar hidup.
Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki 73 manfaat yaitu:
1. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa.
2. Membuat Allah ridha.
3. Menghilangkan rasa sedih,dan gelisah dari hati manusia.
4. Membahagiakan dan melapangkan hati.
5. Menguatkan hati dan badan.
6. Menyinari wajah dan hati.
7. Membuka lahan rezeki.
8. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan, disenangi dan dicintai manusia.
9. Melahirkan kecintaan.
10. Mengangkat manusia ke maqam ihsan.
11. Melahirkan inabah, ingin kembali kepada Allah.
12. Orang yang berdzikir dekat dengan Allah.
13. Pembuka semua pintu ilmu.
14. Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah.
15. Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah.
16. Menghidupkan hati.
17. Menjadi makanan hati dan ruh.
18. Membersihkan hati dari kotoran.
19. Membersihkan dosa.
20. Membuat jiwa dekat dengan Allah.
21. Menolong hamba saat kesepian.
22. Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi.
23. Penyelamat dari azab Allah.
24. Menghadirkan ketenangan.
25. Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang.
26. Majlis dzikir adalah majlis malaikat.
27. Mendapatkan berkah Allah dimana saja.
28. Tidak akan merugi dan menyesal di hari kiamat.
29. Berada dibawah naungan Allah dihari kiamat.
30. Mendapat pemberian yang paling berharga.
31. Dzikir adalah ibadah yang paling afdhal.
32. Dzikir adalah bunga dan pohon surga.
33. Mendapat kebaikan dan anugerah yang tak terhingga.
34. Tidak akan lalai terhadap diri dan Allah pun tidak melalaikannya.
35. Dalam dzikir tersimpan kenikmatan surga dunia.
36. Mendahului seorang hamba dalam segala situasi dan kondisi.
37. Dzikir adalah cahaya di dunia dan ahirat.
38. Dzikir sebagai pintu menuju Allah.
39. Dzikir merupakan sumber kekuatan qalbu dan kemuliaan jiwa.
40. Dzikir merupakan penyatu hati orang beriman dan pemecah hati musuh Allah.
41. Mendekatkan kepada ahirat dan menjauhkan dari dunia.
42. Menjadikan hati selalu terjaga.
43. Dzikir adalah pohon ma’rifat dan pola hidup orang shalih.
44. Pahala berdzikir sama dengan berinfak dan berjihad dijalan Allah.
45. Dzikir adalah pangkal kesyukuran.
46. Mendekatkan jiwa seorang hamba kepada Allah.
47. Melembutkan hati.
48. Menjadi obat hati.
49. Dzikir sebagai modal dasar untuk mencintai Allah.
50. Mendatangkan nikmat dan menolak bala.
51. Allah dan Malaikatnya mengucapkan shalawat kepada pedzikir.
52. Majlis dzikir adalah taman surga.
53. Allah membanggakan para pedzikir kepada para malaikat.
54. Orang yang berdzikir masuk surga dalam keadaan tersenyum.
55. Dzikir adalah tujuan prioritas dari kewajiban beribadah.
56. Semua kebaikan ada dalam dzikir.
57. Melanggengkan dzikir dapat mengganti ibadah tathawwu’.
58. Dzikir menolong untuk berbuat amal ketaatan.
59. Menghilangkan rasa berat dan mempermudah yang susah.
60. Menghilangkan rasa takut dan menimbulkan ketenangan jiwa.
61. Memberikan kekuatan jasad.
62. Menolak kefakiran.
63. Pedzikir merupakan orang yang pertama bertemu dengan Allah.
64. Pedzikir tidak akan dibangkitkan bersama para pendusta.
65. Dengan dzikir rumah-rumah surga dibangun, dan kebun-kebun surga ditanami tumbuhan dzikir.
66. Penghalang antara hamba dan jahannam.
67. Malaikat memintakan ampun bagi orang yang berdzikir.
68. Pegunungan dan hamparan bumi bergembira dengan adanya orang yang berdzikir.
69. Membersihkan sifat munafik.
70. Memberikan kenikmatan tak tertandingi.
71. Wajah pedzikir paling cerah didunia dan bersinar di ahirat.
72. Dzikir menambah saksi bagi seorang hamba di ahirat.
73. Memalingkan seseorang dari membincangkan kebathilan.
Sungguh luar biasa manfaatnya, tetapi orang tidak akan yakin dengan manfaat-manfaat diatas kecuali yang telah merasakan dan menikmatinya.
