Allah SWT telah menjadikan siang silih berganti sebagaimana kehidupan yang baru, sehingga setiap hamba akan memperbarui kekuatannya dan menyongsong amalan-amalannya.
Allah SWT berfirman,
"Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari.
Kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan."
(QS. Al-An'am: 60).
Uswah Islam Merupakan Cerita Suri Tauladan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW Untuk dijadikan Pelajaran Buat Kita Semua
Monday, January 31, 2011
Sunday, January 30, 2011
Menjaga Kebersihan
Sebagai umat Islam haruslah menjaga kebersihan.
Hampir di setiap tempat umum selalu ada himbauan yang bertuliskan,
"Kebersihan Sebagian Dari Iman."
Rasulullah SAW bersabda,
"Bersuci (kebersihan) sebagian dari iman, alhamdulillah dapat memenuhi timbangan (pada hari kiamat), subhanallah dan alhamdulillah dapat memenuhi antara langit dan bumi..."
(HR. Muslim).
Jadi kebersihan merupakan bukti kadar keimanan kita.
Apakah kita termasuk yang tanpa rasa bersalah membuang tisu ke jalan saat berkendara, membuang bangkai tikus, atau sampah lainnya.
Ataukah kita bersabar untuk membuang sampah sampai bertemu tempat sampah ya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Islam itu bersih.
Maka cintailah kebersihan, sebab tidaklah masuk surga kecuali orang yang bersih."
Hampir di setiap tempat umum selalu ada himbauan yang bertuliskan,
"Kebersihan Sebagian Dari Iman."
Rasulullah SAW bersabda,
"Bersuci (kebersihan) sebagian dari iman, alhamdulillah dapat memenuhi timbangan (pada hari kiamat), subhanallah dan alhamdulillah dapat memenuhi antara langit dan bumi..."
(HR. Muslim).
Jadi kebersihan merupakan bukti kadar keimanan kita.
Apakah kita termasuk yang tanpa rasa bersalah membuang tisu ke jalan saat berkendara, membuang bangkai tikus, atau sampah lainnya.
Ataukah kita bersabar untuk membuang sampah sampai bertemu tempat sampah ya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Islam itu bersih.
Maka cintailah kebersihan, sebab tidaklah masuk surga kecuali orang yang bersih."
Haji Adalah Pengingat dan Pelajaran
Haji adalah suatu pengingat dan pelajaran.
Adapun peringatan yang bisa diambil dari ibadah mulia ini adalah peringatan tentang hari kebangkitan dan berkumpulnya manusia di padang mahsyar.
Para jamaah haji mengenakan pakaian ikhrom sebagaimana pakaian yang dipakai oleh orang mati di kuburnya adalah ibarat yang sangat membekas tentang dahsyatnya hari itu.
Allah SWT berfirman,
"Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk)."
(QS. Hud: 103).
Dan adapun pelajaran yang bisa diambil adalah apa yang tersimpan dalam perjalanan hidup sang kekasih Allah SWT, yaitu Ibrahim dan Hajar.
Adapun peringatan yang bisa diambil dari ibadah mulia ini adalah peringatan tentang hari kebangkitan dan berkumpulnya manusia di padang mahsyar.
Para jamaah haji mengenakan pakaian ikhrom sebagaimana pakaian yang dipakai oleh orang mati di kuburnya adalah ibarat yang sangat membekas tentang dahsyatnya hari itu.
Allah SWT berfirman,
"Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan untuk (menghadapi)nya, dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk)."
(QS. Hud: 103).
Dan adapun pelajaran yang bisa diambil adalah apa yang tersimpan dalam perjalanan hidup sang kekasih Allah SWT, yaitu Ibrahim dan Hajar.
Saturday, January 29, 2011
Luruskan Shaf Shalat
Shaf shalat yang renggang dan tidak lurus akan mempengaruhi kesempurnaan shalat.
Rasulullah SAW bersabda,
"Luruskanlah shaf kalian, karena meluruskan shaf itu adalah termasuk kesempurnaan mendirikan shalat."
(HR. Al-Bukhari).
Rasulullah SAW bersabda,
"Luruskanlah shaf kalian, karena meluruskan shaf itu adalah termasuk kesempurnaan mendirikan shalat."
