Monday, October 31, 2011

Pahala Kurban

Hari Raya Idul Adha sebentar lagi akan tiba. Bagi umat Islam yang mampu disyariatkan untuk menyembelih hewan kurban. Ibadah Kurban dilihat dari lafadznya tentu dimaksudkan untuk bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT.

Mendekatkan diri dengan cara bersyukur atas semua nikmat dan karunia yan telah diperoleh seorang hamba dari Allah SWT.

Berkurban berfungsi sebagai pembersih harta dan penghapus dosa.
Setiap tetes darah yang mengalir dari hewan yang kita kurbankan dapat menghapus dosa yang telah kita lakukan.

Selain itu, ibadah kurban juga bermakna silaturrahmi atau kasih sayang antara sesama umat islam, sebab pada hari itu daging kurban disalurkan kepada fakir miskin dan kaum dhuafa.

Ada banyak ayat maupun hadits yangmenjelaskan tentang kurban.
Allah SWT berfirman,

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Artinya:
"Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya."
(QS. ALi Imran: 92)


Bahkan dalam hadits Rasulullah SAW mengancam orang-orang islam yang telah mampu, namun enggan berkurban.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang telah ada kelapangan (kemampuan untuk berkurban) namun ia tidak mau berkurban, maka jangan dekati tempat shalat kami."

Dalil Al Qur'an dan hadits di atas sudah cukup kiranya menjadi motivasi dan sumber inspirasi bagi umat islam yang beriman untuk bergegas melakukan ibadah kurban.

Saturday, October 29, 2011

Masjid Tertua dan Terbesar di China

Adalah Masjid Niujie yang merupakan Masjid paling tua dan bersejarah di Beijing, China.
Usia masjid ini diperkirakan lebih dari seribu tahun. Masjid ini dibangun pada pemerintahan Kaisar Tonghe dari Dinasti Liao pada tahun 996 Masehi oleh dua orang berkebangsaan Arab.


Dari sejarah berdirinya, masjid ini sudah melintasi enam zaman, dari Dinasti Liao, Dinasti Song, Dinasti Yuan, Dinasti Ming, Dinasti Qing hingga era China Modern saat ini.


Karena tertua dan terbesar di Beijinng, maka tak heran bila masjid Niujie ini menjadi pusat komunitas muslim di sana.
Terlepas dari itu, amal jariyah yang diterima oleh dua orang berkebangsaan Arab yang membangunnya akan selalu mengalir terus menerus.

Friday, October 28, 2011

Anak Durhaka Haram Masuk Surga

Salah satu indikasi anak durhaka adalah anak yang zalim kepada kedua orang tuanya. Bentuk kedurhakaan adalah menyakiti keduanya baik fisik maupun psikisnya.
Sungguh besar dosa anak durhaka dan akan diancam azab mulai di dunia.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Abu Daud dan Tirmidzi dari sahabat Abi Bakrah ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak ada dosa yang Allah cepatkan azab kepada pelaku di dunia ini dan Allah juga akan mengazab di akhirat yang pertama adalah berlaku zalim dan yang kedua adalah memutuskan silaturrahmi."

Dalam hadits lain malah ancaman anak durhaka lebih besar dan tidak enak untuk didengar, yaitu ancaman tidak masuk surga atau haram masuk surga.

Ini haditsnya.
Dari Abdullah bin Umar ra, Rasulullah SAW bersabda,
"Ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat yakni anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki dan kepala rumah tangga yang membiarkan ada kejelekan dalam rumah tangganya."
(HR. Hakim, Baihaqi dan Ahmad).

Jadi, salah satu yang menyebabkan seseorang tidak masuk surga adalah durhaka kepada kedua orang tua.

Thursday, October 27, 2011

Raihlah Cinta Allah

Dari judulnya sangatlah sulit untuk meraihnya, termasuk saya. Namun, yang pasti semua orang yang beriman arahnya selalu ke sana. Dengan meraih cinta Allah SWT ini, otomatis hidupnya akan bahagia, bukan saja di dunia namun juga di akhirat kelak.

Jika ingin hidup bahagia, raihlah cinta Allah SWT.
Caranya adalah dengan memperbanyak bangun malam untuk shalat tahajud. Orang yang rajin shalat Tahajud, akan semakin dicintai oleh Allah SWT, karena shalat malam merupakan salah satu bentuk berkomunikasi dengan Allah yang paling efektif.

