Friday, December 30, 2011

Hukum Muslim Meramal Nasib di Tahun Baru

Menjelang datangnya tahun baru 2012 yang akan tiba besok pagi pukul 00.00, beberapa supranatural telah mulai melakukan serangkaian ramalan yang berkaitan dengan apa yang akan terjadi pada tahun 2012 nanti.

Beberapa umat islam terkadang ada yang terpancing untuk mempercayai ramalan tersebut, meski kadang hanya secara iseng saja.
Lalu bagaimana sebenarnya kedudukan ramalan nasib di mata Islam?

Sebelumnya,mari kita lihat firman Allah SWT berikut ini.

إِنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ عِلْمُ السَّاعَةِ وَيُنَزِّلُ الْغَيْثَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الأرْحَامِ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَاذَا تَكْسِبُ غَدًا وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya:
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari Kiamat; dan Dia-lah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok[1187]. dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana Dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
(QS. Luqman: 34)

Maksudnya: manusia itu tidak dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok atau yang akan diperolehnya, Namun demikian mereka diwajibkan berusaha.


وَلا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَلِكَ غَدًا
إِلا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَى أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لأقْرَبَ مِنْ هَذَا رَشَدًا

Artinya:
23. dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi,
24. kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah"[879]. dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan Katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini".
(QS. Al-Kahfi: 23-24).

Menurut riwayat, ada beberapa orang Quraisy bertanya kepada Nabi Muhammad s.a.w. tentang roh, kisah ashhabul kahfi (penghuni gua) dan kisah Dzulqarnain lalu beliau menjawab, datanglah besok pagi kepadaku agar aku ceritakan. dan beliau tidak mengucapkan insya Allah (artinya jika Allah menghendaki).

Tapi kiranya sampai besok harinya wahyu terlambat datang untuk menceritakan hal-hal tersebut dan Nabi tidak dapat menjawabnya. Maka turunlah ayat 23-24 di atas, sebagai pelajaran kepada Nabi; Allah mengingatkan pula bilamana Nabi lupa menyebut insya Allah haruslah segera menyebutkannya kemudian.



Pada hakekatnya, ramalan terbagi menjadi 2 macam.
1. Ramalan ilmiah.
2. Ramalan Non Ilmiah.
Dalam hal ini, islam melarang ramalan yang non ilmiah karena sangat menyesatkan dan bahkan banyak sudah tercampuri dengan sesuatu yang bersifat setan.

Larangan mempercayai ramalan non-ilmiah karena kebenaran ramalan itu masih buram dan banyak disalahgunakan sehingga keberadaannya menyesatkan. Sebab pada prakteknya, ramalan banyak menggunakan kekuatan jin dan setan.
Perlu diketahui, meskipun pada prakteknya beberapa ramalan yang dilakukan terbukti kebenarannya, namun hal itu hanya bersifat serba kebetulan semata.

Bagaimana tentang Orang yang minta diramal di awal tahun.
Kalau dalam ajaran islam sendiri sebenarnya kita tidak boleh mempercayai ramalan baik yang datangnya dari dukun ataupun dari orang yang pintar.

Walaupun selama ini banyak juga yang ingin mengetahui masa depannya melalui ramalan-ramalan tersebut, hal itu sebenarnya disebabkan oleh lemahnya pengetahuan mereka tentang agama.

Orang yang meminta ramal ataupun yang meramal, dua-duanya hukumnya haram.
Karena hal itu bisa menyebabkan adanya kesyirikan. Sedangkan syirik itu adalah dosa yang tak dapat diampuni oelh Allah SWT.

Lalu kenapa fenomena ramal meramal ini jadi trend.
Kalau menurut saya, maraknya masyarakatt yang suka minta diramal dan meramal itu karena adanya krisis akidah, moral dan pengetahuan tentang agama islam.

Karena sebenarnya ramalan itu dapat merampas independensi manusia dalam menatap masa depannya. Mereka seharusnya kalau ingin mencapai sukses ke depannya, bukan mendatangi ke peramal, namun padukan saja antara doadan usaha.
Insya Alloh berhasil.

Ada yang menyanggah.
Bukankah dahulu Rasulullah SAW juga meramalkan suatu kejadian yang akan terjadi.
Jawabnya ya memang benar.
Apa-apa yang dikatakan oleh Rasulullah SAW adalah benar akan terjadi, namun itu bukan ramalan, tapi wahyu Allah SWT yang kejadiannya pasti akan terjadi di masa yang akan datang.

Jadi, apa yang dikatakan oleh Rasulullah SAW terkait kejadian yang akan datang itu sifatnya informatif tentang suatu peristiwa yang kelak akan terjadi. Sebuah wahyu, dari Sang Pencipta Alam.
Informasi semacam itu terkadang juga diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-hamba-Nya yang saleh, WALIYULLAH.
Tapi, namanya bukan wahyu, namun disebut sebagai ilham.

Wallahu A'lam.

Wednesday, December 28, 2011

6 Larangan bagi Orang yang sedang JUNUB

Bagi orang yang sedang berjunub, yakni mereka yang masih berhadats besar tidak boleh melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Melaksanakan shalat.
2. Melakukan thawaf di Baitullah.
3. Memegang kitab suci Al Qur'an.
4. Membawa atau mengangkat kitab suci Al Qur'an.
5. Membaca kitab suci Al Qur'an.
6. Berdiam diri di Masjid.

Tuesday, December 27, 2011

Pembagian Air dari Segi Hukumnya

Kalau ditinjau dari segi hukumnya, air itu dapat dibagi menjadi 4 bagian.

1. Air suci dan mensucikan.
Yaitu air yang masih murni, dapat digunakan untuk bersuci.

2. Air suci dan dapat mensucikan tetapi makruh digunakan.
Yaitu air musyammas, air yang dipanaskan dengan matahari di tempat logam yang bukan emas.

3. Air suci tapi tidak dapat mensucikan.
Dibagi menjadi 2 bagian lagi yaitu:
a. Air musta'mal.
Yaitu air yang sudah digunakan untuk menghilangkan hadats.
Atau menghilangkan najis kalau tidak berubah warna, rasa dan baunya.
b. Air suci dan mensucikan tetapi haram untuk memakainya.
Yaitu air yang diperoleh dari hasil mencuri / tanpa izin pemiliknya.

4. Air Mutanajis.
Yaitu air yang terkena najis, sedangkan jumlahnya kurang dari 2 kullah (bak mandi ukuran 60
x 60 cm), atau sama dengan kira-kira 216 liter.

7 Macam Air yang Suci dan Mensucikan

Air yang suci dan mensucikan biasa disebut dengan air yang bersih atau air muthlaq.
Yaitu air yang turun dari langit atau keluar dari bumi yang belum dipakai untuk bersuci.







Air yang suci dan mensucikan adalah:
1. Air hujan.
2. Air sumur.
3. Air laut.
4. Air sungai.
5. Air telaga.
6. Air embun.
7. Air salju.