(HR. Al-Bukhari).
Friday, January 28, 2011
Munculnya Tukang Cerita
Al-Hafizh al-Iroqi r.a berkata,
"Diantara perkara-perkara yang diada-adakan setelah Rasulullah SAW adalah apa yang diada-adakan oleh para tukang cerita sepeninggal Rasulullah SAW diantara hal-hal yang diingkari oleh jamah dari para sahabat."
(Tahdzib Tahziril Khowwash min Akadzibil Qushshosh halaman 59).
Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Umar r.a, bahwa dia berkata,
"Belum ada cerita-cerita (dari tukang cerita) pada zaman Rasulullah SAW dan tidak juga pada zaman Abu Bakar dan Umar."
(HR. Ibnu Majah).
Riwayat yang lain dari Abdullah bin Umar menyatakan,
"Belum ada orang yang bercerita pada zaman Nabi SAW dan tidak juga pada zaman Abu Bakar dan Umar.
Adanya cerita-cerita adalah pada zaman fitnah."
(HR. Ibnu Hibban).
Riwayat-riwayat diatas menunjukkan bahwa adanya tukang-tukang cerita adalah perkara baru yang diada-adakan setelah zaman Rasulullah SAW serta Abu Bakar dan Umar, sedangkan Rasulullah sendiri bersabda,
"Dan waspadalah kalian terhadap perkara-perkara baru, karena setiap perkara yang baru adalah bid'ah dan setiap bod'ah adalah kesesatan."
(HR. Ahmad).
"Diantara perkara-perkara yang diada-adakan setelah Rasulullah SAW adalah apa yang diada-adakan oleh para tukang cerita sepeninggal Rasulullah SAW diantara hal-hal yang diingkari oleh jamah dari para sahabat."
(Tahdzib Tahziril Khowwash min Akadzibil Qushshosh halaman 59).
Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Umar r.a, bahwa dia berkata,
"Belum ada cerita-cerita (dari tukang cerita) pada zaman Rasulullah SAW dan tidak juga pada zaman Abu Bakar dan Umar."
(HR. Ibnu Majah).
Riwayat yang lain dari Abdullah bin Umar menyatakan,
"Belum ada orang yang bercerita pada zaman Nabi SAW dan tidak juga pada zaman Abu Bakar dan Umar.
Adanya cerita-cerita adalah pada zaman fitnah."
(HR. Ibnu Hibban).
Riwayat-riwayat diatas menunjukkan bahwa adanya tukang-tukang cerita adalah perkara baru yang diada-adakan setelah zaman Rasulullah SAW serta Abu Bakar dan Umar, sedangkan Rasulullah sendiri bersabda,
"Dan waspadalah kalian terhadap perkara-perkara baru, karena setiap perkara yang baru adalah bid'ah dan setiap bod'ah adalah kesesatan."
(HR. Ahmad).
Dua Cinta
Sebagai pemeluk agama Islam, ada dua bentuk cinta yang dikaruniakan oleh Allah Ta'ala kepada manusia.
Pertama.
Cinta yang bersifat materi atau duniawi.
Yaitu cinta terhadap apa saja yang di ingini, dan dalam bahasa al-quran disebut hubbusy-syahwat.
Allah SWT berfirman,
"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang disenangi dan diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.
Itulah kesenangan hidup di dunia.
Namun di sisi Allah lah tempat kembali yang paling baik."
(QS. Ali Imran: 14).
Lalu apakah manusia dilarang mencintai hal-hal yang disebutkan dalam ayat di atas.
Tidak.
Sama sekali tidak.
Islam sama sekali tidak melarang umatnya untuk mendapatkan kenikmatan hidup di dunia, bahkan secara tegas Allah SWT memerintahkan manusia untuk tidak melupakannya.
Kenikmatan dunia merupakan hak semua orang yang hidup di muka bumi.
Allah SWT berfirman,
"Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu kesenangan dan kebahagiaan negeri akhirat, namun janganlah kamu melupakan bagianmu dari kesenangan dan kebahagiaan hidup duniawi."
(QS. Al-Qashash: 77).