Shalat tahajud ini dilakukan kala semua orang sedang terlelap tidur. Masa yang penuh dengan kesunyian dan ketenagan akan membantu untuk lebih khusyuk bermunajat kepada Allah SWT.
Seseorang yang khusyuk menunaikan shalat tahajud akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.

Seorang muslim yang senantiasa membiasakan shalat tahajud, Insya akan selalu dicintai oleh Allah SWT.

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya:
"Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang Terpuji."
(QS. Al-Isra: 79).

Tuesday, October 25, 2011

Apa itu Rasa Was-was

Was-was adalah keadaan di mana orang tidak bisa bersikap dengan tegas atas keadaan dirinya, sehingga jiwa terombang-ambing.

Rasa was-was tersebut disebabkan oleh setan yang hanya menggantikan kedudukan Allah SWT bersemayam di hati manusia yang lalai. Allah akan mengunci dan mematikan hati orang yang berpaling dari-Nya.

Allah SWT berfirman,

وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ

Artinya:
"Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan yang Maha Pemurah (Al Quran), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) Maka syaitan Itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya."
(QS. Az-Zukhruf: 36).

Lalu bagaimana mengatasi rasa was-was ini, mungkin ayat Al-Qur'an ini bisa menjadi jawabannya.

Allah SWT berfirman,

إِنَّ الَّذِينَ اتَّقَوْا إِذَا مَسَّهُمْ طَائِفٌ مِنَ الشَّيْطَانِ تَذَكَّرُوا فَإِذَا هُمْ مُبْصِرُونَ

Artinya:
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, Maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya."
(QS. Al-A'raf: 201).

Mari, kita perbaiki hati kita dengan cara mendatangi Allah SWT, dengan menyerahkan persoalan ini, kerumitan hati yang selalu ragu-ragu dan ketidakmampuan syahwat kita yang bergejolak keras.

Sunday, October 23, 2011

Azab Kecil

Namanya azab meskipun kecil, pastilah tidak menyenangkan.
Azab kecil di dunia bisa berupa musibah, tabrakan, kemalingan, terkena rampok, kena tipu, diejek dan dihina dan masih banyak lagi dan termasukpula adalah terkena suatu penyakit.

Dalil tentang azab kecil ini terdapat dalam Al Qur'an Surat As-Sajdah ayat 21 sebagai berikut:

وَلَنُذِيقَنَّهُمْ مِنَ الْعَذَابِ الأدْنَى دُونَ الْعَذَابِ الأكْبَرِ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Artinya:
"Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), Mudah-mudahan mereka kembali (ke jalan yang benar)."
(QS. As-Sajdah: 21).

Ayat tersebut di atas lebih memperjelas lagi keinginan Allah SWT menurunkan suatu musibah semata-mat karena Allah SWT sangat sayang kepada diri kita. Kita diingatkan dengan sakit misalnya, agar kita segera sadar dan segera kembali ke jalan yang benar, jalan Allah SWT yang sesuai dengan Al-Qur'an.
(Misal saja kita makan dengan rakus, belum lapar tapi sudah makan, semua itu tidak sesuai dengan ajaran Islam, misalnya saja).
Dari situ, maka kita diingatkan oelh Allah SWT.

Itu semua di mata Allah SWT hanya azab yang kecil saja.
Apakah kita pernah berfikir lebih jauh lagi mengenai apa yang dimaksudkan Allah SWT dengan "sebelum azab yang lebih besar?"

Saturday, October 22, 2011

10 Cara Berkurban Menurut Rasulullah

Kalau Kurban Anda ingin diterima, maka ikutilah cara yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, junjungan kita semua, Nabi Muhammad SAW.

Berikut ini berkurban menurut cara Rasulullah SAW:
1. Rasululah SAW berkurban dengan 2 ekor domba jantan yang beliau sembelih sendiri setelah shalat Idul Adha.

2. RasulullahSAW memerintahkan kepada para sahabatnya agar mereka meyembelih jadza' dari domba dan tsaniy dari yang selain domba.

Jadza' ini merupakan gambaran untuk usia tertentu dari ternak. Sedangkan dari domba, yang sempurna adalah berusia setahun, ini menurut pendapat mayoritas ulama.
Tsaniy kalau dari unta adalah yang telah berumur 5 tahun dan sapi berusia 3 tahun yang sempurna.