Arti Thaharah

Thaharah artinya bersuci.

Thaharah menurut syara' adalah suci dari hadats dan najis.
1. Suci dari hadats.
Dengan cara mengerjakan wudhu, mandi dan tayamum.
2. Suci dari hadits.
Menghilangkan najis yang ada di badan, tempat dan pakaian.

Arti Mukallaf

Orang mukallaf adalah orang muslim yang dikenai kewajiban atau perintah dan menjauhi larangan agama, karena telah dewasa dan berakal (akil baligh) serta telah mendengar seruan agama.

Makna Dua Kalimat Syahadat

Dua kalimat Syahadat adalah dua perkataan pengakuan yang diucapkan dengan lisan dan dibenarkan oleh hati untuk menjadikan diri sebagai orang islam.




Lafadz dua kalimat syahadat adalah.
"ASYHADU AN LAA ILAAHA ILLALLAH, WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR ROSULULLOH."
Artinya:
"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah."

Jika seseorang yang bukan islam membaca dua kalimat syahadat ini dengan sungguh-sungguh, yaitu membenarkan dengan hati apa yang ia ucapkan, serta mengerti apa yang ia ucapkan, maka masuklah ia ke dalam agama Islam.
Dan ia berkewajiban mengerjakan rukun Islam.



Makna 2 kalimah Syahadat atau Syahadattain adalah:
1. Syahadat Tauhid.
Artinya menyaksikan ke-Esaan Allah SWT.
2. Syahadat Rasul.
Artinya menyaksikan dan mengakui kerasulan Nabi Muhammad SAW.

Jadi, dua kalimat syahadat ini kudu diucapkan, harus dimengerti artinya dan dibenarkan dalam hati agar sah islamnya.
Kalau hanya diucapkan di lisan tentu semua orang bisa, namun belum tentu hatinya mengerti dan mempercayainya.

Rukun Islam

Rukun Islam terbagi menjadi 5 item.
Setiap orang yang mengaku islam, wajib hukumnya untuk menjalankan rukun-rukun islam ini tanpa pandang bulu, entah kaya miskin, pejabat atau rakyat.

Bilamana salah satu rukun di bawah ini tidak dikerjakan, maka dia bukanlah orang islam, kecuali haji bila belum mampu.

Rukun islam adalah.
1. Mengucapkan dua kalimat syahadat.
2. Mengerjakan shalat lima waktu sehari semalam.
3. Mengeluarkan zakat.
4. Berpuasa dalam bulan Ramadhan.
5. Menunaikah ibadah haji bagi yang mampu.

Lalu bagaimana kalau hanya membaca dua kalimat saja tanpa mengerjakan rukun islam lainnya.
Ya dialah yang dianggap munafik, karena mengaku beragama islam namun tak mau atau enggan melaksanakan rukun islam lainnya.

Tahu kan yang dinamakan munafik.
Yaitu orang yang apabila bicara berjanji, dia berkhianat.
Ini salah satu contohnya.

Rukun Iman

Tidaklah beriman jika seorang muslim tidak mempercayai salah satu dari rukun iman di bawah ini.
Wajib hukumnya untuk mempercayainya apapun alasannya.

Iman sendiri artinya adalah percaya.
Percaya kepada rukun iman yang ada 6 tertera dibawah ini.

1. Iman kepada Allah SWT.
2. Iman kepada malaikat-malaikat Allah SWT.
3. Iman kepada kitab-kitab Allah SWT.
4. Iman kepada Utusan-utusan (rasul) Allah SWT.
5. Iman kepada Hari Akhir (kiamat).
6. Iman kepada Qadha dan Qadar Allah SWT (ketentuan baik dan buruk dari Allah SWT).

Orang yang tidak mempercayai salah satu diatas, maka disebut tidak beriman. Mutlak mempercayainya.

Misal saja percaya akan kitab Taurat yang telah diturunkan kepada Nabi Musa as.
Kita memang tak melihat langsung kitab Taurat di depan mata, namun wajib mempercayai keberadaannya.

Percaya bahwa Allah SWT itu ada, meski tak terlihat mata, wajiblah hukumnya mempercayai bahwa Allah SWT itu memang ada.
Dan sebagainya.

Seorang muallaf misalnya, maka akan disuruh membaca syahadat untuk bisa masuk islam. Dan bacaan syahadat ada di poin 1 dan 4.

Hukum-Hukum Islam

Hukum islam yang biasa disebut juga sebagai hukum syara' dibagi menjadi lima.

1. Wajib atau Fardhu.
Yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan akan mendapat pahala dan jika ditinggalkan akan mendapat dosa.

Wajib dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:
a. Wajib 'Ain.
Yaitu sesuatu yang harus dikerjakan setiap orang islam, seperti shalat lima waktu, puasa Ramadhan dan sebagainya.
b. Wajib Kifayah.
Yaitu suatu kewajiban yang akan dianggap cukup atau gugur apabila telah dikerjakan oleh seorang muslim.
Dan berdosa jika tidak ada seorang pun yang mengerjakannya.
Misalnya adalah menshalati mayit.

2. Sunnah.
Yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan akan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak berdosa.

3. Haram.
Yaitu suatu perkara yang apabila ditinggalkan akan mendapat pahala dan jika dikerjakan mendapat dosa.
Misalnya minum minuman keras.

4. Makruh.
Yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan tidak berdosa dan apabila ditinggalkan akan mendapat pahala.

5. Mubah.
Yaitu suatu perkara yang apabila dikerjakan tidak mendapat pahala dan tidak berdosa dan jika ditinggalkan juga tidak berdosa dan tidak mendapat pahala.

Monday, December 26, 2011

10 Perlengkapan Umrah Liburan

Umrah bisa jadi merupakan liburan yang islami dan tren saat ini.
Selain memilih travel yang tepat untuk umrah liburan bersama keluarga, juga dibutuhkan persiapan lainnya.

Berikut ini beberapa hal yang harus disiapkan menjelang umrah liburan.
1. Paspor dan kartu vaksin anak.
Jamaah dari Indonesia diwajibkan vaksin miningitis bagi anak usia di atas 2 tahun. Jika perlu, siapkan fotokopinya untuk mengantisipasi jika dibutuhkan sewaktu-waktu.

2. Baju yang cukup.
Bawalah baju yang cukup meskipun bisa mencuci paling tidak 3-5 hari tanpa mencuci. Pilihlah baju yang bisa menyerap keringat, dingin dan nyaman.

3. Siapkan Toiletris, diapers dan kantong plastik.

4. Siapkan makanan dan camilan anak, biskuit, susu dan lainnya sesuai dengan selera anak.

5. Kebutuhan alas kaki seperti sepatu, sandal dan kaos kaki anak.

6. Sunblock dan hand body atau cream pelembab.
Bisa juga dengan minyak zaitun untuk menjaga kesehatan kulit.

7. Jangan ketinggalan obat-obatan yang biasa digunakan serta thermometer.

8. Biasanya anak mudah bosan, oleh karena itu sertakan pula mainan kesayangannya.
Sebaiknya hindari yang berbunyi dan berbentuk menyerupai manusia, karena beberapa orang masih menganggap benda itu tidak boleh dibawa masuk masjid sehingga bisa mengganggu.