Hanya saja, Islam mengingatkan bahwa kebahagiaan hidup di dunia itu bersifat sementara.
Kesenangan di dunia itu bersifat tempore dan bersifat sementara saja.
Kedua.
Cinta kepada Allah.
Itulah mahabbah yang kedua yang bersifat ukhrawi atau mahabbatul iman.
Akan dibahas lain waktu saja.
Pertama.
Cinta yang bersifat materi atau duniawi.
Yaitu cinta terhadap apa saja yang di ingini, dan dalam bahasa al-quran disebut hubbusy-syahwat.
Allah SWT berfirman,
"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang disenangi dan diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang.
Itulah kesenangan hidup di dunia.
Namun di sisi Allah lah tempat kembali yang paling baik."
(QS. Ali Imran: 14).
Lalu apakah manusia dilarang mencintai hal-hal yang disebutkan dalam ayat di atas.
Tidak.
Sama sekali tidak.
Islam sama sekali tidak melarang umatnya untuk mendapatkan kenikmatan hidup di dunia, bahkan secara tegas Allah SWT memerintahkan manusia untuk tidak melupakannya.
Kenikmatan dunia merupakan hak semua orang yang hidup di muka bumi.
Allah SWT berfirman,
"Dan carilah pada apa yang telah dianugrahkan Allah kepadamu kesenangan dan kebahagiaan negeri akhirat, namun janganlah kamu melupakan bagianmu dari kesenangan dan kebahagiaan hidup duniawi."
(QS. Al-Qashash: 77).
Hanya saja, Islam mengingatkan bahwa kebahagiaan hidup di dunia itu bersifat sementara.
Kesenangan di dunia itu bersifat tempore dan bersifat sementara saja.
Kedua.
Cinta kepada Allah.
Itulah mahabbah yang kedua yang bersifat ukhrawi atau mahabbatul iman.
Akan dibahas lain waktu saja.
Sunday, January 23, 2011
Beramal Dengan Ilmu
Seorang da'i hendaknya beramal sesuai dengan ilmu yang dia dakwahkan, sehingga dakwahnya akan lebih mengena pada diri obyek dakwahnya.
Allah SWT berfirman,
"Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang.
(QS. Hud: 88).
Orang yang beramal dan konsisten dengan amalannya, pada dasarnya merupakan bentuk dakwah juga.
Allah SWT berfirman,
"Dan aku tidak berkehendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larang.
(QS. Hud: 88).
Orang yang beramal dan konsisten dengan amalannya, pada dasarnya merupakan bentuk dakwah juga.
Waktu Shalat Gerhana
Waktu shalat gerhana diawali sejak dimulainya terjadi gerhana, yaitu ketika matahari atau bulan sudah mulai kehilangan sebagian cahayanya, dan berakhir sampai selesainya gerhana yaitu matahari atau bulan sudah pulih kembali seperti semula.
Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW,
"Apabila kalian melihat keduanya (gerhana matahari dan bulan), maka berdoalah kepada Alloh dan shalatlah sampai terang kembali."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Waktu yang tepat jangan lupa membaca blog kami yang baru Kisah Islamiah
Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW,
"Apabila kalian melihat keduanya (gerhana matahari dan bulan), maka berdoalah kepada Alloh dan shalatlah sampai terang kembali."
(HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Waktu yang tepat jangan lupa membaca blog kami yang baru Kisah Islamiah
Saturday, January 22, 2011
Wasiat Takwa
Takwa itu adalah sebuah kunci untuk umat Islam agar selamat dari neraka.
Seringkali kita mendengar wasiat seorang khotib kepada para jama'ahnya untuk bertakwa kepada Alloh SWT.
Ittaqulloh...ittaqulloh...ittaqulloh...hingga beberapa kali.
Sebuah wasiat yang singkat, namun penuh makna.
Hal ini karena pentingnya wasiat takwa, dan itulah wasiat Allah SWT kepada para hamba-Nya dari awal sampai akhir zaman.
Allah SWT berfirman,
"Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu supaya bertakwa kepada Allah."
(QS. An-Nisa': 131).
Seringkali kita mendengar wasiat seorang khotib kepada para jama'ahnya untuk bertakwa kepada Alloh SWT.