3. Boleh mengakhirkan penyembelihan pada hari kedua dan ketiga setelah Idul Adha karena Rasulullah SAW pernah bersabda,
"Setiap hari Tasyriq (tanggal 11, 12, 13 Zulhijjah) ada sembelihan."
(HR. Ahmad, Al-Baihaqi, Ibnu Hibban, Ibnu Adiy).

4. Rasululah SAW memilih hewan kurban yang sehat dan tidak cacat.
Beliau melarang untuk berkurban dengan hewan yang terpotong telinganya atau patah tanduknya.

5. Rasulullah SAW menyembelih hewan kurban di tanah lapang tempat melaksanakan shalat Idul Adha.
(HR. Bukhari dari Ibnu Umar).

6. Rasulullah SAW berkurban satu kambing mencukupi sebagai kurban dari seorang laki-laki dan seluruh keluarganya walaupun jumlah mereka banyak.

7. Disunnahkan bertakbir dan mengucapkan Basmalah ketika menyembelih hewan kurban.

8. Hewan kurban yang lebih utama adalah berupa domba jantan yang gemuk, bertanduk yang berwarna putih campur hitam di sekitar kedua matanya dan kaki-kakinya karena demikian sifat hewan yang disukai oelh Rasulullah SAW.

9. Disunnahkan seorang muslim bersentuhan langsung dengan hewan kurbannya (menyembelih sendiri) dan dibolehkan serta tidak ada dosa baginya untuk mewakilkan pada orang lain dalam menyembelih hewan kurbannya.

10. Upah bagi tukang sembelih kurban atas pekerjaannya tidak diberikan dari hewan tersebut, akan tetapi diberikan oleh orang yang memberikan pekerjaan.

Itulah cara berkurban yang dianjurkan oelh Rasulullah SAW.
Dengan berkurban, akan tercipta kerukunan dan saling membantu satu sama lain.

Ini sangat penting,khususnya bagi orang-orang muslim. Di samping itu penyembelihan hewan kurban itu pada hakekatnya adalah simbol untuk menyadarkan manusia supaya membuang sifat-sifat hewani seperti rakus dan tamak.

Pujian Islami

Ini adalah pujian islam yang sering kita dengar di masjid-masjid, di musholla-musholla dan biasanya terdapat di daerah pedesaan akan sering kali kita dengar.

Inti dari pujian ini adalah kita bertobat kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah kita perbuat, kemudian berdoa agar Allah SWT berkenan mengabulkan keinginan kita, seperti amal yang soleh dan sebagainya.

استغفرالله رب لبرايا
استغفرالله من الخطايا
رب زدني علما نافعا
ووفقني عملا صالحا


يارسول الله سلام عليك
يارفيع الشان والدرج
عطفة ياجيرة العالم
يااهيل الجود والكرم

Friday, October 21, 2011

Alasan Larangan Memakai Jimat

Para ulama zuhud berpendapat bahwa semua bentuk jmat hukumnya adalah haram, baik berasal dari ayat-ayat Al-Qur'an maupun yang tidak.

Beberapa alasan kenapa Memakai Jimat Dilarang:
1. Hadits-hadits yang melarang pemakaian jimat itu bersifat umum, yang tidak membedakan anatara jimat yang satu dan yang lainnya. Rasulullah SAW ketika melarang seorang memakai jimat, tidak menanyakan apakah jimat itu dari Al-Qur'an atau tidak.

Beliau melarang pemakaian jimat semata-mata karena kekuatan yang ada pada jimat itu adalah akibat dari tipuan setan. Di sinilah letak larangan mengapa seseorang tidak boleh memakai jimat.

2. Untuk mengantisipasi kemungkinan makin luasnya penggunaan jimat.
Ini karena orang yang menggantungkan Al-Qur'an menjadi jimat, suatu ketika akan menggantungkan yang lain sebagai jimat.

3. Menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an sebagai jimat sama saja merendahkan makna dan nilai-nilai Al Qur'an.
Bukan saja rentan digunakan di tempat-tempat najis, buang air, istinja', malah terkadang janabah atau digunakan oleh wanita yang sedang haid, tetapi menggunakan semacam itu termasuk kategori menjual Al-Qur'an dengan harga yang sedikit.