9. Jaket dan selimut.
Jika musim dingin atau bisa menjadi alas tidur anak di masjid. Membawa kain, pashmina atau sejenisnya untuk sekedar alas atau penutup saat menyusui.

10. Saat umrah liburan, jangan ketinggalan payung, kacamata dan topi.

Thursday, December 22, 2011

5 Fakta Yesus tidak Lahir Bulan Desember

Kita sebagai umat islam harus menghormati agama orang lain.

Fakta berikut ini, kiranya umat islam, termasuk saya dan Anda akan makin memperkuat, memperteguh keimanan kepada Allah SWT, Tuhan yang Tidak Beranak dan Tidak Diperanakkan.


Berikut 5 Fakta Yesus Tidak Lahir Bulan Desember:
1. Tidak ada satu pun keterangan dalam kitab Injil versi apapun yang menjelaskan kepastian kapan lahirnya Yesus.

2. Dijelaskan dalam Injil, Lukas 2:11 bahwa Yesus lahir pada saat para penggembala keluar di malam hari menjaga para kambingnya.

Faktanya, bahwa bulan Desember merupakan musim dingin yang tidak memungkinkan untuk orang keluar rumah apalagi di padang rumput pada malam hari.

3. Dalam Injil, ada perbedaan dalam silsilah Yesus.
Menurut Injil Matius 1:1-16, Yesus adalah keturunan Abraham yang ke 41.
Menurut Injil Lukas 3:23-38, Yesus adalah keturunan Abraham yang ke 57.

4.Dalam Injil, juga ada perbedaan pada tahun kelahiran Yesus.
Injil Matius menjelaskan bahwa Yesus lahir paling lambat pada tahun 4 SM.
Sedangkan Injil Lukas 2:1-20 menjelaskan Yesus lahir pada 7 M.

5. Dalam Al Qur'an Surat Maryam ayat 25 memberikan jawaban bahwa nama Nabi Isa lahir pada saat buah kurma masak di pohonnya, yaitu antara bulan September hingga awal Oktober.

Demikian kelima fakta yang ada mengenai perayaan Natal yang bertujuan untuk merayakan kelahiran Yesus (Nabi Isa as).
Umat Islam SANGAT menghormati pemeluk agama lain.
Semoga fakta ini bisa dijadikan renungan, khususnya umat Islam, semoga makin tebal keimanan kita kepada Allah SWT.

5 Alur Pendaftaran Haji Reguler

Ibadah Haji memang sudah selesai beberapa bulan yang lalu. Meski begitu, pendaftaran tetap bisa dilakukan untuk haji mendatang.

Pendaftaran dilakukan sepanjang tahun dengan menerapkan prinsip First Come First Serve, artinya kurang lebih siap saja yang datang mendaftar lebih awal, maka akan mendapatkan pelayanan terlebih dahulu daripada yang mendaftar di belakangnya.

Berikut ini 5 alur pendaftaran haji Reguler:
1. Calon jamaah haji membuka Tabungan Haji pada Bank Penerima Setoran-Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPS-BPIH), yang sudah bekerjasama dengan Kementerian Agama RI dan sudah tersambung dengan SISKOHAT Kemenag sesuai dengan domisili.
Rekening Tabungan Haji tersebut harus mencapai di atas 25 juta rupiah.

2. Calon jamaah haji datang ke Kantor Kemenag setempat untuk mengisi SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji), dengan membawa buku rekening tabungan dan melampirkan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.

3. Calon jamaah haji datang lagi ke bank dengan membawa:
  • SPPH.
  • 5 lembar pas photo.
  • Buku tabungan Haji.

Pihak bank kemudian akan meng-input nomor pemindahbukuan / transfer dan data SPPH untuk mendaptkan nomor porsi.
Jangan lupa mintalah bukti pembayaran BPIH karena di dalamnya tercantum nomor porsi calon jamaah.

4. Calonn jamaah haji mendaftar ulang ke kantor Kemenag setempat dengan membawa bukti setoran BPIH dan bukti pendebetan serta menanyakan jadwal keberangkatan.

5. Sebelum keberangkatan, harus melakukan pelunasan BPIH ke bank.
Lalu mintalah bukti pelunasan BPIH.

Wednesday, December 21, 2011

10 Hewan Penghuni Surga

Bukan saja manusia dan jin yang bisa masuk surga, namun beberapa hewan juga merupakan penghuni surganya Allah SWT.

Berikut 10 Hewan Penghuni Surga:
1. Onta Nabi Saleh as.
Onta yang merupakan salah satu mukjizat yang diberikan ALlah SWT kepada Nabi Saleh as telah dibunuh oleh kaumnya, yaitu kaum Tsamud.

2. Anak Sapi Nabi Ibrahim as.
Anak sapi ini digunakan oleh Nabi Ibrahim as untuk disembelih dan disuguhkan kepada ketiga tamunya yang ternyata tamu tersebut adalah malaikat utusan Allah SWT yang menjelma menjadi manusia.

3. Kambing Nabi Ismail as.
Kambing tersebut merupakan sebagai pengganti Nabi Isamail as yang telah ikhlas dan pasrah ketika hendak disembelih oleh Nabi Ibrahim as setelah mendapat petunjuk Allah SWT.


4. Sapi Nabi Musa as.
Sapi tersebut terkenal dengan sebutan sapi Bani Israil yang disembelih oleh Nabi Musa as untuk membuktikan kepada kaumnya dengan mukjizat dapat menghidupkan kembali mayat.

5. Ikan Nabi Yunus as.
Ikan tersebut adalah ikan Nun dalam Al Qur'an telah disebut, yang telah menelan Nabi Yunus as. Ikan tersebut akhirnya mengeluarkan Nabi Yunus dari perutnya dalam kondisi hidup.

6. Khimar Nabi Uzair as.
Khimar ini merupakan tunggangan setia Nabi Zubair hingga mati.
7. Semut Nabi Sulaiman as.
Semut ini merupakan semut yang ditemui oleh Nabi Sulaiman as, semut yang banyak berpuasa dan separuh kurma saja tidak habis dimakannya meski dalam satu tahun lamanya.

8. Burung Hud-Hud Nabi Sulaiman as.
Burung ini merupakan pembawa pesan Nabi Sulaiman as kepada RatuBilqis yang di dalamnya terdapat ajakan untuk menyembah Allah SWT.

9. Onta Nabi Muhammad SAW.
Onta ini datang ketika Rasulullah SAW tengah dalam peperangan dan bercerita bahwa dirinya (onta ini) akan disembelih pemiliknya meski tenaga onta sudah dikerahkan untuk membantu pekerjaan pemiliknya.

Onta ini akhirnya meminta perlindungan kepada Nabi Muhammad SAW. Dan pada alhirnya onta ini dilepaskan dan bisa hidup bebas.