Ittaqulloh...ittaqulloh...ittaqulloh...hingga beberapa kali.
Sebuah wasiat yang singkat, namun penuh makna.
Hal ini karena pentingnya wasiat takwa, dan itulah wasiat Allah SWT kepada para hamba-Nya dari awal sampai akhir zaman.
Allah SWT berfirman,
"Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu supaya bertakwa kepada Allah."
(QS. An-Nisa': 131).
Friday, January 21, 2011
Waktu Yang Dilarang Untuk Berdagang
Sepanjang tahun, hanya ada satu waktu yang padanya Anda dilarang untuk mengadakan perniagaan /berdagang.
Sebagai umat Islam, sebaiknya sudah memahami akan hal ini.
Waktu itu adalah sejak muadzin mengumandangkan adzan kedua pada hari Jum'at hingga Anda selesai dari mendirikan sholat Jum'at.
Ketentuan ini berdasarkan Al-Qur'an.
Alloh berfirman,
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Alloh dan tinggalkanlah jual beli.
Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
(QS. Al-Jumu'ah: 9).
Sebagai umat Islam, sebaiknya sudah memahami akan hal ini.
Waktu itu adalah sejak muadzin mengumandangkan adzan kedua pada hari Jum'at hingga Anda selesai dari mendirikan sholat Jum'at.
Ketentuan ini berdasarkan Al-Qur'an.
Alloh berfirman,
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sholat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Alloh dan tinggalkanlah jual beli.
Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
(QS. Al-Jumu'ah: 9).
Thursday, January 20, 2011
Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus
Alloh SWT berfirman,
"Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
(QS. Al-Fatihah: 7).
"Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
(QS. Al-Fatihah: 7).
Ilmu dan Amal
Orang yang mempunyai ilmu tetapi tidak beramal, sungguh dia telah menyerupai kaum Yahudi yang mendapat murka dari Alloh.
Begitu juga sebaliknya, orang yang beramal tanpa ilmu, sungguh dia telah menyerupai kaum Nasrani yang telah tersesat.
Alloh tidak menghendaki itu semua, bahkan kita diperintahkan untuk selalu memohon agar diberi petunjuk ke jalan yang lurus.
Begitu juga sebaliknya, orang yang beramal tanpa ilmu, sungguh dia telah menyerupai kaum Nasrani yang telah tersesat.
Alloh tidak menghendaki itu semua, bahkan kita diperintahkan untuk selalu memohon agar diberi petunjuk ke jalan yang lurus.
Pembagian Warisan Untuk Anak
Dalam Islam, pembagian warisan untuk anak bisa berpedoman akan al-Qur'an.
Ketahuilah bahwa ketika Alloh menentukan bahwa bagian anak lelaki dari warisan orang tuanya 2 kali lipat dari warisan anak wanita.
Maka itu sesuai dengan kodrat mereka.
Alloh berfirman,
"Alloh telah mensyari'atkan atas kalian perihal warisan anak-anakmu.
Anak lelaki mendapatkan bagian sama dengan 2 anak wanita."
(QS. An-Nisa': 11).
Syari'at ini sesuai dengan garis kodrat lelaki yang berkewajiban untuk menafkahi dan memimpin kaum wanita.
Dengan demikian, syari'at Islam ini adil dan tidak ada yang perlu dirisaukan.
Ketahuilah bahwa ketika Alloh menentukan bahwa bagian anak lelaki dari warisan orang tuanya 2 kali lipat dari warisan anak wanita.
Maka itu sesuai dengan kodrat mereka.
Alloh berfirman,
"Alloh telah mensyari'atkan atas kalian perihal warisan anak-anakmu.
Anak lelaki mendapatkan bagian sama dengan 2 anak wanita."
(QS. An-Nisa': 11).
Syari'at ini sesuai dengan garis kodrat lelaki yang berkewajiban untuk menafkahi dan memimpin kaum wanita.
Dengan demikian, syari'at Islam ini adil dan tidak ada yang perlu dirisaukan.
Pahala Sholat Qobliyah Subuh
Sholat 2 roka'at qobliyah subuh termasuk sholat sunnah yang sangat ditekankan bagi setiap muslim.