Sebagian orang sudah salah menggunakan fungsi Al-Qur'an yang sebenarnya, padahal fungsi Al-Qur'an yang sebenarnya adalah untuk pelajaran, untuk dipelajari, obat penyakit hati serta sebagai petunjuk dan rahmat.

Oleh karena itu, dinilai tepat pendapat yang mengatakan bahwa semua jimat dilarang.
Wallahu A'lam.

Thursday, October 20, 2011

Jimat dari Al Quran

Banyak di masyarakat beredar jimat yang beraneka ragam. Ada jimat yang umum bukan berasal dari Al Quran atau doa Nabi, ada pula jimat yang bertuliskan ayat-ayat Al Qur'an, Asmaul Husna, sifat-sifat Allah SWT atau doa-doa Nabi.

1. Jimat yang bukan berasal dari Al-Quran atau doa Nabi.
Para ulama sepakat mengkategorikan ke dalam perbuatan syirik. Syirik di sini masih terbagi lagi menjadi dua, yaitu:
  • Syirik Kecil.
  • Syirik Besar.

Tergolong syirik kecil jika seseorang meyakini jimat tersebut hanya sebagai sarana, namun tetap meyakini hanya Allah Yang Maha Kuasa untuk menghilangkan bahaya dan mendatangkan manfaat.

Tergolong syirik besar bilamana meyakini kalau jimat tersebut bisa mendatangkan manfaat dan menghilangkan kesusahan tanpa meyakini adanya kekuasaan ALlah SWT.

2. Jimat yang berasal dari Al-Quran.
Para ulam berselisih pendapat. Ada yang membolehkan dengan alasan bahwa Al Qur'an bukanlah termasuk makhluk, melainkan kalamullah.

Namun, pendapat kedua yang dinilai lebih tepat adalah yang melarang penggunaan AL-Qur,an sebagai jimat.

Wednesday, October 19, 2011

10 Keajaiban Sedekah

Dalam beberapa hadits, Rasulullah SAW banyak menjelaskan tentang keajaiban sedekah.





Beberapa keajaiban sedekah tersebut diantaranya adalah:
1. Sedekah bisa melepaskan pelakunya dari bencana.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya sedekah dapat menolak 70 pintu bencana."

2. Sedekah merupakan obat penyakit pada tubuh.
Rasulullah SAW bersabda,
"Obatilah penyakitmu dengan bersedekah."

3. Sedekah sebagai benteng buat diri kita.
Rasulullah SAW bersabda,
"Bentengilah harta bendamu dengan sedekah."



4. Sedekah sebagai pemadam kemurkaan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sedekah dapat menutup kemurkaan Allah."

5. Sedekah bisa menambah keakraban sesama muslim.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sedekah adalah hadiah. Maka, berikanlah hadiah kepada teman pergaulanmu dan berkasih sayanglah kalian dengan saling memberi sedekah."

6. Sedekah dapat menambah umur.
"Rasulullah SAW bersabda,
"Sedekah dapat menolak musibah serta dapat menambah keberkahan umur."

7. Sedekah mampu menanamkan rasa belas kasihan dalam hati.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa mendapatkan kesedihan hati, maka berikanlah sedekah."

8. Sedekah sebagai syafaat kelak di akhirat.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya yang akan menaungi orang mukmin pada hari kiamat kelak adalah sedekah."




9. Sedekah menuai pahala yang termat besar.
Dalam sebuah atsar disebutkan,
"Barang siapa bersedekah dengan sebiji tamar, kelak di hari kiamat dia akan mendapat pahala sebesar gunung yang berada di atas timbangan amalnya."

10. Sedekah sebagai wasilah menambah rezeki.
Rasululah SAW bersabda,
"Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, bahkan akan bertambah, akan bertambah, dan akan bertambah."

Itulah beberapa hadits mengenai khasiat sedekah.
Maka Pancinglah rezeki dengan bersedekah.

Monday, October 17, 2011

Tentang Zakat Profesi

Zakat profesi dalam islam apakah dibayar tiap bulan atau setahun sekali masih ada perbedaan pendapat, karena zakat profesi ini masuk ke dalam fiqih kontempoler.

