Selain merupakan panggilan salat, adzan ternyata bisa mengusir setan.Suara adzan sangat ditakuti setan hingga ia tidak berani mendekati tempat adzan tersebut dikumandangkan.Selain itu, setan juga takut dengan suara iqamah.
Rasulullah SAW bersabda bahwa sesungguhnya jika adzan dikumandangkan, maka setan keluar dari masjid dengan disertai kentut.Namun bila muadzin selesai mengumandangkan adzan, setan akan kembali lagi ke masjid itu.Jika suara iqamah dikumandangkan setan akan keluar lagi dari masjid dengan disertai pula dengan kentut.
Setelah iqamah selesai, maka setan akan kembali lagi ke masjid untuk mendatangi orang yang sedang shalat.Hal itu ditegaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda,"Jika adzan dikumandangkan, setan melarikan diri yang disertai dengan suara kentut hingga tidak mendengar adzan, bila adzan telah selesai setan kembali lagi, dan jika mendengar iqamah lari lagi.Dan tatkala selesai, kembali lagi hingga tersirat di hati."
Uswah Islam Merupakan Cerita Suri Tauladan dari Sahabat Nabi Muhammad SAW Untuk dijadikan Pelajaran Buat Kita Semua
Friday, April 30, 2010
Thursday, April 29, 2010
Kisah Para Sahabat
Dari Ibunda Aisyah ra, ia berkata,"Bersabda Rasulullah SAW:
"Ketika aku tidur dan aku bermimpi di sorga ku dengar suara orang membaca, lalu aku berkata:"Siapa ini?"
mereka berkata:"Ini adalah Harits bin Nu'man" lalu berkata kepada Aisyah:"Seperti itulah kebaikan.
"Adalah Harits bin Nu'man orang yang paling berbakti kepada ibunya."
Dan dari Aisyah pula berkata:"Dua orang dari sahabat nabi yang paling berbakti kepada ibunya di antara umat islam adalah Utsman bin Affan dan Harits bin Nu'man.
"Dan masih banyak lagi sahabat-sahabat yang sangat berbakti kepada kedua orang tuanya.Bakti yang tidak bisa di nilai dengan emas dan permata, melainkan kebaktian yang hanya bisa di nilai dengan surga.
Karena ridha Allah berada pada ridha orang tua, murka Allah berada pada murka orang tua.Dalam salah satu hadits tentang seorang yang paling berbakti kepada ibunya, dia adalah Uais bin Amir.
Rasulullah bersabda:"Sesungguhnya sebaik-baik tabi'in adalah seorang yang di kenal dengan Uais.
Dia mempunyai seorang ibu dan dia selalu berbakti kepadanya, jikalau aku bersumpah demi Allah sungguh aku akan mentaatinya, dia mempunyai tanda putih, maka jumpailah dia dan mohon istighfar kepada Allah lewat dia."
"Ketika aku tidur dan aku bermimpi di sorga ku dengar suara orang membaca, lalu aku berkata:"Siapa ini?"
mereka berkata:"Ini adalah Harits bin Nu'man" lalu berkata kepada Aisyah:"Seperti itulah kebaikan.
"Adalah Harits bin Nu'man orang yang paling berbakti kepada ibunya."
Dan dari Aisyah pula berkata:"Dua orang dari sahabat nabi yang paling berbakti kepada ibunya di antara umat islam adalah Utsman bin Affan dan Harits bin Nu'man.
"Dan masih banyak lagi sahabat-sahabat yang sangat berbakti kepada kedua orang tuanya.Bakti yang tidak bisa di nilai dengan emas dan permata, melainkan kebaktian yang hanya bisa di nilai dengan surga.
Karena ridha Allah berada pada ridha orang tua, murka Allah berada pada murka orang tua.Dalam salah satu hadits tentang seorang yang paling berbakti kepada ibunya, dia adalah Uais bin Amir.
Rasulullah bersabda:"Sesungguhnya sebaik-baik tabi'in adalah seorang yang di kenal dengan Uais.
Dia mempunyai seorang ibu dan dia selalu berbakti kepadanya, jikalau aku bersumpah demi Allah sungguh aku akan mentaatinya, dia mempunyai tanda putih, maka jumpailah dia dan mohon istighfar kepada Allah lewat dia."
Wednesday, April 28, 2010
Minum Nanah Ahli Neraka
Dari Ibnu Umar ra. bahwa Nabi SAW bersabda,"Orang yang minum khamar, tidak diterima shalatnya 40 hari.Siapa yang bertaubat, maka Allah memberinya taubat untuknya.
Namun bila kembali lagi, maka hak Allah untuk memberinya minum dari sungai khabal."
Seseorang bertanya,"Apakah sungai khabal itu?"
Nabi SAW menjawab,"Nanahnya penduduk neraka."
Astaghfirullah....
Ampuni kami Ya Allah...
Namun bila kembali lagi, maka hak Allah untuk memberinya minum dari sungai khabal."
Seseorang bertanya,"Apakah sungai khabal itu?"
Nabi SAW menjawab,"Nanahnya penduduk neraka."
Astaghfirullah....
Ampuni kami Ya Allah...
Tuesday, April 27, 2010
Uais Al Qarni Selalu Dekat Allah
Uais al-Qarni adalah seorang zahid besar dari para tabi'in, hidup sederhana, taat dan takutnya hanya kepada Allah SWT, Rasul dan orang tuanya.Ta'at dan patuhnya tiada bandingannya.Siang hari dipenuhi dengan kerja dan malam hari di penuhi dengan sembahyang.Meskipun pada siang hari ia bekerja, namun ia selalu dalam dzikir dan mulutnya tak pernah henti dengan membaca Al Qur'an.
Ia selalu dalam keadaan lapar dan mempunyai pakaian yang hanya ada di tubuhnya.Dalam keadaan demikian ia berdoa:"Ya Allah janganlah engkau siksa aku karena ada yang mati kelaparan, dan janganlah engkau siksa aku karena ada yang mati kedinginan."
Uais selalu dekat Allah dan orang-orang yang lemahamerasakan bagaimana derita orang-orang yang lemah dan membuat dirinya seperti mereka, sebagaimana yang di amalkan Rasulullah SAW.
Ketika orang-orang Qaran pulang setelah mengetahui kedudukan Uais al Qarni di mata Rasulullah, maka mereka berusaha menemui dan memuliakannya.Dengan diam-diam Uais meninggalkan mereka dan pindah ke Kuffah melanjutkan hidupnya sendirian.Ia berpendirian bahwa keselamatan terletak dalam kesendirian itu.Dalam kesendirian hati terbebas dari yang lain kecuali Dia.
Uais Al Qarni Pindah dan Meninggal
HArim bin Hayyan berusaha mencari Uais, mula-mula di Qaran dan tidak ketemu.Kemudian ke Kufah juga tidak ketemu.Akhirnya Harim bin Hayyan mencarinya ke Basrah.Di tengah perjalanan ia melihat Uais memakai jubah berbulu domba bertambal, ia sedang berwudhu di tepi sungai Eufrat.Begitu dia beranjak dari tepian sungai dan merapikan jenggotnya, Harim mendekat dan menyalaminya.
"Assalamu'alaikum, wahai Harim bin Hayyan.""Wa'alaikum salam,"Harim bin Hayyan berseru heran.
"Bagaimana engkau tahu kalau aku Harim bin Hayyan?"Uais menjawab,"Rohku telah mengenal rohmu."Dia berkata pada Harim bin Hayyan,"perhatikanlah hatimu."
yang di maksud Uais adalah bahwa hati itu hanya Allah dan bukan untuk yang lain dan itu kuasai nafsu dan tundukkan secara penuh.
Meskipun hidup Uais al Qarni selalu dlam sendirian, namun dalam waktu-waktu tertentu ia ikut bersama kaum muslimin tatkala terjadi perang shiffin.Uais berada dalam barisan Ali bin Abi Thallib membela kebenaran.
Tatkala kaum muslimin membuka daerah-daerah Romawi, ia ikut memperkuat barisan Islam, namun dalam perjalanan ia di serang penyakit dan meninggal dunia tahun 39H/659M.
Semoga kisah tersebut bisa kita jadikan uswah buat umat islam kawan.Dan semoga pula kita dapat meniru akhlak beliau meskipun tidak seratus persen.
Ia selalu dalam keadaan lapar dan mempunyai pakaian yang hanya ada di tubuhnya.Dalam keadaan demikian ia berdoa:"Ya Allah janganlah engkau siksa aku karena ada yang mati kelaparan, dan janganlah engkau siksa aku karena ada yang mati kedinginan."
Uais selalu dekat Allah dan orang-orang yang lemahamerasakan bagaimana derita orang-orang yang lemah dan membuat dirinya seperti mereka, sebagaimana yang di amalkan Rasulullah SAW.
Ketika orang-orang Qaran pulang setelah mengetahui kedudukan Uais al Qarni di mata Rasulullah, maka mereka berusaha menemui dan memuliakannya.Dengan diam-diam Uais meninggalkan mereka dan pindah ke Kuffah melanjutkan hidupnya sendirian.Ia berpendirian bahwa keselamatan terletak dalam kesendirian itu.Dalam kesendirian hati terbebas dari yang lain kecuali Dia.
Uais Al Qarni Pindah dan Meninggal
HArim bin Hayyan berusaha mencari Uais, mula-mula di Qaran dan tidak ketemu.Kemudian ke Kufah juga tidak ketemu.Akhirnya Harim bin Hayyan mencarinya ke Basrah.Di tengah perjalanan ia melihat Uais memakai jubah berbulu domba bertambal, ia sedang berwudhu di tepi sungai Eufrat.Begitu dia beranjak dari tepian sungai dan merapikan jenggotnya, Harim mendekat dan menyalaminya.
"Assalamu'alaikum, wahai Harim bin Hayyan.""Wa'alaikum salam,"Harim bin Hayyan berseru heran.
"Bagaimana engkau tahu kalau aku Harim bin Hayyan?"Uais menjawab,"Rohku telah mengenal rohmu."Dia berkata pada Harim bin Hayyan,"perhatikanlah hatimu."
yang di maksud Uais adalah bahwa hati itu hanya Allah dan bukan untuk yang lain dan itu kuasai nafsu dan tundukkan secara penuh.
Meskipun hidup Uais al Qarni selalu dlam sendirian, namun dalam waktu-waktu tertentu ia ikut bersama kaum muslimin tatkala terjadi perang shiffin.Uais berada dalam barisan Ali bin Abi Thallib membela kebenaran.
Tatkala kaum muslimin membuka daerah-daerah Romawi, ia ikut memperkuat barisan Islam, namun dalam perjalanan ia di serang penyakit dan meninggal dunia tahun 39H/659M.
Semoga kisah tersebut bisa kita jadikan uswah buat umat islam kawan.Dan semoga pula kita dapat meniru akhlak beliau meskipun tidak seratus persen.
Pertemuan Umar dan Ali dengan Uais Sang Zuhud Sejati
Sejak Rasulullah menyarankan untuk menemui Uais dalam rombingan orang-orang Yaman dengan tanda-tanda yang disebutkan Rasulullah tersebut,sejak itu Umar dan Ali dalam setiap kesempatan berusaha untuk mencarinya.
bagi yang belum membaca kisah uswah ini silahkan baca dulu awalnya Sang Zuhud Sejati.
Dari hadits Rasulullah, Uais Al Qarni memiliki tanda-tanda diantaranya ia adalah seorang miskin, tingginya sedang, rambutnya lebat, ada tanda putih sebesar dirham pada bahu kiri dan telapak tangannya.Suatu ketika Umar dan Ali bertemu dengan serombongan orang Yaman ini, keduanya mendapat informasi bahwa Uais Al Qarni tinggal di padang pasir seorang diri tanpa kawan seorang pun.
Dia tampaknya gila, tidak makan apa yang di makan orang dan tidak pula merasakan senang atau susah.
Ketika orang tersenyum dia menangis dan ketika orang menangis dia malah tersenyum.Mendengar cerita orang-orang Yaman itu semakin mendorong Umar dan Ali untuk segera bertemu.Akhirnya di suatu tempat terpencil terjadi pertemuan ketiga hamba Allah itu sebagaimana di tuturkan oleh Abu Na'im Al asfahani berikut ini:
Umar:Apa pekerjaan Anda?