10. Anjing Pemuda Ashabul Kahfi.
Anjing ini merupakan anjing setia yang selalu menemani 7 orang pemuda Ashabul Kahfi yang ditidurkan Allah SWT selama lebih dari 300 tahun.

Anjing itu akhirnya mati sebelum ketujuh pemuda Ashabul Kahfi bangun dari tidurnya.
Anjing tersebut warnanya kuning dan nanti di surga bentuknya berubah menjadi kambing gibas yang bernama Qithmir atau Tawarum atau Huban.

Dari sepuluh hewan tersebut, kemungkinan besar masih ada hewan lain yang akan dimasukkan Allah SWT ke dalam surganya. Hanya Allah Yang Maha Tahu.
Wallahu A'lam.

Alasan Umat Islam Haram Merayakan Natal

Uswah islam pada sore ini tentang seputar Hari Raya Natal bagi umat Kristiani.
Seperti dijelaskan pada postingan sebelumnya, MUI telah membuat fatwa bahwa umat islam hukumnya haram merayakan Natal ( baca Fatwa MUI tentang Natal).

Al Qur'an jelas-jelas tidak menyebutkan Natal, bahkan Injil pun demikian tidak disebutkan Natal jatuh pada tanggal 25 Desember.
Untuk itu,kita sebagai umat Islam, wajib menghormati namun tidak wajib mengikuti.
Ya kalau dipikir dengan sepintas memang Natal bukan hari rayanya umat Islam.



Namun demikian ada alasan yang lebih detail mengenai Haramnya umat Islam mengikuti perayaan Natal.
Kenapa MUI mengharamkan perayaan Natal bagi Umat Islam.

Berikut ini alasan dan argumentasi mengapa MUI mengharamkan perayaan Natal bagi umat islam.
1. Bahwa Umat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan umat beragama lain dalam masalah-masalah yang ebrhubungan dengan masalah keduniaan.

Dalil yang menyatakan demikian adalah sebagai berikut:
Surat Al-Hujarat ayat 13.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Artinya:
"Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal."

Surat Luqman ayat 15.
وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا وَاتَّبِعْ سَبِيلَ مَنْ أَنَابَ إِلَيَّ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya:
"Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, Maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu, Maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."

2. Bahwa umat islam tidak boleh mencampur-adukkan akidah dan peribadatan agamanya dengan akidah dan peribadatan agama lain.

Dalil Al Qur'an.
Surat Al-Kaafirun ayat 1-6.
قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
لا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
وَلا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
وَلا أَنَا عَابِدٌ مَا عَبَدْتُمْ )
وَلا أَنْتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ

Artinya:
1. Katakanlah: "Hai orang-orang kafir,
2. aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
3. dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
4. dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
5. dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
6. untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku."

Surat Al-Baqarah ayat 42.
وَلا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ وَتَكْتُمُوا الْحَقَّ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Artinya:
"Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui."





3. Bahwa Umat Islam harus mengakui kenabian dan kerasulan Nabi Isa Al Masih bin maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada nabi yang lain.

Dalil:
Suat Maryam ayat 30-32.
قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا
وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا
وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا

Artinya:
30. berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Al kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi,
31. dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;
32. dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.

Surat Al-Maidah ayat 75.
مَا الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ إِلا رَسُولٌ قَدْ خَلَتْ مِنْ قَبْلِهِ الرُّسُلُ وَأُمُّهُ صِدِّيقَةٌ كَانَا يَأْكُلانِ الطَّعَامَ انْظُرْ كَيْفَ نُبَيِّنُ لَهُمُ الآيَاتِ ثُمَّ انْظُرْ أَنَّى يُؤْفَكُونَ
Artinya:
"Al masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang Sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, Kedua-duanya biasa memakan makanan. perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu)."

Surat Al-Baqarah ayat 285.
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Artinya:
"Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan Kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."

4. Barang siapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih dari satu, Tuhan itu mempunyai anak dan Isa Al Masih itu anaknya, maka orang itu kafir dan musyrik.

Dalil:
Suarat Al-Maidah ayat 72-73.
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ ثَالِثُ ثَلاثَةٍ وَمَا مِنْ إِلَهٍ إِلا إِلَهٌ وَاحِدٌ وَإِنْ لَمْ يَنْتَهُوا عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

Artinya:
72. Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al masih putera Maryam", Padahal Al masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.
73. Sesungguhnya kafirlah orang0orang yang mengatakan: "Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", Padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan yang Esa. jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.

Surat At-Taubah ayat 30.
وَقَالَتِ الْيَهُودُ عُزَيْرٌ ابْنُ اللَّهِ وَقَالَتِ النَّصَارَى الْمَسِيحُ ابْنُ اللَّهِ ذَلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ يُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ أَنَّى يُؤْفَكُونَ
Artinya:
"Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al masih itu putera Allah". Demikianlah itu Ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru Perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling?"

5. Bahwa Allah SWT pada ahri kiamat nanti akan menanyakan kepada Nabi Isa as, apakah dia pada waktu di dunia emnyuruh kaumnya agar mengakui Isa dan ibunya (maryam) sebagai Tuhan.
Dan Nabi Isa as menjawab: "TIDAK"

Dalil:
Surat Al-Maidah ayat 116-118.
وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ إِنَّكَ أَنْتَ عَلامُ الْغُيُوبِ
مَا قُلْتُ لَهُمْ إِلا مَا أَمَرْتَنِي بِهِ أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي وَرَبَّكُمْ وَكُنْتُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًا مَا دُمْتُ فِيهِمْ فَلَمَّا تَوَفَّيْتَنِي كُنْتَ أَنْتَ الرَّقِيبَ عَلَيْهِمْ وَأَنْتَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ
إِنْ تُعَذِّبْهُمْ فَإِنَّهُمْ عِبَادُكَ وَإِنْ تَغْفِرْ لَهُمْ فَإِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Artinya:
116. dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, Adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). jika aku pernah mengatakan Maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".
117. aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya Yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan Aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. dan Engkau adalah Maha menyaksikan atas segala sesuatu.
118. jika Engkau menyiksa mereka, Maka Sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Engkau, dan jika Engkau mengampuni mereka, Maka Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

6. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemashlahatan.

Dalil:
Berdasarkan hadits dari Numan bin Basyir, Rasululah SAW bersabda,
"Sesungguhnya apa-apa yang halal itu telah jellas dan apa-apa yang haram itu pun telah jelas, akan tetapi di antara keduanya itu banyak SYUBHAT (seperti halal, seperti haram), kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu.
Barang siapa memelihara diri dari yang syubhat itu, maka bersihlah agamanya dan kehormatannya, tetapi barang siap jatuh pada yang syubhat maka berarti ia telah jatuh kepada yang haram. Misalnya semacam orang yang menggembalakan binatang di sekitar daerah larangan maka mungkin sekali binatang itu makan di daerah larangan itu. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkannya."

