Sebelum membahas nabi-nabi palsu ang pernah ada, setidaknya mulai jaman Rasulullah SAW, zaman Khalifah hingga abad 20.
Pengaku nabi palsu yang disebut di bawah ini semuanya berasal dari luar negeri semua.
Berikut dalil sanggahan yang menyatakan bahwa nabi, sesudah Nabi Muhammad SAW tidak akan pernah ada. Nabi SAW penutup Rasul dan Para nabi. Tidak ada nabi setelah Nabi SAW wafat. Dari dalil ini, mereka yang mengaku nabi, pasti akan ditumpas oleh umat Islam.
Ayat Al Qur'an Surat Al Ahzab ayat 40:
Allah SWT berfirman,
مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِنْ رِجَالِكُمْ وَلَكِنْ رَسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا
Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu[1223]., tetapi Dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
(QS. Al-Ahzab: 40).
Hadits.
Hadits yang menguatkan bahwa tidak ada Rasul bahkan Nabi setelah Nabi Muhammad SAW.
Dari Ali Karim, keberadaan nabi palsu ini memang sudah diramalkan oleh Rasulullah SAW sebelum Beliau meninggal.
Rasulullah SAW bersabda,
"Akan muncul dari tengah umatku pendusta semuanya mengaku nabi, padahal aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku. Dan akan senantiasa ada sekelompok dalam umatku yang berada di atas kebenaran"
(HR. Abu Daud dan Ahmad).
Rasulullah SAW bersabda,
"Dalam umatku ada 27 pendusta dan pembohong, 4 diantara mereka adalah perempuan. Dan sesungguhnya aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku."
(HR. Thahawi).
Berikut ini Nabi Palsu pada Zaman Rasulullah SAW.
1. Abhalah bin Ka'ab bin Ghauts Al Kadzdzab alias Al Aswadi Al Ansi.
Pada masa Rasulullah SAW.
Berasal dari Yaman dan dia berhasil dibunuh oleh istrinya sendiri yang bekerjasama dengan kaum muslimin.
2. Thulaihah bin Khuwailid bin Naufal.
Pada zaman Rasulullah SAW.
Berasal dari Bani Asad.
Dia bersama istrinya kabur ke Syam, hingga dia akhirnya kembali ke pangkuan Islam.
3. Musailamah bin Tsumamah bin Habib Al Kadzdzab.
Berasal dari Yamamah.
Dia mati sesudah dilempar tombak oleh Musilamah bin Harb pada kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq.
4. Sajah binti Al Harits bin Suwaid.
Pada Masa Khalifah Muawiyah bin Abi Sufyan.
Seorang perempuan yang berasal dari Bani Tamim.
Dia diusir oleh sang khalifah.
5. Al Mukhtar bin Abi Ubaid.
Berasal dari Thaif, penganut Syiah yang mengaku nabi.
Dia adalah saudara ipar Abdullah bin Umar bin Khattab.
Mati dibunuh oleh Mush'ab bin Az-Zubair.
6. Mirza Ali Mohammad.
Pada abad 19.
Pendiri agama Babisme.
Dihukum mati oleh pemerintah Iran pada 1843.
7. Mirza Husein Ali.
Pendiri agama Bahaisme, penganut syiah.
Mati pada tahun 1892.
Dilanjutkan oleh anknya yang bernama Abbas Efendy yang bermarkas di Chicago, USA.
8. Mirza Ghulam Ahmad.
Berasal dari India.
Mati terkena penyakit kolera.
Pendiri agama Ahmadiyah, tapi kitabnya bukan Al Qur'an melainkan Tadzkirah.
9. Rashad Khalifa.
Dari Mesir 1835-1908.
Mati dicincang oleh pengikutnya sendiri dengan pisau dapur.
10. Asy Syaikhah Manal Wahid Manna.
Seorang wanita mengaku nabi.
Dipenjari oleh pemerintahan Mesir.
11. Tsurayya Manqus.
Seorang wanita dari Yaman.
Mati dibunuh oleh pengikutnya sendiri dan disalib.
12. Muhammad Abdur Razak Abul 'Ala.
Dari sudan.
Uswah Islam Merupakan Cerita Suri Tauladan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW Untuk dijadikan Pelajaran Buat Kita Semua
Wednesday, September 26, 2012
Friday, September 21, 2012
Azab ketika Meninggalkan Shalat Berjamaah
Pada dasarnya, dan seharusnya umat islam itu kalau shalat fardhu dianjurkan shalat berjamaah di masjid. Meski demikian, kita banyak yang melalaikan berjamaah ini.
Sebenarnya shalat berjamaah itu hukumnya sunnah, sunnah muakad.
Ada sebuah hadits yang membuat bulu kuduk merinding.
Keshahihan hadits ini admin belum mengetahuinya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa mengabaikan shalat secara berjamaah, maka Allah SWT akan mengenakan 12 tindakan yang berbahaya kepadanya."
12 tindakan tersebut dibagi menjadi 4 bagian.
Alam dunia, alam kubur, saat akan mati dan hari kiamat.
3 tindakan yang dirasakan di alam dunia:
1. Allah SWT akan menghilangkan barokah dari usahanya dan rezekinya.
2. Allah SWT akan mencabut nur orang mukmin.
3. Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.
3 tindakan ketika hendak mati:
1. Roh dicabut dalam keadaan sangat haus.
2. Dia akan merasa sangat pedih ketika ruh dicabut.
3. Dia akan dirisaukan oleh hilangnya iman.
3 tindakan ketika berada dalam alam kubur:
1. Dia akan merasa susah menjawab pertanyaan Malaikat Munkar Nakir.
2. Kuburnya akan cukup gelap.
3. Kuburnya akan menyempit, menghimpit.
3 tindakan di hari kiamat:
1. Hisabnya akan menjadi sangat berat (akan dosa).
2. Allah SWT akan murka kepadanya.
3. Allah SWT akan menyiksanya dengan api neraka.
Itulah 12 tindakan yang sangat menyiksa batin saya sendiri, sedih rasanya bila membacanya.
