Selasa, 13 September 2011

Dalil Tentang Ruqyah

Dalam Islam, tauhid adalah harga mati, tidak bisa ditawar-tawar lagi.Artinya, bila seseorang telah meyakini bahwa Allah SWT sebagai Tuhan dan Dialah pada hakekatnya yang menyembuhkan segala jenis penyakit yang dialami oleh semua makhluk.

Agar kita memiliki gambaran yang lebih jelas tentang ruqyah, berikut ini beberapa hadits yang berkaitan dengan ruqyah.

1. Dari Abdullah bin Mas'ud r.a bahwa beliau berkata, aku mendengar bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya segala ruqyah, tamimah dan tiwalah adalah syirik."

Tamimah yang dimaksud di sini adalah menggantungkan sesuatu atau jimat dan tergantung padanya. Sementara tiwalah adalah guna-guna yang dipakai seseorang untuk menjadikan orang lain menjadi tertarik kepadanya.

2. Dari 'Auf bin Malik al-Asyja'i r.a bahwa beliau berkata,
"Dahulu kami meruqyah di masa Jahiliyah. Lalu kami bertanya," Wahai Rasulullah bagaimana pendapatmu tentang hal itu?"
Beliau menjawab," Tunjukkan kepadaku ruqyah-ruqyah kalian. Ruqyah-ruqyah itu tidak mengapa selama tidak mengandung syirik."
(HR. Muslim).

3. Dari Jabir bin Abdillah r.a bahwa beliau berkata,
"Rasululah SAW melarang dari segala ruqyah. lalu keluarga 'Amr bin Hazm datang kepada Rasululah SAW. Mereka berkata,
"Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami dahulu memiliki ruqyah yang kami pakai untuk meruqyah yang kami pakai untuk meruqyah karena kalajengking. Tetapi engkau telah melarang dari semua ruqyah. Mereka lalu menunjukkan ruqyah itu kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW bersabda,
"TIdak mengapa barang siapa di antara kalian yang mampu memberi kemanfaatan bagi saudaranya, maka hendaknya lakukanlah."

4. Dari 'Ubadah bin ash-Shamit r.a.
"Di masa Jahiliyah dulu, aku meruqyah karena kalajengking dan 'ain. Tatkala aku masuk Islam, aku memberitahukan kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasululah SAW bersabda,
"Perlihatkan ruqyah itu kepadaku." Lalu aku menunjukkan kepada beliau. Beliau pun bersabda,
"Pakailah untuk meruqyah karena tidak mengapa menggunakannya."

5. Dari Syifa binti Abdullah r.a.
Dahulu dia meruqyah di masa Jahiliyah. Setelah kedatangan Islam, maka dia berkata,
"Aku tidak meruqyah hingga aku meminta izin kepada Rasululah SAW. Lalu dia pun pergi menemui dan meminta izin kepada beliau. Rasululah SAW bersabda,
"Silahkan engkau meruqyah selama tidak mengandung perbuatan syirik."

Dari semua hadits di atas menunjukkan bahwa asal mula seluruh ruqyah adalah dilarang, karena di masa jahiliyah, mereka meruqyah dengan ruqyah-ruqyah syirik dan tidak bisa dipahami maknanya. Mereka meyakini bahwa ruqyah itu berpengaruh dengan sendirinya.

Namun setelah mereka menunjukkan perihal ruqyah yang dilakukan, ternyata tidak semua jenis ruqyah itu dilarang dalam Islam, dan sebaliknya tidak semua ruqyah diperbolehkan.
Lalu ruqyah yang dilarang dan yang boleh itu yang bagaimana, nantikan pada postingan selanjutnya.

Label

5 Anak Muslim yang Ajaib (1) Al Qur'an (214) Asmaul Husna (1) cerita (62) doa (47) hadits (244) Haji (14) Iblis (6) islam (381) Jin (10) Kristologi (21) Kriteria Cowok Keren Versi Islam (4) Masjid (13) Nabi (29) Para Sufi (3) pengetahuan (20) Puasa (35) sahabat (47) Shalat (55) uswah (76) Wali (5)

Entri Populer