Apa itu Zakat Profesi?
Zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan oleh orang-orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan dengan jumlah gaji tetap.
Kalau dalam fiqih kontempoler, itu zakatnya sebesar 2.5 persen dari jumlah gaji yang telah diterima. Tapi menurut saya sendiri, harusnya dibayar sebesar 5-10 persen dari gaji yang diterima karena dikiaskan pada zakat harta hasil pertanian.

Apakah Zakat Profesi ada Dalam Islam.
Kalau mengacu pada fiqih klasik sebenarnya zakat profesi itu tidak ada, yang ada adalah zakat fitrah dan zakat maal.

Zakat maal ini kemudian terbagi menjadi beberapa macam yaitu:
  • Zakat binatang ternak.
  • Zakat Pertanian.
  • Zakat Emas dan perak.
  • Zakat Perdagangan.

Namun, dalam fiqih kontempoler ada istilah zakat profesi, dan sampai saat ini masih terdapat perbedaan pendapat tentang jumlah pembayarannya berapa.
Yang jelas, sebagai seorang muslim, berzakat saja tiap bulan, toh nanti juga ada pahala pengganti di dunia dan di akhirat.

Wallahu A'lam.

Sunday, October 16, 2011

Benarkah Jenazah Ulama Dijaga Allah

Jenazah para ulama atau kyai memang dijaga oelh Allah SWT, baik dalam keadaan utuh, ataupun ditampakkan cahaya kuburnya, atau bahkan wangi pusaranya.
Terkadang memang benar ditunjukkan dengan beberapa tanda-tanda kebesaran Allah SWT, seperti jenazah yang wangi, masih utuh dan sebagainya.

Apa semua itu tanda karomah ulama.
Yang jelas, tanda-tanda kebesaran Allah ditunjukkan kepada kita sebagai bahan pelajaran dan renungan sekaligus bisa juga sebagai peringatan. Orang yang dekat dengan Allah SWT senantiasa akan berada dalam lindunganNya.

Lalu pelajaran apa yang bisa kita ambil.
Dengan adanya fenomena yang sering kita dengar atau bahkan kita lihat, kita bisa tahu bahwa orang yang baik itu pasti akan menuai kebaikan, akhir yang baik, di dunia dan di akhirat kelak.
Demikian juga sebaliknya.

Apakah Tipu Daya Iblis termasuk di dalamnya.
Memang benar iblis atau setan bisa berubah wujud, bisa menampakkan dirinya kepada manusia. Tapi, iblis tidak bisa meniru atau menyerupai bentuk yang baik.
Artinya, iblis tidak bisa menyerupai seseorang yang memang telah dijaga oleh Allah SWT.

Seperti halnya iblis tidak bisa menyerupai Nabi Muhammad SAW.
Dari itu, kalau ada orang yang telah bertemu dengan Rasulullah SAW dalam mimpi sekalipun, itu berarti memang benar beliaulah yang telah hadir dengan izin Allah SWT. Karena setan tak kuasa menyerupai nabi.

Doa Mengantar Orang Pergi Haji

"Zawwadakallohuttaqwaa, wawajjahaka fil khoiri, wakafaakal hamma."

Artinya:
Semoga Allah memberi bekal kepadamu berupa ketakwaan, dan semoga Allah senantiasa menghadapkan kepadamu perbuatan baik, dan semoga Allah melindungimu dari kesusahan.

Friday, October 14, 2011

Jin Juga ada yang Masuk Surga

Adalah snagat mengherankan ketika mendengar ada pendapat yang menyatakan bahwa akhir dari kehidupan adalah menjadi debu seperti binatang.

Padahal, Al Quran Al-Karim telah menegaskan setegas-tegasnya khususnya dalam Surat Ar-Rahman.

Allah SWT berfirman,


فَبِأَيِّ آلاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
فِيهِنَّ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ إِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلا جَانٌّ

Artinya:
55. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
56. di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
(QS. Ar-Rahman: 55-56)

Dari ayat tersebut, sudah sangat jelas dan sejelas-jelasnya bahwa jin juga akan mati dan ada yang masuk surga dan ada pula yang masuk neraka seperti manusia.

Mari kita renungkan ayat Al Qur'an berikut ini, yang mana nama jin dan manusia selalu disebut-sebut.