Tuesday, December 20, 2011

Ketika Putus Asa Melanda

Astaghfirullah...
Kita berlindung kepada Allah SWT dari sikap putus asa dalam menghadapi segala permasalahan hidup.

Mari kita renungkan Firman Allah SWT dalam ayat suci AL Qur'an Surat Yusuf ayat 87 di bawah ini.
Allah SWT berfirman,

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Artinya:
"Hai anak-anakku, Pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".
(QS. Yusuf: 87).

Dari ayat tersebut sangat jelas kalau putus asa hanyalah untuk orang-orang yang kafir. Dari putus asa bisa mengakibatkan hal lain yang bisa menyalahi aturan agama dan bahkan hukum negara, misal saja bunuh diri, merampok dan lain-lain.

Untuk itu, janganlah berputus asa apapun yang kita alami.
Sesungguhnya rezeki dan anugerah itu datangnya dari Allah SWT, bukan dari manusia atau makhluk lainnya.

Solusi Ketika Dilanda Putus Asa.
Lalu solusinya bagaimana.
Tentu saja dengan berdoa dan berharap kepada Allah SWT agar keadaan menjadi lebih baik.

Monday, December 19, 2011

Manfaat Membaca Al Qur'an

Membaca Al Qur'an termasuk sebuah amalan yang sangat mulia dan Allah SWT akan menjanjikan pahala yang berlipat ganda.

Keutamaan membaca Al Qur'an adalah sebagai berikut:
1. Dapat mencerahkan lahir dan batin.
Termasuk di sini juga untuk menyembuhkan penyakit fisik dan kejiwaan.
Allah SWT berfirman,


يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ
يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Artinya:
15. Hai ahli Kitab, Sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan.
16. dengan kitab Itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.
(QS. Al-Maidah: 16-17).

2. Sebagai Syafaat Hari Kiamat.
Rasulullah SAW pun pernah bersabda bahwa dengan membaca Al Qur'an, dapat menjamin keselamatan di hari kiamat kelak.

Dari An-Nawwas bin Sam'an ra katanya, AKu pernah mendengar Rasululah SAW bersabda,
"Didatangkan padahari kiamat Al Qur'an dan para pembacanya yang mereka dahulu mengamalkannya di dunia, dengan didahului surat Al Baqarah dan Ali Imran yang membela pembaca kedua surat ini."
(HR. Muslim).

3. Dapat menghindarkan azab kubur.
Rasulullah SAW bersabda,
"Bacalah Al Qur'an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pembela pada orang yang mempelajari dan mentaatinya."
(HR. Muslim).

4. Akan mendapat petunjuk dan pertolongan Allah SWT.

Yesus tidak Lahir tanggal 25 Desember

Bagaimana sejarah Natal sudah ada pada postingan sebelumnya.
Lalu kenapa hingga sekarang umat Nasrani jatuh pada tanggal 25 Desember.

Natal itu sebenarnya untuk memperingatai kelahiran Yesus, yakni Nabi Isa as yang diyakini lahir pada tanggal 25 Desember. Namun, ajaran tersebut tidak dapt dibuktikan dengan literatur Injil dan Bibel.



Bahkan dalam Injil Lucas disebutkan bahwa Nabi isa as lahir pada bulan Agustus, yakni pada musim gugur pohon kurma. Manum, oleh Paulus Liberus bahwa kelahiran Yesus dirubah pada masa Kaisar Konstantinopel pada tahun 354 yang meresmikan Natal pada 25 Desember.

Oleh karena itu, perayaan Natal tanggal 25 Desember merupakan ajaran Paulus yang menghendaki seluruh umat Nasrani bersatu dalam Natal di Roma.

Sedangkan dari sisi Agama Islam, dalam hal ini Kitab SUCI AL QUR'AN yang dijadikan rujukan, menyatakan bahwa Nabi Isa as lahir pada musim gugur seperti pada postingan sebelum ini.

Wallahu A'lam.

Saturday, December 17, 2011

Sejarah Natal menurut Al Qur'an

Uswah islam mengambil hasil dari diskusi dan kajian MUI.
Natal identik dengan perayaan kelahiran Nabi Isa as. Benarkah Nabi Isa as lahir tanggal 25 Desember...

Mari kita telaah melalui kitab suci Al Qur'an.
Dalam kajian tersebut ditegaskan bahwa telah terjadi kesalahan sejarah dan penyelewengan literatur dalam kitab injil yang menunjukkan bahwa Nabi Isa as lahir pada tanggal 25 Desember.

Kelahiran Nabi Isa as.
Padahal dalam Injil Lucas menjelaskan bahwa Nabi Isa as lahir pada masa musim gugur, yakni sekitar pada bulan Maret.
Sebagai rujukan atau landasan, Al Qur'an juga menjelaskan bahwa Nabi Isa as lahir di bawah pohon kurma yang saat itu banyak buahnya. Hal ini berarti Nabi Isa as lahir pada musim gugur.



Perhatikan ayat berikut ini,

فَحَمَلَتْهُ فَانْتَبَذَتْ بِهِ مَكَانًا قَصِيًّا ٢٢

22. Maka Maryam mengandungnya, lalu ia menyisihkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh.

فَأَجَاءَهَا الْمَخَاضُ إِلَى جِذْعِ النَّخْلَةِ قَالَتْ يَا لَيْتَنِي مِتُّ قَبْلَ هَذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَنْسِيًّا ٢٣

23. Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, Dia berkata: "Aduhai, Alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan".

فَنَادَاهَا مِنْ تَحْتِهَا أَلا تَحْزَنِي قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا ٢٤

24. Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah: "Janganlah kamu bersedih hati, Sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu.

وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا ٢٥

25. dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu,

فَكُلِي وَاشْرَبِي وَقَرِّي عَيْنًا فَإِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ أَحَدًا فَقُولِي إِنِّي نَذَرْتُ لِلرَّحْمَنِ صَوْمًا فَلَنْ أُكَلِّمَ الْيَوْمَ إِنْسِيًّا ٢٦

26. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. jika kamu melihat seorang manusia, Maka Katakanlah: "Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhan yang Maha pemurah, Maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusiapun pada hari ini".
(QS. Maryam: 22-26).

Dalam ayat tersebut menunjukkan bahwa kelahiran Nabi Isa as adalah bukan 25 Desember, melainkan pada musim gugur kurma, karena Maryam mengambil kurma untuk makanan mereka berdua.

Tidak dijelaskan secara detail kapan Nabi Isa as lahir, namun dar literatur dan kitab Injil menyatakan bahwa Nabi Isa as lahir sekitar bulan Maret, musim gugur. Rakyat Konstantinopel memperingati kelaharian Isa dengan menyembah dewa matahari pada musim gugur.

Lalu kenapa tanggal 25 Desember umat Kristen merayakan Natal yang bertujuan untuk memperingati kelahiran Nabi Isa as.
Dalam ajaran Injil tidak dijelaskan tanggal kelahiran Yesus, namun diperkirakan pada musim gugur buah kurma.