Uais:Saya bekerja sebagai penggembala.
Umar:Siapa nama Anda?
Uais:Saya adalah hamba Allah.
Umar:Itu sudah jelas, kita semua hamba Allah, izinkan kami melihat badan anda lebih dekat?
Uais:Silahkan.
Umar dan Ali:Kami berkesimpulan adalah yang dikatakan Rasulullah, dan karena itu berikan pelajaran dan doakan akami.
Uais:Saya tidak pernah mendoakan khusus kepada seseorang, tetapi saya mendoakan kepada seluruh kaum muslimin.Siapakah anda berdua?
Ali:Beliau ini adalah Umar bin Khattab Amirul Mukminin, dan aku adalah Ali bin Abi Thallib.
Uais:Assalamu'alaikum wahai Amirul Mukmini dan Wahai Ali bin Abi Thallib, semoga Allah membalas kebaikan kalian berdua atas jasa-jasa tuan kepada umat islam.
Umar:Ajarilah kami wahai hamba Allah?
Uais:Carilah rahmat Allah dengan taat dan mengikuti dengan penuh harap dan takut kepada-Nya.
Umar:Terima kasih atas pelajaran yang amat berharga ini.Kami telah menyediakan seperangkat pakaian dan uang untuk anda.Kami harap agar di terima.
Uais:Terima kasih Amirul Mukminin, saya tidak menolak, tetapi tidak membutuhkan hadiah itu.Upah saya 4 dirham.Itu saja sudah kelebihan, hingga sisanya kuserahkan kepada ibuku.Aku hanya makan buah korma dan minum air putih dan belum pernah memakan makanan yang dimasak.
Hidupku kurasakan tidak akan sampai kepada petang hari dan kalau petang hari aku tidak merasa akan sampai kepada pagi hari.Hatiku selalu dzikir kepada Allah dan amat kecewa kalau dzikirku terputus, terima kasih tuan-tuan......
Begitulah sepenggal dialog dari Umar dan Ali serta uais sahabat nabi ini.Karena terlalu panjang untuk di tulis, postingan ini akan masih berlanjut di postingan berikutnya tentang kehidupan uais ini.Kita bisa banyak mengambil pelajaran yang berharga dari kisah dan cerita ini untuk umat islam, kaum muslimin muslimat, saudaraku semuanya.
bagi yang belum membaca kisah uswah ini silahkan baca dulu awalnya Sang Zuhud Sejati.
Dari hadits Rasulullah, Uais Al Qarni memiliki tanda-tanda diantaranya ia adalah seorang miskin, tingginya sedang, rambutnya lebat, ada tanda putih sebesar dirham pada bahu kiri dan telapak tangannya.Suatu ketika Umar dan Ali bertemu dengan serombongan orang Yaman ini, keduanya mendapat informasi bahwa Uais Al Qarni tinggal di padang pasir seorang diri tanpa kawan seorang pun.
Dia tampaknya gila, tidak makan apa yang di makan orang dan tidak pula merasakan senang atau susah.
Ketika orang tersenyum dia menangis dan ketika orang menangis dia malah tersenyum.Mendengar cerita orang-orang Yaman itu semakin mendorong Umar dan Ali untuk segera bertemu.Akhirnya di suatu tempat terpencil terjadi pertemuan ketiga hamba Allah itu sebagaimana di tuturkan oleh Abu Na'im Al asfahani berikut ini:
Umar:Apa pekerjaan Anda?
Uais:Saya bekerja sebagai penggembala.
Umar:Siapa nama Anda?
Uais:Saya adalah hamba Allah.
Umar:Itu sudah jelas, kita semua hamba Allah, izinkan kami melihat badan anda lebih dekat?
Uais:Silahkan.
Umar dan Ali:Kami berkesimpulan adalah yang dikatakan Rasulullah, dan karena itu berikan pelajaran dan doakan akami.
Uais:Saya tidak pernah mendoakan khusus kepada seseorang, tetapi saya mendoakan kepada seluruh kaum muslimin.Siapakah anda berdua?
Ali:Beliau ini adalah Umar bin Khattab Amirul Mukminin, dan aku adalah Ali bin Abi Thallib.
Uais:Assalamu'alaikum wahai Amirul Mukmini dan Wahai Ali bin Abi Thallib, semoga Allah membalas kebaikan kalian berdua atas jasa-jasa tuan kepada umat islam.
Umar:Ajarilah kami wahai hamba Allah?
Uais:Carilah rahmat Allah dengan taat dan mengikuti dengan penuh harap dan takut kepada-Nya.
Umar:Terima kasih atas pelajaran yang amat berharga ini.Kami telah menyediakan seperangkat pakaian dan uang untuk anda.Kami harap agar di terima.
Uais:Terima kasih Amirul Mukminin, saya tidak menolak, tetapi tidak membutuhkan hadiah itu.Upah saya 4 dirham.Itu saja sudah kelebihan, hingga sisanya kuserahkan kepada ibuku.Aku hanya makan buah korma dan minum air putih dan belum pernah memakan makanan yang dimasak.
Hidupku kurasakan tidak akan sampai kepada petang hari dan kalau petang hari aku tidak merasa akan sampai kepada pagi hari.Hatiku selalu dzikir kepada Allah dan amat kecewa kalau dzikirku terputus, terima kasih tuan-tuan......
Begitulah sepenggal dialog dari Umar dan Ali serta uais sahabat nabi ini.Karena terlalu panjang untuk di tulis, postingan ini akan masih berlanjut di postingan berikutnya tentang kehidupan uais ini.Kita bisa banyak mengambil pelajaran yang berharga dari kisah dan cerita ini untuk umat islam, kaum muslimin muslimat, saudaraku semuanya.
Sunday, April 25, 2010
Sang Zuhud Sejati
Namanya Uais bin Amir Al Qarni, berasal dari desa Qaran di Nejed, tanpa di ketahui kapan di lahirkan.Uais ini bisa kita jadikan uswah buat umat Islam karena kepribadian dan kesederhanaannya yang mengikut Nabi dan para sahabat Beliau.Ia hidup sebagai gembala dan pemelihara ternak upahan, dan tidak merasakan pendidikan kecuali dari orang tuanya.Ia amat berbakti kepada orang tuanya dan hidup sangat sederhana dan zuhud sejati.Tampaknya ia memiliki ilmu kesucian diri amat luar biasa yang dilimpahkan Allah kepadanya.
Ia tidak dikenal masyarakat, kecuali para tuan pemilik ternak dan beberapa orang di sekitarnya.Hidupnya amat sepi.Kehidupannya yang amat sederhana dan zuhud ketat itu tidak pernah bertemu dengan Rasulullah, tetapi rohani selalu berhubungan.Inilah yang membuat ia termasuk dalam catatan para ahli sufi.
Rasulullah memberitahukan kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib tentang keistimewaan uais Al Qarni di hadapan Allah, dan menyarankan kepada keduanya untuk menemuinya, disamping menyampaikan salam Rasulullah, juga agar keduanya minta di do’akan keampunan dari Allah.
Keistimewaan Al Qarni adalah pada hari kebangkitan nanti ia akan memberikan syafa’at kepada sejumlah manusia sebanyak domba rabi’ah dan mudhar.Demikian Rasulullah berkata kepada kedua sahabatnya itu.
Kisah pertemuan Umar bin Khattab serta Ali bin Abi Thalib dengan sang zuhud sejai Uais bin Amir Al Qarni akan aku posting selanjutnya.Bagaimana mereka berdua emalukan berbagai dialog yang tentunya akan menjadikan uswah bagi kita semua.
Ia tidak dikenal masyarakat, kecuali para tuan pemilik ternak dan beberapa orang di sekitarnya.Hidupnya amat sepi.Kehidupannya yang amat sederhana dan zuhud ketat itu tidak pernah bertemu dengan Rasulullah, tetapi rohani selalu berhubungan.Inilah yang membuat ia termasuk dalam catatan para ahli sufi.
Rasulullah memberitahukan kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib tentang keistimewaan uais Al Qarni di hadapan Allah, dan menyarankan kepada keduanya untuk menemuinya, disamping menyampaikan salam Rasulullah, juga agar keduanya minta di do’akan keampunan dari Allah.
Keistimewaan Al Qarni adalah pada hari kebangkitan nanti ia akan memberikan syafa’at kepada sejumlah manusia sebanyak domba rabi’ah dan mudhar.Demikian Rasulullah berkata kepada kedua sahabatnya itu.
Kisah pertemuan Umar bin Khattab serta Ali bin Abi Thalib dengan sang zuhud sejai Uais bin Amir Al Qarni akan aku posting selanjutnya.Bagaimana mereka berdua emalukan berbagai dialog yang tentunya akan menjadikan uswah bagi kita semua.
Saturday, April 24, 2010
Harta Wakaf Milik Allah
Wakaf menurut istilah syarak ialah menahan harta benda tertentu yang dapat diambil manfaatnya sedangkan benda itu diserahkan kepada badan atau orang lain dengan maksud untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan benda tersebut tidak boleh di jual, dihibahkan maupun diwariskan.
Wakaf itu haruslah selamanya sehingga tidak sah wakaf untuk masa tertentu.Wakaf juga harus secara tunai, maka tidak sah wakaf dengan syarat-syarat tertentu, seperti orang mewakafkan sesuatu jika anaknya datang dari luar negeri.Tetapi wakaf tetap tetap sah jika dihubungkan dengan kematian.Misalnya seseorang akan mewakafkan sawahnya untuk masjid jika ia meninggal.Yang demikian itu menjadi wasiat.Wakaf juga harus jelas kepada siapa harta itu di wakafkan.
Harta yang di wakafkan pada hakikatnya adalah milik Allah, tetapi bagi yang berwakaf akan selalu mendapatkan pahala, selama harta yang diwakafkan itu masih dapat diambil manfaatnya.Oleh sebab itu, wakaf sering disebut sebagai sedekah jariyah.
Rasulullah SAW bersabda,
"Jika meninggal seorang hamba, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya."
Wakaf itu haruslah selamanya sehingga tidak sah wakaf untuk masa tertentu.Wakaf juga harus secara tunai, maka tidak sah wakaf dengan syarat-syarat tertentu, seperti orang mewakafkan sesuatu jika anaknya datang dari luar negeri.Tetapi wakaf tetap tetap sah jika dihubungkan dengan kematian.Misalnya seseorang akan mewakafkan sawahnya untuk masjid jika ia meninggal.Yang demikian itu menjadi wasiat.Wakaf juga harus jelas kepada siapa harta itu di wakafkan.
Harta yang di wakafkan pada hakikatnya adalah milik Allah, tetapi bagi yang berwakaf akan selalu mendapatkan pahala, selama harta yang diwakafkan itu masih dapat diambil manfaatnya.Oleh sebab itu, wakaf sering disebut sebagai sedekah jariyah.
Rasulullah SAW bersabda,
"Jika meninggal seorang hamba, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya."
Friday, April 23, 2010
Ulama Pewaris Para Nabi
Ulama memegang peran penting dalam kehidupan beragama.Merekalah pewaris para nabi.Mereka dekat dengan rahmat Allah.Berikut ini keutamaan ulama.
Hidupnya Mulia
Allah SWt berfirman, yang artinya"Allah mengangkat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang di berikan ilmu ke beberapa derajat."(QS.Al Mujadalah:11).
Ibnu Abbas ra. berkata:"Kedudukan ualama berada di atas orang-orang yang beriman sampai 100 derajat, jarak antara satu derajat dengan yang lain seratus tahun."
Seperti Malaikat
Ulama dan ilmu adalah dua hal beriringan dan Allah mencintainya serta menyamakannya dengan malaikat.Allah SWT berfirman, yang artinya,"Allah telah mempersaksikan bahwa tidak ada sesembahan yang benar melainkan Dia dan para malaikat dan orang berilmu (ikut mempersaksikan) dengan penuh keadilan."(QS.Ali Imran:18).