Mari kita coba memulainya dari sekarang.
Doa Nabi Musa as yang Hebat Saat Suasana Susah
Subhanallah, inilah doa Nabi Musa as ketika dalam keadaan susah, bingung setelah mentok saat dikejar Raja Fir'aun dab bala tentaranya di tepi Laut Merah.
Beliau adalah salah satu nabi hebat yang pernah hidup di dunia ini.
Inilah doa Beliau yang super ampuh. Sudah sepantasnya kita sebagai muslim meniru doanya. Enak kan...tinggal meniru saja kok kenapa harus enggan. Lain hal kalau membuat.
"Allahumma lakalhamdu Wa ‘ilaikalmustaka Wa ‘antalmusta‘aan Wa laa hawla walaa quwwata ‘illaa billahil’aliyyil’adzhim."
Artinya:
"Ya Allah, segala puji bagi-Mu"
"Hanya kepadamu, Ya Allah, kami berkeluh kesah"
"Engkaulah tempat meminta pertolongan"
"Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha tinggi dan Maha Agung"
Bagus bukan artinya doa tersebut...
Semoga Allah senantiasa menolong kita pada saat kapan dan dimanapun kita berada, yang pada saat itu kita lagi sangat butuh pertolongan dari Allah.
Aamiinn...
Beliau adalah salah satu nabi hebat yang pernah hidup di dunia ini.
Inilah doa Beliau yang super ampuh. Sudah sepantasnya kita sebagai muslim meniru doanya. Enak kan...tinggal meniru saja kok kenapa harus enggan. Lain hal kalau membuat.
"Allahumma lakalhamdu Wa ‘ilaikalmustaka Wa ‘antalmusta‘aan Wa laa hawla walaa quwwata ‘illaa billahil’aliyyil’adzhim."
Artinya:
"Ya Allah, segala puji bagi-Mu"
"Hanya kepadamu, Ya Allah, kami berkeluh kesah"
"Engkaulah tempat meminta pertolongan"
"Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha tinggi dan Maha Agung"
Bagus bukan artinya doa tersebut...
Semoga Allah senantiasa menolong kita pada saat kapan dan dimanapun kita berada, yang pada saat itu kita lagi sangat butuh pertolongan dari Allah.
Aamiinn...
Thursday, September 5, 2013
25 Akhlak Tercela Pria Wanita
Akhlak buruk bukan saja dibenci oleh Allah SWT dan RasulNya, namun juga bisa membuat manusia sakit fisik yang berkepanjangan.
Oleh karena itu, segera jauhi sifat-sifat tercela di bawah ini.
Ingat, bahwa Allah SWT adalah Maha Pengampun segala dosa.
1. Suka berkata kasar.
2. Mengejek orang lain.
3. Memanggil dengan panggilan dan gelar yang buruk.
4. Menggosip dan membicarakan aib orang lain, lupa terhadap aibnya sendiri.
5. Suka mengadu domba (memfitnah).
6. Menyebarkan berita yang tidak diketahui kebenaran tanpa mengecek terlebih dahulu, padahal dia mampu melakukan itu.
7. Suka Menyelidiki Aib orang dan mencari informasi yang tidak bermanfaat bagi dunia dan akhiratnya.
8. Suka bermuka dua dihadapan manusia.
9. Suka berprasangka buruk (Su'udzhan) tanpa alasan yang dibenarkan oleh agama.
10. Suka menyebarluaskanrahasia yang seharusnya dia jaga.
11. Tidak mau menerima alasan orang lain yang berbuat salah kepadanya.
12. Saling menjauhi dan menjaga jarak dengan saudara nya tanpa sebab yang jelas.
13. Suka Hasad dan Dengki.
14. Berwajah masam dan dahi yang berkerut.
15. Mudah marah tanpa sebab yang dibenarkan oleh agama.
16. Berlebih - lebihan dalam mencela dan menjelek - jelekan.
17. Sifat Angkuh.
18. Meladeni orang - orang pandir lagi jelek.
19. Kurangnya rasa malu.
20. Kikir.
21. Suka menyebut - nyebut pemberian.
22 Melanggar janji.
23. Suka berdusta.
24. Terlalu bercanda berlebih - lebihan diluar batas agama.
25. Sombong karena nasab yang tinggi.
Oleh karena itu, segera jauhi sifat-sifat tercela di bawah ini.
Ingat, bahwa Allah SWT adalah Maha Pengampun segala dosa.