Akan tetapi, Paulus Liberus di ROma pada abad ke-4 Masehi mengubah literatur Injil dengan menyebutkan Yesus lahir pada 25 Desember. Hal itu diperuntukkan untuk menyatukan umat Kristen dan Katolik dalam perayaan Natal, karena sesungguhnya perayaan Natal itu sendiri merupakan budaya dari umat Katolik Roma pada masa Kaisar Konstantinopel.

Kaisar Konstantin melakukan persembahan dan perayaan untuk menyembah dewa matahari pada musim gugur, kemudian diikuti oleh rakyat yang akhirnya dikenal dengan Natal.
Jadi, dalam Al Qur'an telah menunjukkan bahwa Hari Natal, Hari Kelahiran Nabi Isa as bukan tanggal 25 Desember, melainkan pada musim gugur kurma, yakni sekitar bulan Maret.

Wallahu A'lam.

Fatwa MUI tentang Natal

Majelis Ulama Indonesia atau MUI menyatakan bahwa mengikuti perayaan Natal hukumnya adalah haram, termasuk juga mengucapkan Selamat Natal.

Islam melarang umatnya ikut merayakan Natal pada 25 Desember. Alasannya, Natal tidak diajarkan dalam kitab Injil, apalagi kelahiran Nabi Isa as dilambangkan dengan pohon Natal.



Berikut ini Fatwa MUI Tentang Natal:
1. Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa as, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas. (Nabi Isa as tidak lahir tanggal 25 Desember, melainkan bulan Maret).
2. Mengikuti upacara Natal bersama bagi Umat Islam hukumnya haram.
3. Agar umat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT, dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan Natal.

Oleh karena itu, sebaiknya sebagai umat islam, kita cukup menghormati dan saling menghargai keyakinan masing-masing. Jika diundang bagaimana, ada yang berpendapat tidak boleh, namun ada yang berpendapat boleh, asalkan tujuannya tidak untuk merayakan Natal, melainkan hanya bersilaturrahmi dan saling menghormati saja.

Tuesday, December 13, 2011

Khasiat Surat Ali Imran Ayat 35-37

Ayat ini sangat bagus diamalkan oleh perempuan yang hamil untuk melindungi kandungan mereka dari berbagai penyakit, kecacatan dan dari gangguan makhluk halus.

Ayat ini juga boleh ditulis dan dibawa kemana saja kecuali ke tempat yang kotor dan bernajis.

Jika diletakkan pada anak kecil, insya Allah akan terpelihara dari terkejut, terjaga malam dan selalu menangis.
Tulis ayat ini pada sekeping kertas dengan memisahkan hurufnya lalu letakkan di dalam tempat usaha.
Insya Allah jualan akan laris.

Wallahu A'lam.

Khasiat Surat Ali Imran Ayat 26-27

Wiridkan ayat ini mudah-mudahan Allah SWT akan memberkati kerja kita dan meluaskan rezeki.

Ayat ini sangat sesuai jika dicobat ketika mendapatkan pekerjaan baru.
Ayat ini juga boleh ditulis di kertas atau timah dan dibawa kerja.

Wallahu A'lam.

Khasiat Surat Ali Imran Ayat 14

Ayat ini boleh digunakan untuk mencari jodoh.
Bacalah ayat ini sambil membayangkan wajah orang yang dikehendaki, kemudian tiup di telapak tangan dan sapukan ke muka.

Insya Allah orang yang dikehendaki berbelas kasih.
Wallahu A'lam.

Khasiat Surat Ali Imran ayat 7-8

Amalkanlah ayat ini 7 kali selepas shalat fardhu, insya Allah akan:
1. Diteguhkan iman.
2. Dimatikan dalam khusnul khatimah.
3. Disampaikan haja.
4. Jika diniatkan untuk pelaris, insya Allah akan berkumpul manusia di tempat usahanya.
5. Ayat ini juga boleh digunakan untuk mencari atau mengembalikan barang yang hilang.

Khasiat Surat Ali Imran Ayat 1-4

Bila ayat ini dibaca selalu atau ditulis menggunakan zafaran, air mawar dan kasturi, insya Allah aman dari segala macam gangguan dan bala bencana.

Selain itu juga akan mendapatkan kebahagiaan, aman daripada musuh serta ditunaikan hajatnya.

Wallahu A'lam.

Wednesday, December 7, 2011

Akibat Kebenaran Diputarbalikkan

Uswah islam sangat tersentuh saat mendengar adanya kebenaran yang diputarbalikkan, yang salah menjadi benar dan yang benar menjadi salah.

Kalau ditelusuri, ternyata kejadian yang demikian sudah pernah dan bahkan sering terjadi atau sudah lama dilakukan oleh manusia di muka bumi ini.

Pada ratusan abad yang silam, umat Nabi Musa as, yang kini lokasinya ada di daerah Mesir dan sekitarnya, telah terjadi budaya memutarbalikkan sebuah kebenaran.
Ketika Nabi Mus as mengatakan A, maka umatnya yang senang membangkang itu akan mengubahnya menjadi B.

Benar, merekalah Bani Israil, sebuah komunitas keturunan para nabi terdahulu yang sebenarnya mereka memiliki perilaku dan sifat mulia seperti nenek moyang mereka.

Allah SWT berfirman,
"Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu azab dari langit, karena mereka berbuat fasik."
(QS. Al-Baqarah: 59).

Dari ayat tersebut jelas bahwa siapa saja yang memutarbalikkan kebenaran, akan diazab oleh Allah SWT.
Dan untuk zaman sekarang bisa jadi azabnya akan terjadi di dunia bisa pula ditangguhkan nanti di akhirat.
Wallahu A'lam.

Tuesday, December 6, 2011

Khasiat Surat Al-Baqarah

Dari Zabidi H. NAWAWI,
Barang siapa membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqarah ini sebelum tidur, insya Alloh ia akan terselamatkan dari macam-macam bala bencana dan bahaya.

Selain itu, barang siapa yang membaca keseluruhan surat ini sewaktu membangun rumah baru, insya Alloh, rumahnya akan dirahmati dan terhindar dari pelbagai gangguam setan dan jin.

Monday, December 5, 2011

Tradisi Muharam di Indonesia

Uswah Islam pagi ini ingin beberapa tradisi Suroan.
Di Indonesia, untuk menyambut 10 Muharam, orang-orang terkadang tidak saja melakukan puasa Sura, namun juga menyelenggarakan berbagai tradisi.

Inilah beberapa tradisi Muharam yang ada di Indonesia:
1. Tradisi Sunda.
Antara tradisi dan puasa itu bisa berjalan seirama.
Di Tasikmalaya Jawa Barat misalnya, tiap tanggal 10 Muharam mereka memasak bubur merah dan putih yang disimpan terpisah. Bubur itu kemudian dikenal dengan "Bubur Suro".