Imam Al Qurthubi dalam tafsirnya mengatakan:"Di dalam ayat ini ada dalil tentang keutamaan ilmu dan kemuliaan ulama.Maka jika ada yang lebih mulia dari mereka, niscaya Allah akan menggandengkan nama mereka dengan namaNya sebagaimana Allah menggandengkan nama ulama."
Di Muliakan Allah
Sungguh tidak ada nikmat terindah bagi manusia ketika ia sudah di muliakan Allah SWT.Itulah rahmat yang akan di berikan kepada para ulama.
Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya,"Katakanlah(wahai Nabi SAW) apakah sama antara orang yang berilmudengan orang yang tidak berilmu."(QS.Az Zumar:9).
Hidupnya Mulia
Allah SWt berfirman, yang artinya"Allah mengangkat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang di berikan ilmu ke beberapa derajat."(QS.Al Mujadalah:11).
Ibnu Abbas ra. berkata:"Kedudukan ualama berada di atas orang-orang yang beriman sampai 100 derajat, jarak antara satu derajat dengan yang lain seratus tahun."
Seperti Malaikat
Ulama dan ilmu adalah dua hal beriringan dan Allah mencintainya serta menyamakannya dengan malaikat.Allah SWT berfirman, yang artinya,"Allah telah mempersaksikan bahwa tidak ada sesembahan yang benar melainkan Dia dan para malaikat dan orang berilmu (ikut mempersaksikan) dengan penuh keadilan."(QS.Ali Imran:18).
Imam Al Qurthubi dalam tafsirnya mengatakan:"Di dalam ayat ini ada dalil tentang keutamaan ilmu dan kemuliaan ulama.Maka jika ada yang lebih mulia dari mereka, niscaya Allah akan menggandengkan nama mereka dengan namaNya sebagaimana Allah menggandengkan nama ulama."
Di Muliakan Allah
Sungguh tidak ada nikmat terindah bagi manusia ketika ia sudah di muliakan Allah SWT.Itulah rahmat yang akan di berikan kepada para ulama.
Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya,"Katakanlah(wahai Nabi SAW) apakah sama antara orang yang berilmudengan orang yang tidak berilmu."(QS.Az Zumar:9).
Thursday, April 22, 2010
Salah Satu Perbuatan Yang di Benci Allah
Salah satu perbuatan manusia yang dibenci Allah adalah perceraian.Apapun bentu perceraian adalah perbuatan yang tidak disenangi Allah SWT, meskipun Allah menghalalkan perceraian dengan alasan logis dan tidak buru-buru.Suami memiliki wewenang untuk menceraikan istrinya dengan syarat-syarat tertentu.
Bila suami sudah mengucapkan lafadz Talak, maka berakhirlah ikatan perkawinan antara keduanya, meskipun kasus tersebut tidak di ajukan ke pengadilan.Allah berfirman:
"Tidak habagi kamu mengambil kembali sesuatu yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah.Jika kamu khawatir bahwa keduanya(suami istri) tidak dapat menjalankan hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh istri untuk menebus dirinya."(QS.Al Baqarah(2):229).
Diriwayatkan dari Tsauban r.a, ia berkata,"Rasulullah bersabda,"Wanita mana saja yang menuntut cerai kepada suaminya tanpa ada alasan maka haram atasnya bau surga."(Shahih, HR Abu Dawud, At Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Begitu sebaliknya, jika seorang suami mengajukan cerai atas istrinya tanpa alasan yang jelas, maka Allah melaknat dan tidak memasukkan mereka dalam surga Allah.
Bila suami sudah mengucapkan lafadz Talak, maka berakhirlah ikatan perkawinan antara keduanya, meskipun kasus tersebut tidak di ajukan ke pengadilan.Allah berfirman:
"Tidak habagi kamu mengambil kembali sesuatu yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah.Jika kamu khawatir bahwa keduanya(suami istri) tidak dapat menjalankan hukum Allah, maka tidak ada dosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh istri untuk menebus dirinya."(QS.Al Baqarah(2):229).
Diriwayatkan dari Tsauban r.a, ia berkata,"Rasulullah bersabda,"Wanita mana saja yang menuntut cerai kepada suaminya tanpa ada alasan maka haram atasnya bau surga."(Shahih, HR Abu Dawud, At Tirmidzi dan Ibnu Majah).
Begitu sebaliknya, jika seorang suami mengajukan cerai atas istrinya tanpa alasan yang jelas, maka Allah melaknat dan tidak memasukkan mereka dalam surga Allah.
Wednesday, April 21, 2010
Anak Salah Satu Anugerah Terbesar dari Allah SWT
Anak adalah anugerah terbesar yang dikaruniakan Allah SWT kepada umat manusia.Kehadiran seorang anak dalam sebuah rumah tangg akan menjadi penerus keturunan dari orang tuanya.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya, setiap anak yang dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan suci.Dan karean kedua orang tuanyalah anak itu akan menjadi seorang yang beragama Yahudi, Nasrani atau Majusi."
Penjelasan ini menegaskan bahwa sesungguhnya setiap anak yang dilahirkan itu laksana sebuah kertas putih polos dan bersih.Ia tidak mempunyai dosa dan kesalahan serta keburukan yang membuat kertas itu menjadi hitam.Namun karena cara didik orang tuanya, karakter anak bisa berwarna-warni, berperangai buruk, tidak taat kepada orang tuanya, dan tidak mau berbakti kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya, setiap anak yang dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan suci.Dan karean kedua orang tuanyalah anak itu akan menjadi seorang yang beragama Yahudi, Nasrani atau Majusi."
Penjelasan ini menegaskan bahwa sesungguhnya setiap anak yang dilahirkan itu laksana sebuah kertas putih polos dan bersih.Ia tidak mempunyai dosa dan kesalahan serta keburukan yang membuat kertas itu menjadi hitam.Namun karena cara didik orang tuanya, karakter anak bisa berwarna-warni, berperangai buruk, tidak taat kepada orang tuanya, dan tidak mau berbakti kepada Allah SWT.
Tuesday, April 20, 2010
Jagalah Dirimu dan Keluargamu dari Api Neraka
"Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu,penjaganya adalah malaikat-malaikat yang kasar, keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya dan selalu mengerjakan apa yang di perintahkan."(QS.At Tahrim:6).
Mugkin ayat di atas sering kita dengar pada waktu khotbah jum'at atau pada waktu ada ceramah adari para ustadz di daerah kita masing-masing.Berkali-kali kita di ingatkan oleh para ulama untuk menjaga diri kita dan keluarga terhadap bahaya ini.Sungguh mengerikan jika menghayati ayat ini kawan.Bayangkan saja, bahan bakar dari neraka adalah diri kita dan bebatuan.
Selain para ulama, beberapa sahabat juga telah mengingatkan kita tentang jaga diri ini.Seperti Ibnu Abbas, Ali bin Abi Thalib dan Mujahid rahimahulah.
1.Ibnu Abbas r.a berkata:"Beramallah dengan taat kepada Allah,takut berbuat maksiat, dan pertahankan keluargamu agar ingat hukum-hukum-Nya, niscaya Dia akan menyelamatkanmu dari api neraka."
2.Ali bin Abi Thalib r.a. berkata:"Ajarkanlah akhlak kebaikan budi pekerti kepada mereka."
3.Mujahid r.a berkata:"Takutlah kepada Allah dan nasihatilah keluargamu supaya bertakwa kepada-Nya."
Ayat di atas mewajibkan seorang suami atau kepala rumah tangga bertanggung jawab dalam rumah tangganya.Seorang bapak atau suami merupakan orang pertama dalam keluarga yang harus berusaha agar rumah tangganya damai, tenteram dan penuh rahmat Allah.Seorang bapak harus berupaya membina istri, anak dan keluarga yang terdekat misalnya dengan mengingatkan mereka untuk shalat.
Jika seorang bapak atau suami bersikap diam dan merasa aman terhadap istri dan anaknya yang sudahterperangkap dalam adat jahiliyah, atau telah melanggar syariat Islam maka suami atau bapak seperti inilah yang dinamakan Dayyuts.
Dari Abdullah bin Umar r.a bahwa Rasulullah bersabda:"Ada tiga golongan yang tidak akan masuk srga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat,yaitu anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dayyuts yaitu kepala rumah tangga membiarkan kemungkaran dalam rumah tangganya."
Dari Ibnu Umar r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Ketahuilah, kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian bertanggung jawab atas orang yang di pimpinnya.Penguasa adalah pemimpin atas rakyatnya yang dipimpinnya.Laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya.Seorang perempuan juga pemimpin bagi rumah suami dan anak-anaknya dan ia bertanggung jawab atas itu semua, seorang hamba sahaya bertanggung jawab terhadap harta tuannya."(HR.Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud dan Tarmidzi).
Sudahkah kita hari ini berbuat baik terhadap keluarga dan mengingatkan akan bahaya dan kedahsyatan neraka taukah belum ya.Semoga postingan ini bisa kita jadikan pengingat untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.Amin.
Mugkin ayat di atas sering kita dengar pada waktu khotbah jum'at atau pada waktu ada ceramah adari para ustadz di daerah kita masing-masing.Berkali-kali kita di ingatkan oleh para ulama untuk menjaga diri kita dan keluarga terhadap bahaya ini.Sungguh mengerikan jika menghayati ayat ini kawan.Bayangkan saja, bahan bakar dari neraka adalah diri kita dan bebatuan.
Selain para ulama, beberapa sahabat juga telah mengingatkan kita tentang jaga diri ini.Seperti Ibnu Abbas, Ali bin Abi Thalib dan Mujahid rahimahulah.
1.Ibnu Abbas r.a berkata:"Beramallah dengan taat kepada Allah,takut berbuat maksiat, dan pertahankan keluargamu agar ingat hukum-hukum-Nya, niscaya Dia akan menyelamatkanmu dari api neraka."
2.Ali bin Abi Thalib r.a. berkata:"Ajarkanlah akhlak kebaikan budi pekerti kepada mereka."
3.Mujahid r.a berkata:"Takutlah kepada Allah dan nasihatilah keluargamu supaya bertakwa kepada-Nya."
Ayat di atas mewajibkan seorang suami atau kepala rumah tangga bertanggung jawab dalam rumah tangganya.Seorang bapak atau suami merupakan orang pertama dalam keluarga yang harus berusaha agar rumah tangganya damai, tenteram dan penuh rahmat Allah.Seorang bapak harus berupaya membina istri, anak dan keluarga yang terdekat misalnya dengan mengingatkan mereka untuk shalat.
Jika seorang bapak atau suami bersikap diam dan merasa aman terhadap istri dan anaknya yang sudahterperangkap dalam adat jahiliyah, atau telah melanggar syariat Islam maka suami atau bapak seperti inilah yang dinamakan Dayyuts.
Dari Abdullah bin Umar r.a bahwa Rasulullah bersabda:"Ada tiga golongan yang tidak akan masuk srga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat,yaitu anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dayyuts yaitu kepala rumah tangga membiarkan kemungkaran dalam rumah tangganya."
Dari Ibnu Umar r.a bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Ketahuilah, kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian bertanggung jawab atas orang yang di pimpinnya.Penguasa adalah pemimpin atas rakyatnya yang dipimpinnya.Laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya.Seorang perempuan juga pemimpin bagi rumah suami dan anak-anaknya dan ia bertanggung jawab atas itu semua, seorang hamba sahaya bertanggung jawab terhadap harta tuannya."(HR.Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud dan Tarmidzi).
Sudahkah kita hari ini berbuat baik terhadap keluarga dan mengingatkan akan bahaya dan kedahsyatan neraka taukah belum ya.Semoga postingan ini bisa kita jadikan pengingat untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.Amin.
Monday, April 19, 2010
Rahasia di Balik Sakit
Ujian berupa penyakit merupakan jalan memperoleh ampunan bagi mereka yang pernah dilakukan dengan hati, pendengaran, lisan dan seluruh anggota tubuh berpeluang mendapat ampunan ketika seseorang ikhlas menerima ujian berupa penyakit.
Rasulullah SAW bersabda,"Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan di hapuskan dengannya dosa-dosanya."(HR Muslim).