Bagaimana tidak, aku sendiri juga jarang berjamaah shalat fardhu di masjid, hanya pada waktu maghrib dan subuh saja yang sering.
Sebenarnya shalat berjamaah itu hukumnya sunnah, sunnah muakad.
Ada sebuah hadits yang membuat bulu kuduk merinding.
Keshahihan hadits ini admin belum mengetahuinya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa mengabaikan shalat secara berjamaah, maka Allah SWT akan mengenakan 12 tindakan yang berbahaya kepadanya."
12 tindakan tersebut dibagi menjadi 4 bagian.
Alam dunia, alam kubur, saat akan mati dan hari kiamat.
3 tindakan yang dirasakan di alam dunia:
1. Allah SWT akan menghilangkan barokah dari usahanya dan rezekinya.
2. Allah SWT akan mencabut nur orang mukmin.
3. Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman.
3 tindakan ketika hendak mati:
1. Roh dicabut dalam keadaan sangat haus.
2. Dia akan merasa sangat pedih ketika ruh dicabut.
3. Dia akan dirisaukan oleh hilangnya iman.
3 tindakan ketika berada dalam alam kubur:
1. Dia akan merasa susah menjawab pertanyaan Malaikat Munkar Nakir.
2. Kuburnya akan cukup gelap.
3. Kuburnya akan menyempit, menghimpit.
3 tindakan di hari kiamat:
1. Hisabnya akan menjadi sangat berat (akan dosa).
2. Allah SWT akan murka kepadanya.
3. Allah SWT akan menyiksanya dengan api neraka.
Itulah 12 tindakan yang sangat menyiksa batin saya sendiri, sedih rasanya bila membacanya.
Bagaimana tidak, aku sendiri juga jarang berjamaah shalat fardhu di masjid, hanya pada waktu maghrib dan subuh saja yang sering.
Tuesday, September 18, 2012
10 Cara Ampuh Mendeteksi Aliran Sesat
Sebenarnya aliran sesat itu kalau dilihat dari sejarah Islam, sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Dan pada jaman modern ini bermunculan kembali alran sesat yang motifnya berbeda-beda.
Adanya lemahnya iman masyarakat sehingga mereka mudah dipengaruhi oleh aliran-aliran yang sesat dan tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Pada dasarnya belum tentu aliran atau cara beribadah yang baru itu sesat. Tergantung bagaimana kita menilai sebuah aliran. Karena bisa jadi mereka itu hanya berbeda pendapat saja dengan pemahaman yang sudah kita pahami.
Umat Islam harus mengakui adanya perbedaan sekaligus menghargai dan menghormati.
Berikut Ciri Aliran Sesat secara Umum:
1. Menafsirkan ayat-ayat Al Qur'an sesuai keinginannya.
2. Tidak Rasional sama sekali.
3. Mementahkan hukum-hukum Islam dengan akalnya.
4. Ajarannya bersifat rahasia, tidak terbuka untuk umum.
5. Tidak berani terang-terangan menyampaikan ajarannya kepada publik.
6. Melakukan ritual-ritual yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW.
7. Ada motif finasial di balik ajarannya itu seperti iuran, membeli surga dan sebagianya.
8. Ajarannya bertentangan dengan Al Qur'an dan hadits.
9. Membebaskan hubungan seks dengan yang bukan istri atau suaminya.
10. Membebaskan kewajiban yang ada di ajaran Islam seperti shalat, puasa.
Bagaimana cara membentengi diri dari aliran sesat.
Tentunya kita harus memperkuat akidah kita, akidah keluarga sehingga menjadi kokoh dan tak goyah jika ada paham baru yang masuk. Di samping itu, pengetahuan akan keagamaan juga harusnya terus ditambah dan dipupuk.
Adanya lemahnya iman masyarakat sehingga mereka mudah dipengaruhi oleh aliran-aliran yang sesat dan tidak sesuai dengan ajaran Islam.
Pada dasarnya belum tentu aliran atau cara beribadah yang baru itu sesat. Tergantung bagaimana kita menilai sebuah aliran. Karena bisa jadi mereka itu hanya berbeda pendapat saja dengan pemahaman yang sudah kita pahami.
Umat Islam harus mengakui adanya perbedaan sekaligus menghargai dan menghormati.
Berikut Ciri Aliran Sesat secara Umum:
1. Menafsirkan ayat-ayat Al Qur'an sesuai keinginannya.
2. Tidak Rasional sama sekali.
3. Mementahkan hukum-hukum Islam dengan akalnya.
4. Ajarannya bersifat rahasia, tidak terbuka untuk umum.
5. Tidak berani terang-terangan menyampaikan ajarannya kepada publik.
6. Melakukan ritual-ritual yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW.
7. Ada motif finasial di balik ajarannya itu seperti iuran, membeli surga dan sebagianya.
8. Ajarannya bertentangan dengan Al Qur'an dan hadits.
9. Membebaskan hubungan seks dengan yang bukan istri atau suaminya.
10. Membebaskan kewajiban yang ada di ajaran Islam seperti shalat, puasa.
Bagaimana cara membentengi diri dari aliran sesat.
Tentunya kita harus memperkuat akidah kita, akidah keluarga sehingga menjadi kokoh dan tak goyah jika ada paham baru yang masuk. Di samping itu, pengetahuan akan keagamaan juga harusnya terus ditambah dan dipupuk.