Yang uniknya itu, saat membuat bubur suro tersebut, mereka terkadang sambil berpuasa. Selanjutnya, makanan itu dibawa ke masjid bersama dengan hahampangan atau makanan ringan. Di masjid telah berkumpul para warga yang duduk bersila membentuk lingkaran. Orang yang dituakan atau imam masjid akan memimpin acara tersebut.

Dalam acara itu juga diisi dengan pembacaan shalawat dan Kitab Barzanji.
Dalam dialek Sunda bunyinya menjadi "BERJANJI".
Kitab Barzanji ini hasil karya Syeikh Ja'far al-Barzanji bin Husein bin Abdul Karim yang lahir di Madinah pada tahun 1690 M.

2. Tradisi Jawa.
Dalam tradisi Jawa, biasanya peringatan Asyura dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat magis.
Pada hari itu sering dilakukan pencucian benda-benda yang dianggap keramat. Selain itu terdapat pula ritual khusus untuk menyambutnya.




3. Tradisi Bengkulu.
Di Bengkulu ini perayaan hari Asyura jauh lebih meriah dan menjadi agenda pariwisata tahunan yang menyedot banyak pengunjung.

Upacara tradisional "Tabot" atau "Tabut".
Di wilayah ini perayaan Asyura sudah diperingati lebih dari 2 abad yang lalu.
Tabut ini berasal dari bahasa Arab yang artinya "Kotak Kayu".

Tradisi Tabut ini dibawa ke Bengkulu oleh orang-orang Madras, India.
Mereka adalah para pekerja yang membangun benteng Marlborought di Bengkulu dan mengamalkan Mazhab Syi'ah. Tradisi Tabut menggambarkan para pengikut Imam Husein bekerja keras mengumpulkan bagian-bagian jenazah pemimpin mereka dan memakamkannya di Karbala.

Sunday, December 4, 2011

Siapakah yang Disebut Anak Yatim

Uswah islam siang ini renungan tentang siapa sebenarnya yang disebut dengan anak yatim itu.

Anak yatim adalah seorang makhluk yang lemah tanpa daya, kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya di usia yang sangat membutuhkan kasih sayang mereka berdua.

Bila kita bayangkan, orang dewasa saja jika kehilangan orang tuanya akan ada pengaruh psikologis dalam hidupnya, apalagi jika masih usia anak-anak.

Si yatim sangat membutuhkan perhatian dan uluran tangan serta pertolongan untuk membantunya menghadapi tantangan hidup yang begitu keras.

Islam sebagai agama rahmatan lil alamin telah menjadi pembela dalam memberikan perhatian, pengurusan dan pengayoman kepada mereka.
Hal itu tiada lain hanyalah demi dan untuk kemaslahatan mereka.

Lalu siapakah yang disebut anak yatim itu.
Dari al-Yatim karya As-Suhaibani menjelaskan bahwa anak yatim adalah seorang yang kehilangan ayahnya karena meninggal ketika ia belum baligh, baik itu laki-laki atau perempuan.

Dengan demikian seseorang dikatakan yatim bila:
1. Ditinggal wafat ayahnya.
Adapun yang ditinggal wafat ibu atau anggota keluarga yang lain tidaklah dikatakan yatim.
Begitu juga anak yang ditinggal karena perceraian suami istri.

2. Ditinggal wafat ayahnya ketika belum baligh.
Dengan demikian bila ditinggal wafat ayahnya sesudah masa baligh, tidak pula disebut anak yatim.

Dari ibnu Abbas yang pernah menerima surat tentang beberapa pertanyaan dan beliau menjawab,
"Kamu bertanya kepada saya tentang anak yatim, kapan terputus predikat yatim itu? Sesungguhnya predikat itu putus bila ia sudah baligh dan menjadi dewasa."

Diriwayatkan oleh Muslim.

Khasiat Ayat Kursi

Umat Islam pasti sudah mengetahui bahkan hafal dengan ayat kursi ini. Dia merupakan ayat bagian dari Surat Al Baqarah.

Langsung saja, ini khasiatnya.
Barang siapa yang membacanya sekali selepas shalat Fardhu, insya Alloh akan terpelihara dari tipu daya dan gangguan setan.

Tipu daya dan gangguan banyak sekali, termasuk sihir dan sebagainya.

Insya Alloh akan saya jabarkan dalam postingan terpisah setelah komputer saya baik kembali.
Dikutip dari Zabid H. Nawawi dalam bukunya yang terkenal, Perobatan Nawawi dan Perobatan Tabii'e.

Saturday, December 3, 2011

Khasiat Surat Al-Fatihah

Barang siapa yang membaca surat Al-Fatihah sebanyak 41 kali antara shalat sunnah Subuh dan Farhu Subuh, Insya Allah permintaannya diperkenankan.

Jika seseorang yang sakit terus menerus, maka bacalah suart Al-Fatihah insya Allah lekas sembuh.

Selain itu, siapa saja yang rajin mmebacanya insya Allah akan dikasihi oleh makhluk lainnya dan ditakuti oleh musuh.




Demikian beberapa khasiat Surat Al-Fatihah yang merupakan bagian dari Ayat Suci Al Qur'an.

Berikut bacaan Surat Al-Fatihah tersebut:


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ



Artinya:
1. dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang[1].
2. segala puji[2] bagi Allah, Tuhan semesta alam[3].
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
4. yang menguasai[4] di hari Pembalasan[5].
5. hanya Engkaulah yang Kami sembah[6], dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan[7].
6. Tunjukilah[8] Kami jalan yang lurus,
7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.[9]

Penjelasan ayat:
[1] Maksudnya: saya memulai membaca al-Fatihah ini dengan menyebut nama Allah. Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya. Allah ialah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya. Ar Rahmaan (Maha Pemurah): salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya, sedang Ar Rahiim (Maha Penyayang) memberi pengertian bahwa Allah Senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

[2] Alhamdu (segala puji). memuji orang adalah karena perbuatannya yang baik yang dikerjakannya dengan kemauan sendiri. Maka memuji Allah berrati: menyanjung-Nya karena perbuatannya yang baik. lain halnya dengan syukur yang berarti: mengakui keutamaan seseorang terhadap nikmat yang diberikannya. kita menghadapkan segala puji bagi Allah ialah karena Allah sumber dari segala kebaikan yang patut dipuji.

[3] Rabb (tuhan) berarti: Tuhan yang ditaati yang Memiliki, mendidik dan Memelihara. Lafal Rabb tidak dapat dipakai selain untuk Tuhan, kecuali kalau ada sambungannya, seperti rabbul bait (tuan rumah). 'Alamiin (semesta alam): semua yang diciptakan Tuhan yang terdiri dari berbagai jenis dan macam, seperti: alam manusia, alam hewan, alam tumbuh-tumbuhan, benda-benda mati dan sebagainya. Allah Pencipta semua alam-alam itu.

[4] Maalik (yang menguasai) dengan memanjangkan mim,ia berarti: pemilik. dapat pula dibaca dengan Malik (dengan memendekkan mim), artinya: Raja.