Rasulullah bersabda,"Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya(dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi."(HR Muslim).Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang mukmin mencaci maki penyakit yang di deritanya.Apalagi sampai berburuk sangka pada Allah dengan musibah sakit itu.
Rasulullah bersabda,"Sakit demam itu menjauhkan setiap mukmin dari api neraka."(HR Al Bazzar,shohih).Sesungguhnya di balik penyakit dan musibah ada hikmah bagi mereka yang mampu dengan jernih memahaminya.Salah satu hikmah terbesar adalah mendekatkan kembali seseorang yang sudah melupakan Allah untuk kembali padaNya.
Rasulullah SAW bersabda,"Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan di hapuskan dengannya dosa-dosanya."(HR Muslim).
Rasulullah bersabda,"Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya(dengan penyakit itu) Allah akan menghapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi."(HR Muslim).Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang mukmin mencaci maki penyakit yang di deritanya.Apalagi sampai berburuk sangka pada Allah dengan musibah sakit itu.
Rasulullah bersabda,"Sakit demam itu menjauhkan setiap mukmin dari api neraka."(HR Al Bazzar,shohih).Sesungguhnya di balik penyakit dan musibah ada hikmah bagi mereka yang mampu dengan jernih memahaminya.Salah satu hikmah terbesar adalah mendekatkan kembali seseorang yang sudah melupakan Allah untuk kembali padaNya.
Larangan Berbuat Zalim
Perbuatan zalim sangat tidak di sukai Allah dan Rasulnya.Seperti riwayat dari HR Muslim berikut ini.
"Wahai hambaku, sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman atas diriKu dan Aku telah menetapkan haramnya(kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim..."
(HR Muslim).
Kita sesama hamba Allah diharamkan jika berbuat zalim antara stu dengan yang lain.Sudahkah kita tidak berlaku zalim kepada saudara, teman dekat kita hari ini.Semoga bisa di jadikan uswah dan pelajaran dengan riwayat tersebut di atas.Khususnya buat penulis dan semua kawan-kawan pada umunya.
"Wahai hambaku, sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman atas diriKu dan Aku telah menetapkan haramnya(kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim..."
(HR Muslim).
Kita sesama hamba Allah diharamkan jika berbuat zalim antara stu dengan yang lain.Sudahkah kita tidak berlaku zalim kepada saudara, teman dekat kita hari ini.Semoga bisa di jadikan uswah dan pelajaran dengan riwayat tersebut di atas.Khususnya buat penulis dan semua kawan-kawan pada umunya.
Sunday, April 18, 2010
Perilaku Jin Seperti Manusia
Dalam Al Qur'an dan hadits Nabi tidak dijelaskan bahwa jin bisa mengkhitan atau menyunat manusia.Tetapi semuanya bisa terjadi, karena semuanya atas kehendak Allah.Pada zamzn sahabat Nabi SAW belum pernah ditemui manusia disunat oleh jin.Jin bisa menyentuh atau bisa melakukan apa saja pada diri manusia dan juga bisa masuk dalam tubuh manusia, seperti kisah Abu Hurairah.Dimana ada jin yang mencuri gandumnya di gudang.Artinya jin bisa menyunat manusia itu mungkin saja terjadi.
Tetapi tidak di jelaskan dalam Al Qur'an bahwa jin bisa berbuat seperti manusia pada umumnya.Dalam surat Al A'raf ayat 27 dijelaskan,"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya.Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.Sesungguhnya Kami menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman."
Ayat tersebut menjelaskan bahwa jin bisa berbuat apa saja atas kehendak Allah dan jin akan mengoda manusia yang tidak beriman.
Tetapi tidak di jelaskan dalam Al Qur'an bahwa jin bisa berbuat seperti manusia pada umumnya.Dalam surat Al A'raf ayat 27 dijelaskan,"Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya.Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.Sesungguhnya Kami menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman."
Ayat tersebut menjelaskan bahwa jin bisa berbuat apa saja atas kehendak Allah dan jin akan mengoda manusia yang tidak beriman.
Saturday, April 17, 2010
Kehidupan Yang Baik di Islam
"Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan."(QS.An Nahl:97)
Setiap orang pada dasarnya menginginkan kehidupan yang baik, walaupun kebaikan yang di harapkan hanya sebatas kehidupan dunia.Namun ada juga yang mendambakan kehidupan yang baik di dunia dan akhirat.Oleh karena itu di antara manusia ada orang yang berdoa:"Ya Tuhan kami, berilah kami(kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian(yang menyenangkan) di akhirat.
Dan di antara mereka ada orang yang berdoa:"Ya Tuhan kami, berilahkami kebaikan di dunia dan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka."(QS.Al Baqara:200-201).
Bagaimana jalan meraih kebaikan hidup di dunia dan akhirat.Berikut ini langkah-langkah yang bisa menjadi panduan untuk meraih kebaikan dan kebahagiaan itu di Islam.
Pertama.
Beriman dan beramal shalih.Iman adalah kunci diterima tidaknya suatu amalan.Iman adalah sumber ketenangan dan keamanan.
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman(syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk".(QS.Al An'am(6):82).
Kedua.
Memperbanyak mengingat Allah.Kehidupan yang baik tidak identik dengan materi, walaupun materi juga menjadi bagian dari sumber kebaikan hidup seseorang.Kehidupan baik pada hakikatnya adalah kehidupan yang diwarnai dengan kondisi kejiwaan yang baik.Di dalam Al Qur'an diterangkan bahwa ketenangan atau ketentraman jiwa hanya didapatkan dengan dzikrullah.Seseorang akan senantiasa mendapatkan ketenangan apabila banyak mengingat Allah.
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah ahti menjadi tenteram".(QS.Ar Ra'du:28).
Ketiga.
Berhasil dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup.Hidup dan mati adalah ujian.Selama seseorang masih hidup di dunia, maka ia akan diuji oleh Allah dengan berbagai macam ujian dan cobaan.Apalagi orang yang telah mengikrarkan diri sebagai orang beriman, pasti mereka akan di uji.Bahkan Allah mengingatkan dengan firmanNya,"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk serga , padahal belum datang kepadamu(cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan(dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya,"Bilakah datangnya pertolongan Alla?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.(QS.Al Baqarah:214).
Dengan selalu memohon kepada Allah, semoga kita mnejadi orang-orang yang sukses dan mendapatkan kehidupan yang baik.
Setiap orang pada dasarnya menginginkan kehidupan yang baik, walaupun kebaikan yang di harapkan hanya sebatas kehidupan dunia.Namun ada juga yang mendambakan kehidupan yang baik di dunia dan akhirat.Oleh karena itu di antara manusia ada orang yang berdoa:"Ya Tuhan kami, berilah kami(kebaikan) di dunia", dan tiadalah baginya bahagian(yang menyenangkan) di akhirat.
Dan di antara mereka ada orang yang berdoa:"Ya Tuhan kami, berilahkami kebaikan di dunia dan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka."(QS.Al Baqara:200-201).
Bagaimana jalan meraih kebaikan hidup di dunia dan akhirat.Berikut ini langkah-langkah yang bisa menjadi panduan untuk meraih kebaikan dan kebahagiaan itu di Islam.
Pertama.
Beriman dan beramal shalih.Iman adalah kunci diterima tidaknya suatu amalan.Iman adalah sumber ketenangan dan keamanan.
"Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman(syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk".(QS.Al An'am(6):82).
Kedua.
Memperbanyak mengingat Allah.Kehidupan yang baik tidak identik dengan materi, walaupun materi juga menjadi bagian dari sumber kebaikan hidup seseorang.Kehidupan baik pada hakikatnya adalah kehidupan yang diwarnai dengan kondisi kejiwaan yang baik.Di dalam Al Qur'an diterangkan bahwa ketenangan atau ketentraman jiwa hanya didapatkan dengan dzikrullah.Seseorang akan senantiasa mendapatkan ketenangan apabila banyak mengingat Allah.
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah.Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah lah ahti menjadi tenteram".(QS.Ar Ra'du:28).
Ketiga.
Berhasil dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup.Hidup dan mati adalah ujian.Selama seseorang masih hidup di dunia, maka ia akan diuji oleh Allah dengan berbagai macam ujian dan cobaan.Apalagi orang yang telah mengikrarkan diri sebagai orang beriman, pasti mereka akan di uji.Bahkan Allah mengingatkan dengan firmanNya,"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk serga , padahal belum datang kepadamu(cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan serta digoncangkan(dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya,"Bilakah datangnya pertolongan Alla?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.(QS.Al Baqarah:214).
Dengan selalu memohon kepada Allah, semoga kita mnejadi orang-orang yang sukses dan mendapatkan kehidupan yang baik.
Friday, April 16, 2010
Nabi Makan Daging Dengan Roti
Adapun cerita cara makan Rasulullah SAW terhadap daging ini tidak hanya memakannya begitu saja.Namun beliau memakannya bersama dengan roti.Makanan ini lebih di kenal dengan istilah Tsarid.Tsarid adalah makanan yang terbuat dari campuran roti yang di potong kecil-kecil dengan kuah daging.Terkadang juga dalam tsarid ini terdapat daging juga.
Sebuah pepatah arab berbunyi, Tsarid adalah salah satu di antara daging.Oleh sebab itu orang arab mengatakan Tsarid adalah makanan paling utama dan daging adalah tuannya hidangan pelengkap.Jika roti telah berkumpul dengan daging, maka tidak ada lagi yang mampu menandinginya.
Sebuah hadits yang di riwayatkan Anas ra, menyebutkan bahwa Rasulullah bersabda,"Keutamaan Aisyah atas kaum wanita seperti keutamaan Tsarid atas seluruh makanan."
Ini berarti Rasulullah benar-benar menganggap bahwa daging adalah menu utama.Karena itu ia mengibaratkan Tsarid seperti utamanya Aisyah istrinya.
Aisyah sendiri meriwayatkan bahwa setiap kali salah seorang kerabatnya meninggal dunia, kaum perempuan berkumpul dan kemudian kembali ke rumahnya masing-masing, kecuali kaum kerabat dan teman dekatnya.
Kemudian Aisyah memerintahkan memasak Tsarid dengan semangkuk talbinah untuk di taburkan di atas Tsarid.Kemudian Aisyah menyuruh mereka memakannya, sesuai anjuran Rasulullah SAW.
Sebuah pepatah arab berbunyi, Tsarid adalah salah satu di antara daging.Oleh sebab itu orang arab mengatakan Tsarid adalah makanan paling utama dan daging adalah tuannya hidangan pelengkap.Jika roti telah berkumpul dengan daging, maka tidak ada lagi yang mampu menandinginya.
Sebuah hadits yang di riwayatkan Anas ra, menyebutkan bahwa Rasulullah bersabda,"Keutamaan Aisyah atas kaum wanita seperti keutamaan Tsarid atas seluruh makanan."
Ini berarti Rasulullah benar-benar menganggap bahwa daging adalah menu utama.Karena itu ia mengibaratkan Tsarid seperti utamanya Aisyah istrinya.
Aisyah sendiri meriwayatkan bahwa setiap kali salah seorang kerabatnya meninggal dunia, kaum perempuan berkumpul dan kemudian kembali ke rumahnya masing-masing, kecuali kaum kerabat dan teman dekatnya.
Kemudian Aisyah memerintahkan memasak Tsarid dengan semangkuk talbinah untuk di taburkan di atas Tsarid.Kemudian Aisyah menyuruh mereka memakannya, sesuai anjuran Rasulullah SAW.
Thursday, April 15, 2010
Jalan Pintas Menuju Allah SWT
Ini ada suatu cerita antara sang guru Abu Said Abul Khair dengan beberapa muridnya.
Salah seorang muridnya berkata,"Guru, di tempat lain ada orang yang bisa terbang."
Jawab guru,"Itu tidak aneh.Lalat juga bisa terbang."
Murid yang lain berkata,"Guru, di sana ada orang yang bisa berjalan di atas air."
Jawab guru,"Itu juga tidak aneh.Seranggapun bisa berjalan di atas air."
Murid yang lain berkata,"Guru, dinegeri itu ada orang yang bisa berada di beberapa tempat sekaligus."
Jawab guru,"Yang paling pintar melakukan hal itu adalah syetan.Ia bisa berada di hati jutaan orang dalam waktu bersamaan."