Allah SWt berfirman,


يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ وَالإنْسِ أَلَمْ يَأْتِكُمْ رُسُلٌ مِنْكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ آيَاتِي وَيُنْذِرُونَكُمْ لِقَاءَ يَوْمِكُمْ هَذَا قَالُوا شَهِدْنَا عَلَى أَنْفُسِنَا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَشَهِدُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ


ذَلِكَ أَنْ لَمْ يَكُنْ رَبُّكَ مُهْلِكَ الْقُرَى بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا غَافِلُونَ
وَلِكُلٍّ دَرَجَاتٌ مِمَّا عَمِلُوا وَمَا رَبُّكَ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ

Artinya:
130. Hai golongan jin dan manusia, Apakah belum datang kepadamu Rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayatKu dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? mereka berkata: "Kami menjadi saksi atas diri Kami sendiri", kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.

131. yang demikian itu adalah karena Tuhanmu tidaklah membinasakan kota-kota secara aniaya, sedang penduduknya dalam Keadaan lengah..

132. dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya. dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

Suami Suka Menyakiti

Tugas utama suami adalah memberikan nafkah dan menjadi imam dalam keluarga, baik shalat maupun dalam hal lain. Karena itu, Islam mengatur hubungan suami istri agar rumah tangga mereka menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah.

Allah SWT berfirman,

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Artinya:
"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. sebab itu Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka.

wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, Maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. kemudian jika mereka mentaatimu, Maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha besar."
(QS. An-Nisaa: 34).

Ayat tersebut menjelaskan kepada kita bahwa hubungan suami istri adalah hubungan keluarga dan saling berkaitan. Suami tidak boleh melakukan kekerasan kepada istri, baik menyakiti maupun memukul, sepanjang istri melakukan pekerjaannya dengan baik, karena tugas istri adalah menjaga keluarga.

Namun jika suami melanggar aturan syariat seperti tidak memberi nafkah, tidak shalat, maka istri wajib menegur dan memberi nasehat. jika suami tidak mau, maka istri boleh bermusyawarah kepada keluarga besarnya dengan tujuan agar keluarga menjadi lebih baik.

Thursday, October 13, 2011

Materi Asal Penciptaan Jin

Imam Muslim dalam shahihnya mencantumkan sebuah hadits yang diterima dari Urwah dari Aisyah yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Malaikat diciptakan dari cahaya, dan Jin diciptakan dari nyala api dan Adam diciptakan dari sesuatu yang telah disebutkan kepada kalian."

Dengan demikian, baik Al Qur'an maupun hadits telah menegaskan tentang materi asal penciptaan jin yaitu dari api, sekalipun dalam Al Qur'an dan Sunnah sesekali mengungkapnya dengan nyala api dan pada kali lain dengan api yang sangat panas.

Berikut dalil tentang asal materi penciptaan Jin.

1. Allah SWT berfirman,

وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ مِنْ نَارِ السَّمُومِ
Artinya:
"Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas."

2. Allah SWT berfirman:

قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ
Artinya:
"Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu aku menyuruhmu?" Menjawab iblis "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang Dia Engkau ciptakan dari tanah".

3. Allah SWT berfirman:

وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ

Artinya:
"Dan Dia menciptakan jin dari nyala api."

Tuesday, October 11, 2011

Kapan Penciptaan Jin

Allah SWT menciptakan jin sebelum menciptakan manusia dengan selisih waktu yang lama bila dikiaskan pada manusia maupun jin sendiri.

Allah SWT berfirman,

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الإنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ مِنْ حَمَإٍ مَسْنُونٍ
وَالْجَانَّ خَلَقْنَاهُ مِنْ قَبْلُ مِنْ نَارِ السَّمُومِ

Artinya:
"Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas."
(QS. Al-Hijr: 26-27).

Kata sebelum dalam ayat di atas menunjukkan bahwa pada waktu yag sangat lama, yang menunjukkan usia penghunian jin di muka bumi sebelum manusia. Dengan demikian, selisih waktu tersebut bukan hanya 40 tahun sebagaimana banyak orang yang mengatakannya, akan tetapi ia merupakan waktu yang lama, sebab 40 tahun bisa jadi tidak melebihi waktu penyusuan bayi jin.
Wallahu A'lam.

Saturday, October 8, 2011

Asal Kata Jin

Dari segi bahasa, Al-Jinn adalah lawan kata Al-Ins (manusia).
Disebut-sebut bahwa jika dikatakan anastu asy-syai'a yang berarti saya melihat sesuatu.