Pahala kebaikannya begitu besar, melebihi dunia dan seisinya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Dua roka'at (qobliyah) subuh pahalanya lebih baik dari dunia dan seisinya."
(HR. Muslim).
Maka dari itu kawan, mari kita selalu berusaha untuk mengerjakan sholat sunnah Qobliyah subuh ini.
Uswah Islam juga selalu berusaha ke arah sana.
Pahala kebaikannya begitu besar, melebihi dunia dan seisinya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Dua roka'at (qobliyah) subuh pahalanya lebih baik dari dunia dan seisinya."
(HR. Muslim).
Maka dari itu kawan, mari kita selalu berusaha untuk mengerjakan sholat sunnah Qobliyah subuh ini.
Uswah Islam juga selalu berusaha ke arah sana.
Wednesday, January 19, 2011
Berbaik Sangka | Husnudzon
Husnudzon kepada Alloh dan Rasul-Nya merupakan tuntutan tauhid, sedangkan su'udzon kepada keduanya termasuk kekufuran.
Dari Jabir bin Abdillah r.a, ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda 3 hari sebelum meninggalnya.
"Janganlah salah seorang diantara kalian meninggal dunia kecuali dalam keadaan berbaik sangka kepada Alloh Azza Wa Jalla."
(HR. Muslim).
Dari Jabir bin Abdillah r.a, ia berkata:
Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda 3 hari sebelum meninggalnya.
"Janganlah salah seorang diantara kalian meninggal dunia kecuali dalam keadaan berbaik sangka kepada Alloh Azza Wa Jalla."
(HR. Muslim).
Harta Benda Hanya Cobaan
Dan ketahuilah bahwa harta benda dan anak keturunanmu hanyalah cobaan, dan sesungguhnya Alloh, disisi-Nya terdapat pahala yang agung.
(QS. An-Anfal: 28).
(QS. An-Anfal: 28).
Dalil Tentang Pengacara
Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Alloh wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat.
(QS. An-Nisa': 105).
(QS. An-Nisa': 105).
Hukum Mendoakan Non Muslim
Mendoakan orang non muslim hukumnya boleh saja asalkan hanya berkenaan dengan masalah duniawi.
Misalnya doa kesuksesan usaha, panjang umur, kesabaran menghadapi musibah dan lain sebagainya.
Doa itu diucapkan dan diamini oleh pemeluk agama yang sama.
Jadi jika kita umat Islam diharamkan mengamini doa penganut agama lain.
Sebaiknya diam saja.
Uswah Islam mengambil pedoman dari ayat Al-Qur'an berikut:
Allah SWT berfirman,
"Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabatnya, sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam."
(QS. At-Taubah: 13).
Wallohu A'lam.
Misalnya doa kesuksesan usaha, panjang umur, kesabaran menghadapi musibah dan lain sebagainya.
Doa itu diucapkan dan diamini oleh pemeluk agama yang sama.
Jadi jika kita umat Islam diharamkan mengamini doa penganut agama lain.
Sebaiknya diam saja.
Uswah Islam mengambil pedoman dari ayat Al-Qur'an berikut:
Allah SWT berfirman,
"Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabatnya, sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam."
(QS. At-Taubah: 13).
Wallohu A'lam.
Tuesday, January 18, 2011
Musibah Adalah Takdir Alloh
Segala yang menimpa seorang hamba di dunia ini baik berupa kebaikan maupun kejelekan, seluruhnya telah ditakdirkan atas dirinya.
Tidak akan menimpa seorang hamba kecuali apa yang telah dituliskan padanya.
Hal ini telah ditunjukkan oleh al-Qur'an.
Alloh berfirman,
Katakanlah," Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Alloh untuk kami.
Dialah pelindung kami dan hanya kepada Alloh orang-orang yang beriman harus tawakal."
(QS. At-Taubah: 51).
Tidak akan menimpa seorang hamba kecuali apa yang telah dituliskan padanya.
Hal ini telah ditunjukkan oleh al-Qur'an.
Alloh berfirman,
Katakanlah," Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Alloh untuk kami.
Dialah pelindung kami dan hanya kepada Alloh orang-orang yang beriman harus tawakal."