Murid-muridnya bingung dan bertanya,"Kalau begitu bagaimana cara paling cepat untuk mendekatkan diri kepada Allah."
Ternyata murid-muridnya beranggapan bahwa orang yang dekat dengan Allah adalah orang yang memiliki berbagai kekuatan dan keajaiban supranatural.
Jawab guru,"Banyak jalan untuk mendekat diri kepada Allah, sebanyak jumlah nafas para pencari Tuhan.Tetapi jalan yang paling cepat untuk mendekat kepada Allah adalah dengan membahagiakan orang lain di sekitarmu..Engkau bersungguh-sungguh melayani mereka."
Murid-muridnya termangu diam tak bersuara.Bgaimanakah denga kita hari ini.
Salah seorang muridnya berkata,"Guru, di tempat lain ada orang yang bisa terbang."
Jawab guru,"Itu tidak aneh.Lalat juga bisa terbang."
Murid yang lain berkata,"Guru, di sana ada orang yang bisa berjalan di atas air."
Jawab guru,"Itu juga tidak aneh.Seranggapun bisa berjalan di atas air."
Murid yang lain berkata,"Guru, dinegeri itu ada orang yang bisa berada di beberapa tempat sekaligus."
Jawab guru,"Yang paling pintar melakukan hal itu adalah syetan.Ia bisa berada di hati jutaan orang dalam waktu bersamaan."
Murid-muridnya bingung dan bertanya,"Kalau begitu bagaimana cara paling cepat untuk mendekatkan diri kepada Allah."
Ternyata murid-muridnya beranggapan bahwa orang yang dekat dengan Allah adalah orang yang memiliki berbagai kekuatan dan keajaiban supranatural.
Jawab guru,"Banyak jalan untuk mendekat diri kepada Allah, sebanyak jumlah nafas para pencari Tuhan.Tetapi jalan yang paling cepat untuk mendekat kepada Allah adalah dengan membahagiakan orang lain di sekitarmu..Engkau bersungguh-sungguh melayani mereka."
Murid-muridnya termangu diam tak bersuara.Bgaimanakah denga kita hari ini.
Wednesday, April 14, 2010
Mutiara Hikmah
Islam telah mengingatkan kita dalam Al Qur'an berikut, mudah-mudahan dapat dijadikan uswah bagi kita semua.
“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia(kembali) melalui(jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk(menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya.Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.”
(QS.Yunus:12).
“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia(kembali) melalui(jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk(menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya.Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.”
(QS.Yunus:12).
Tuesday, April 13, 2010
Mengapa Kita Harus Berdo'a
Meyakini keesaan Allah dan kemahakuasaanNya serta berserah diri kepadaNya adalah bagian dari esensi ajaran Islam.Akantetapi perlu diketahui bahwa berdoa juga merupakan tuntunan agama.Al Qur'an secara tegas menyatakan,"Katakanlah(wahai Muhammad),"Tuhanku tidak mengindahkanmu, seandainya kamu tidak berdoa(beribadah), dan karena kamu mendustakanNYa, maka pastilah kelak(siksa Kami) akan menimpamu."(QS Al Furqan:77).
Ayat ini memang ditujukan kepada kaum musyrik, namun kaum Muslim harus memetik pelajaran dariNya, sekuramg-kurangnya bahwa doa merupakan anjuran utama agama Islam.Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa doa adalah inti ibadah.Bahkan secara tegas dan jelas Al Qur'an menyamakan doa dengan ibadah.
Dan Tuhanmu berfirman,"Berdoalah kepadaKu, niscaya Kuperkenankan bagimu.Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina."(QS Al Mu'min:60).
Karena itu jangan malu atau ragu bahkan enggan berdoa kepada Allah.Sungguh baik dan pemurahnya Allah terhadap hamba-hambanya.Ada riwayat dari Abu Dawud dan At Tirmidzi dari sahabat nabi Salman al Farisij.
"Allah malu untuk tidak mengabulkan permintaan hambaNya yang mengangkat kedua tangannya dengan tulus."
Subhanallah...Allah begitu Maha Pemurah hingga pasti akan dikabulkan doa setiap hambaNya yang berdoa.Entah nanti doa kita dikabulakn langsung hari ini, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, atau bahkan akan dikabulkan di akhirat yang jelas akan dikabulakan selama hambaNya meminta kebaikan dengan hati yang tulus dan ikhlas hanya karena Allah.
Ayat ini memang ditujukan kepada kaum musyrik, namun kaum Muslim harus memetik pelajaran dariNya, sekuramg-kurangnya bahwa doa merupakan anjuran utama agama Islam.Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa doa adalah inti ibadah.Bahkan secara tegas dan jelas Al Qur'an menyamakan doa dengan ibadah.
Dan Tuhanmu berfirman,"Berdoalah kepadaKu, niscaya Kuperkenankan bagimu.Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina."(QS Al Mu'min:60).
Karena itu jangan malu atau ragu bahkan enggan berdoa kepada Allah.Sungguh baik dan pemurahnya Allah terhadap hamba-hambanya.Ada riwayat dari Abu Dawud dan At Tirmidzi dari sahabat nabi Salman al Farisij.
"Allah malu untuk tidak mengabulkan permintaan hambaNya yang mengangkat kedua tangannya dengan tulus."
Subhanallah...Allah begitu Maha Pemurah hingga pasti akan dikabulkan doa setiap hambaNya yang berdoa.Entah nanti doa kita dikabulakn langsung hari ini, lusa, minggu depan, bulan depan, tahun depan, atau bahkan akan dikabulkan di akhirat yang jelas akan dikabulakan selama hambaNya meminta kebaikan dengan hati yang tulus dan ikhlas hanya karena Allah.
Monday, April 12, 2010
Do'a Saat Hampir Putus Asa
"Dan(ingatlah kisah) Dzun Nun(Yunus) ketika ia pergi ke dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa kami tidak akan mempersempitnya(menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap:" La ilaha illa anta.Subhanaka inni kuntu minazhalimin."
(Bahwa tidak ada Tuhan(yang berhak disembah) selain ENgkau.Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.")
Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan.Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman." (QS.Al-Anbiyaa:87-88).
Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, meskipun doa ini milik Nabi Yunus AS tetapi doa ini juga milik seluruh kaum muslimin.
Untuk itu jika seorang mukmin dalam penderitaan dan kesulitan kemudian berdoa dengan doa ini, InsyaAllah Allah akan mengabulkan doanya.Sebab Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad pun menganjurkan umatnya untuk membaca doa Dzun Nun ini.
(Bahwa tidak ada Tuhan(yang berhak disembah) selain ENgkau.Maha suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.")
Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan.Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman." (QS.Al-Anbiyaa:87-88).
Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, meskipun doa ini milik Nabi Yunus AS tetapi doa ini juga milik seluruh kaum muslimin.
Untuk itu jika seorang mukmin dalam penderitaan dan kesulitan kemudian berdoa dengan doa ini, InsyaAllah Allah akan mengabulkan doanya.Sebab Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad pun menganjurkan umatnya untuk membaca doa Dzun Nun ini.
Sunday, April 11, 2010
Bijaksana Dalam Bertutur Kata
Rasulullah bersabda,”Sesungguhnya seorang hamba mengucapkan sebuah kalimat yang mendatangkan kemarahan Allah, sedang ia tidak meyadari akibatnya, sehingga membuatnya tersungkur ke dalam api neraka lebih jauh daripada jarak antara langit dan bumi.”( HR.Bukhari).
Berhati-hatilah dalam bertutur kata karena perkataan bisa berakibat buruk bagi diri sendiri maupun orang lain.Dan diam adalah pilihan yang lebih tepat jika tidak dapat berkata benar.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda,"barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir makajanganlah ia menyakiti tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah bicara yang baik atau lebih baik diam.”(HR.Bukhari).
Itulah ajaran mulia yang dating dari Allah dan RasulNya.Silaturrahmi dan persaudaraan bisa putus hanya karena perkataan yang disampaikan dengan tidak bijak.Oleh karena itu sebaiknya tidak semua kata hati diteruskan ke ujung lisan, jika ternyata hal itu mengarah pada dosa dan permusuhan.Allah masih berkenan memaafkan apa yang masih terlintas dalam hati dan tidak terlahirkan melalui lisan.
Abu Hurairah telah meriwayatkan, bahwa Rasulullah bersabda,” Sesungguhnya Allah memaafkan umatku atas apa yang terlintas dalam hati mereka selama mereka tidak melakukannya.” ( HR.Muslim).
Berhati-hatilah dalam bertutur kata karena perkataan bisa berakibat buruk bagi diri sendiri maupun orang lain.Dan diam adalah pilihan yang lebih tepat jika tidak dapat berkata benar.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda,"barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir makajanganlah ia menyakiti tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah bicara yang baik atau lebih baik diam.”(HR.Bukhari).
Itulah ajaran mulia yang dating dari Allah dan RasulNya.Silaturrahmi dan persaudaraan bisa putus hanya karena perkataan yang disampaikan dengan tidak bijak.Oleh karena itu sebaiknya tidak semua kata hati diteruskan ke ujung lisan, jika ternyata hal itu mengarah pada dosa dan permusuhan.Allah masih berkenan memaafkan apa yang masih terlintas dalam hati dan tidak terlahirkan melalui lisan.
Abu Hurairah telah meriwayatkan, bahwa Rasulullah bersabda,” Sesungguhnya Allah memaafkan umatku atas apa yang terlintas dalam hati mereka selama mereka tidak melakukannya.” ( HR.Muslim).
Saturday, April 10, 2010
Cara Umar Bin Khattab Mengatasi Krisis Ekonomi
Umat Islam ternyata sejak dari dulu sudah tidak asing lagi dengan namanya krisis ekonomi.Setidaknya sejak jaman Rasululllah ada dua krisis ekonomi besar yang pernah di catat oleh buku sejarah Islam.
1.Ketika umat Islam di boikot oleh kaum Yahudi dalam masa awal penyebaran Islam.
2.Pada jaman kekhalifahan Umar bin Khattab.
Yang kedua inilah yang akan diceritakan.Apa penyebab dan bagaimana Khalifah Umar bin Khattab mengatasi krisis.
Krisis itu terjadi pada tahun 18 Hijriah.Peristiwa besar ini kemudian disebut dengan "Krisis Tahun Ramadhan."
Saat itu di daerah-daerah terjadi kekeringan yang mengakibatkan banyak orang dan binatang yang mati.Orang-orangpun banyak yang menggali lubang tikus untuk mengeluarkan apa yang ada di dalamnya utnuk di makan.
Khalifah Umar yang berkulit putih saat itu terlihat hitam.Ia pun berdo'a "Ya Allah, jangan Engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad pada tanganku dan di dalam kepemimpinanku."Beliau juga berkata:"Sesungguhnya bencana di sebabkan banyaknya perzinaan, dan kemarau panjang yang disebabkan para hakim yang buruk dan para pemimpin yang Zalim.Carilah ridha Tuhan kalian dan bertobatlah serta berbuatlah kebaikan."
Allah menjawab do'a Umar dan kesungguha rakyatnya bertaubat nmencari ridha Allah.Tidak lama kemudian berbagai krisis tersebut segera teratasi.Begitu sejahteranya, tiap bayi yang lahir pada tahun ke 1, mendapat insentif 100 dirham,tahun kedua mendapat 200 dirham dan seterusnya.! dirham sekitar 30 rb rupiah.Gaji guru perbulan mencapai 15 dinar atau 1,5 juta rupiah pada waktu itu.
Pada tahu 20 hijriah, khalifah Umar juga mencetak mata uang dirham perak dengan ornamen Islam.Beliau mencantumkan kalimah thayyibah setelah sebelumnya umat Islam menggunakan dirham dari Persia yang di dalamnya terdapat gambar raja-raja Persia.
Adapun percetakan dinar emas berornamen Islami diberlakukan pada masa kekhalifahan Abdul Malik bin Marwan pada tahun 75 hijriah.
Tidakkah sebaiknya pemimpin dan rakyat negeri ini meneladani Umar untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang tidak kunjung usai ini.
Bagaiman menurut kalian semua.Hayooo...