Allah SWT berfirman,

فَلَمَّا قَضَى مُوسَى الأجَلَ وَسَارَ بِأَهْلِهِ آنَسَ مِنْ جَانِبِ الطُّورِ نَارًا قَالَ لأهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ جَذْوَةٍ مِنَ النَّارِ لَعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَ

Artinya:
Maka tatkala Musa telah menyelesaikan waktu yang ditentukan dan Dia berangkat dengan keluarganya, dilihatnyalah api di lereng gunung ia berkata kepada keluarganya:
"Tunggulah (di sini), Sesungguhnya aku melihat api, Mudah-mudahan aku dapat membawa suatu berita kepadamu dari (tempat) api itu atau (membawa) sesuluh api, agar kamu dapat menghangatkan badan".

Kalau menurut kosakata dalam bahasa Arab, katan Jin terdiri dari huruf Jim dan Nun.
Dengan berbagai bentuknya, memiliki pengertian "Benda" atau "Makhluk" yang tersembunyi.

Friday, October 7, 2011

Al Quran Palsu Beredar di Makkah

Hanya ingin memberi peringatan hati-hati untuk para jamaah haji Indonesia agar tidak tertipu dengan beredarnya Al Qur'an palsu di Makkah dengan judul The True Furqan.

Al Qur'an tersebut merupakan cetakan dari luar negeri yang sengaja salah cetak atau memang disengaja kurang jelas difinisinya.
Umat Islam tidak usah risau karena Al Qur'an yang asli adalah wahyu Allah SWT yang keasliannya akan dijamin, dijaga oleh Allah SWT.

Saya berharap umat Islam terutama calon jamaah haji tidak membeli Al Qur'an cetakan luar negeri, karena di Indonesia Al Qur'an sudah tersedia dan lebih bagus. Juga kebenarannya terjamin karena sudah mendapatkan tashih dari para hafidz dan ulama Al Qur'an.

Inilah beberapa gambar tentang Al Qur'an palsu tersebut yang berjudul:
The True Furqan




Berikut rangkuman pesan dari KH Said Aqil Siradj, Ketua PBNU.
Belilah cetakan kita (dalam negeri).
Peredaran Al Qur'an palsu merupakan kesalahan impor dari Arab Saudi. Pasalnya, Arab Saudi membiarkan Al Qur'an impor masuk dan menjadi konsumen jamaah haji dan umrah.
Karena itu saya (KH Said Aqil, red) berharap umat Islam Indonesia tidak lagi membeli Al Qur'an cetakan luar negeri, karena di Indonesia Al Qur'an sudah tersedia banyak.

Juga, umat islam perlu waspada dengan beredarnya Al Qur'an palsu yang sengaja ingin merusak keharmonisan umat islam.
(dicuplik lewat tv, maaf kalau kurang akurat, soalnya didengar dan dilihat di salah satu televisi).

Thursday, October 6, 2011

Dalil Menggunakan Jimat

Jimat bukanlah hal asing lagi. Di samping jimat, ada istilah penglaris, penangkal, aji-aji, susuk, rajah dan lain sebagainya. Memang semua itu berbeda nama tetapi pada hakikatnya sama.
Arti jimat di sini adalah segala sesuatu yang diyakini bisa mendatangkan manfaat atau hilangnya kesulitan sehingga orang orang menjadi tergantung dengan benda itu.

Tak bisa dipungkiri, praktek penggunaan jimat dan sebangsanya masih marak di tengah masyarakat. Banyak orang yang suka dan memburunya, apalagi paranormal yang mengaku memiliki dan menjual jimat yang katanya bisa untuk menjaga diri, menaklukkan orang dan sebagainya, sebagaimana kita lihat di berbagai media, penampilannya seperti seorang kyai atau ustadz.

Tentu saja apa yang ditawarkan oleh paranormal dengan busana ustadznya itu bisa dengan mudah dibenarkan oleh orang awam yang menganggap bahwa yang demikian bukanlah menyimpang karena dikatakan oleh seorang ustadz.

Padahal, apapun namanya, sesuatu tidak bisa mendatangkan manfaat atau mudharat sedikitpun kecuali dengan izin Allah SWT. Itulah yang harus diyakini oleh seorang muslim. Sehingga, seorang muslim tidak boleh menggantungkan atau meyakini bahwa benda atau sesuatu dianggap bisa mendatangkan kebaikan atau keburukan.