(QS. At-Taubah: 51).
Pria yang Baik Agama dan Akhlak
Salah satu kriteria yang seharusnya menjadi pertimbangan utama seorang wanita dalam memilih pasangan hidupnya adalah pria itu baik agama dan akhlaknya.
Dari Abu Hatim al-Muzani r.a, berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Apabila ada seseorang yang kalian ridho agama dan akhlaknya datang pada kalian, maka nikahkanlah.
Kalau tidak maka akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di bumi."
(HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim dengan sanad hasan).
Dari Abu Hatim al-Muzani r.a, berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Apabila ada seseorang yang kalian ridho agama dan akhlaknya datang pada kalian, maka nikahkanlah.
Kalau tidak maka akan terjadi fitnah dan kerusakan besar di bumi."
(HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah, al-Hakim dengan sanad hasan).
Hidup Berkeluarga Penuh Ujian
Hidup di dunia ini penuh ujian.
Terkadang istri diuji dengan suaminya yang jahat seperti Fir'aun.
Suami diuji dengan istri yang membangkang seperti Nabi Luth.
Orang tua diuji dengan anak yang nakal seperti Nabi Nuh dan seperti Rasulullah SAW diuji dengan pamannya yang memusuhinya.
Jika kita memahami perkara ini, insya Alloh jiwa kita akan tenang.
Wallohu a'lam.
Terkadang istri diuji dengan suaminya yang jahat seperti Fir'aun.
Suami diuji dengan istri yang membangkang seperti Nabi Luth.
Orang tua diuji dengan anak yang nakal seperti Nabi Nuh dan seperti Rasulullah SAW diuji dengan pamannya yang memusuhinya.
Jika kita memahami perkara ini, insya Alloh jiwa kita akan tenang.
Wallohu a'lam.
Doa Untuk Menenangkan Jiwa Suami atau Istri
Ya rumah tangga kadang bisa buyar juga.
Kebaikan istri yang berada di rumah suami akan dikenang oleh suami dimana pun ia berada.
Adapun doa untuk menenangkan jiwa misalnya adalah:
"Wahai Robb kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Furqon: 74).
Jika istri yang berdoa, maka yang dimaksud istri-istri kami adalah suami kami.
Wallohu a'lam.
Kebaikan istri yang berada di rumah suami akan dikenang oleh suami dimana pun ia berada.
Adapun doa untuk menenangkan jiwa misalnya adalah:
"Wahai Robb kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Furqon: 74).
Jika istri yang berdoa, maka yang dimaksud istri-istri kami adalah suami kami.
Wallohu a'lam.
Berbuat Baik Kepada Wanita
Agama Islam mengajarkan, agar para suami hendaknya memahami watak wanita.
Suami hendaknya memahami hadits di bawah ini, sebagai bekal hidup agar tidak selalu tegang menghadapi istri yang suka membantah apabila dinasehati.
Dari Sahabat Abu Huroirah r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa beriman kepada Alloh dan hari akhir, janganlah ia menyakiti tetangganya.
Dan hendaklah kalian melaksanakan wasiatku untuk berbuat baik kepada para wanita, sebab mereka itu diciptakan dari tulang rusuk.
Dan tulang rusuk yang paling bengkok ialah yang paling atas.
Jika engkau meluruskannya berarti engkau mematahkannya, dan jika engkau membiarkannya maka ia akan tetap bengkok.
Maka hendaklah kalian melaksanakan wasiatku untuk berbuat baik kepada wanita."
(Muttafaq Alaih).
Dari sahabat Abu Huroiroh r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Jika engkau menikmatinya, maka engkau akan menikmatinya di atas kebengkokannya.
Namun jika engkau meluruskannya, berarti engkau mematahkannya, dan mematahkannya adalah mencerainya."
(HR. Muslim).
Suami hendaknya memahami hadits di bawah ini, sebagai bekal hidup agar tidak selalu tegang menghadapi istri yang suka membantah apabila dinasehati.
Dari Sahabat Abu Huroirah r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa beriman kepada Alloh dan hari akhir, janganlah ia menyakiti tetangganya.