1.Ketika umat Islam di boikot oleh kaum Yahudi dalam masa awal penyebaran Islam.
2.Pada jaman kekhalifahan Umar bin Khattab.
Yang kedua inilah yang akan diceritakan.Apa penyebab dan bagaimana Khalifah Umar bin Khattab mengatasi krisis.
Krisis itu terjadi pada tahun 18 Hijriah.Peristiwa besar ini kemudian disebut dengan "Krisis Tahun Ramadhan."
Saat itu di daerah-daerah terjadi kekeringan yang mengakibatkan banyak orang dan binatang yang mati.Orang-orangpun banyak yang menggali lubang tikus untuk mengeluarkan apa yang ada di dalamnya utnuk di makan.
Khalifah Umar yang berkulit putih saat itu terlihat hitam.Ia pun berdo'a "Ya Allah, jangan Engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad pada tanganku dan di dalam kepemimpinanku."Beliau juga berkata:"Sesungguhnya bencana di sebabkan banyaknya perzinaan, dan kemarau panjang yang disebabkan para hakim yang buruk dan para pemimpin yang Zalim.Carilah ridha Tuhan kalian dan bertobatlah serta berbuatlah kebaikan."
Allah menjawab do'a Umar dan kesungguha rakyatnya bertaubat nmencari ridha Allah.Tidak lama kemudian berbagai krisis tersebut segera teratasi.Begitu sejahteranya, tiap bayi yang lahir pada tahun ke 1, mendapat insentif 100 dirham,tahun kedua mendapat 200 dirham dan seterusnya.! dirham sekitar 30 rb rupiah.Gaji guru perbulan mencapai 15 dinar atau 1,5 juta rupiah pada waktu itu.
Pada tahu 20 hijriah, khalifah Umar juga mencetak mata uang dirham perak dengan ornamen Islam.Beliau mencantumkan kalimah thayyibah setelah sebelumnya umat Islam menggunakan dirham dari Persia yang di dalamnya terdapat gambar raja-raja Persia.
Adapun percetakan dinar emas berornamen Islami diberlakukan pada masa kekhalifahan Abdul Malik bin Marwan pada tahun 75 hijriah.
Tidakkah sebaiknya pemimpin dan rakyat negeri ini meneladani Umar untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang tidak kunjung usai ini.
Bagaiman menurut kalian semua.Hayooo...
Friday, April 9, 2010
Tujuh Lapisan Bumi Menurut Para Ilmuwan
Setelah para ilmuwan menemukan bahwa bumi berbentuk bulat telur maka mereka menduga bahwa inti bola bumi ini mempunyai suatu nukleus dan cangkangnya adalah kerak bumi yang sangat tipis jika dibandingkan dengan ukuran bumi.Dan diantara dua lapisan ini ada lapisan ketiga yang biasa disebut dengan mantel.Namun Teori Tiga Lapisan ini tidak cukup lama bertahan karena penemuan-penemuan yang terbaru di sistem geologi memberi bukti lain.
Pengukuran dan percobaan terbaru menunjukkan bahwa artikel yang berisi nukleus dari bumi itu berada di bawah tekanan yang sangat tinggi, 3 juta kali lebih dari permukaan bumi.DI bawah tekanan seperti itu, zat berubah bentuk menjadi solid dan pada akhirnya membuat inti bumi itu sangat solid.Inti bumi ini dikelilingi suatu lapisan zat cair dengan suhu yang sangat tinggi.Ini berarti ada 2 lapisan di dalam inti bumi, bukan satu.Satu lapisan di dalam pusat yang dikelilingi lapisan zat cair.
Hal itu diketahui sesudah alat-alat pengukur dikembangkan dan memberi para ilmuwan yang jelas antar lapisan-lapisan bumi bagian dalam.Jika kita turun ke bawah bumi yang keras, kita akan menemukan lapisan batu-batu yang sangat panas, yaitu batu yang berfungsi untuk membungkus.Setelah itu ada tiga lapisan terpisah, dimana masing-masing itu memiliki kepadatan, tekanan dan suhu yang berbeda-beda.
Oleh karena itu para ilmuwan mengklasifikasi lapisan-lapisan bumi menjadi tujuh lapisan.Para ilmuwan berpendapat bahwa kerak bumi adalah lapisan sangat tipis yang disusul dengan mantel dengan berbeda-beda ketebalannya, lalu disusul lapisan-lapisan yang terdiridari zat cair, dan di akhiri dengan lapisan yang ke tujuh, yaitu nukleus padat.
Penemuan ini memberi bukti kebenaran Al Qur'an kitab suci umat islamlah yang telah memberi penjelasan rinci tentang hal ini.
Pengukuran dan percobaan terbaru menunjukkan bahwa artikel yang berisi nukleus dari bumi itu berada di bawah tekanan yang sangat tinggi, 3 juta kali lebih dari permukaan bumi.DI bawah tekanan seperti itu, zat berubah bentuk menjadi solid dan pada akhirnya membuat inti bumi itu sangat solid.Inti bumi ini dikelilingi suatu lapisan zat cair dengan suhu yang sangat tinggi.Ini berarti ada 2 lapisan di dalam inti bumi, bukan satu.Satu lapisan di dalam pusat yang dikelilingi lapisan zat cair.
Hal itu diketahui sesudah alat-alat pengukur dikembangkan dan memberi para ilmuwan yang jelas antar lapisan-lapisan bumi bagian dalam.Jika kita turun ke bawah bumi yang keras, kita akan menemukan lapisan batu-batu yang sangat panas, yaitu batu yang berfungsi untuk membungkus.Setelah itu ada tiga lapisan terpisah, dimana masing-masing itu memiliki kepadatan, tekanan dan suhu yang berbeda-beda.
Oleh karena itu para ilmuwan mengklasifikasi lapisan-lapisan bumi menjadi tujuh lapisan.Para ilmuwan berpendapat bahwa kerak bumi adalah lapisan sangat tipis yang disusul dengan mantel dengan berbeda-beda ketebalannya, lalu disusul lapisan-lapisan yang terdiridari zat cair, dan di akhiri dengan lapisan yang ke tujuh, yaitu nukleus padat.
Penemuan ini memberi bukti kebenaran Al Qur'an kitab suci umat islamlah yang telah memberi penjelasan rinci tentang hal ini.
Tujuh Lapisan Bumi Menurut Al Qur'an dan Hadits
Al Qur'an yang merupakan kitab suci umat Islam menuturkan kepada kita tentang tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan bumi di dalam ayat berikut:
"Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?"(Al-Mulk:3).
Allah berfirman,"Allahlah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi."(Ath-Thalaq:12).
Ayat pertama berbicara tentang dua sifat langit, bilangan langit itu, yaitu tujuh, dan bentuk langit, yaitu berlapis-lapis.Inilah arti kata thibaqan yang kita temukan di dalam kitab-kitab tafsir Al Qur'an dan kamus-kamus bahasa arab.
Sedangkan ayat kedua menegaskan bahwa bumi itu menyerupai langit dan hal itu diungkapkan dengan kalimat, "Dan seperti itu pula bumi."
Sebagaimana langit itu berlapis-lapis maka begitu pula dengan bumi.
Rasulullah SAW juga menegaskan fakta teNtang lapisan bumi itu."Barang siapa yang menyerobot sejeNGkal tanah, maka Allah akan menimbunnya dengan tujuh lapis bumi."(HR Bukhari).Kata menimbun disini diungkapkan dengan kata thawwaqa yang secara bahas berati meliputinya dari semua sisi.
Al Qur'an dan Sunnah telah mendahului ilmu pengetahuan modern dalam mengungkapkan fakta yang ilmiah ini.Selain itu, Al Qur'an juga telah memberi kita penjelasan yang tepat mengenai struktur bumi dengan menggunakan kata thibaqan.
"Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?"(Al-Mulk:3).
Allah berfirman,"Allahlah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi."(Ath-Thalaq:12).
Ayat pertama berbicara tentang dua sifat langit, bilangan langit itu, yaitu tujuh, dan bentuk langit, yaitu berlapis-lapis.Inilah arti kata thibaqan yang kita temukan di dalam kitab-kitab tafsir Al Qur'an dan kamus-kamus bahasa arab.
Sedangkan ayat kedua menegaskan bahwa bumi itu menyerupai langit dan hal itu diungkapkan dengan kalimat, "Dan seperti itu pula bumi."
Sebagaimana langit itu berlapis-lapis maka begitu pula dengan bumi.
Rasulullah SAW juga menegaskan fakta teNtang lapisan bumi itu."Barang siapa yang menyerobot sejeNGkal tanah, maka Allah akan menimbunnya dengan tujuh lapis bumi."(HR Bukhari).Kata menimbun disini diungkapkan dengan kata thawwaqa yang secara bahas berati meliputinya dari semua sisi.
Al Qur'an dan Sunnah telah mendahului ilmu pengetahuan modern dalam mengungkapkan fakta yang ilmiah ini.Selain itu, Al Qur'an juga telah memberi kita penjelasan yang tepat mengenai struktur bumi dengan menggunakan kata thibaqan.
Thursday, April 8, 2010
Kedahsyatan Suhu Neraka
Apabila membicarakan suhu udara di neraka aku menjadi takut dan merinding nih.Suhu neraka serta beragam siksaan dan kulitas siksaan di neraka memang sangat dahsyat.Sebagai gambaran Rasulullah SAW pernah berkata, andaikata dari dalam neraka yang dahsyat itu menerobos keluar apinya meskipun hanya sebesar lubang jarum saja maka hancur binasalah bumi kita.
Belum lagi membayangkan bahwa di neraka tubuh manusia tidak langsung gosong atau meleleh tapi memuai dulu.Rasulullah SAW serta nabi kita itu pernah berkata bahwa ada gigi seorang kafir yang akan menjadi sebesar gunung uhud di neraka.Hadits lain meriwayatkan bahwa tebal kulit manusia di neraka akan memuai hingga setebal 3 hari perjalanan, jauh lebih tebal di banding kulit sapi yang di goring dan memuai hingga sebesar kerupuk kulit.
Inilah mungkin hikmah kenapa jatah ruang neraka untuk setiap penghuninya diberi kapasitas yang sedemikian luasnya seperti yang aku posting sebelumnya di luas neraka.Setelah kita membayangkan keindahan surga yang ternyata tidak bisa dibayangkan keindahannya.Setelah kita berhitung metematis tentang kedalaman neraka, yang ternyata juga tidak bisa dibayangkan betapa mengerikan kedalaman neraka itu.Masihkah kita menunda amal akhirat hanya untuk kehidupan dunia yang ternyata sangat kecil dan tidak abadi ini.
Ya Allah, berikanlah kami kebaikan di atas dunia ini dan berilah kami kebaikan di akhirat nanti.Hindarkanlah kami dari siksaMu yang amat pedih.Amiin…
Belum lagi membayangkan bahwa di neraka tubuh manusia tidak langsung gosong atau meleleh tapi memuai dulu.Rasulullah SAW serta nabi kita itu pernah berkata bahwa ada gigi seorang kafir yang akan menjadi sebesar gunung uhud di neraka.Hadits lain meriwayatkan bahwa tebal kulit manusia di neraka akan memuai hingga setebal 3 hari perjalanan, jauh lebih tebal di banding kulit sapi yang di goring dan memuai hingga sebesar kerupuk kulit.
Inilah mungkin hikmah kenapa jatah ruang neraka untuk setiap penghuninya diberi kapasitas yang sedemikian luasnya seperti yang aku posting sebelumnya di luas neraka.Setelah kita membayangkan keindahan surga yang ternyata tidak bisa dibayangkan keindahannya.Setelah kita berhitung metematis tentang kedalaman neraka, yang ternyata juga tidak bisa dibayangkan betapa mengerikan kedalaman neraka itu.Masihkah kita menunda amal akhirat hanya untuk kehidupan dunia yang ternyata sangat kecil dan tidak abadi ini.