Dalil atau dasar pijakan postingan ini adalah ayat suci Al Qur'an berikut ini:
Dalil I.

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إِلا هُوَ وَإِنْ يَمْسَسْكَ بِخَيْرٍ فَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya:
"Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, Maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri. dan jika Dia mendatangkan kebaikan kepadamu, Maka Dia Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu."
(QS. Al-An'am: 17)

Dalil II.

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلا كَاشِفَ لَهُ إِلا هُوَ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلا رَادَّ لِفَضْلِهِ يُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Artinya:
"Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, Maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, Maka tak ada yang dapat menolak kurniaNya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
QS. Yunus: 107).

Monday, October 3, 2011

Ruqyah yang Dilarang

Sebelumnya telah dibahas ruqyah yang diperbolehkan, dan sekarang mari kita lihat ruqyah yang tidak diperbolehkan atau dilarang.

Ruqyah yang dilarang adalah jika dalam meruqyah terdapat kalimat-kalimat yang diharamkan seperti kalimat yang mengandung kesyirikan atau tidak diketahui maknanya dan kemungkinan mengandung kekufuran.
Karena pastilah apa-apa yang diharamkan Allah SWT dan Rasul-Nya mengandung mudharat yang jauh lebih besar ketimbang manfaatnya.

Dengan demikian, bisa dipahami bahwa segala ruqyah yang berlawanan dengan tiga syarat di atas jelas tidak diperbolehkan.
Nah, sekarang apa saja ruqyah yang dilarang tersebut.

Mari kita telaah bersama:

1. Ruqyah yang mengandung permohonan bantuan dan perlindungan kepada selain Allah SWT.
Ruqyah-ruqyah seperti ini sering dipakai oleh para dukun, tukang sihir. Banyak orang awam yang terkecoh dengan penampilan sebagian mereka yang memakai atribut agama dan sebagainya. Padahal ruqyah yang mereka lakukan dan ajarkan berbau mistik serta sarat dengan kesyirikan.

Pengobatan alternatif dengan cara mendatangi dukun, tukang sihir, dan sebagainya yang tidak sesuai dengan syariat agama Islam, dapat mengakibatkan jatuh ke dalam perbuatan syirik dan dosa besar.

Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa yang datang kepada dukun, lalu menanyakan kepadanya tentang sesuatu, dan meyakininya, maka tidak akan diterima shalatnya selama 40 hari."


2. Ruqyah dengan bahasa yang tidak dipahami maknanya.
Ibnu Taimiyyah dalam Majmu Fatawa mengatakan, para ulama melarang meruqyah dengan sesuatu yang tidak diketahui maknanya karena bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kesyirikan walaupun orang yang meruqyah itu tidak mengetahui bahwa itu syirik.

Lalu apa alasannya bila meggunakan bahasa yang tidak dipahami maknanya dilarang melakukan ruqyah...
Ini karena orang yang mengucapkan tidak mengetahui apakah ruqyah itu menggunakan nama-nama Allah SWT,  para malaikat atau para syetan. Orang itu pun tidak mengetahui apakah di dalam terdapat kekafiran atau keimanan kebenaran atau kebatilan, kemanfaatan atau marabahaya dan apakah itu ruqyah atau sihir.

Malah menjadi aneh jika mengharapkan sesuatu namun tidak mengetahui permohonan-permohonan yang terlontar dari mulut. Karena ruqyah yang diperbolehkan adalah diketahui makna permohonannya dan hanya ditujukan kepada Allah SWT.

3. Ruqyah yang diyakini bahwa pelaku bisa menyembuhkan dengan sendiri tanpa kekuasaan Allah SWT.
Hal ini jelas bertentangan dengan ajaran Tauhid. Karena ruqyah merupakan sarana saja. Peruqyah ibarat dokter, sedangkan ruqyah ibarat obat. Dokter dan obat tidak akan bisa berbuat banyak jika Allah SWT tidak menghendaki.

Memang seorang hamba diperintahkan untuk berusaha agara mendapatkan kesembuhan.
namun hati tidak boleh bergantung kepada selain Allah SWT, karena hanya Allah-lah yang menciptkan segala sebab dan akibat.