Dan hendaklah kalian melaksanakan wasiatku untuk berbuat baik kepada para wanita, sebab mereka itu diciptakan dari tulang rusuk.
Dan tulang rusuk yang paling bengkok ialah yang paling atas.
Jika engkau meluruskannya berarti engkau mematahkannya, dan jika engkau membiarkannya maka ia akan tetap bengkok.
Maka hendaklah kalian melaksanakan wasiatku untuk berbuat baik kepada wanita."
(Muttafaq Alaih).
Dari sahabat Abu Huroiroh r.a, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Jika engkau menikmatinya, maka engkau akan menikmatinya di atas kebengkokannya.
Namun jika engkau meluruskannya, berarti engkau mematahkannya, dan mematahkannya adalah mencerainya."
(HR. Muslim).
Orang Tua Tak Boleh Memaksa Gadis Menikah
Dalam ajaran Islam, orang tua tidak boleh memaksa putri gadisnya bila dia tidak menyayangi lelaki pilihan orang tua atau keluarga.
Hal ini berdasarkan hadits yang shohih.
Orang yang mengaku Muslim tapi tidak sholat dengan sengaja tanpa udzur, apalagi mengingkarinya, maka tidak boleh menikah dengan wanita ahli ibadah.
Rasulullah SAW bersabda,
"Perjanjian antara kami dan mereka adalah sholat.
Barangsiapa yang meninggalkannya maka dia kafir."
(HR.Ibnu Majah).
Hal ini berdasarkan hadits yang shohih.
Orang yang mengaku Muslim tapi tidak sholat dengan sengaja tanpa udzur, apalagi mengingkarinya, maka tidak boleh menikah dengan wanita ahli ibadah.
Rasulullah SAW bersabda,
"Perjanjian antara kami dan mereka adalah sholat.
Barangsiapa yang meninggalkannya maka dia kafir."
(HR.Ibnu Majah).
Monday, January 17, 2011
Tunaikan Sholat Tepat Waktu
Orang yang segera sholat pada awal waktunya menunjukkan hatinya hidup, semangat mengerjakan sholat, dan insya Alloh akan meraih khusyuk.
Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda,
"Seandainya manusia mengerti (besarnya pahala) dalam adzan dan keutamaan shoff yang pertama lalu mereka tidak menjumpainya melainkan harus diundi, tentu mereka akan ikut berundi."
(HR.Al-Bukhori).
Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah bersabda,
"Seandainya manusia mengerti (besarnya pahala) dalam adzan dan keutamaan shoff yang pertama lalu mereka tidak menjumpainya melainkan harus diundi, tentu mereka akan ikut berundi."
(HR.Al-Bukhori).
Solusi Hadapi Kesulitan
Bisa jadi saat kita ada masalah, misalnya saja ada kebutuhan yang mendadak dan butuh uang, mungkin yang kita ingat pertama kali adalah utang dan minta tolong kepada teman atau keluarga dekat.
Alangkah indahnya jika kita langsung ingat Allah SWT, beristighfar dan berdoa kepadaNya.
Sebab salah satu kunci lepas dari masalah adalah dengan beristighfar.
Uswah Islam juga sedang menuju ke arah situ.
Alangkah indahnya jika kita langsung ingat Allah SWT, beristighfar dan berdoa kepadaNya.
Sebab salah satu kunci lepas dari masalah adalah dengan beristighfar.
Uswah Islam juga sedang menuju ke arah situ.
Saturday, January 15, 2011
Anak Yatim Berhak Menerima Hartanya
Islam sangat melindungi anak yatim yang belum akil baligh.
Alloh berfirman,
"Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin.
Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya."
(QS.an-Nisa':6).
Jadi apabila anak yati itu sudah baligh dan sehat akalnya, pandai membelanjakan hartanya dan wajar menurut umumnya orang yang berakal sehat, bukan seperti orang bodoh yang menghamburkan harta, maka anak yatim berhak menerima hartanya.
Alloh berfirman,
"Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin.
Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya."
(QS.an-Nisa':6).
Jadi apabila anak yati itu sudah baligh dan sehat akalnya, pandai membelanjakan hartanya dan wajar menurut umumnya orang yang berakal sehat, bukan seperti orang bodoh yang menghamburkan harta, maka anak yatim berhak menerima hartanya.