Ya Allah, berikanlah kami kebaikan di atas dunia ini dan berilah kami kebaikan di akhirat nanti.Hindarkanlah kami dari siksaMu yang amat pedih.Amiin…
Tuesday, April 6, 2010
Aqidah Islam Sebagai Dasar Ilmu
Ketika Aqidah Islam dijadikan landasan ilmu dan pengetahuan, bukan berarti konsep-konsep ilmu dan pengetahuan harus bersumber dari Al Qur'an dan Al hadits.Yang benar adalah konsep ilmu dan pengetahuan harus di standard kan benar dan salahnya dengan tolak ukur Al Qur'an dan Al Hadits dan tidak boleh bertentangan dengan keduanya.Artinya jika kita menjadikan Aqidah Islamsebagai landasan ilmu pengetahuan, bukan berarti bahwa ilmu astronomi, geologi, dan sebagainya harus di dasarkan pada ayat tertentu atau hadits tertentu.
Kalau ada ayat atau hadits yang sesuai dengan fakta sains itu adalah bukti keluasan ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu.
Misalnya saja dalam astronomi ada ayat yang menjelaskan bahwa matahari sebagai pancaran cahaya dan panas ( QS.Nuh:16 , bahwa langit berasal dari asap sedangkan galaksi-galaksi tercipta dari kondensi(pemekatan) gas ( QS.Fushshilat:11-12).
Ayat-ayat ini menunjukkan betapa luasnya ilmu Allah sehingga meliputi segala sesuatu, dan menjadi tolak ukur kesimpulan Iptek, bukan berarti bahwa konsep iptek wajib didasarkan pada ayat-ayat tersebut.
Jadi yang dimaksud menjadikan aqidah Islam sebagai landasan ilmu pengetahuan bukanlah bahwa konsep ilmu dan pengetahuan wajib bersumber kepada Al Qur'an dan Hadits, akan tetapi iptek wajib bersandar kepada Al Qur'an dan Al Hadits.
Kalau ada ayat atau hadits yang sesuai dengan fakta sains itu adalah bukti keluasan ilmu Allah yang meliputi segala sesuatu.
Misalnya saja dalam astronomi ada ayat yang menjelaskan bahwa matahari sebagai pancaran cahaya dan panas ( QS.Nuh:16 , bahwa langit berasal dari asap sedangkan galaksi-galaksi tercipta dari kondensi(pemekatan) gas ( QS.Fushshilat:11-12).
Ayat-ayat ini menunjukkan betapa luasnya ilmu Allah sehingga meliputi segala sesuatu, dan menjadi tolak ukur kesimpulan Iptek, bukan berarti bahwa konsep iptek wajib didasarkan pada ayat-ayat tersebut.
Jadi yang dimaksud menjadikan aqidah Islam sebagai landasan ilmu pengetahuan bukanlah bahwa konsep ilmu dan pengetahuan wajib bersumber kepada Al Qur'an dan Hadits, akan tetapi iptek wajib bersandar kepada Al Qur'an dan Al Hadits.
Monday, April 5, 2010
Technorati Claim
Ini adalah kode klaim dari technorati:
UYFFR357WCRD
Sebuah kode yang unik untuk suatu kalim blog.Model baru nih.Tahun lalu klaimnya langsung tapi sekarang lain lagi caranya.
UYFFR357WCRD
Sebuah kode yang unik untuk suatu kalim blog.Model baru nih.Tahun lalu klaimnya langsung tapi sekarang lain lagi caranya.
Sunday, April 4, 2010
Luas Neraka
“Ketika bumi ini diganti dengan bumi yang lain, begitu pula dengan langitnya, mereka bermunculan dari kuburnya masing-masing menghadap kepada Allah Yang Maha ESa da Maha Perkasa.” ( QS.Ibrahim 14:48 ).
Pelu kita ingat bahwa luas dan kedalaman neraka itu belum seberapa dibandingkan nanti di hari akhir ketika bumi kita ini akan diganti oleh bumi yang lain.Salah satunya karena gravitasi yang menjadi variable pengukurnya tentu bukan gaya gravitasi bumi kita ini, melainkan gravitasi bumi baru yang jauh lebih hebat dan lebih dahsyat kekuatan daya tariknya.
Jangankan dipakai ukuran bumi baru yang kita belum tahu gravitasinya.Andaikata dipakai ukuran gaya tariknya Black Hole saja, yang mempunyai perbandingan 1:100 triliun (menurut wacan yang aku baca dari forum diskusi) maka kedalaman neraka menjadi sangat luar biasa karena secara matematis kedalaman itu menjadi:
23.228.686.172.160 km x 100.000.000.000.000 = 232.286.861.721.600.000.000.000.000 km.
Sebagai gambaran, bila 1 triliun manusia sekalipun dimasukkan ke dalam neraka sekaligus maka tiap orangnya masih bisa diberi jatah ruang kosong sebesar 200 triliun km persegi.Sehingga kalau seseorang dimasukkan ke dalam neraka, jangan harap mudah menemukan teman senasib sependeritaan apalagi sampai berbagi duka dan saling memberi dorongan agar tabah.
Pelu kita ingat bahwa luas dan kedalaman neraka itu belum seberapa dibandingkan nanti di hari akhir ketika bumi kita ini akan diganti oleh bumi yang lain.Salah satunya karena gravitasi yang menjadi variable pengukurnya tentu bukan gaya gravitasi bumi kita ini, melainkan gravitasi bumi baru yang jauh lebih hebat dan lebih dahsyat kekuatan daya tariknya.
Jangankan dipakai ukuran bumi baru yang kita belum tahu gravitasinya.Andaikata dipakai ukuran gaya tariknya Black Hole saja, yang mempunyai perbandingan 1:100 triliun (menurut wacan yang aku baca dari forum diskusi) maka kedalaman neraka menjadi sangat luar biasa karena secara matematis kedalaman itu menjadi:
23.228.686.172.160 km x 100.000.000.000.000 = 232.286.861.721.600.000.000.000.000 km.
Sebagai gambaran, bila 1 triliun manusia sekalipun dimasukkan ke dalam neraka sekaligus maka tiap orangnya masih bisa diberi jatah ruang kosong sebesar 200 triliun km persegi.Sehingga kalau seseorang dimasukkan ke dalam neraka, jangan harap mudah menemukan teman senasib sependeritaan apalagi sampai berbagi duka dan saling memberi dorongan agar tabah.
Klasifikasi Ilmu Menurut Ulama Islam
Al Qur'an telah mengajarkan bahwa para pencari ilmu dan para ulama menempati kedudukan yang sangat terhormat, sementara hadis nabi menunjukkan bahwa menuntut ilmu merupakan suatu kewajiban bagi setiap muslim.
Dari sini timbul permasalahan apakah segala macam ilmu yang harus dituntut oleh setiap muslim dengan hukum wajib, atau hanya ilmu tertentu saja.
Hal ini mengemuka mengingat sangat luasnya spesifikasi ilmu dewasa ini.
Pertanyaan itu nampaknya telah mendorong para ulama untuk melakukan pengelompokan ilmu menurut sudut pandang masing-masing.Al Ghazali di dalam kitabnya Ihya Ulumudin mengklasifikasikan ilmu dalam dua kelompok
yaitu Ilmu Fardu a'in, yaitu ilmu tentang cara amal perbuatan yang wajib.
Orang yang mengetahui ilmu yang wajib dan waktu wajibnya berarti dia sudah mengetahui ilmu farduin.
Termasuk dalam ilmu ini adalah ilmu agama dengan segala cabangnya, seperti yang tercakup dalam rukun islam.
Klasifikasi ilmu yang lain dikemukakan oleh Ibnu Khaldun yang membagi kelompok ilmu ke dalam dua kelompok, yaitu aqliyah dan naqli.
Dari sini timbul permasalahan apakah segala macam ilmu yang harus dituntut oleh setiap muslim dengan hukum wajib, atau hanya ilmu tertentu saja.
Hal ini mengemuka mengingat sangat luasnya spesifikasi ilmu dewasa ini.
Pertanyaan itu nampaknya telah mendorong para ulama untuk melakukan pengelompokan ilmu menurut sudut pandang masing-masing.Al Ghazali di dalam kitabnya Ihya Ulumudin mengklasifikasikan ilmu dalam dua kelompok
yaitu Ilmu Fardu a'in, yaitu ilmu tentang cara amal perbuatan yang wajib.
Orang yang mengetahui ilmu yang wajib dan waktu wajibnya berarti dia sudah mengetahui ilmu farduin.
Termasuk dalam ilmu ini adalah ilmu agama dengan segala cabangnya, seperti yang tercakup dalam rukun islam.
Klasifikasi ilmu yang lain dikemukakan oleh Ibnu Khaldun yang membagi kelompok ilmu ke dalam dua kelompok, yaitu aqliyah dan naqli.
Tuntunan Mengenakan Sandal
Dari Jair ia berkata,Aku telah mendengar Nabi SAW bersabda pada suatu pertempuran yang kami ikuti,"Biasakanlah bersandal karena orang tiu selalu berada di atas alas kakinya." ( HR Muslim ).
Bersandal termasuk salah satu diantara sekian banyak ajaran Islam.Ini menunjukkan bahwa ajaran Islam tidak hanya menyangkut persoalan-persoalan besar saja, tetapi juga menyangkut hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait dengan masalah bersandal, antara lain:
1.Tidak boleh berjalan hanya dengan sandal sebelah saja.Jika yang ada hanya sandal sebelah saja maka tidak boleh dipakai sehingga lengkap kanan dan kiri.Dari Abu Hurairah sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,"Janganlah seseorang diantara kamu berjalan dengan sandal sebelah kaki, dan hendaklah dia memakai keduanya bersama-sama, atau hendaklah sama." ( HR Muslim ).
2.Ketika bersandal supaya mendahulukan yang kanan dan ketika melepas dimulai dari yang kiri..Kesalahan yang sering terjadi dalam bersandal adalah ketika seseorang hendak masuk atau keluar masjid atau musholla.Karena ketentuan pada keduanya adalah berbeda, yaitu melepas sandal harus mendahulukan yang kiri, sedangkan kalau masuk masjid harus mendahulukan yang kanan, begitu juga sebaliknya.
Karena kurangnya kesabaran atau karena tergesa-gesa terkadang begitu melepas yang kiri maka kaki kiri langsung masuk masjid atau musholla dan begitu sebaliknya.
Wallahu A'lam.
Bersandal termasuk salah satu diantara sekian banyak ajaran Islam.Ini menunjukkan bahwa ajaran Islam tidak hanya menyangkut persoalan-persoalan besar saja, tetapi juga menyangkut hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.Dalam hal ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait dengan masalah bersandal, antara lain:
1.Tidak boleh berjalan hanya dengan sandal sebelah saja.Jika yang ada hanya sandal sebelah saja maka tidak boleh dipakai sehingga lengkap kanan dan kiri.Dari Abu Hurairah sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,"Janganlah seseorang diantara kamu berjalan dengan sandal sebelah kaki, dan hendaklah dia memakai keduanya bersama-sama, atau hendaklah sama." ( HR Muslim ).
2.Ketika bersandal supaya mendahulukan yang kanan dan ketika melepas dimulai dari yang kiri..Kesalahan yang sering terjadi dalam bersandal adalah ketika seseorang hendak masuk atau keluar masjid atau musholla.Karena ketentuan pada keduanya adalah berbeda, yaitu melepas sandal harus mendahulukan yang kiri, sedangkan kalau masuk masjid harus mendahulukan yang kanan, begitu juga sebaliknya.
Karena kurangnya kesabaran atau karena tergesa-gesa terkadang begitu melepas yang kiri maka kaki kiri langsung masuk masjid atau musholla dan begitu sebaliknya.
Wallahu A'lam.
Ghibah Boleh Apa Tidak
Rasulullah SAW bersabda,' Tahukah kalian apa tiu ghibah? Jawab para sahabat:Allah dan RasulNya yang lebih mengetahui.Maka kata Nabi SAW," Engkau membicarakan saudaramu tentang apa yang tidak disukainya.
Kata sahabat: Bagaimana jika pada diri saudara kami itu benar ada hal yang dibicarakan itu? Jawab Nabi SAW,' Jika apa yang kamu bicarakan benar-benar ada padanya maka kamu telah mengghibahnya, dan jika apa yang kamu bicarakan tidak ada padanya maka kamu telah berbuat kedustaan atasnya."