1. Suka berkata kasar.
2. Mengejek orang lain.
3. Memanggil dengan panggilan dan gelar yang buruk.
4. Menggosip dan membicarakan aib orang lain, lupa terhadap aibnya sendiri.
5. Suka mengadu domba (memfitnah).
6. Menyebarkan berita yang tidak diketahui kebenaran tanpa mengecek terlebih dahulu, padahal dia mampu melakukan itu.
7. Suka Menyelidiki Aib orang dan mencari informasi yang tidak bermanfaat bagi dunia dan akhiratnya.
8. Suka bermuka dua dihadapan manusia.
9. Suka berprasangka buruk (Su'udzhan) tanpa alasan yang dibenarkan oleh agama.
10. Suka menyebarluaskanrahasia yang seharusnya dia jaga.
11. Tidak mau menerima alasan orang lain yang berbuat salah kepadanya.
12. Saling menjauhi dan menjaga jarak dengan saudara nya tanpa sebab yang jelas.
13. Suka Hasad dan Dengki.
14. Berwajah masam dan dahi yang berkerut.
15. Mudah marah tanpa sebab yang dibenarkan oleh agama.
16. Berlebih - lebihan dalam mencela dan menjelek - jelekan.
17. Sifat Angkuh.
18. Meladeni orang - orang pandir lagi jelek.
19. Kurangnya rasa malu.
20. Kikir.
21. Suka menyebut - nyebut pemberian.
22 Melanggar janji.
23. Suka berdusta.
24. Terlalu bercanda berlebih - lebihan diluar batas agama.
25. Sombong karena nasab yang tinggi.
Tuesday, September 3, 2013
Pak Harto pun Juga Menolak Miss World
Diantara dasar penolakan terhadap kontes maksiat Miss World adalah larangan yang disampaikan Presiden Soeharto di era orde baru ketika itu.
"Larangan Presiden RI ke 2, bapak H Muhammad Soeharto sebagaimana disampaikan Menteri Urusan Peranan Wanita RI, ibu Mien Sugandi pada tanggal 28 Mei 1996 di Istana Merdeka setelah menghadap Presiden saat itu," kata Habib Rizieq, Ketua FPI.
Saat itu ketika ibu Mien Sugandi menghadap pak Harto, menyampaikan keinginan sekelompok orang untuk mengirim Puteri Indonesia mengikuti acara Miss World atau Miss Universe di luar negeri pak Harto hanya menjawab satu kalimat, "itu bukan budaya kita."
Habib Rizieq mengungkapkan FPI memiliki arsip berita penolakan Presiden Soeharto yang pada saat itu dimuat di berbagai media, diantaranya koran Suara Pembaruan yang terbit pada tanggal 29 Mei 1996.
Ironisnya zaman yang disebut dengan era reformasi dan dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sekarang ini, ternyata belum juga menyampaikan penolakan terhadap Miss World yang akan digelar beberapa hari lagi.
sumber:
voa islam
"Larangan Presiden RI ke 2, bapak H Muhammad Soeharto sebagaimana disampaikan Menteri Urusan Peranan Wanita RI, ibu Mien Sugandi pada tanggal 28 Mei 1996 di Istana Merdeka setelah menghadap Presiden saat itu," kata Habib Rizieq, Ketua FPI.
Saat itu ketika ibu Mien Sugandi menghadap pak Harto, menyampaikan keinginan sekelompok orang untuk mengirim Puteri Indonesia mengikuti acara Miss World atau Miss Universe di luar negeri pak Harto hanya menjawab satu kalimat, "itu bukan budaya kita."
Habib Rizieq mengungkapkan FPI memiliki arsip berita penolakan Presiden Soeharto yang pada saat itu dimuat di berbagai media, diantaranya koran Suara Pembaruan yang terbit pada tanggal 29 Mei 1996.
"Ketika ibu Mien Sugandi menghadap pak Harto, menyampaikan keinginan sekelompok orang untuk mengirim Puteri Indonesia mengikuti acara Miss World atau Miss Universe di luar negeri pak Harto hanya menjawab satu kalimat; "itu bukan budaya kita", ungkapnya.
Ironisnya zaman yang disebut dengan era reformasi dan dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY sekarang ini, ternyata belum juga menyampaikan penolakan terhadap Miss World yang akan digelar beberapa hari lagi.
sumber:
voa islam




