[5] Yaumiddin (hari Pembalasan): hari yang diwaktu itu masing-masing manusia menerima pembalasan amalannya yang baik maupun yang buruk. Yaumiddin disebut juga yaumulqiyaamah, yaumulhisaab, yaumuljazaa' dan sebagainya.

[6] Na'budu diambil dari kata 'ibaadat: kepatuhan dan ketundukkan yang ditimbulkan oleh perasaan terhadap kebesaran Allah, sebagai Tuhan yang disembah, karena berkeyakinan bahwa Allah mempunyai kekuasaan yang mutlak terhadapnya.

[7] Nasta'iin (minta pertolongan), terambil dari kata isti'aanah: mengharapkan bantuan untuk dapat menyelesaikan suatu pekerjaan yang tidak sanggup dikerjakan dengan tenaga sendiri.

[8] Ihdina (tunjukilah kami), dari kata hidayaat: memberi petunjuk ke suatu jalan yang benar. yang dimaksud dengan ayat ini bukan sekedar memberi hidayah saja, tetapi juga memberi taufik.

[9] Yang dimaksud dengan mereka yang dimurkai dan mereka yang sesat ialah semua golongan yang menyimpang dari ajaran Islam.

Khasiat Basmalah

Ayat-ayat suci Al Qur'an memiliki beberapa khasiat. Dan dari beberapa itu bisa digunakan untuk pengobatan, yang dalam bahasa terkenalnya digunakan sebagai Ruqyah.

Seperti bacaan basmalah yang memilki khasiat sebagai berikut:

Barang siapa yang membaca basmalah sebanayk 21 kali ketika hendak tidur, Insya Allah akan:
1. Terpelihara dari Godaan dan gangguan setan.
2. Terpelihara dari Bencana manusia dan jin.
3. Terpelihara dari pencurian.
4. Terpelihara dari kebakaran.
5. Terpelihara dari kematian yang mengejutkan.

Bacaan Basmalah adalah sebagai berikut:


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dibaca:
Bismillaahirrohmanirrohiim

Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang."

Penjelasan ayat:
Maksudnya adalah setiap kali memulai perbuatan baik dengan menyebut nama Allah.
Setiap pekerjaan yang baik, hendaknya dimulai dengan menyebut asma Allah, seperti makan, minum, menyembelih hewan dan sebagainya.

Allah ialah nama zat yang Maha Suci, yang berhak disembah dengan sebenar-benarnya, yang tidak membutuhkan makhluk-Nya, tapi makhluk yang membutuhkan-Nya.

Ar Rahmaan (Maha Pemurah) maksudnya adalah salah satu nama Allah yang memberi pengertian bahwa Allah melimpahkan karunia-Nya kepada makhluk-Nya.

Sedangkan Ar Rahiim (Maha Penyayang) maksudnya memberi pengertian bahwa Allah senantiasa bersifat rahmah yang menyebabkan Dia selalu melimpahkan rahmat-Nya kepada makhluk-Nya.

Friday, December 2, 2011

Hindari Gendam dengan Zikir dan Shalat

Uswah Islam siang ini dengan seputar gendam, menyikapi dan menghindari.
Dalam beberapa waktu yang lalu, pernah dengar kan ada beberapa petugas Pemadam Kebaran di daerah Bojonegoro kalau tidak salah.

Dimana mereka disuruh merusak wajahnya sendiri dengan jalan memarut wajahnya dengan parutan kelapa. Sangat biadab si penggendam ini. Pelaku menjalankan aksinya melewati telepon seluler, kemudian diwajibkan memarut wajahnya.

Bagaimana kita menyikapi gendam ini.
Gendam itu selalu dikonotasikan dengan sesuatu yang jelek, karena akan merugikan pihak yang digendam, meski terkadang ada gendam yang sifatnya baik (demi kebaikan maslahat umat misalnya).

Ada kalanya hipnotis dan gendam digunakan untuk tindakan kriminal atau menipu orang lain. Sungguh suatu dosa dan dilarang dalam ajaran Islam ini.
Ilmu hipnotis bukan bersumber dari Islam, sehingga patut dihindari karena bisa menjerumuskan orang lain ke dunia syirik.

Allah SWT berfirman,
وَاللَّذَانِ يَأْتِيَانِهَا مِنْكُمْ فَآذُوهُمَا فَإِنْ تَابَا وَأَصْلَحَا فَأَعْرِضُوا عَنْهُمَا إِنَّ اللَّهَ كَانَ تَوَّابًا رَحِيمًا

Artinya:
dan terhadap dua orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, Maka berilah hukuman kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertaubat dan memperbaiki diri, Maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
(QS. An-Nisaa: 16).

Dalam pandangan Islam, hipnotis bisa disebut dengan tipuan alam bawah sadar manusia. Jika tujuannya jelek, maka merupakan bagian dari ilmu sihir yang diajarkan oleh setan dan tidak bersumber dari ajaran islam.

Rasululah SAW bersabda,
"Al 'ainu haq, sihir mata itu benar ada, karena setan bisa mempengaruhi seseorang melalui pandangan mata."

Menghindari Sihir dan Gendam.
Islam telah mengajarkan kepada kita semua bahwa untuk menghindari sihir atau hipnotis ini kita hendaknya:
1. Dengan memperbanyak zikir dan doa ketika hendak bepergian atau hendak tidur.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa setiap hendak melakukan sesuatu hendaknya membaca basmalah, karena bacaan tersebut bisa menghindari tipu daya setan. Dan dianjurkan kepada kita untuk senantiasa mendirikan shalat tepat waktu karena shalat akan menghindarkan kita kepada perbuatan jelek.

2. Islam mengajarkan bahwa agar kita selalu mawas diri dan berhati-hati.
3. Setiap perbuatan hendaknya didahului dengan doa dan basmalah.
4. Kita hendaknya tidak percaya dengan orang yang abru kita kenal. Tujuannya adalah untuk menghindari dari perbuatan jelek.

Kemudian kita jangan mudah terperdaya oleh rayuan orang lain, melalui sms atau telepon yang bertujuan merusak moral dan ibadah kita kepada Allah SWT.

Thursday, December 1, 2011

Jumlah Nabi dan Rasul dalam Islam

Setelah membaca hadits ini ternyata jumlah Nabi yang ada banyak sekali jumlahnya.
Seperti kita ketahui jumlha Nabi dan Rasul yang terkenal saat ini hanya 25, namun Rasulullah SAW mengatakan bahwa jumlah Nabi ada 124 ribu orang.

Abu Zar bertanya kepada Rasulullah SAW,
"Berapakah jumlah para Nabi?"
Rasul menjawab,
Mereka berjumlah 124.000 orang, sebanyak 315 dari mereka adalah Rasul."

Dengan demikian bisa kita gambarkan bahwa selain 25 Nabi, ternyata masih ada begitu banyak nabi dan rasul sepanjang zaman.
JUmlah yang 124 ribu itu tentu saja sangat banyak untuk bisa mengcover seluruh komunitas umat manusia dimanapun mereka berada.