Ghibah atau bergunjing pada dasrnya dibolehkan dengan tujuan untuk memberi peringatan bagi pihak yang memiliki kepentingan dengan pihak yang di ghibah.Mislnya, seorang laki-laki yang suka bermaksiat hendak mengkhitbah seorang wanita maka tidak mengapa bagi kita memberitahu kepada si wanita mengenai sifat-sifat buruk laki-laki itu, agar mengetahui siapa sejatinya laki-laki yang hendak mengkhitbahnya.
Rasulullah SAW sendiri pernah mengatakan kepada Fathimah binti Qaish mengenai kondisi Muawiyah yang hendak menikahinya,"Adapun Muawiyah, dia adalah seorang laki-laki faqir..." ( RIwayat Muslim ).
Mengghibah dilarang demi menutupi aib, sedangkan mereka terang-terangan berbuat maksiat lalu membuka aib mereka sendiri di depan umum maka para ulama membolehkan melakukan ghibah terhadap para pelaku maksiat itu.
Adapun maksiat yang mereka lakukan secara sembunyi-sembunyi tetap tidak boleh dikabarkan kepada orang lain.
Jika seseorang dikenal dengan julukan yang sudah populer dan ia sendiri menerima julukan itu, seperti si buta, si pincang, si bisu atau yang lainnya, maka dibolehkan menceritakan kepada orang lain tentangnya dengan julukan itu.
DI bolehkan juga melakukan ghibah ketika meminta fatwa jika masalahnya berhubungan langsung dengan yang dighibahi dengan mengatakan," Si fulan mendhalimi saya dengan begini,begitu apakah ini diberbolehkan."
Kata sahabat: Bagaimana jika pada diri saudara kami itu benar ada hal yang dibicarakan itu? Jawab Nabi SAW,' Jika apa yang kamu bicarakan benar-benar ada padanya maka kamu telah mengghibahnya, dan jika apa yang kamu bicarakan tidak ada padanya maka kamu telah berbuat kedustaan atasnya."
Ghibah atau bergunjing pada dasrnya dibolehkan dengan tujuan untuk memberi peringatan bagi pihak yang memiliki kepentingan dengan pihak yang di ghibah.Mislnya, seorang laki-laki yang suka bermaksiat hendak mengkhitbah seorang wanita maka tidak mengapa bagi kita memberitahu kepada si wanita mengenai sifat-sifat buruk laki-laki itu, agar mengetahui siapa sejatinya laki-laki yang hendak mengkhitbahnya.
Rasulullah SAW sendiri pernah mengatakan kepada Fathimah binti Qaish mengenai kondisi Muawiyah yang hendak menikahinya,"Adapun Muawiyah, dia adalah seorang laki-laki faqir..." ( RIwayat Muslim ).
Mengghibah dilarang demi menutupi aib, sedangkan mereka terang-terangan berbuat maksiat lalu membuka aib mereka sendiri di depan umum maka para ulama membolehkan melakukan ghibah terhadap para pelaku maksiat itu.
Adapun maksiat yang mereka lakukan secara sembunyi-sembunyi tetap tidak boleh dikabarkan kepada orang lain.
Jika seseorang dikenal dengan julukan yang sudah populer dan ia sendiri menerima julukan itu, seperti si buta, si pincang, si bisu atau yang lainnya, maka dibolehkan menceritakan kepada orang lain tentangnya dengan julukan itu.
DI bolehkan juga melakukan ghibah ketika meminta fatwa jika masalahnya berhubungan langsung dengan yang dighibahi dengan mengatakan," Si fulan mendhalimi saya dengan begini,begitu apakah ini diberbolehkan."
Saturday, April 3, 2010
Menghitung Kekayaan Umar bin Khattab
Selama ini kita mengetahui bahwa hanya ada dua sahabat Rasul yang benar-benar sangat kaya, yaitu Abdurrahman bin Auf dan Ustman bin Affan.Kedua sahabat itu dikenal sebagai konglomerat ketika itu.Namun sebenarnya sejarah telah sedikit mengabaikan kekayaan yang dimiliki oleh para sahabat yang lain.Artinya, banyak sahabat lain yang sebenarnya juga kaya raya namun tidak begitu di kenal umat Islam.
Salah satu sahabat kaya raya yang sering dilupakan kekayaannya adalah Umar bin Khattab.Khalifah setelah Abu Bakar itu dikenal sangat sederhana sehingga sering tidak terungkap kekayaan yang sesungguhnya.Tidur siangnya beralaskan tikar dan batu bata di bawah pohon kurma.Dia hampir tak pernah makan kenyang, menjaga perasaan rakyatnya.Padahal Umar adalah seorang yang juga sangat kaya.
Ketika wafat Umar bin Khattab meniggalkan ladang pertanian sekitar 70 ribu bidang di berbagai tempat.Bila di konversi dalam rupiah harga rata-rata ladangnya sekitar 160 juta rupiah.
Itu berarti Umar meninggalkan warisan sebanyak 11,2 triliun rupiah.Setiap tahun rata-rata ladang pertaniannya menghasilkan 40 juta rupiah.Berarti Umar mendapatkan penghasilan 2,8 triliun setiap tahun atau 233 miliar sebulan.
Umar bin Khattab memang di kenal sebagai pengusaha properti.Dia selalu menganjurkan kepada para pejabatnya untuk tidak menghabiskan gajinya untuk dikonsumsi.Melainkan disisakan untuk membeli ladang dan berbagai fasilitas properti.
Namun begitulah Umar.Ia tetap saja sangat sederhana, bersahaja dan berhati-hati mempergunakan harta kekayaannya.Harta kekayaannya lebih banyak digunakan untuk kepentingan dakwah dan umat,Tak sedikitpun Umar menyombongkan diri dan mempergunakan untuk sesuatu yang mewah dan berlebihan.
Menjelang akhir kepemimpinan Umar, Ustman bin Affan pernah mengatakan," Sesungguhnya sikapmu telah sangat memberatkan siapapun khalifah penggantimu kelak." Subhanallah....Semoga kita bisa meneladani Umar bin Khattab ini.
Beliau kaya raya tapi hidupnya sangat sederhana.Bukan sederhana melainkan sangat sederhana.Katanya malu terhadap rakyatnya jika beliau hidup dalam kemewahan.
Ya Allah...bagaimana pemimpin dan para konglomerat-konglomerat negeri saat ini.Apakah sudah mencontoh suri tauladan Umar bin Khattab atau bahkan sebaliknya.Tolong komentari apapun biar semua tahu kita rakyat kecil, tidak punya mobil apalagi kekayaan yang melimpah.Tapi mengapa aku lihat di tv banyak pejabat yang dengan sombongnya memamerkan kekayaan sementara rakyatnya menderita dan melarat kabeh.
Salah satu sahabat kaya raya yang sering dilupakan kekayaannya adalah Umar bin Khattab.Khalifah setelah Abu Bakar itu dikenal sangat sederhana sehingga sering tidak terungkap kekayaan yang sesungguhnya.Tidur siangnya beralaskan tikar dan batu bata di bawah pohon kurma.Dia hampir tak pernah makan kenyang, menjaga perasaan rakyatnya.Padahal Umar adalah seorang yang juga sangat kaya.
Ketika wafat Umar bin Khattab meniggalkan ladang pertanian sekitar 70 ribu bidang di berbagai tempat.Bila di konversi dalam rupiah harga rata-rata ladangnya sekitar 160 juta rupiah.
Itu berarti Umar meninggalkan warisan sebanyak 11,2 triliun rupiah.Setiap tahun rata-rata ladang pertaniannya menghasilkan 40 juta rupiah.Berarti Umar mendapatkan penghasilan 2,8 triliun setiap tahun atau 233 miliar sebulan.
Umar bin Khattab memang di kenal sebagai pengusaha properti.Dia selalu menganjurkan kepada para pejabatnya untuk tidak menghabiskan gajinya untuk dikonsumsi.Melainkan disisakan untuk membeli ladang dan berbagai fasilitas properti.
Namun begitulah Umar.Ia tetap saja sangat sederhana, bersahaja dan berhati-hati mempergunakan harta kekayaannya.Harta kekayaannya lebih banyak digunakan untuk kepentingan dakwah dan umat,Tak sedikitpun Umar menyombongkan diri dan mempergunakan untuk sesuatu yang mewah dan berlebihan.
Menjelang akhir kepemimpinan Umar, Ustman bin Affan pernah mengatakan," Sesungguhnya sikapmu telah sangat memberatkan siapapun khalifah penggantimu kelak." Subhanallah....Semoga kita bisa meneladani Umar bin Khattab ini.
Beliau kaya raya tapi hidupnya sangat sederhana.Bukan sederhana melainkan sangat sederhana.Katanya malu terhadap rakyatnya jika beliau hidup dalam kemewahan.
Ya Allah...bagaimana pemimpin dan para konglomerat-konglomerat negeri saat ini.Apakah sudah mencontoh suri tauladan Umar bin Khattab atau bahkan sebaliknya.Tolong komentari apapun biar semua tahu kita rakyat kecil, tidak punya mobil apalagi kekayaan yang melimpah.Tapi mengapa aku lihat di tv banyak pejabat yang dengan sombongnya memamerkan kekayaan sementara rakyatnya menderita dan melarat kabeh.
Friday, April 2, 2010
Sejarah Emas Pengobatan Islam
Kontribusi peradabam islam dalam dunia kedokteran sungguh sangat tidak ternilai.Pada keemasannya, peradaban Islam telah melahirkan sederet dokter terkemuka yang telah meletakkan dasar-dasar kedokteran modern.Salah satu peninggalan terpenting dari kedokteran Islam adalah terapi kedokteran.Para dokter muslim melalui kitab atau risalah yang ditulis telah memperkenalkan aneka terapi untuk mengobati beragam penyakit.Para dokter muslim di era kejayaan mencoba membuktikan hadis Rasulullah SAW yang menegaskan bahwa semua penyakit pasti ada obatnya.
Ibnu Sina dan Kepopulerannya
Ibnu Sina telah menjalani profesinya sejak berumah 17 tahun.Kepopulerannya sebagai dokter bermula ketika beliau berhasil menyembuhkan Nuh bin Mansur dimana dia adalah salah seorang penguasa dinasti Samaniah.Tentu tidak berlebihan jika Ibnu Sina mendapat julukan Bapak kedokteran dunia.Karena perkembangan dunia kedokteran awal tidak bisa terlepas dari nama besar Ibnu Sina.Beliau juga banyak menyumbangkan karya-karya asli dalam dunia kedokteran.Dalam Qanun fi Thib misalnya, beliau menulis ensiklopedia dengan jumlah jutaan item tentang pengobatan dan obat-obatan.Beliau juga orang yang memperkenalkan penyembuhan secara sistematis, dan ini telah dijadikan rujukan selama tujuh abad lamanya.Ibnu Sina pula yang mencatat dan menggambarkan anatomi tubuh manusia secara lengkap untuk pertama kalinya.Dan dari sana beliau berkesimpulan bahwa setiap bagian tubuh manusia dari ujung rambut hingga ujung kaki saling berhubungan.Ibnu Sina wafat pada tahun 1037 Masehi di Hamadan, Iran karena penyakit maag yang kronis.Beliau wafat ketika sedang mengajar di sebuah sekolah.
Ibnu Sina Bapak Kedokteran Dunia
Abu Ali Husein bin Abdillah bin Hasan bin Ali bin Sina yang dikenal dengan sebutan Ibnu Sina atau Aviciena lahir pada tahun 370 hijriyah di sebuah desa bernama Khormeisan dekat Bukhara.Ibnu Sina sudah akrab dengan pembahasan ilmiah terutama yang disampaikan oleh ayahnya.Selama hidupnya Ibnu Sina telah menulis hampir 450 karya dengan berbagai disiplin ilmu.Karyanya yang paling terkenal adalah buku penyembuhan, yang memuat ensiklopedi luas dan filosofis ilmiah Al Qanun Al Tibb, The Canon of medicine, yang merupakan standar medis di banyak perguruan tinggi jaman modern.Buku ini telah digunakan sebagai buku teks di perguruan tinggi di berbagai universitas eropa.