Uswah Islam

Uswah Islam Merupakan Cerita Suri Tauladan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW Untuk dijadikan Pelajaran Buat Kita Semua

  • Home
  • Sitemap
  • Tentang
  • Hubungi
Beranda » Tanpa Kategori » Shalat Sunnah Rawatib Mu'akkad Jumlah Raka'at dan Fadhilah

Shalat Sunnah Rawatib Mu'akkad Jumlah Raka'at dan Fadhilah

Para ulama berbeda pendapat tentang jumlahnya. Pendapat Syafi’iyah dan Hanabilah, jumlahnya sepuluh rakaat.

Yakni:
1. Dua rakaat sebelum Dzuhur.
2. Dua rakaat sesudah Zuhur.
3. Dua rakaat ba’da Maghrib.
4. Dua rakaat ba’da Isya’.
5.Dua rakaat sebelum Shubuh.


Shalat Sunnah Rawatib adalah sebutan untuk shalat sunnah yang mengiringi shalat fardhu, baik sebelumnya atau sesudahnya. Para ulama membaginya menjadi dua: Mu’akkadah (sangat ditekankan) dan Ghairu Mu’akkadah (tidak terlalu ditekankan).




Disebut mu’akkadah karena senantiasa dikerjakan Rasulullah SAW dan hampir-hampir beliau tidak pernah meninggalkannya.
Pendapat ini didasarkan kepada hadits Ibnu Umar Radhiyallahu 'Anhuma, ia berkata:

حَفِظْتُ مِنْ اَلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَشْرَ رَكَعَاتٍ : رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ اَلظُّهْرِ , وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا , وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ اَلْمَغْرِبِ فِي بَيْتِهِ , وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ اَلْعِشَاءِ فِي بَيْتِهِ , وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ اَلصُّبْحِ

"Aku menghafal dari Nabi SAW 10 rakaat yaitu: dua rakaat sebelum Dhuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah maghrib di rumahnya, dua rakaat setelah Isya' di rumahnya, dan dua rakaat sebelum Shubuh."
(Muttafaq ‘Alaih)

Sedangkan pendapat Hanafiah, jumlah rakaat shalat sunnah rawatib mu’akkadah sebanyak dua belas rakaat.
Yakni empat rakaat sebelum Dzuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat ba’da Maghrib, dua rakaat ba’da Isya’, dan dua rakaat sebelum Shubuh. Ini didasarkan hadits ‘Aisyah Radhiyallahu 'Anha,
"Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan empat rakaat sebelum Dzuhur."
(HR. Al-Bukhari).



Fadhilah Shalat Sunnah Rawatib

Diriwayatkan Ummu Habibah r.a berkata,
"Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ صَلَّى اِثْنَتَا عَشْرَةَ رَكْعَةً فِي يَوْمٍ وَلَيْلَةٍ بُنِيَ لَهُ بِهِنَّ بَيْتٌ فِي اَلْجَنَّةِ

"Barangsiapa melakukan shalat dua belas rakaat dalam sehari semalam niscaya dibangunkan sebuah rumah baginya di surga."
(HR. Muslim dan Al-Tirmidzi)




Dalam tambahan riwayat Tirmidzi ada hadits yang serupa dengan tambahan:
"mpat rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat setelahnya dan dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya', dan dua rakaat sebelum Shubuh."

Maka silahkan Anda memilih dari dua pendapat di atas. Namun jika bisa mengerjakan yang dua belas rakaat itu lebih utama.
Wallahu Ta’ala A’lam.

sumber voa islam.
Tweet

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari Uswah Islam. Berlangganan melalui email sekarang juga:

Artikel keren lainnya:

Ditulis oleh Violia Sagita pada tanggal Senin, 26 Agustus 2013
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda

Popular Posts

  • 7 Keistimewaan Puasa Bulan Rajab [UPDATE 2026: Dalil Shahih + Meluruskan Hadits Palsu]
  • Urutan 114 Surat Al-Qur'an Lengkap: Arti, Jumlah Ayat & Fakta Unik [UPDATE 2026]
  • 7 Keistimewaan Bulan Sya'ban [UPDATE 2026: Dalil Shahih & Panduan Amalan]
  • Doa dan Ucapan Selamat Untuk Anak yang Baru Lahir
  • Kisah Lengkap Ashabul Kahfi

Teman Uswah Islam

  • Hikmah Teladan
  • Jangka Jawa
  • Kejawen Wetan
  • Obat Sakit 2011
  • Ponsel HP
  • Ruana Sagita
  • Tahtadun
  • violia sagita blog

Label

Nabi Uswah islam sahabat nabi
Copyright © 2026 Uswah Islam - Powered by Blogger
Template by Mas Sugeng - Versi Seluler