Friday, January 14, 2011
Doa Mudahkan Urusan
Doa Mudahkan Urusan
"Rabbisy rohli shodrii wayassirlii amrii wahlul 'uqdatam millisaanii yafqahuu qauli"
Artinya:
"Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku."
"Rabbisy rohli shodrii wayassirlii amrii wahlul 'uqdatam millisaanii yafqahuu qauli"
Artinya:
"Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku."
Pentingnya Shalat Jamaah
Agar shalat kita menjadi sempurna maka kita harus shalat berjamaah.
Begitu pentingnya shalat berjamaah sampai-sampai mulai zaman Rasulullah SAW sampai pada zaman para imam madzhab, mereka semua sangat memperhatikannya.
Begitu pentingnya shalat berjamaah sampai-sampai mulai zaman Rasulullah SAW sampai pada zaman para imam madzhab, mereka semua sangat memperhatikannya.
Thursday, January 13, 2011
Poligami Harus Adil
Poligami dibolehkan dalam agama Islam, namun harus adil dalam menjalankannya.
"Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi, dua, tiga atau empat.
Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja atau budak-budak yang kamu miliki.
Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya."
(An-Nisa':3).
"Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi, dua, tiga atau empat.
Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja atau budak-budak yang kamu miliki.
Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya."
(An-Nisa':3).
Golongan Orang Yang Berdzikir
Golongan orang yang berdzikir.
Apabila seorang laki-laki membangunkan istrinya pada waktu malam, kemudian keduanya shalat dua rakaat, maka masing-masing dicatat dalam golongan orang-orang yang selalu dzikir kepada Allah Ta'ala.
(HR.Abu Dawud).
Apabila seorang laki-laki membangunkan istrinya pada waktu malam, kemudian keduanya shalat dua rakaat, maka masing-masing dicatat dalam golongan orang-orang yang selalu dzikir kepada Allah Ta'ala.
(HR.Abu Dawud).
Wednesday, January 12, 2011
Azab Peminum Arak
Azab Peminum Arak yang tak pernah berhenti-henti.
Islam melarang minum minuman keras.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa mati dalam keadaan tidak berhenti minum arak, niscaya Allah Ta'ala akan memberinya minum air sungai Ghuthah.
Yaitu sungai di neraka yang bersumber dari kemaluan para pelacur."
(HR.Imam Ahmad)
Islam melarang minum minuman keras.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa mati dalam keadaan tidak berhenti minum arak, niscaya Allah Ta'ala akan memberinya minum air sungai Ghuthah.
Yaitu sungai di neraka yang bersumber dari kemaluan para pelacur."
(HR.Imam Ahmad)
Tuesday, January 11, 2011
Poligami Dalam Islam
Islam membolehkan poligami alias menikahi wanita lebih dari satu.
Dengan syarat mampu dan adil.
Kalau syarat tersebut dapat dipenuhi ya boleh saja.
Tapi di jaman sekarang, syarat itu sungguh sangat berat untuk dilaksanakan.
Kalau sulit dan dirasa tak mampu memenuhi syarat tersebut, sebaiknya jauhi saja niat poligami.
Dengan syarat mampu dan adil.
Kalau syarat tersebut dapat dipenuhi ya boleh saja.
Tapi di jaman sekarang, syarat itu sungguh sangat berat untuk dilaksanakan.
Kalau sulit dan dirasa tak mampu memenuhi syarat tersebut, sebaiknya jauhi saja niat poligami.
Islam adalah Agama Rahmatan Lil Alamin
Islam adalah agama rahmatan lil alamin.
Agama Islam membawa konsep optimis dan besyukur kepada Allah SWT.
Hidup, jodoh dan rejeki ditentukan oleh Allah SWT.
Mari kita sandarkan semua harapan, masalah dan keinginan hanya kepada Allah SWT.
Agama Islam membawa konsep optimis dan besyukur kepada Allah SWT.
Hidup, jodoh dan rejeki ditentukan oleh Allah SWT.
Mari kita sandarkan semua harapan, masalah dan keinginan hanya kepada Allah SWT.